Jakarta, Biskom- SAPĀ  meluncurkan SAPĀ® Leonardo Internet of Things (IoT), teknologi menyeluruh yang menjadikan dan mendorong transformasi digital untuk Industrial IoT dan Industri 4.0.

Selain itu, SAP juga mengumumkan interoperabilitas cloud-to-cloud dari SAP Leonardo IoT dengan Microsoft Azure IoT Hub, menyajikan pilihan konektivitas dan pengelolaan perangkat kepada para penggunanya.

SAP berkomitmen memberikan ekosistem yang kuat untuk IoT dan memahami nilai yang diberikan mitranya kepada para pelanggannya. Pengumuman ini dirilis pada gelaran MWC (Mobile World Congress) yang diselenggarakan pada tanggal 25-28 Februari di Barcelona, Spanyol.

Dengan SAP Leonardo IoT, pengguna dapat meningkatkan produktivitas, mendefinisikan kembali pengalaman pelanggan mereka dan menumbuhkan arus pendapatan mereka.

Hal tersebut memungkinkan pula pengguna untuk menanamkan IoT ke dalam lini bisnis, meningkatkan aplikasi bisnis dengan teknologi IoT dan mengembangkan model bisnis baru berdasarkan data baru yang dihasilkan oleh solusi IoT.

Selain itu, SAP Leonardo IoT memungkinkan penggunanya untuk berinovasi dan meningkatkan proses bisnis menggunakan kecerdasan berbasis data dan konteks operasional dari mesin, produk, rantai pasokan, konsumen, dan para mitra.

“SAP memberikan wawasan berharga dan mendorong hasil bisnis dengan menanamkan data IoT ke dalam proses bisnis,” kata Elvira Wallis, Senior Vice President dan Global Head SAP IoT.

Dengan peluncuran SAP Leonardo IoT, SAP memperkuat komitmennya untuk IoT khususnya IoT Industri. Kombinasi IoT, keahlian kami dalam aplikasi dan pengalaman industri bernilai tinggi membantu pelanggan untuk mendapatkan nilai bisnis yang lebih baik dan keuntungan dalam persaingan yang lebih kuat.

Interoperabilitas SAP Leonardo IoT dan Microsoft Azure IoT Hub. Kolaborasi baru ini dirancang untuk menawarkan para pelanggan menggunakan Microsoft Azure IoT Hub sebagai konektivitas dan lapisan pengelolaan perangkat untuk data telemetri IoT yang langsung diteruskan ke SAP Leonardo IoT. (red/ju)