DALAM upaya menjalin kebersamaan antara anggota dan seluruh karyawan di Harco Mangga Dua, Jakarta, setiap tahunnya Asosiasi Harco Mangga Dua Computer Center (HMCC) selalu menyelenggarakan  berbagai kegiatan bersama  antara pengelola, pengusaha, maupun karyawan toko yang ada dilingkungan Harco Mangga Dua.  Harco Mangga Dua adalah kawasan bisnis di bidang teknologi, informasi dan telekomunikasi.

Di momen Hari Raya Idul Fitri tahun ini, HMCC kembali menggelar mudik bareng yang diikuti oleh pengurus ataupun karyawan dari setiap toko yang member HMCC. Tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, acara bertemakan “Mudik Bareng Bersama HMCC 2013” ini menyediakan 5 bus besar untuk membawa sekitar 300 pemudik ke berbagai tujuan di pulau Jawa dengan rute perjalanan meliputi wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur melalu jalur utara maupun jalur selatan.

Dikatakan Ketua Panitia Acara, Tan Denny Alnico, terselenggaranya acara ini adalah sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian HMCC terhadap para karyawan dari anggotanya. “Kegiatan ini merupakan pemikiran kami untuk merangkul semua anggota, baik itu karyawan atau owner yang ada di Harco Mangga Dua ini untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini,” ujar Tan, di Jakarta (5/8).

Disebutkan, setiap pemudik ini tidak dipungut biaya sepersen pun alias gratis. Untuk mengakomodasi kegiatan ini, HMCC menghabiskan anggaran sekitar Rp.100 juta. Dana tersebut diperoleh dari sponsorship dan kerjasama dengan partner-partner yang ada di Harco Mangga Dua, diantaranya Agung Sedayu Grup, Badan Pengelola Harco Mangga Dua, Intertec, Axioo, Digital Alliance, V-Gen, M-Tech NYK, iRobot, Klinik Sehat HMCC, VIT, Kaspersky, Polo dan BISKOM sebagai media partner.

Di kesempatan ini, panitia juga memperkenalkan Dokter Fran, Kepala dari Klinik Sehat HMCC yang belum lama ini diresmikan. “Keberadaan Klinik ini akan memberikan layanan kesehatan secara gratis kepada anggota yang terdaftar di Klinik Sehat HMCC,” ucap Fran.

Untuk terdaftar di klinik cukup mendonasikan uang sebesar Rp.10 ribu. Dijanjikan Fran, obat yang disediakan merupakan obat paten, bahkan sebagian besar bukan obat generik. Kedepannya, obat yang disediakan tidak lagi menggunakan obat generik untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih baik bagi anggotanya. ANDRI

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.