Setelah Blu-ray memenagkan persaingan dari High Definition, Sony semakin gencar memproduksi gadget yang mendukung teknologi Blu-ray. Kali ini, Sony memperkenalkan Vaio TT. Padahal baru dua pekan sebelumnya Sony memperkenalkan dua notebook Vaio yang berteknologi optik Blu-ray, yaitu Vaio NS dan Vaio CS.

Dibanding generasi lamanya, Vaio TT lebih istimewa karena Vaio TT adalah notebook Blu-ray paling ringan di dunia. Dalam pemaparan Sony, Vaio TT adalah notebook berlayar 11,1 inci yang berbobot hanya sekitar 1,5 kg dan berketebalan hanya 1 inci.

Sony mampu memangkas signifikan bobot notebook Bluray karena pada Vaio TT Sony menggunakan casing bermaterial carbon-fiber yang ringan. Materi ini biasa digunakan untuk membangun mobil-mobil balap Formula 1 dan mobil-mobil sport kelas atas.

Untuk mendukung kinerja yang powerful, Vaio TT menggunakan platform produksi Intel. Pada Vaio TT, Sony memilih platform Centrino 2 dan telah dilengkapi media penyimpan non-HDD (hard disk drive), yaitu SSD (solid state drive), yang lebih cepat dan hemat energi. Kapasitas SSD yang ditawarkan Sony adalah dua kali 128 GB, alias 256 GB.

Sony selama ini memiliki reputasi bagus di pasar notebook. Di pasar notebook kelas atas, Sony juga bersaing dengan Toshiba. Jika Sony dikenal sebagai produsen notebook-notebook cantik, maka Toshiba dikenal sebagai produsen notebook-notebook tangguh. Kedepan, keduanya bakal bersaing menghasilkan notebook-notebook cantik namun juga canggih dan tangguh.

Namun, baru-baru ini reputasi Sony tercoreng akibat cacat konstruksi pada sejumlah model Vaio. Akibat kecerobohan penataan kabel dalam Vaio, Sony harus menarik sekitar 440.000 unit notebook Vaio karena berisiko terbakar.

Dari situsnya, Sony mengaku sudah menerima 209 insiden overheating di seluruh dunia. Sony mengungkapkan, Vaio yang cacat diproduksi antara Mei 2007 hingga Juli 2008 adalah antara lain seri VGN-TZ100, VGN-TZ200, VGNTZ300, dan VGN-TZ2000.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.