Home Berita Nanan Soekarna Dilantik Menjadi Wakapolri

Nanan Soekarna Dilantik Menjadi Wakapolri

80

Kapolri Jendral Timur PKomisaris Jenderal Nanan Soekarna diangkat sebagai Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) menggantikan Komjen Yusuf Manggabarani yang memasuki masa pensiun. Upacara serah terima jabatan (Sertijab) digelar pada Selasa (1/3) dipimpin oleh Kepala Kepolisian RI, Jenderal Pol Timur Pradopo di Ruang Rapat Utama (Rupatama), Mabes Polri.

Pengangkatan tersebut berdasarkan surat telegram Kapolri nomor STR/159/II/2011 tanggal 28 Februari 2011 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dalam Jabatan Baru di Lingkungan Polri.

Nanan sebelumnya menjabat sebagai Irwasum Polri, sementara Jusuf dimutasi sebagai perwira tinggi (pati) Mabes Polri dalam rangka memasuki masa pensiun.

Kapolri mengatakan sertijab yang dilaksanakan merupakan sebuah siklus regenerasi yang alamiah sebagai konsekuensi logis dari berakhirnya pengabdian panjang dari Bhayangkara terbaik yang dimiliki Polri saat ini.  “Hal itu sekaligus menandai beralihnya tongkat estafet segenap tugas dan tanggung jawab yang diamanahkannya,” kata Timur.

Kapolri mengatakan, tuntutan profesionalisme serta kompleksitas tugas ke depan semakin berat, karenanya diperlukan keselarasan dan kesinambungan dalam mengelola kinerja organisasi.

Hal tersebut sesuai dengan agenda besar yang telah dicanangkan dalam grand strategi 2005-2025. Salah satunya adalah bidang pelayanan dan pengaduan masyarakat.

“Terbukanya akses yang luas serta kemudahan dalam memberikan dan mendapatkan informasi dengan cepat dan tepat, merupakan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian. Oleh karena itu perlu dilakukan pembenahan dan pembangunan fasilitas pelayanan dan pengaduan masyarakat yang sesuai dengan situasi dan kemajuan teknologii informasi komunikasi,” papar Timur.

Lebih lanjut, Kapolri mengatakan, momentum sertijab ini diharapkan dapat menjadi pendorong untuk melakukan pembenahan di berbagai bidang, khususnya dalam mengimplementasikan reformasi birokrasi gelombang kedua yang bersifat nasional serta tetap fokus dalam sasaran revitalisasi Polri.

Hal tersebut dilakukan untuk mewujudkan Polri yang melayani pro aktif, transparan dan akuntabel, guna meningkatkan kepercayaan masyarakat.