Bagaimana TV Masa Depan?

Ditulis pada 18 February 11

Hal 28-29-InspirationPak Bob,

Seperti yang pernah Anda ulas, saya setuju sekali bahwa konvergensi teknologi komunikasi dan informasi akan terus terjadi. Dahulu tidak pernah kita bayangkan bisa menonton siaran televisi dari ponsel atau mengecek email dari televisi.

Saat ini saja, kita sudah cukup terperanjat dengan teknologi yang yang membuat mimpi seolah jadi kenyataan. Lalu  apakah ada mimpi lain akan terjadi sehubungan dengan televisi?

Susviana Rianty

D3 Sekertaris

Pekanbaru – Riau

Tepat sekali, memang beberapa tahun lalu kita tidak pernah membayangkan sebuah ponsel sebagai alat komunikasi bisa berfungsi sebagai alat informasi. Bahkan ponsel-ponsel murah buatan China seharga 300 ribuan pun kini bisa berfungsi ganda sebagai alat komunikasi dan informasi. Hal ini dimungkinkan karena terjadinya “perkawinan” teknologi informasi dan komunikasi.

Sebentar lagi kita pun akan menyaksikan “perkawinan” antara web dan televisi. Lihat artikel yang saya tulis beberapa bulan lalu tentang “Internet Masuk TV”, beberapa vendor besar maupun pemain konten serta aplikasinya sudah disiapkan.

Google telah menyiapkan suatu situs baru untuk Google TV (http://www.google.com/tv/). Anda bisa melihat-lihat fiturnya sekaligus juga mitra vendornya yang akan mengisi kontennya seperti HBO, Turner broadcasting, dan NBC Universal. Tentunya dengan aplikasi pre-loaded seperti Netflix, Twitter, CNBC, Pandora, Napster, NBA Game Time, Amazon Video On Demand termasuk Android, Adobe Flash 10.1, Sony, Apple dan tentu saja browser miliknya Chrome.

Berikut ini adalah beberapa skenario yang bisa terjadi bila “perkawinan” antara teknologi web dan televisi terwujud. Nah coba Anda lihat, menurut Anda seberapa besar kemungkinan ini bakal terjadi?

1. Bisnis LokaL

Sambil nonton televisi di rumah dan untuk menghindari melihat pariwara, maka orang bisa mencari resource atau barang-barang langsung lewat televisi. Selain memanfaatkan kemampuan local targeting maka geo-targeting juga bisa dimaksimalkan.

Google tidak memerlukan banyak upaya untuk memperbesar pangsa pasar tidak seperti yang dilakukan oleh Bing yang yang menggelontorkan banyak Dolar untuk membengkakkan users-nya. Apalagi dengan dibenamkannya berbagai aplikasi bergerak, maka orang akan cenderung memilih Google untuk melakukan pencarian dan mengkonek bisnis lokal dan regional. Google TV membenamkan fitur Google Search di tempat yang sangat terlihat.

2. E-Commerce dan Pengembangan Aplikasi

Karena seluruh web ada dalam genggaman jari jemari Anda, maka saat Anda duduk di depan televisi atau dalam posisi mobile, web akan selalu tersedia untuk Anda. Bayangkan ketika Anda melihat tayangan televisi, lalu terbersit ide bisnis, maka Anda bisa langsung meluncur ke web yang menyediakan produk yang dijual. Ini penting, mengapa? Karena umumnya pada saat kita menonton, muncul banyak ide bisnis namun pada saat mematikan televisi, maka ide tersebut sudah hilang dari ingatan Anda.

Juga akan bermunculan berbagai aplikasi web yang berbasis Android dan aplikasi web lainnya untuk memudahkan transaksi dan jual-beli sambil menonton televisi.

3. Nonton Televisi dan Video Sekaligus

Berpindah pindah channel sangat mudah sekaligus menonton tayangan video di YouTube. Pilihannya bahkan bukan hanya YouTube semata.

4. Mempermudah Melihat Konten Bajakan

Yang satu ini memang tidak enak didengar, tetapi sangat mudah bagi Anda menonton konten bajakan dibandingkan sebelumnya, apalagi menontonnya lewat televisi.

5. Nonton Sambil Mendengarkan Radio

Banyak orang menyukai radio, karenanya situs web seperti Pandora, Lasf.fm, Grooveshark, dan lain sebagainya memungkinkan para penikmat musik dipuaskan karena tidak dipaksakan untuk mendengarkan pariwara-pariwara audio. Karena itu pastikan televisi Anda memiliki speaker yang bagus untuk mendengarkan radio sambil menyaksikan tayangan televisi.

Google Jadi De Facto

Bila semakin banyak orang menonton televisi, maka mau tidak mau orang harus memilih Android sebagai sistem operasinya. Publik pasti memilih perlengkapan yang memiliki banyak aplikasi yang terintegrasi dan menggunakan sistem operasi yang sama. Begitu juga dengan browser Chrome.  Mereka yang tidak terbiasa dengan Chrome, maka lambat laun karena menggunakan Google TV, orang akan terbiasa dan beralih ke browser Chrome, karena:
1. Mudah Terkoneksi Dengan Facebook

Bukan hanya Fcebook, Twitter dan kemungkinan besar “Google Me”.
Banyak orang menghabiskna banyak waktu menggunakan berbagai situs jejaring sosial, entah untuk berbagi konten, berkomunikasi dengan teman-temannya, atau berbagi updates terkini lainnya.

Coba perhatikan,  mereka melakukan hal ini entah sambil ngobrol, atau sambil menunggu atau bahkan sambil menonton acara televisi dan mendiskusikan siaran yang sedang mereka tonton di televisi. Atau jika mereka sedang tidak menonton, setidaknya televisi menyita banyak dari waktu kebanyakan orang.

Nah TV Internet akan menyatukan semuanya, sehingga sambil menonton mereka  bisa membuka Facebook atau Twiter. Apalagi berkat “Google me” maka Google mengumpulkan audiens di seluruh dunia dalam domainnya. Ini peluang bisnis besar bagi Google untuk mendorong penggunaan fitur social layer yang dibenamkan ke dalam TV internetnya.

2. Melihat News

Melalui televisi masa depan, kita dimungkinkan untuk melihat news sekaligus dapat memprogram pilihan news favorit kita. Ingat apa Google lakukan untuk print news?

3. Bermain Game

Untuk yang satu ini sepertinya sudah tidak bisa dielakkan. Game-game web akan sangat populer. Lihat saja Google telah banyak mengakuisisi konten-konten berisi games. Mesekipun televisi internet menjadi hal yang biasa-biasa saja, maka online games akan meningkat kualitasnya, tidak seperti yang sekarang kita kenal.

4. Menelepon

Seringkah Anda menonton televisi  sambil menelepon? Jika Anda memiliki account Skype, VOIPWise dan video chat lainnya, Anda bisa melakukan panggilan video calling atau audio calling dengan biaya sangat murah dan melihat lawan bicara Anda di TV secara langsung.

Bila TV Internet sudah marak, maka iklan online akan menjadi pilihan bagi industri-industri untuk membidik targeted audience. Dan otomatis persaingan di bisnis iklan bagi media cetak dan media televisi akan sangat ketat termasuk perang harga diantara keduanya, sehingga terjadi penurunan rate.

Jadi sudah siapkah Anda untuk masuk ke era ini? Menurut Anda, apakah hal ini akan terjadi?