TAHUN 2015 segera berakhir. Semua pihak pun bergegas menyambut 2016 dengan melihat peluang usaha dan bisnis yang lebih menjanjikan di tahun mendatang.

Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo), yang mewadahi  lebih dari 2000 pengusaha komputer di seluruh wilayah Indonesia, juga tidak ketinggalan untuk menyusun sejumlah kegiatan yang tujuannya kembali menggairahkan bisnis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang sempat lesu di tahun 2015.

Sebagai langkah awal, Apkomindo telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Dyandra Promosindo untuk mensupport pelaksanaan Mega Bazaar 2016. Adapun kedua belah pihak sepakat untuk mensukseskan pameran Mega Bazaar 2016 yang telah bertahun-tahun menjadi salah satu barometer kemajuan bisnis TIK di Indonesia.

MoU Apkomindo-Dyandra telah ditandatangani pada Kamis, 11 November lalu di Jakarta oleh Soegiharto Santoso (Ketua Umum Apkomindo) dan Ery Erlangga (Direktur Utama PT Dyandra Promosindo) dan disaksikan oleh pengurus DPP Apkomindo  diantaranya Muzakkir (Sekjen Apkomindo), Sarki Gunawan, Kurniadi S. Sanjaya, Susanto Tjiew, Puguh Kuswanto dan Cepu Supriyanto. Sementara dari jajaran PT Dyandra Promosindo dihadiri oleh  Muhammad Riza (Direktur), Michael Bayu A Sumarijanto, Ichwan Sofwan, Marga Anggrianto, Dara Fitria serta perwakilan Bank Mandiri, Arum Hapsariningtyas.

Kolaborasi ini dinilai sangat penting dan strategis, karena diharapkan Mega Bazaar 2016 dapat kembali mensupport kebangkitan bisnis TIK  nasional secara lebih optimal. Lebih spesifik lagi, kerjasama Apkomindo-Dyandra ini bertujuan untuk mendorong gairah para pelaku usaha TIK, baik vendor, distributor maupun dari master dealer hingga reseller, bahkan juga end user yang semakin pandai dalam memanfatkan TIK.

Soegiharto Santoso yang sering disapa Hoky mengatakan, “Berbeda dengan Mega Bazaar sebelumnya, pameran tahunan ini pada tahun 2016 selain memberikan update tentang teknologi baru dari berbagai vendor,  juga akan mencoba mengangkat industri TIK dalam negeri, terutama start up. Begitupun bisnis online yang dilirik di tahun 2015, akan lebih ditonjolkan karena diprediksi akan semakin semarak di tahun 2016.”

Dari  MoU tersebut terlihat bahwa Apkomindo dan Dyandra diharapkan memberikan tambahan nilai plus bagi peserta saat launching dan pengundian stand pameran Mega Bazaar 2016 yang akan dilaksanakan pada Rabu, 18 November 2015 di Hotel Le Grandeur Mangga Dua, Jakarta. Pameran Mega Bazaar 2016 itu sendiri dijadwalkan berlangsung 2 – 6 Maret 2016 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Soegiharto  menyebut, kerjasama dengan Dyandra Promosindo sangat integral dan komprehensif. Karena  mencakup dari persiapan konsep hingga pelaksanaan teknis pameran Mega Bazaar 2016.

Sehingga sangat logis jika kerjasama ini bersifat eksklusif. Dalam arti, kedua belah pihak berkomitmen bahwa Dyandra hanya akan bekerjasama dengan Apkomindo yang asosiasi, dalam menyelenggarakan pameran komputer atau TIK berskala nasional maupun internasional, dan tidak akan berkerjasama dengan pihak atau asosiasi lain yang visi dan misinya sejenis dengan Apkomindo.

Demikian pula berlaku sebaliknya, DPP Apkomindo hanya dapat bekerjasama dengan Dyandra sebagai penyelenggara pameran komputer atau TIK. Hal ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kepercayaan dan komitmen masing-masing pihak.

Lebih jauh lagi, Apkomindo dan Dyandra akan saling memberikan manfaat dengan membuka informasi jaringan dari masing-masing pihak, sehingga diharapkan akan menghasilkan manfaat optimal.

Pertukaran informasi ini sangat penting, mengingat telah lama terputusnya komunikasi antara kedua belah pihak yaitu selama lebih dari 8 tahun, dimana sejak 2007 Dyandra dalam posisi menjalin kerjasama dengan Apkomindo yang berbentuk yayasan. Oleh karenanya, kerjasama ini tentunya akan memberikan manfaat yang besar bagi banyak pihak yang memang telah lama menantikannya.

Soegiharto menambahkan, “Indonesia adalah negara dengan pertumbuhan industri TIK tertinggi di ASEAN, munculnya banyak industri kreatif berbasis digital menunjukan bahwa inovasi bidang TIK di Indonesia berkembang sangat baik. Sebagai jawaban, DPP Apkomindo sekarang merespon dengan membuat pos Wakil Ketua Umum yang khusus membidani hal ini. ”

Ery Erlangga juga menyampaikan, kerjasama antara Dyandra dan Apkomindo sangat penting dalam situasi recovery ekonomi nasional seperti sekarang. “Semua stakeholders harus bersatu demi bangsa, khususnya bidang TIK. Tanpa kerjasama yang erat, kita akan lebih sulit untuk  bangkit,” kata Ery.

Pada kesempatan yang sama, Muzakkir, Sekjen DPP Apkomindo mengatakan, “Kami sepakat untuk saling membantu dalam mempromosikan Pameran Mega Bazaar 2016. Selain itu, pada saat pameran nanti, kami akan menampilkan informasi tentang perkembangan teknologi serta inovasi industri TIK, melalui seminar, workshop dan pelatihan yg bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.”

Ichwan Sofwan,  General Manager Dyandra Promosindo menyampaikan optimismenya dalam menyambut Mega Bazaar 2016. Mengingat, “Kami sudah bertahun-tahun berpengalaman menangani Mega Bazaar dan event TIK lainnya. Namun dengan kehadiran DPP Apkomindo (yang asosiasi-red), kami berharap dapat lebih menjangkau anggota Apkomindo untuk ikut dalam pameran.” 

Artikel terkait:

Launching Invitation Mega Bazaar 2016

Kilas Balik Singkat Tentang Sejarah Indocomtech