TERKUAKNYA kasus penyadapan yang dilakukan oleh pemerintah Australia kepada Indonesia menimbulkan sebuah kehebohan dalam masyarakat di Indonesia, tidak terkecuali para pemuda yang menekuni dunia teknologi informasi (TI).

Menyikapi masalah tersebut,  Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar acara Pemuda dan Telekomunikasi bertema Generasi Muda Bangsa Menyikapi Penyadapan di Jakarta (6/12).

Pada sambutannya, Menpora KRMT Roy Suryo, mengajak kepada pemuda Indonesia yang khususnya bergelut dalam dunia TI untuk menyikapi masalah penyadapan tersebut dengan bijak dan serius.

“Kasus penyadapan terhadap Indonesia sebenarnya sudah terjadi sejak lama. Kita masih ingat ketika dulu masih memiliki Satelit Palapa, satelit kebanggaan Indonesia, namun berjalannya waktu satelit itu akhirnya dijual ke pihak atau negara lain. Sejak hilangnya Satelit Palapa itu maka penyadapan terhadap Indonesia sering terjadi,” kata Menpora.

Direktur Eksekutif Indonesia ICT, Heru Sutadi mengatakan,”Dewasa ini penyadapan dapat dilakukan melalui telepon tetap (fixedline), telepon seluler, telepon satelit maupun aktivitas internet. Bahkan semua teknologi sudah bisa disadap, termasuk jaringan selular GSM dan CDMA”.

Oleh karena itu dia juga berharap dari diskusi ini bisa menghasilkan solusi agar penyadapan seperti ini tidak kembali terjadi di Indonesia. Dari Kemenpora ikut hadir   Yuli Mumpuni Widarso (Seskemenpora), Alfitra Salamm (Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda), dan Heru Nugroho (Staf Khusus Kemenpora). •ARIE/TAUFIK (foto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.