Asosisasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO) telah sukses melaksanakan acara RAPIMNAS APKOMINDO 2016 dengan mengusung tema “Sukses Konsolidasi Menuju Pradigma Baru” yang diselenggarakan pada tanggal 21 Juni 2016 lalu bertempat di Hotel Ibis Styles Airport, dan acara dihadiri oleh Ketum KADIN Indonesia Eddy Ganefo.

RAPIMNAS yang dihadiri oleh hampir seluruh DPD APKOMINDO di Indonesia, yaitu 20 DPD APKOMINDO Provinsi dan sejumlah DPD APKOMINDO Kabupaten/Kota dengan jumlah 66 orang peserta; Aldi Feriyal Farid, Suhaimi (DPD Aceh), I Wayan Karang, Sandy Kusuma (DPD Bali), M. Rusli Prihatevy, Nursamsi, Agus Setiawan (DPD Bogor), Prayogo, Agustinus Restu T, Ary Murdianto, Arif Mujianto (DPD Cilacap), I Made Robet Arsana, Edy Santoso, Sarmono (DPD Depok), Dicky Purnawibawa, Andi Riyanto, A. Willy Sudjono (DPD DI.Yogyakarta), Fanky Christian, Sugiyatmo,  Hendra Widya, Andy Ho, Yosen Tjong, Eddy Kurdi, Christian/ Kiki (DPD DKI Jakarta), Ridwan Dharmasetya, Lilik Aryono (DPD Jawa Barat), Edy Joko Kiswanto, Andreas Samara, Lukas Lukmana (DPD Jawa Tengah), Kurniawan, Joko Suntoro, Chandra Prayogo (DPD Jawa Timur), Sugiandi, Lindryan Sunardy, Akhmad Jazuli (DPD Kalimantan Barat), Sukandar (DPD Kalimantan Selatan), Gideon (DPD Magelang), Stefanus Manat Hutajulu, Yusup Aji Wijaya,  Willy Aprillianto (DPD Malang), Ridwan, Williyanto, Susanto (DPD Riau), Rival Hendrik (DPD Sulawesi Utara),  Eddy Salim, Jhon Ruslim,  Syamsul Qadar (DPD Sulawesi Selatan), Rosita Niko, Chandra Lesmana (DPD Sumatera Selatan), Lim Hoei Mei, NS Louis (DPD Sumatera Utara), Yusuf Yudistira, Dwi Cahya Putranto, Andoko (DPD Surakarta),  Soegiharto Santoso, Muzakkir, Agustinus Sutandar, Andri Sugondo, Puguh Kuswanto, M. Tesar Sandikapura, Sahala Doloksaribu, Satria Gunayoman, Kurniadi S. Sanjaya, Andy Djojo Budiman, Agung Martono, Tritan Saputra, Cepu Supriyanto (DPP APKOMINDO).

Ketum DPP APKOMINDO yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Tetap Infrastruktur & Teknologi Digital KADIN Indonesia Soegiharto Santoso mengatakan; “Hal ini menunjukkan bahwa RAPIMNAS APKOMINDO kali ini memang sesuai dengan temanya yaitu ‘Sukses Konsolidasi Menuju Pradigma Baru’, karena disaat situsai dan kondisi sedang dalam bulan puasa serta menjelang hari Raya Idul Fitri 1437 H, ditambah lagi adanya kasus panggilan oleh pihak BARESKRIM POLRI kepada beberapa pengurus APKOMINDO berkaitan dengan Laporan Polisi Nomor LP/392/IV/2016/Bareskirm, sehingga saya tidak menduga jika sampai ada 66 orang yang menghadirinya serta dari 20 DPD APKOMINDO se Indonesia, sungguh secara pribadi saya bangga dan bersyukur atas dukungan serta antusias dari seluruh teman-teman pengurus DPD yang berkenan hadir, ini dapat menjadi bukti nyata bahwa teman-teman tidak ada rasa takut ataupun kuatir dengan permasalahan laporan polisi, karena memang kita dipihak yang benar.” ungkap Soegiharto yang biasa disapa dengan Kang Hoky.

