Jakarta, Biskom- Banyak perusahaan terpaksa mendadak menerapkan cara bekerja jarak jauh bagi para karyawannya. Bahkan bagi beberapa industri, ini menjadi pengalaman pertama menerapkan sistem bekerja dari rumah. Akan tetapi, penerapan sistem kerja dari rumah yang terburu-buru ini justru membuat banyak karyawan malah bekerja 8-12 jam sehari menggunakan laptop. Kondisi ini tidak ideal, apalagi saat mengerjakan banyak dokumen dan harus berganti-ganti aplikasi selama berjam-jam.

Monitor menjadi “kebutuhan” untuk bisa bekerja secara efektif dari rumah – monitor dapat meningkatkan pengalaman bekerja, produktivitas dan investasi kesehatan yang cerdas bagi para karyawan. Sebagai pemimpin global di kategori monitor PC selama tujuh tahun berturut-turut1, berikut beberapa tips dari Dell Technologies untuk memilih monitor yang tepat untuk kebutuhan bekerja dari rumah.

Ukuran Layar dan Resolusi
Langkah penting pertama – tentukan ukuran layar dan resolusi yang tepat. Bidang layar yang lebih luas untuk melihat dan melakukan lebih banyak hal terbukti dapat meningkatkan produktivitas. Ukuran layar yang umum untuk sebagian besar pekerjaan kantor, termasuk email, penelusuran Internet, dan dokumen Microsoft Office, adalah antara 24 dan 32 inci.

Ergonomis dan Kesejahteraan
Karyawan yang bekerja dari jarak jauh (remote) biasanya memiliki jam kerja yang lebih lama, sehingga sangatlah penting memiliki peralatan kerja yang tepat untuk mendukung kesejahteraan mereka. Menurut riset dari Forrester, sebanyak 92% karyawan percaya monitor yang dioptimalkan secara ergonomis penting untuk meningkatkan produktivitas mereka.

Konektivitas
Selanjutnya, pertimbangkan apa saja perangkat yang akan dihubungkan ke monitor baru Anda dan pastikan kompatibilitas semua port laptop Anda. Port umum terdapat di laptop saat ini termasuk HDMI, USB-C, dan Thunderbolt 3. Anda dapat mengurangi kabel yang berantakan dan pengaturan meja kerja yang rapi dengan monitor USB-C, yang memungkinkan pengguna untuk mengisi baterai laptop dan mentransfer data, sinyal audio, dan video, semuanya melalui satu kabel.

Efisiensi Energi
Seperti peralatan rumah lainnya, efisiensi energi juga penting. Monitor yang memiliki sertifikasi konsumsi daya rendah seperti Energy Star atau EPEAT bisa menghemat tagihan utilitas tahunan hingga USD 52 atau setara dengan IDR 754,0002. Monitor canggih juga menawarkan berbagai fitur yang dapat mengurangi konsumsi daya dengan mematikan monitor atau sleep mode setelah tidak aktif beberapa saat.

Warna
Cakupan, akurasi, dan kalibrasi warna adalah faktor-faktor penting yang harus dipertimbangkan saat membeli monitor untuk pekerjaan di bidang kreatif, seperti fotografi dan videografi. Untuk pekerjaan yang mengutamakan warna, pilihlah monitor yang tidak hanya menyediakan gamut warna yang lebih luas tetapi juga akurasi warna yang sebenarnya.

Kolaborasi
Monitor dengan kamera, mikrofon, dan speaker internal semakin populer seiring dengan meningkatnya frekuensi telekonferensi video. Jika pekerjaan Anda melibatkan telekonferensi video hampir sepanjang hari, carilah monitor yang menyertakan fitur-fitur kolaboratif ini agar memastikan peserta telekonferensi dapat mendengar dan melihat Anda dengan jelas.

Memiliki Perangkat yang Tepat untuk Lingkungan Kerja Baru Anda
Dengan semakin banyak organisasi yang menawarkan pengaturan kerja fleksibel, memilih monitor yang tepat untuk kantor di rumah sangat penting dari sudut pandang produktivitas. Pengguna harus mempertimbangkan investasi monitor berorientasi masa depan dengan layar yang lebih besar, resolusi yang lebih tinggi, dan konektivitas yang lebih baik. (red)