SEJUMLAH produsen printer gencar melakukan kampanye penggunaan tinta asli. Selain kualitas cetak yang lebih terjamin, ternyata tinta asli lebih hemat dan aman dibandingkan tinta infus.

Epson misalnya, September lalu meluncurkan empat seri printer L Series generasi kedua yakni L110, L210, L300 dan L350 yang dilengkapi dengan botol tinta berkapasitas lebih banyak yang memungkinkan konsumen mencetak dengan volume yang banyak dan biaya cetak per halaman yang sangat rendah, namun dengan kualitas cetak yang terjaga.

Deputy Country Manager PT Epson Indonesia, Muhamad Husni Nurdin di Batam (24/9) mengatakan, “Semua model printer Ink Inject Epson hadir untuk  membebaskan pengguna dari kekhawatiran karena biaya cetak yang mahal.”

Semua model printer Epson L Series itu menawarkan pengguna untuk mengganti cartridge tinta asli yang harganya hanya Rp. 69.000 per botol. Satu botol tinta hitam 70ml dapat mencetak 4000 halaman BW dan tiga botol tinta warna 70ml dapat mencetak 6500 halaman warna.

Printer-printer Epson terbaru itu sendiri dipatok dengan kisaran harga antara Rp. 1,39 juta hingga Rp. 2,05 juta.

Sementara Hewlett-Packard (HP) menawarkan solusi yang hampir mirip. Perusahaan asal Amerika tersebut meluncurkan dua printer terbaru seri Deskjet Ink Advantage high capacity (hc) dengan teknologi tinta terbaru.

Kedua seri printer itu  adalah 2520hc All-in-One dan 2020hc, yang memiliki teknologi tinta terbaru HP dan cartridge asli yang harganya hanya Rp. 99 ribu. Dengan harga cartridge Rp. 99 ribu tersebut, pengguna bisa mencetak hingga 1500 halaman (hitam) dan 750 halaman berwarna.

Kedua printer yang telah memenuhi kualifikasi Energy Star dan menawarkan kecepatan cetak setara cetak draft 20 halaman per menit (cetak hitam) ini telah diluncurkan di tiga negara di Asia Pasifik, yaitu Indonesia, Thailand dan Malaysia.  Alasan peluncuran di 3 negara tersebut, menurut Managing Director HP Indonesia, Subin Joseph, karena banyak orang yang salah kaprah bahwa biaya printer yang menggunakan infus lebih murah.

“Padahal menggunakan tinta infus itu rumit karena bisa menggugurkan garansi, membuat produk terlihat tidak cantik, dan banyak hal lainnya,” ujarnya di Jakarta (7/10). Karenanya, HP Deskjet Ink Advantage 2520hc All-in-One dan 2020hc printer menggunakan HP 46 Ink Cartridge yang dibanderol cukup terjangkau.

Kedua printer untuk home user dan Small Medium Business (SMB) ini telah tersedia di toko-toko komputer dengan harga untuk HP 2520hc All-in-One sekitar Rp. 1,3 juta, dan HP 2020hc printer seharga Rp. 1 juta. •

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.