Hoky menambahkan, “Seluruh aparat Polri pasti bekerja secara profesional dan proporsional, transparan serta akuntabel, sehingga kepercayaan dan legitimasi masyarakat terhadap Polri akan semakin meningkat. Karena komitmen Polri sebagai aparat negara adalah berorientasi pada kepentingan masyarakat, dimana profesi kepolisian merupakan profesi yang sangat berat namun mulia, mereka harus menjalani hidup dengan pilihan pengabdian kepada masyarakat bangsa dan negara dengan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan berdasarkan kesadaran profesional Polri, sehingga dapat dipastikan Polri bukan bekerja berdasarkan orderan laporan yang tidak mempunyai dasar hukum yang benar, terbukti laporan polisi Nomor: 503/K/IV/2015/RESTO JAKPUS telah SP3, kemudian laporan polisi Nomor: LP/670/VI/2015/Bareskrim dan laporan polisi Nomor TBL/128/II/2016/Bareskrim kemungkinan telah SP3 juga.” nanti kita cek, ujar Hoky yang sebelum menjabat Ketum DPP APKOMINDO juga telah lama menjalin hubungan baik dengan pihak Polri dan beberapa kali menghadiri Sidang Promosi Doktor Ilmu Kepolisian di Universitas Indonesia Depok, diantaranya Irjen. Pol Petrus Golose, Irjen. Pol Rycko Amelza Dahniel, Brigjen. Pol. Aris Budiman dan Irjen. Pol. Benny Jozua Mamoto, termasuk setelah menjabat sebagai Ketum DPP APKOMINDO tetap menghadiri Sidang Promosi Doktor Ilmu Kepolisian Kombes Pol. Winston Tommy Watuliu.

Dalam kesempatan RAPIMNAS APKOMINDO tersebut, Ketum KADIN Indonesia Eddy Ganefo yang hadir menyampaikan informasi pesan penting dari Presiden Joko Widodo, yaitu; “Presiden Jokowi menyampaikan beberapa hal, antara lain soal deregulasi. Saat ini, pemerintah agresif dalam menelorkan kebijakan-kebijakan guna mempermudah dunia usaha serta investasi, percepatan pembangunan infrastruktur yang sedang digenjot pemerintah, serta masalah pembangunan sumber daya manusia. Presiden juga menjelaskan bahwa deregulasi harus terus menerus dibenahi karena sangat menghambat dunia usaha. “Ada 42 ribu regulasi yang harus dipotong. Supaya kelancaran dunia usaha dan industri lebih cepat, pemerintah tengah melakukan deregulasi ke 13 berkaitan dengan bidang UMKM,”

“Di bidang infrastruktur, Presiden menyampaikan berbagai upaya telah dilakukan pemerintah. Mulai dari pembangunan tol laut di Papua, infrastuktur di bidang perkeretaapian, dan berbagai infrastruktur untuk memudahkan konektifitas usaha melalui jalur laut, udara dan darat.”

“Presiden tengah mempersiapkan pembangunan SDM dengan berbagai pelatihan seperti yang dilakukan negara lain antara lain Jepang, Korea, Jerman dan berbagai negara maju lainnya. Untuk itu, Presiden meminta agar pengurus KADIN dengan jaringannya tentu termasuk APKOMINDO, bisa meningkatkan kemitraan, khususnya dengan pelaku UMKM, dan memberdayakan daerah. Kita harus siap dengan kompetisi dan persaingan yang sehat untuk meningkatkan daya saing dan pengembangan usaha,” kata Eddy Ganefo mengutip dari kata-kata Presiden Jokowi.

“Presiden Jokowi juga berpesan agar kita tidak menjadi manja. Sebagai pengusaha jangan hanya berpangku tangan terhadap fasilitas dari pemerintah. Namun harus bisa menciptakan kreasi dan inovasi yang mumpuni. Intinya pengusaha daerah juga harus dibangkitkan sehingga fondasi ekonomi kita menjadi lebih kokoh. KADIN diminta tidak elitis dan itu pesan dari bapak presiden, KADIN harus bersifat teknis dan pengembangan ekonomi berbasis pada rakyat.” ungkap Eddy.

Menjawab pesan dari Presiden Jokowi tersebut, maka Eddy Ganefo memaparkan bahwa; “VISI dan MISI KADIN Indonesia dengan paradigma baru adalah berorientasi kepada ekonomi kerakyatan, melibatkan seluruh pengusaha kecil dan besar. Sehingga KADIN Indonesia mendukung kebijakan yang diambil Presiden, sebab sangat sesuai dengan visi KADIN Indonesia. Selain dari itu KADIN Indonesia berupaya menciptakan satu juta pengusaha baru (Mengingat persentase pengusaha di Indonesia hanya 1,65 persen pengusaha, idealnya Indonesia minimal harus memiliki 2 persen pengusaha).”

