Anggota Polri Kembali Raih Doktor UI
Ditulis pada 19 July 08
Sebagai salah satu institusi pemerintahan yang bertugas menjaga keamanan masyarakat, keberadaan polisi menjadi sangat penting untuk memelihara keteraturan sosial dalam masyarakat dan menegakkan hukum, mendeteksi kejahatan serta mencegah terjadinya kejahatan.
Pada tingkat manajemen, polisi melakukan aktifitas-aktifitas manajerial agar pemeliharaan keteraturan sosial dapat terlaksana secara efesien.
Sedangkan pada tingkat pelaksana tugas lapangan, polisi melakukan tindakan-tindakan yang bersifat pre-emptif yang merupakan aktifitas proaktif kepolisian yang melibatkan masyarakat dalam melakukan pencegahan kejahatan atau mencari pemecahan terhadap masalah-masalah sosial yang dapat mengganggu keteraturan sosial.
Masalah ini diangkat dalam disertasi Drs. Aris Budiman, Msi, anggota Polri/Ajun Komisaris Besar Polisi untuk memperoleh gelar Doktor Universitas Indonesia (UI) hari ini (19/7) di Balai Sidang UI Depok.
Disertasi yang berjudul ‘Fungsi Kepolisian Dalam Pemeliharaan Keteraturan Sosial di Wilayah Kepolisian Resort Kota Pangkalpinang’ telah membawa Aris sebagai Doktor UI ke 8 pada Program Studi Kajian Ilmu Kepolisian.
Sebelumnya, Kombes Petrus Reinhard Golose, Kepala Unit V IT & Cybercrime Bareskrim Polri (7/6) dan Kombes Rycko Amelza Dahniel, Kanit I Industri Perdagangan Bareskrim Polri (21/6) memperoleh gelar Doktor UI Program Studi Kajian Ilmu Kepolisian ke 6 dan ke 7.
Ditemui BISKOM setelah sidang terbuka untuk mempertahankan disesertasinya, Aris mengatakan, Polisi akan selalu berhadapan dengan bentuk-bentuk kejahatan aktual di tengah masyarakat. Karena itu Polisi tidak boleh menutup-mata atas kejahatan transnasional yang beraneka ragam bentuknya, seperti pelanggaran hak asasi manusia (HAM), pelanggaran Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) dan bahkan bentuk-bentuk kejahatan baru yang berhubungan dengan teknologi jaringan seperti cracker, carding, defacing dan lain sebagainya. “Konsekuensinya, Polisi Republik Indonesia (Polri) harus siap menyesuaikan diri dengan tuntutan masyarakat modern, dan selalu berada di posisi terdepan dalam pendidikan agar dapat melakukan penegakan supremasi hukum di negeri ini,” katanya. “Polri juga harus mampu menggunakan peralatan modern, manajemennya harus berorientasi pada target, serta mampu membentuk organisasi yang rapi dan personel yang kualitas.”
Aris Budiman adalah bapak dua anak kelahiran Pangkajene pada 25 Januari 1965. Pernah menjabat sebagai Kapolsek Kurik Polres Marauke, Irian Jaya (1989), Kapolsek Metro Tebet Polres Jakarta Selatan (1996) dan Unit I Sat Idik Impek Dit Serse Ek Korsase Polri (1999). Aris saat ini juga menjadi Asisten Dosen untuk mata Kuliah Hubungan Antar Sukubangsa pada Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisan (PTIK).
Hadir pula dalam acara ini Dasuki Santoso, Penasehat Bisnis Majalah Biskom. Selamat kepada Dr. Aris Budiman, Msi, di tangan Anda lah Polri akan setingkat lebih maju dalam mengayomi dan melindungi masyarakat.
Artikel Terkait
- Kombes Rycko Raih Doktor UI Ke 7
- Petrus Golose Raih Gelar Doktor
- Dengan TI Polri Janjikan Pelayanan Cepat
- I Made Wiryana Raih Gelar Doktor di Jerman
- Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol. Drs. Susno Duadji – Tingkatkan Profesionalisme Dengan TI
Tags: Bareskrim, Cybercrime, Polri, PTIK










