05. Tifatul SembiringMeningkatnya angka pengangguran dari tahun ke tahun kini menjadi perhatian semua pihak. Menurut data Biro Pusat Statistik, angka pengangguran di Indonesia mencapai  8,32 juta orang atau setara dengan 7,14 persen dari jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 237,8 juta orang.

Pemerintah saat ini mengupayakan tiga hal untuk mengurangi pengangguran. Pertama dengan menarik investasi dari luar negeri, menambah pegawai instansi negara dan meningkatkan jumlah wirausaha baru yang sebagian besar berskala koperasi usaha kecil menengah (KUKM).

Hal tersebut dikatakan Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, saat meresmikan Indonesia ICT Award (INAICTA) 2011 di Jakarta (26/4). Menurut Menkominfo, dari ketiga upaya tersebut, penambahan jumlah wirausaha baru merupakan cara terbaik. Terlebih saat ini, jumlah wirausaha di Indonesia baru sekitar 0.24% dari total populasi penduduk.

“Padahal untuk dapat dikatakan sebagai negara maju diperlukan setidaknya 2% jumlah wirausaha dari total penduduk. Berkaca dari negara lain, Singapura memiliki 7% entrepreneur, bahkan Amerika Serikat jumlahnya mencapai 14% pada awal abad ke 21,” kata Tifatul.

06. Pameran Digitalpreneur - KEMKOMINFO - RMeski begitu, tambahnya, tidak mudah untuk mencapai hal tersebut. “Saya menyadari masih banyak kendala mendasar, seperti sistem permodalan, sulitnya menumbuhkan kemauan masyarakat untuk menjadi wirausaha, prosedur perijinan yang berbelit, peraturan-peraturan pemerintah yang berbelit ataupun masalah pajak berganda.”

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika, bertugas untuk menjadi fasilitator antara produk teknologi informasi (TI) Indonesia dengan pihak industri dan masyarakat selaku pengguna produk lokal. “Pemerintah, industri dan masyarakat harus mengapresiasi karya kreatif bangsa, agar bisa berjaya di negeri sendiri,” papar Tifatul.

Lebih lanjut, Menkominfo mengatakan bahwa TI diharapkan dapat menjadi sumber devisa baru bagi negara dan untuk menyerap tenaga kerja.  “Unsur kreatifitas dalam bidang TI diarahkan untuk berperan bagi pertumbuhan perekonomian Indonesia sehingga secara aktif dapat memberikan sumbangan dalam menciptakan kemakmuran bangsa,” katanya.

Ajang INAICTA 2011 sendiri, kata Tifatul, diselenggarakan untuk mendorong dan menggali potensi dan kreativitas anak bangsa di bidang TI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.