“Untuk itulah berbagai upaya kami lakukan, seperti melakukan pembinaan-pembinaan kepada pengusaha kecil dan menengah (UMKM), melakukan berbagai pelatihan seperti Goes to Campus kepada generasi muda agar termotivasi menjadi seorang pengusaha, tentunya ini juga sejalan dengan program APKOMINDO tentang program Rumah Tugas Akhir (Rumah TA) termasuk dengan program Digitalisai Usaha Mikro (Digi-UM) nya APKOMINDO.” tutur Eddy Ganefo.

Dalam kesempatan tersebut Hoky mengucapkan terima kasih kepada Ketum KADIN Indonesia Eddy Genefo atas  informasi Pesan Penting dari Presiden Jokowi tersebut dan mengatakan; “saat saya berjumpa dengan Pak Oesman Sapta Odang selaku Wakil Ketua MPR RI yang juga sebagai Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia mendapat informasi bahwa ‘KADIN Indonesia merupakan asosiasi yang mampu bekerjasama mendukung pemerintah, karena sejalan dengan program KADIN yakni untuk membangun perekonomian bangsa dan Matahari itu cuma ada satu, terbukti KADIN Indonesia pimpinan Eddy Ganefo ini diterima Presiden di Istana Negara dan visinya ternyata sejalan dengan visi dan misi pemerintah, Maka saya harap akan sejalan dan seirama antara KADIN Indonesia dengan pemerintah,’ itu ucapan Pak OSO” ujar Hoky.

RAPIMNAS pun berlanjut dengan pemaparan oleh kuasa hukum DPP APKOMINDO Hotmaraja B. Nainggolan, SH, dimana salah satu usulannya adalah memohon surat pernyataan dari Suhanda Wijaya selaku saksi kunci yang bisa membuktikan bahwa selama ini memang tidak pernah ada permohonan ijin penggunaan nama dan logo APKOMINDO kepada Sonny Franslay, berkaitan dengan gugatan banding di PTTUN maupun laporan di Bareskrim Polri, karena memang nama dan logo APKOMINDO telah sesuai dengan yang tercantum di dalam AD & ART APKOMINDO sejak tahun 1992.

Hoky menambahkan, “saya sangat yakin bahwa kebenaran itu tidak akan pernah memihak dan tidak ada batas waktu utk mencari kebenaran, sebab kebenaran tidak akan pernah pergi, serta kebenaran akan datang pada waktunya, sehingga baik laporan-laporan polisi maupun gugatan-gugatan yang dilakukan oleh para pendiri APKOMINDO yang tersisa hanya tinggal 3 orang saja melawan 2.000 anggota APKOMINDO pasti akan dimenangkan oleh kebenaran.”

“Sudah banyak bukti-bukti nyata tentang kebenaran yang selalu dimenangkan, antara lain laporan-laporan polisi yang telah SP3, termasuk sidang gugatan pihak pendiri di Pengadilan Negeri Jakarta Timur perkara nomor 479/PDT.G/2013/PN.JKT.TIM.(23/12-2013 s/d 04/05-2015) serta sidang gugatan pihak pendiri di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) perkara Nomor 195/G/2015/PTUN Jakarta (17/09-2015 s/d 14/03-2016), dimana kedua gugatan tersebut tidak diterima oleh Majelis Hakim alias kebenaran yang dimenangkan. Bahkan gugatan-gugatan tersebut telah ditayangkan dengan Headline news; Hakim Sarankan Jalan Damai Untuk Perselisihan Apkomindo,  Kisruh Apkomindo: Gugatan Penggugat Tidak Dapat Diterima,  Sidang Gugatan SK Kemenkumham RI, SAKSI PENGGUGAT TIDAK MAMPU BERIKAN PENJELASAN,  Sidang Gugatan SK KEMENKUMHAM RI – Hoky Yakin Kebenaran Akan Terungkap,  SIDANG SENGKETA PENERBITAN SK KEMENKUMHAM RI, Gugatan Penggugat Sudah Daluwarsa,  Konflik di Tubuh APKOMINDO, Tergugat Intervensi Hadirkan Dua Saksi Fakta dan Konflik Di Tubuh APKOMINDO Terkait Terbitnya SK KEMENKUMHAM RI – Analisa Hukum Kesimpulan Tergugat II Intervenien serta SIDANG SENGKETA SK MENKUMHAM RI – Hoky Dkk Mengharapkan Putusan yang Benar dan Adil.”

