SONY DSCMEMASUKI era perdagangan bebas, perusahaan logistik dan transportasi harus mampu meningkatkan efisiensi pergerakan barang untuk dapat terus bersaing di industri. Implementasi teknologi menjadi hal yang diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut.

Mewujudkan hal itu, Intel Indonesia bersama PT Integrasia Utama menghadirkan solusi lengkap dan terintegrasi dengan diluncurkannya OSLOG Ecosystem & OSLOG 4 untuk mendorong adopsi teknologi berbasis Internet of Things (IoT) bagi perusahaan logistik dan transportasi.

“Sebagai pendorong inovasi di Indonesia, Intel mendukung perusahaan-perusahaan lokal, salah satunya PT Integrasia Utama, demi memperluas kemitraan strategis dalam menumbuhkan potensi pasar lokal. Intel terus memimpin implementasi internet of things dengan memberikan solusi yang lengkap dan terintegrasi bersama mitra kami, sehingga perangkat akan semakin pintar dan saling terhubung dalam sebuah ekosistem yang padu,” ujar Harry K. Nugraha, Country Manager Intel Indonesia di Jakarta (26/11).

Para pakar Intel juga turut hadir pada acara peluncuran OSLOG Ecosystem & OSLOG 4 yang bertema “The Great Convergence: Increasing Efficiency & Effectivity in logistic transportations using ICT” tersebut, diantaranya Larry Cheng (Geo Sales & Marketing Director of Intel Embedded Sales Group) dan Joko Banu Sastriawan (Field Sales and Application Engineer of Intel Embedded Sales) untuk berbagi pengetahuan bersama dengan praktisi lain di bidang transportasi logistik dan teknologi informasi (TI). Kedua pakar dari Intel ini, hadir untuk menjelaskan topik masing-masing seputar ICT & Fleet Management dan Supporting Hardware with Intel Solution.

Bayu Wedha, Managing Director PT Integrasia Utama, menjelaskan komitmennya dalam memberikan solusi bagi perusahaan logistik dan trasportasi di Indonesia. “Sebagai perusahaan lokal Indonesia yang sedang berkembang, Integrasia Utama bersama Intel ingin memberikan solusi dengan membangun sistem yang dibuat untuk memudahkan perusahaan logistik dan transportasi dalam melaksanakan bisnis prosesnya. Dengan menggunakan sistem ini, perusahaan dapat mengurangi operational cost secara umum sehingga terjadi peningkatan efisiensi dan efektivitas kerja yang tentunya akan berkontribusi terhadap penurunan biaya logistik di Indonesia,” jelasnya.

OSLOG Ecosystem & OSLOG 4 merupakan sebuah Core System yang didalamnya terdapat Logistics Data Management (LDM). Nantinya, para software developer diharapkan dapat mengembangkan aplikasinya menggunakan platform LDM. Sistem ini dikembangkan oleh Integrasia dengan harapan dapat mempercepat proses penerapan TI bagi sektor transportasi logistik, khususnya teknologi berbasis IoT.

“Kami berharap, kerjasama yang dilakukan Intel dengan Integrasia Utama ini dapat mempercepat adopsi teknologi dalam industri transportasi logistik di Indonesia. Karena teknologi serta platform telah kami siapkan. Kini saatnya para pelaku usaha untuk memanfaatkan terobosan ini,” tutup Harry. •

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.