ADA yang baru di pertemuan para pemimpin ekonomi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Nusa Dua, Bali yang berakhir 8 Oktober ini. Dibandingkan dengan pertemuan-pertemuan tingkat dunia yang pernah diselenggarakan di Indonesia, KTT APEC ini sangat membanggakan. Pasalnya, Indonesia ternyata mampu mengadakan fasilitas berbasis internet berkecepatan tinggi.

Fasilitas yang disajikan Media Center KTT APEC misalnya, memanjakan para pewarta. Telepon gratis dan internet super cepat bisa dinikmati tanpa batas di acara tersebut. Media Center dilengkapi dengan 550 line fixed wireline, layanan IP Phone untuk telekomunikasi internasional (IDD Call), akses internet, jaringan WiFi yang all coverage, Mobile Satelite News Gathering (SNG) untuk broadcaster dengan coverage nasional dan internasional serta jaringan privat ke semua lokasi venue.  Asyiknya, semua gratis!

Untuk kecepatan internetnya pun tak usah khawatir, ada bandwidth sampai 40 Gbps yang disediakan untuk menunjang kenyamanan berinternet lebih dari 3.000 media yang diprediksi hadir meliput KTT APEC.  Tentu saja, kecepatan ini terbilang tinggi untuk ukuran di Indonesia.  Untuk mengakses berbagai situs dan layanan bisa dilakukan tanpa harus menunggu buffering.

Adalah Telkomsel sebagai Telecommunication Partner APEC 2013 yang kabarnya  melengkapi Media Center dengan fasilitas canggih tersebut. Telkomsel juga menggelar sebanyak 39 eNodeB (BTS 4G LTE) dengan cakupan seluruh lokasi strategis terkait KTT APEC yang meliputi antara lain Bandara Ngurah Rai, BNDCC (Bali Nusa Dua Convention Center), BICC (Bali International Convention Center), Hotel Sofitel, sepanjang jalan utama menuju Nusa Dua, dan sekitarnya.

Tak ketinggalan di event yang sama, Indosat juga menggelar broadband internet dengan teknologi 3G via UMTS 900MHz, sementara XL Axiata merambah ke 4G  di frekuensi 2100MHz.

Bermitra dengan Huawei, operator XL menyiapkan jaringan long term evolution (LTE) 2,1G alias 4G 2100MHz. Menggunakan tujuh unit BTS XL, jaringan LTE tersebut dijanjikan mampu mendukung kecepatan downlink sampai 75Mbps di Convention Center. Para delegasi luar negeri yang menggunakan layanan operator-operator tersebut juga sudah dapat menikmati layanan Roaming LTE.

Para operator menyebutkan, aktivasi jaringan 4G ini adalah  tonggak awal meningkatnya kemampuan kecepatan internet di Indonesia. Pertanyaan mendasarnya, setelah KTT APEC ini berakhir, haruskan euforia 4G ini juga berakhir di tanah air?  Padahal negara lain, menurut catatan OpenSignal, telah memiliki jaringan 4G LTE yang mumpuni. Hong Kong misalnya, memiliki kecepatan download 19,6 Mbps, kemudian disusul oleh Denmark dengan 19,1 Mbps, Kanada 18,1 Mbps, Australia 17,3 Mbps, Korea Selatan 16,4 Mbps, Jerman 14 Mbps dan Jepang 7,1 Mbps. Wow!•

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.