“Memang pada saat ini pendiri (Sonny Franslay) masih melanjutkan gugatan ke Pemerintah (menggugat Menteri Hukum dan HAM RI) di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) dengan Perkara Nomor 139/B/2016/PTTUN.JKT (02/06-2016),  atas diterbitkannya SK Nomor: AHU- 156.AH.01.07 Tahun 2012 (15/08-2012) tentang Pengesahan Badan Hukum Perkumpulan Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia disingkat APKOMINDO, padahal sudah selayaknya APKOMINDO yang pada tahun 2012 lalu telah berusia 20 tahun dibuatkan badan hukumnya, ini dapat menjadi bukti nyata bahwa selaku pendiri Sonny Franslay mempunyai unsur kesengajaan agar APKOMINDO tidak menjadi badan hukum di NKRI, namun saya tetap yakin bahwa kebenaranlah yang tetap akan dimenangkan, apalagi saat ini dari pihak kelompok pendiri sudah tidak ada yang mau menjadi Ketua Umum APKOMINDO maupun Ketua DPD APKOMINDO di daerah manapun juga, secara terpisah nanti dapat kami paparkan juga tetang sejarah proses terjadinya perselisihan di APKOMINDO, yaitu sejak tanggal 11 Agustus 2011, lengkap dengan rekaman suara rapatnya yang sempat beredar di sosmed termasuk telah diungkap oleh beberapa media diantaranya di Bisnis Indonesia dengan Headline news; Bola Panas Apkomindo Meledak Di Indocomtech 2011, Apkomindo Yang Tak Pernah Lepas Dari Kekisruhan, DPP Apkomindo desak percepat Munaslub, Kemelut Di Apkomindo, Salah Siapa?, Asosiasi Pengusaha Komputer Akhirnya Pecah, Apa Kata Mereka Soal Perpecahan Apkomindo dan Apkomindo Dapat Nahkoda Baru serta KEMELUT APKOMINDO : Caretaker tuding Munas Solo ilegal.”

“Menurut kami, dengan berjalannya waktu dan semangat para pengurus serta anggota APKOMINDO yang saat ini terus berkaya, maka sudah sangat jelas kiprah APKOMINDO telah semakin berperan positif, bagi semua pihak yang terlibat didalamnya, karena dengan dibukanya semua iniformasi ini, maka semakin diketahui peran masing-masing pihak yang selama ini ikut membuat kisruh berkepanjangan dan siapa yang sebenarnya tetap ingin berkaya memajukan organisasi APKOMINDO untuk kebaikan anggotanya.” ungkap Hoky.

Lebih lanjut Hoky menyampaikan “Dalam kesempatan  pencanangan Program Pengampunan Pajak oleh Presiden Jokowi (1/7) bertempat di Aula Cakti Budhi Bhakti Direktorat Jenderal Pajak, saya juga telah secara langsung menyampaikan tentang gugatan banding Sdr. Sonny Franslay di PTTUN  kepada Menteri Hukum dan HAM RI Bpk Yasonna Hamonangan Laoly yang memang turut hadir diacara tersebut, beliau menyatakan “Akan tetap membela yang benar dan mempertahankan SK yang telah diterbitkan sepanjang telah sesuai dengan syarat dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia.”

“saya dan teman-teman pengurus yakin APKOMINDO sebagai organisasi yang keberadaannya sudah 24 tahun dan saat ini mempunyai 25 DPD serta beranggotakan sekitar 2.000 an, akan mampu mengatasi berbagai rintangan dan hambatan, serta yang terutama mampu menampung aspirasi pengusaha TIK di Indonesia dan mampu merangkul semua pengusaha TIK, baik hardware maupun software/ aplikasi yang ada demi kesuksesan bersama, sesuai dengan slogan saya yaitu ‘Sukses Bersama Tentu Lebih Mulia dan Lebih Bermakna’. Setiap organisasi yang mempunyai tujuan baik maka hasilnya akan baik pula dan berguna bagai anggota, maupun masyarakat dan negara, karena yang dikerjakan bukan untuk kepentingan pribadi ataupun kelompoknya. APKOMINDO juga siap menjadi fasilitator untuk mendorong industri TIK dalam negeri khususnya tentang hal-hal yang berkaitan dengan TKDN yang di persyaratkan oleh pihak pemerintah.” ujar Hoky.

