Peluncuran program Tangkas Berinternet di Gedung A Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta (Sumber: selular.id)

Jakarta, BISKOM – Tanggal 11 Februari diperingati sebagai Hari Internet Aman Dunia atau Safer Internet Day (SID). Peringatan ini bertujuan untuk memperingatkan para pengguna internet untuk bereksplorasi  di dunia maya dengan aman. Momen ini dimanfaatkan oleh Google meluncurkan program Tangkas Berinternet. Program ini merupakan hasil kerjasama Google dengan Yayasan Sejiwa dan Indonesia Child Online Protection.

Putri Alam, Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Google Indonesia, menyebut melalui program tangkas berinternet akan membantu memaksimalkan benefit dari teknologi. Ia menambahkan, program ini juga bakal meminimalisir resikonya.

“Program ini memuat 5 topik penting agar anak-anak Cerdas, Cermat, Tangguh, Bijak dan Berani Berinternet. Selain lima topik tersebut, Tangkas Berinternet juga menyediakan permainan berbasis web yang dapat membantu mengajarkan konsep literasi digital dan keamanan online kepada anak-anak dengan bantuan guru dan orang tua,” ungkap Putri.

Selain kurikulum yang dirancang dari lima topik tersebut, Tangkas Berinternet juga memiliki situs dan game berbasis web bernama Interland yang bisa diakses anak. Putri mengatakan Google ingin agar program ini diterapkan langsung ke sekolah-sekolah. Tapi untuk saat ini semua konten dan kurikulum diakses oleh guru secara online.

Lebih lanjut Putri menjelaskan, bersama dengan Yayasan Sejiwa, program Tangkas Berinternet juga akan menyelenggarakan pelatihan untuk guru dan orangtua di 5 kota di Indonesia. Program tersebut menurutnya turut didukung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Komunikasi dan lnformatika serta Siberkreasi. (vin)