manufaktur-2INDONESIA telah bangkit secara menonjol sebagai pusat manufaktur global Industri manufaktur dan teknik presisi sendiri terus mengalami perubahan secara signifikan untuk melayani kebutuhan basis industrial yang beragam. Pembangunan yang progresif ini telah membentuk wadah awal bagi industri-industri yang prospektif serta alasan utama untuk kesuksesan dan pertumbuhan sektor manufaktur dan alat-alat mesin Indonesia.

Karenanya, Indonesia pun dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Manufacturing Indonesia Series dan Machine Tool Indonesia 2015, dua pameran terbesar dan terlengkap bagi teknologi manufaktur, pelayanan, alat permesinan, pengerjaan logam dan industri terkait.

Diselenggarakan pada 2-5 Desember 2015 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, PT Pamerindo Indonesia sebagai penyelenggara menargetkan pameran ini diikuti oleh 2,091 peserta dari 37 negara dan diharapkan lebih dari 38,000 pengunjung potensial dan pebisnis datang mengunjungi pameran.

Pameran Manufacturing dan Machine Tool 2014 sebelumnya telah membuktikan kesuksesannya sebagai platform bagisektor industri manufaktur dan sektor pendukungnya. Pameran Manufacturing Indonesia Series 2014 dikunjungi lebih dari 37,579 pengunjung potensial dan pebisnis dari regional dan telah menjadi agenda utama bagi industri manufaktur dan teknik presisi.

manufaktur-1Menempati luas lahan pameran lebih dari 37,000 m2, pameran tahun ini selalu menjadi pilihan utama bagi peserta pameran dalam menampilkan beragam produk manufaktur hingga pengolahan yang kompetitif. Pameran tahun ini terdapat 26 group pavilion diantaranya dari Cina, Inggris, Jerman, Jepang, Korea, Malaysia, Singapura, Taiwan, Thailand danTurki.

“Paviliun Turki selalu menjadi peserta pameran Manufacturing dan Machine Tool Indonesia. Selama bertahun-tahun alat-alat mesin dan akselerasi produk manufaktur Turki telah mengalami perkembangan dan mempunyai hubungan serta diterima oleh sektor-sektor industri dan teknik presisidi Indonesia. Dengan menghadirkan 12 Perusahaan terkemuka, pavilion Turki menghadirkan inovasi-inovasi dan solusi yang efektif,” papar Özkan Aydin, Secretary General, Turkish Machinery.

“Pada pameran Manufacturing Indonesia Series dan Machine Tool Indonesia 2015, China, Jepang, Korea, dan Taiwan terus menunjukkan kekuatan industrinya dengan menghadirkan beragam industry secara bersamaan.

Grup TMBA pada pameran tahun ini akan menghadirkan lebih dari 35 perusahaan. Dengan beragam teknologi manufaktur dan teknik presisi mulai dari proses pemotongan hingga proses akhir menjadi lembaran pada pengerjaan logam, metrologi hingga industri otomasi dan alat-alat serta hardware dalam sistem produksi industri, perusahaan-perusahaan Taiwan berupaya untuk mendorong dan memperkuat hubungannya dengan industri-industri manufaktur dan teknik presisi di Indonesia.” imbuh Carl C. C. Huang, President, Taiwan Machine Tool & Accessory Builders Association (TMBA).

Perusahaan-perusahaan terkemuka di bidang manufaktur yang akan bergabung antara lain Akyapak, Bando, Baykal, Bystronic, Carl Zeiss, DMG/Mori Seiki, Dine Inc, Durma, Ermaksan, Haas Automation, LVD, Mitutoyo, Mitsubishi Electric, Nikon, Omron Electronics, Shenyang Machine Tool, Sellery Tools, Stanley Black & Decker, Tokyo Seimitsu, Tong Tai, Trumpf, and Yamazaki Mazak, turut mendukung pameran ini dan menjadi pendorong bagi pembangunan sektor manufaktur di Indonesia.

“Kami menantikan pelaksanaan pameran Machine Tool Indonesia dan Manufacturing Indonesia tahun ini dan kami akan memamerkan mesin-mesin kami yaitu INTj-200, QSM 150 S, QTP 100 S dengan mesin QL saat pameran. Mesin-mesin ini multiguna dan memiliki fitur-fitur terbaru yang akan kami perkenalkan kepad apembeli dan konsumen selama pameran,” jelas S. Chokei, General Manager, PT Yamazaki Mazak Indonesia.

“Indonesia merupakan pasar utama bagi Bystronic untuk industri logam.Pada pameran Manufacturing and Machine Tool Indonesia tahun ini, kami akan meningkatkan hubungan kerjasama di sektor-sektor industry manufaktur dengan mesin-mesin laser inovatif berkualitas tinggi, memberikan solusi bagi pemrosesan dan pelayanan untuk memenuhi peningkatan kebutuhan bagi pasar dan konsumen kami, “ kata Norbert Seo, Senior Vice President, Bystronic Pte Ltd.

Distributor terkemuka di Indonesia yang akan bergabung pada pameran ini diantaranya Altama Surya Asa, Angsa Putih Karunia Kharisma, Dunia Saftindo, First Machinery, Jaya Metal Teknika, Pandu Hydro Pneumatics, Rukun Sejahtera Teknik, Omega Taiyo, Otano Multi Mesindo, Sarana Trimitra Solusindo, Somagede Indonesia, Surya Prima Indoteknik dan Yakin Maju Sentosa dan yang lainnya.

Beragamnya peserta pameran pada Manufacturing dan Machine Tool Indonesia 2015 akan memberikan kesempatan bisnis yang luas bagi industri kedirgantaraan, otomotif, teknik presisi, listrik & elektronik, kapal & kelautan, medis, minyak & gas,  plastic & karet, konstruksi & bangunan, pipa & rantai, percetakan serta seluruh sector bidang  manufaktur terkait baik kontrak maupun sub-kontrak untuk mengakses teknologi terbaru dari teknik presisi yang tersedia bagi kelanjutan dari kebutuhan.

Saat jumpa pers penyelenggaraan Manufacturing Indonesia Series dan Machine Tool Indonesia 2015 pada 30 November 2015 lalu, hadir sebagai nara sumber diantaranya  Maysia Stephanie (Project Director, PT Pamerindo Indonesia),  Tony Lin (Director, Taiwan Trade Center), Oei Yam Tjhioe (Ketua Umum  Asosiasi Pengerjaan Logam  dan Permesinan (ASPEP), Dadang Asikin (Ketua Umum Gabungan Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia) dan Santosa (Director First Machinery Trade Co).