Home Editorial SDM Tantangan Penerapan Kecerdasan Buatan

SDM Tantangan Penerapan Kecerdasan Buatan

78

Jakarta, Biskom – Organisasi bisnis di manapun tidak bisa menghindar dari keberadaan industri 4.0 termasuk pemerintahan. Era ini menggabungkan informasi digital dari berbagai sumber dan lokasi fisik dan digital, termasuk Internet of Things (IoT) dan analitik, manufaktur aditif, robot, komputasi kinerja tinggi, kecerdasan buatan, dan teknologi kognitif.

Belum lama ini Tokopedia bekerjasama dengan Fakultas Komputer Universitas Indonesia (UI) membangun ‘Tokopedia-UI AI Center of Excellence’. Fasilitas ini diharapkan bisa menjawab persoalan kelangkaan sumber daya manusia (SDM).

Dari survei yang bertajuk ‘Future Ready Business: Assessing Asia Pacific’s Growth Potential Through AI’ disebutkan SDM sebagai salahsatu tantangan bagi suatu organisasi menerapkan kecerdasan buatan.

Majalah Biskom kembali menyapa pembaca dengan menurunkan ‘Rubrik Headline’ pada April 2019 dengan judul ‘Kesiapan SDM Tantangan Adopsi Kecerdasan Buatan’. Dari tulisan ini terungkap tidak hanya sebagian karyawan yang belum menyadari kegunaan dari adopsi kecerdasan buatan.

Namun, ternyata sebagian perusahaan juga merasa penerapan ini tidak berguna baginya, bahkan ini dianggap merugikan perusahaan. Lho?

Pemahaman keperluan implementasi tanda tangan digital guna meningkatkan kinerja dan efisiensi perusahaan juga masih terjadi di Indonesia. Padahal, ini juga merupakan langkah menaati Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 11 Ayat 1.

Bukan hanya swasta yang belum menyadari ini, tetapi pemerintah juga belum mengetahuinya. Bahkan, pemerintah sebagai salah satu pihak pembuat UU kurang melakukan sosialisasi ini.

Ulasan ini bisa Anda temukan dalam ‘Rubrik Profil’ berjudul ‘Tanda Tangan Digital Kurangi Pemalsuan Jati Diri’.

Pembaca yang budiman, masih banyak artikel-artikel lain yang patut Anda simak dalam edisi kali seperti “Ganjalan Transaksi Dompet Digital’ dan Adopsi ERP Kunci Masuk Industri 4.0/

Pada saat Majalah Biskom menyiapkan tulisan ini, kami bersama Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi (Aptiknas) menggelar rapat penjurian para pemenang ‘Innovation Award 2019’. Kami berharap salahsatu pemenangnya adalah perusahaan Anda.

Dari ‘Innovation Award 2019’diharapkan meningkatkan perusahaan-perusahaan di Indonesia meningkatkan inovasi tidak hanya memenuhi kebutuhan industri, tetapi ini juga bagi masyarakat. Acara ini didukung oleh Ditjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti. Selamat Membaca

Salam Redaksi,