IGOS SUMMIT 2 – Luncurkan Logo IGOS Baru
Ditulis pada 27 May 08

Pada saat pembukaan IGOS Summit 2, juga diluncurkan logo baru IGOS (Indonesia Go Open Source). Seperti diketahui, salah satu program acara IGOS Summit adalah lomba pembuatan logo baru IGOS. Lomba tersebut telah ditutup sejak tanggal 16 Mei 2008 lalu dan telah terkumpul kurang lebih 175 logo yang dikompetisikan.
Adalah Andi Sasmita (21), Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) jurusan Ilmu Komputer yang berhasil dalam lomba tersebut dan menyabet hadiah senilai Rp. 10 juta. “Logo ini diinspirasikan dari tumbuhan dimana ia selalu tumbuh jika dipelihara dengan baik dengan cara yang tepat. Tumbuhan sendiri telah menjadi keseharian dalam hidup saya,” kata Andi kepada BISKOM.
Logo IGOS baru digambarkan sebagai tunas daun yang terus bertumbuh dan berkembang sehingga merepresentasikan semangat untuk terus berkembang dan mensosialisasikan penggunaan Free/Open Source Software. Pewarnaan didominasi oleh warna hijau dan oranye. Seperti kita ketahui bahwa hijau seringkali diasosiasikan dengan alam dan secara alamiah mata manusia akan merasa nyaman ketika melihat paduan warna hijau karena warna hijau merupakan spektrum warna dengan rentang terpanjang. Hijau menggambarkan pertumbuhan, kesegaran, dan harapan.
Diharapkan melalui logo ini generasi muda sadar bahwa Free/Open Source Software adalah salah satu solusi untuk menggunakan software legal dengan cara yang hemat sehingga slogan Free/Open Source Software (FOSS) Menuju Kemandirian Bangsa adalah hal yang mungkin.
Artikel Terkait
- IGOS Summit 2 Siap Digelar
- IGOS SUMMIT 2 – Pelajar SMP dan SMA Akrab Dengan OSS
- IGOS Summit 2, 135 Blog Ikut Berkompetisi
- IGOS Summit 2- Indonesia Mandiri Dengan OSS
- IGOS Summit 2 – Hasilkan Pertemuan Tingkat Dunia & MOU dengan Vendor Lokal
Tags: IGOS











May 27th, 2008
2:44 pm
Saya ko nggak melihat hubungannya antara visualisasi/logo dengan open source software ya? Hmmm…
June 12th, 2008
12:33 pm
Ada dewan jurinya dari IPB? Hmmmm….
July 16th, 2008
10:43 am
kliatannya panitia tidk bisa membaca arti sebuah logo