APLIKASI berbasis sistem navigasi sosial, Waze, berhasil menggandeng 750 ribu pengguna aktif di seluruh Indonesia. Selain itu, Indonesia juga telah masuk ke daftar 10 besar komunitas pengguna Waze dari 200 negara yang sudah dijangkau aplikasi yang telah diakuisisi oleh Google pada Juni 2013 lalu ini.

Pencapaian-pencapaian tersebut disampaikan oleh Julie Mossler, Head Evangelist Waze, di dalam acara media briefing yang digelar pada Rabu (20/11), di Jakarta. “Waze juga telah bekerjasama dengan beberapa kantor berita internasional agar bisa meningkatkan layanan informasi kepada para penggunanya,” ucap Mossler yang turut didampingi oleh Teknisi Senior Waze, Dror Cohen.

“Waze juga turut membantu memberi informasi penting berkaitan dengan bencana-bencana alam, seperti bencana alam di Filipina yang baru-baru ini terjadi,” paparnya.

Mossler juga mengatakan bahwa Waze telah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Rio De Janeiro. “Saat Paus mengunjungi kota tersebut, Waze bekerjasama dengan pemerintah setempat untuk memberikan informasi soal kondisi jalan yang berada di sekitar acara berlangsung,” jelas Mossler.

Hadir sebagai undangan, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama, juga turut memberikan dukungan kepada aplikasi Waze. Ia mengatakan bahwa aplikasi ini memiliki fungsi penting sebagai penunjuk jalan di kota Jakarta yang telah dikepung kemacetan.
Basuki juga mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana untuk menjalin kerjasama dengan Waze. “Seharusnya berbagai fasilitas dari Pemprov DKI berada di dalam satu payung,” ucap Basuki sesaat sebelum meninggalkan acara media briefing. “Dengan adanya aplikasi ini, semuanya bisa terbantu tanpa mengeluarkan biaya.”

Basuki menambahkan, kerjasama yang dijalin Waze sebelumnya dengan pihak pemerintahan kota Rio De Janeiro adalah contoh yang paling baik untuk bisa diterapkan di Indonesia. Bentuk kerjasama tersebut akan sangat membantu pengguna jalan untuk bisa mengetahui kondisi lalu lintas di sekitar mereka.

Waze sendiri merupakan pendamping terpercaya dalam mengemudi untuk digunakan setiap hari di setiap rute jalan. Cukup dengan mengemudikan kendaraan sambil membuka aplikasi Waze di ponsel, maka para pengendara kendaraan bermotor secara otomatis telah berkontribusi pasif pada data real-time (aktual) di peta.

Aplikasi ini juga mampu mengalihkan rute jalan bagi kendaraan lain, jika terjadi kecelakaan atau kemacetan parah di suatu ruas jalan. Para pengendara kendaraan bermotor juga dapat dengan mudah memilih rute yang paling cepat dan navigasi suara di dalam bahasa lokal, termasuk Bahasa Indonesia, dan kemudian mengantar para pengemudi untuk mencapai lokasi tujuan. •

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.