Indigo 2010Setelah sukses menggelar kompetisi Indigo Fellowship yang pertama kali pada tahun 2009, TELKOM Group kembali menggelar program Indigo Fellowship 2010. Mulai tanggal 26 Mei 2010, masyarakat baik perorangan atau kelompok yang berminat mengikuti program Indigo Fellowship 2010 sudah dapat mendaftarkan diri melalui situs www.plasaindigo.com untuk mengirimkan usulan tokoh dan ide bisnis digital mereka dan mengikuti proses seleksi secara bertahap. Seluruh rangkaian program akan mencapai puncaknya pada penghujung 2010, dengan diumumkannya pemenang Indigo Fellowship 2010 dalam paket acara Indigo Award 2010.

Peluncuran program ini dilakukan oleh Direktur IT & Supply TELKOM, Indra Utoyo, di Gedung Jakarta Theater XXI, Rabu (26/5). Program Indigo Fellowship bertujuan membangun creativepreneur di bidang industri kreatif, sekaligus merupakan inkubasi bisnis dalam rangka link and match startup bisnis ke dalam industri kreatif ICT serta untuk menjalin ide dan karya kreatif menjadi bisnis yang memajukan bangsa. “Diharapkan program ini akan meningkatkan jumlah dan kualitas peserta serta kualitas karya yang diikutsertakan. Dengan tema ”Digitalpreneur for National Character Building”, diharapkan melalui program Indigo Fellowship ini dapat dilahirkan pemain baru dalam bisnis kreatif digital untuk tumbuh lebih cerah dan berkembang”, tutur Indra dalam sambutannya.

“Pogram ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial TELKOM terhadap masyarakat yang diarahkan untuk membangun Indonesia sehingga lebih cerdas dan kreatif,“ kata Vice President Public and Marketing Communication TELKOM, Eddy Kurnia. Ia berharap kehadiran program ini dapat melahirkan tokoh dan industri maupun bisnis kreatif di bidang digital agar tumbuh lebih cerah dan terus berkembang. “Meski diyakini memiliki potensi bisnis yang besar, namun saat ini kami belum berani bicara nilai. Tapi setidaknya sudah harus memulai,” tandasnya.

Indigo Fellowship 2010 merupakan salah satu rangkaian program Corporate Social Responsibility (CSR) Telkom Group di bidang informasi dan komunikasi teknologi. Jadi ICT atau Information and Communicatian Technology itulah yang dikemasi dalam bentuk Indigo (Indonesian Digital Community), “Yang terpenting bagi Telkom adalah potensi anak bangsa dalam hal industri kreatif digital bisa memperoleh wadah yang layak sehingga bisa memberi kontribusi untuk kemajuan bangsa,” jelas Eddy. Ditambahkannya, masih dalam rangka suasana hari kebangkitan nasional, bangsa Indonesia harus bisa mengangkat sebanyak mungkin potensi yang dimiliki dan kepercayaan terhadap kemampuan bangsa sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.