Hoky juga menghimbau; “Seluruh pengurus dan anggota APKOMINDO tetap menjalankan aktifitas dan kegiatan organiasai dengan baik dan benar serta mengacu pada AD & ART APKOMINDO yang sah, untuk permasalahan hukum baik laporan polisi maupun gugatan di pengadilan berkaitan dengan nama dan logo APKOMINDO akan diemban sesuai amanah RAPIMNAS oleh saya sebagai Ketum DPP APKOMINDO, karena semua yang kita lakukan adalah untuk kepentingan organisasi dan telah sesuai dengan AD & ART APKOMINDO yang sah, bukan utk kepentingan pribadi, selanjutnya saya selaku Ketum akan membuat surat pernyataan akan melindungi seluruh DPD APKOMINDO yang sah, sepanjang DPD APKOMINDO nya telah menjalankan prosedur sesuai dengan AD & ART APKOMINDO yang sah.”

RAPIMNAS juga menyepakati untuk perubahan logo, karena logo sudah tidak sesuai dengan perubahan jaman, serta akan dilakukan perubahan Logo nya pada saat MUNASLUB APKOMINDO sesuai prosedur didalam AD & ART APKOMINDO, dimana rencananya akan diselenggarakan pada bulan Oktober 2016, untuk itu dalam masa saat ini sampai dengan adanya perubahan logo, maka di sepakati pula tentang diberikannya kebebasan masing-masing DPD APKOMINDO dengan opsi tetap menggunakan logo yang lama ataupun opsi hanya tulisan APKOMINDO saja, ataupun ditulis kepanjangannya yaitu Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia, selain dari itu seluruh peserta RAPIMNAS sepakat memberikan mandat kepada Ketum DPP APKOMINDO untuk mengambil langkah- langkah perlawanan dalam menyikapi permasalahan hukum yang terus menerus dilakukan oleh para pendiri dan kelompok kecilnya.

Dalam acara RAPIMNAS, produk CP PLUS selaku sponsor utama sempat memberikan paparannya, Kurniadi Seta Sanjaya Country Manager CP PLUS Indonesia, mengatakan; “CP PLUS yang telah hadir di Indonesia berharap bukan hanya untuk meramaikan pasar produk security system di Indonesia, perusahaan asal Jerman yang mempunyai kantor operasional terbesar di India ini menargetkan untuk bisa menjadi pemimpin pasar dalam kurun waktu yang singkat kedepannya di Indonesia. Dengan standar kualitas produk yang tinggi dan teknologi yang mutakhir, CP PLUS juga menjanjikan harga yang sangat kompetitif dengan teknologi terbaik. Dengan dukungan pra dan purna jual yang professional dari team lokal yang ada, seperti service center, dan menyusul segera hadir nomor Call center untuk seluruh pelanggan dan dealer CP PLUS di Indonesia. Saya juga mengharapkan publik akan mengerti perkembangan teknologi dari infrastruktur keamanan kota dan pentingnya untuk mendukung bersama implementasi yang baik dari system ini, untuk menuju Indonesia yang lebih baik dan aman serta damai.” ungkap Kurniadi.

Informasi lain yang disampaikan dalam RAPIMNAS adalah; Sejak tahun lalu DPP APKOMINDO telah menjalankan program kerjasama dengan LSP KOMPUTER dimana LSP Komputer saat ini telah mendapat Kontrak dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK), untuk itu dipersilahkan masing-masing DPD APKOMINDO di seluruh Indonesia datang ke Balai Latihan Kerja (BLK) terdekat dengan membawa surat permohonan kerjasama dan untuk lebih detailnya dapat menghubungi Agung Martono selaku Direktur Eksekutif LSP KOMPUTER yang juga menjabat sebagai pengurus DPP APKOMINDO.

DPP APKOMINDO juga telah melakukan kerjasama dengan Bank Mandiri, untuk itu diharapkan masing-masing DPD APKOMINDO prokatif untuk menjalin kerjasa dengan bank Mandiri dimasing-masing DPDnya, untuk lebih detailnya dapat menghubungi Fanky Christian ataupun Taufan Sakti selaku pengurus APKOMINDO.

DPP APKOMINDO mempunyai program “Rumah Tugas Akhir (Rumah TA)” hasil kerjasama dengan PT. Inovasi Cyber Investama (ICI) www.disruptive.id, serta Program  “Sejuta Digitalisasi Usaha Mikro – Solusi APKOMINDO untuk INDONESIA” (Digi-UM)  hasil kerjasama dengan  PT. Daya Cipta Mandiri (DCM)  dan PT. Inovasi Cyber Investama (ICI).

