Jakarta, Biskom- Setahun yang lalu, tepatnya di tanggal 18 Desember 2017, Bitcoin sempat menyentuh harga tertingginya di level $20,000. Sebagai perbandingan, pada tanggal yang sama setahun kemudian, harga Bitcoin berada di kisaran $3,200, yang berarti mengalami penurunan sebesar 83%.

Walaupun begitu, menurut sebuat analisa yang dipublikasikan di Coindesk (Link), beberapa hari terakhir, harga Bitcoin bergerak ke arah positif yang diharapkan bisa membuat BTC naik ke level tertinggi selama beberapa waktu terakhir di level $3,633 dalam beberapa hari ke depan dan diprediksi memiliki potensi untuk menuju ke $4.000.

Salah satu yang menjadi alasan yang menyebabkan kenaikan harga Bitcoin selama beberapa waktu terakhir adalah kabar mengenai rencana dari block reward halving dari Bitcoin yang akan terjadi sekitar 500 hari dari sekarang, yaitu pada 2020. Seperti dilansir pada artikel Bitcoinist (Link) , secara historis, hal ini tidak berdampak langsung pada harga Bitcoin, tetapi efeknya terasa beberapa bulan ke depan, diikuti oleh lonjakan harga di bulan-bulan berikutnya.

“Terlepas dari bagaimana harga akan bergerak pada tahun mendatang, di Coinone Indonesia, kami percaya bahwa decentralized technology akan terus berkembang di tahun-tahun mendatang, dan hal inilah yang akan memperkuat nilai instristik dari asset kripto.

Tentunya, asset kripto dengan nilai intristik yang kuat akan terus bertahan, bahkan menyebabkan teknologi ini terus berevolusi. Oleh karenanya sebagai The Gateway of Blockchain, kami di Coinone Indonesia ingin terus menyuarakan tentang ini kepada masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik terkait dengan asset kripto. Salah satunya adalah melalui Coin Auction Week.”

Coin Auction Event merupakan acara lelang asset kripto yang hanya dimiliki oleh Coinone Indonesia. Melanjuti animo besar yang ditunjukkan pada event lelang Bitcoin yang dilakukan pada 29 November lalu, di penghujung tahun 2018 ini Coinone Indonesia kembali menyelenggarakan event ini.

“Pertama kali kami mengadakan Auction untuk BTC, di mana hasilnya, 1 BTC terjual dengan harga sekitar 34 juta rupiah saja, walaupun saat itu harga pasar berada di 60 juta rupiah, sehingga secara otomatis pemenang Coin Auction di sesi pertama langsung mendapatkan profit di atas 40%. Hal inilah yang memicu animo pengguna dalam layanan kami, sehingga kami memutuskan untuk menyelenggarakan Coin Auction ini dengan lebih baik lagi kali ini.”

Sejak 15 Desember lalu, telah dimulai rangkaian New Year Auction Event di Coinone Indonesia, yang akan terus berjalan hingga sebulan mendatang. Tiap minggu akan ada jenis asset kripto berbeda yang dilelang, mulai dari Ripple (XRP), Litecoin (LTC), lalu Ethereum (ETH) di minggu ketiga, serta tentunya Bitcoin di awal tahun 2019 nanti.

Setiap hari lelang asset kripto akan dibuka secara online di website Coinone Indonesia pada pkl 21.00 malam dan ditutup pada 19.00 keesokan harinya. Setiap pengguna memiliki kesempatan untuk melakukan bid/ penawaran dengan kelipatan yang sangat murah di kisaran IDR1.000 – IDR10.000, tergantung dari kuantitas koin yang ditawarkan hari itu.

Pengguna boleh melakukan penawaran tanpa batas, dan setiap pukul 19.00, penawar dengan harga bid tertinggi bisa membawa pulang asset yang dilelang hari itu.  Sampai saat ini, pemenang dalam event ini selalu mendapatkan keuntungan sebesar 34-47% dibandingkan harga normal pasar. (red/Ju)

loading...