Januari 2009, Spam Meningkat 4,9%
Ditulis pada 11 February 09
Pelantikan Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama, menjadi isu paling menarik dalam pesan-pesan spam yang beredar marak Desember 2008 hingga Januari 2009 lalu. Bahkan serangan email sampah atau spam telah meningkat sekiitar 4,9 persen pada periode tersebut. Berdasarkan laporan yang dikeluarkan MessageLab Intelligence, secara global serangan spam mencapai 74,6 persen, hingga akhir Januari.
PC World melansir, laporan tersebut merupakan hasil dari jumlah spam yang berhasil diblokir oleh perusahaan penyedia keamanan e-mail. Persentase tersebut hampir sama dengan jumlah perhitungan perusahaan penyedia jasa layanan internet McColo, November tahun lalu.
Sumber yang sama mengatakan, botnet besar yang dinamakan Mega-D (Ozdoc) bertanggung jawab atas peningkatan jumlah spam. Mega-D mengirim lebih dari 25 juta spam per menit. Selain botnet Mega-D, juga terdapat Cutwail (Pandex) dan beberapa pendatang baru seperti Xarvester, Donbot dan Waledac. Botnet merupakan komputer yang dikendalikan oleh cracker dan telah dikuasai oleh virus. Botnet bertugas menyebarkan spam.
Manager Regional MessageLabs Asia Selatan, Richard Bowman berujar, peningkatan penyebaran volume spam dari botnet baru sangat memprihatinkan. Selain isu seputar Obama, di Timur Tengah spam dituding telah digunakan oleh para teroris.
Artikel Terkait
- BoxSentry Lindungi Email Dari Spam
- Pendapatan Sun Microsystems Meningkat 1,4 persen
- Majalah BISKOM Edisi Januari 2009
- Opera Mini Populer di Afrika
- Telah Terbit BISKOM Edisi Januari 2010
Tags: spam









