Home Berita Gobear Ikuti DRIM 2019 di Bali

Gobear Ikuti DRIM 2019 di Bali

1081

Jakarta, Biskom- Perkembangan yang begitu pesat membuat masyarakat kini lebih suka menghabiskan waktu di dunia digital daripada konvensional. Digitalisasi menjadikan masyarakat terbiasa untuk mendapatkan kemudahan akses tentang apapun. Contohnya saja; transportasi, belanja, bayar tagihan hingga pesan makanan.

Kemudahan yang sama pun diharapkan masyarakat terjadi, ketika mengakses segala informasi yang berhubungan dengan produk dari jasa keuangan seperti asuransi. Pasalnya, ketika penetrasi internet dilaporkan meningkat sebesar 10,1% dari 54,7% menjadi 64,8% di tahun 2018 oleh “Laporan Survei Penetrasi dan Profil Perilaku Pengguna Internet di Indonesia” dari Asosiasi Penyedia Layanan Internet Indonesia (APJII), penetrasi asuransi di Indonesia justru masih relatif rendah.

Hal tersebut menjadi tantangan sendiri bagi para pemain di industri keuangan. Penting untuk terus mencari cara guna memberikan konsumen pengalaman terbaik saat mengakses produk agar penetrasi asuransi meningkat.

“Meningkatnya penetrasi internet di Indonesia dan masih relatif rendahnya penetrasi asuransi, sebenarnya bisa dijadikan kesempatan besar bagi kita untuk berkembang dan merangkul konsumen.” Ungkap Marnix Zwart selaku CCO dan Co-Founder dari GoBear yang saat itu menjadi pembicara.

Pada kegiatan Digital and Risk Management in Insurance (DRIM) 2019, 25 – 27 September 2019 lalu di Bali, Marnix menerangkan bagaimana GoBear, sebagai supermarket keuangan terkemuka di Asia yang mempunyai misi untuk meningkatkan kesehatan finansial para penggunanya, berinovasi dan memanfaatkan internet melalui sesi diskusi bertajuk “Digital Innovation and Transformation to Tap into Digital Millennials” di DRIM 2019.

DRIM 2019 adalah acara yang diselenggarakan oleh Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) sebagai wadah untuk para perusahaan di industri berbagi dan belajar tentang cara memanfaatkan teknologi, sehingga dapat membantu tingkatkan penetrasi asuransi di Indonesia.

“Ada lebih banyak konsumen online daripada produk keuangan itu sendiri. Melalui sumber data yang komprehensif dan transparan serta teknologi inovatif dan eksklusif yang kami miliki, GoBear percaya mampu membantu masyarakat Indonesia untuk mudah mengakses produk finansial yang sesuai dengan cara yang sederhana dan transparan.” Lanjut Marnix.

Lewat GoBear konsumen tidak perlu susah-susah pergi ke jasa keuangan konvensional untuk mengakses produk yang dicari.

“Para pengguna hanya perlu memasukkan profil mereka di situs web GoBear dan nanti akan keluar rekomendasi produk finansial yang paling tepat serta sesuai dengan profilnya.” jelas Tris Rasika selaku Country Director GoBear Indonesia di acara DRIM 2019.

GoBear Indonesia sendiri telah terdaftar secara resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai salah satu penyelenggara Inovasi Keuangan Digital sejak Maret 2019 dan berkomitmen untuk membantu pemerintah menjangkau kalangan yang tidak dapat dijangkau oleh perbankan konvensional. (red/ju)