Beberapa aktivitas APKOMINDO yang selama ini dilakukan masih terus berlanjut, seperti  partisipasi dalam rapat-rapat dengan Kementerian Kominfo, Perdagangan, Perindustrian, dan Ristek serta akan berlanjut ke Kemenko Polhukam, Kemensos, Kemen PMK, Kemen Koperasi & UKM, Kemenko Kemaritiman & Sumber Daya, selain dari itu akan melakukan sosialisasi masalah hukum dan sosialisasi pengampunan pajak, pelatihan-pelatihan dan seminar TIK, manajemen, keorganisasian, hardware dan software, sertifikasi profesi, kegiatan sosial kemasyarakatan, olahraga, gathering, dan lain-lain.

Di samping dengan pemerintahan dan KADIN Indonesia, APKOMINDO juga telah menjalin kerjasama dengan asosiasi/organisai terkait lainnya seperti dengan ADEI, APJII, APOI, AOSI, ASPILUKI, FTII, idEA, ICSF, JERU, KAMI, KOMISI, KPTIK, LSP Komputer, MASTEL, Onno Center, PANDI  dan lain-lainnya. Tentu saja APKOMINDO juga menjalin kerjasama dengan berbagai pihak Vendor, sehingga dalam waktu dekat akan diselenggarakan program Produk update dengan pihak Principal seperti Panduit dan VMWARE serta CP PLUS, untuk keuntungan anggota APKOMINDO.

APKOMINDO akan terus menjalin kerjasama saling menguntungkan dengan banyak pihak, tentunya tak lupa dengan rekan-rekan media yang selama ini membantu APKOMINDO untuk membangun citra yang positif di masyarakat.

Dalam kesempatan yang baik ini seluruh pengurus DPP APKOMINDO mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung kesuksesan terselenggaranya RAPIMNAS APKOMINDO 2016, khususnya para peserta yang hadir dan juga kepada para pihak sponsor yaitu; CP PLUS, ICA, liteBIG, MEDUSA serta Taiwan Excellence.

Tidak lupa kepada pihak POLRI yang selalu siap melayani, mengawasi mengayomi seluruh kegiatan APKOMINDO hasil MUNAS APKOMINDO 2015, sejak dari membuat surat pemberitahuan tentang kegiatan-kegiatan APKOMINDO ke pihak POLRI, baik di tingkat POLRES, POLDA maupun MABES PORLI. Sehingga semua kegiatan terlampir dibawah ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses tanpa ada gangguan serta rintangan dari pihak manapun juga.

  1. MUNAS APKOMINDO, 13 – 15 Februari 2015 (Ibis Styles Hotel, Mangga Dua Square)
  2. RAKERNAS & RAPIMNAS APKOMINDO, 11 – 12 Agustus 2015 (Ibis Styles Hotel, Mangga Dua Square)
  3. MUSDALUB APKOMINDO DKI Jakarta, 23 Feb 2016 (Restoran Miramar, Jl Batu Tulis Raya)
  4. RAPIMNAS APKOMINDO, 21 Juni 2016 (Hotel Ibis Styles Airport, Jalan Raya Bandara Soekarno-Hatta)

Untuk itu dalam rangka  Hari Ulang Tahun Bhayangkara (POLRI) ke-70 yang jatuh pada Jumat (1/7/2016) yang lalu, kami atas nama APKOMINDO mengucapkan “Dirgahayu POLRI, terima kasih telah mengemban tugas mulia, menjaga keamanan dan ketertiban selama 70 tahun semoga semakin jaya dan selalu di cintai masyarakat, dengan terus bekerja secara profesional dan proporsional, transparan serta akuntabel, sesuai komitmen Polri sebagai aparat negara yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.” (R)

Artikel Terkait:

Ketum APKOMINDO hadiri SILATNAS Pendukung Jokowi

Tak Terduga, Jokowi Hadiri Buka Puasa Bersama di Kediaman OSO

APKOMINDO Turut Mendukung Program Pengampunan Pajak

APKOMINDO dan JERU serta CP PLUS dukung JSC untuk ciptakan Smart Citizen

Ratusan Pelaku Ekonomi Kreatif Padati Konser Salam Dua Jari

RAPIMNAS APKOMINDO 2016 berlangsung sukses dan dihadiri oleh Ketum KADIN Indonesia