Sumpah Pemuda Cyber-BiskomBERTEPATAN dengan peringatan hari Sumpah Pemuda, Genta Foundation mengumpulkan pakar dan penggiat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam sebuah acara yang bertajukan “Sumpah Pemuda Cyber” di Kampus IBM Asmi, Jakarta Timur. Kegiatan yang berlangsung dengan disaksikan puluhan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) secara online melalui sistem webinar ini, ingin mengembalikan semangat generasi muda dalam era teknologi informasi.

Menurut Pendiri Genta Foundation, Dedi Yudiant, di era modern dan digital para pemuda mengenal berbagai aplikasi seperti Facebook, Twitter dan sosial media lain yang terbukti menghubungkan manusia satu sama lain. Sayangnya, meski telah menjalin hubungan baik di media sosial, semangat kebangsaan antar pemuda justru patut dipertanyakan. Terbukti, karena sosial media, tidak sedikit jumlah korban pelecehan, bullying, kekerasan, penculikan, pemerkosaan dan lainnya saat ini.

Melihat fenomena ini, ia pun ingin membuat sebuah social movement di kalangan anak muda di seluruh Indonesia. “Anak-anak muda kita memiliki bakat dan karya besar di bidang TI, namun sayangnya kurang terekspos. Selain itu, kami juga berharap para pemuda tergugah untuk terus memanfaatkan TI dengan cara yang benar dan positif.” ujar Dedi, di Jakarta (28/10).

Selama 2 tahun belakangan ini, Genta Foundation telah berinisiasi membangun program Cyberpreneur berupa kegiatan pelatihan di bidang TIK untuk SMK dengan mengunakan fasilitas web untuk video conference. Melalui pelatihan jarak jauh yang berkonsep cyber meeting ini, pelatihan yang diberikan dapat menjangkau lebih dari 500 audience yang tersebar di seluruh Indonesia.

Untuk mendukung kegiatan Cyberpreneur ini, sengaja dikumpulkan para pakar TIK hari ini untuk diperkenalkan pada publik, bahwa mereka-mereka inilah yang akan menjadi nara sumber yang berkompeten memberikan pendidikan dan pelatihan pada kegiatan Cyberpreneur. “Pembangunan dan pemberdayaan generasi muda dalam bidang TIK diperlukan untuk menuju pada kemandirian bangsa dalam bidang pendidikan, teknologi, dan ekonomi,” paparnya.

Sumpah Pemuda Cyber-Biskom-1

Pakar TIK yang dilibatkan dalam acara ini diantaranya Handoyo Taher (Klik Indonesia), Frans Thamura (Meruvian Foundation), Soegiharto Santoso (Onno Center International) dan Victor Terinathe (LSP Telematika). Tak lupa, Tokoh TI Nasional, Michael Sunggiardi, juga ambil bagian di acara ini.

Soegiharto Santoso, Pendiri Onno Center International menyampaikan, Genta Foundation dan Onno Center International memiliki misi yang sama, yakni mendistribusikan pendidikan TI sebanyak mungkin ke masyarakat, khususnya anak-anak muda di seluruh Indonesia. Karenanya akan ada banyak kegiatan bersama antara kedua yayasan ini di masa mendatang.

Pada kesempatan ini, juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Genta Foundation dengan SMKN 1 Baula, Kabupaten Kolaka dalam rangka mengembangkan TI bagi generasi muda di Kabupaten Kolaka yang didukung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kolaka.

“Kerjasama ini merupakan langkah awal dalam meningkatkan pelayanan pendidikan di Kabupaten Kolaka. Melalui Cyberpreneur diharapkan kompetensi siswa semakin meningkat dan terbangun SDM TIK yang berkualitas. Dalam mendukung kegiatan Cyberpreneur, Bupati telah bersedia menyiapkan bandwidth yang dibutuhkan agar siswa dapat menerima pendidikan dengan baik,” sambut Asisten Administrasi Umum Setda, Kabupaten Kolaka, H.M Ismail.

Sumpah Pemuda Cyber-Biskom-2

Program dengan SMKN 1 Baula ini akan menjadi percontohan bagi pengembangan SMK lainnya di 510 Kabupaten/Kota seluruh Nusantara dengan dukungan komunitas TIK.

Sebagai bukti komitmen Genta Foundation dan Komunitas TIK untuk membangun generasi muda yang siap dan mampu menghadapi persaingan global berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, di acara ini juga dibacakan ikrar Sumpah Pemuda Cybers yang juga melibatkan ratusan peserta seminar online di sejumlah daerah yang memanfaatkan fasilitas webinar.

Berikut ini isi ikrar Sumpah Pemuda Cybers;

Dengan Semangat Sumpah Pemuda dan ikhlas karena Tuhan Yang Maha Esa, kami berikrar:

  1. Akan menegakkan identitas bangsa, yang berdasarkan asas Pancasila & UUD 1945, kemajuan teknologi informasi serta kemandirian ekonomi.
  2. Akan memfasilitasi dan mendukung pemberdayaan pemuda/i yang mempunyai daya saing untuk menyongsong kemajuan teknologi informasi global guna menciptakan kemandirian bangsa.
  3. Bersatu untuk tekad mengembangkan kreatifitas yang berbasiskan pada kemajuan teknologi informasi. •ANDRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.