Jakarta, BISKOM – Situasi dunia akibat covid -19 yang masih tidak menentu membuat sejumlah perusahaan di dunia melakukan perpanjangan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Hal ini dilakukan untuk menekan angka penyebaran covid-19 yang makin hari terus bertambah.

Perusahaan ternama seperti Apple, Google, Universal Music Group, Warner Music Group, Sony Music, dan Amazon corporate memberlakukan WFH hingga 2021. Bahkan terdapat beberapa perusahaan yang memberlakukan WFH selamanya yakni Facebook, Twitter, Square, Slack, Shopify, dan Zillow.

CEO Apple Tim Cook mengatakan rencana perusahaan memperpanjang karyawan untuk WFH dan kembali bekerja di kantor pada 2021 mendatang, akan merujuk pada perkembangan data kasus Covid-19 di Amerika Serikat (AS). “Itu akan tergantung pada keberhasilan dengan vaksin, keberhasilan dengan pengobatan, dan kondisi lingkungan sekitar,” paparnya.

Menurut Cook, proses pembukaan kantor Apple pada 2021 mendatang akan sama dengan caranya menangani toko ritel Apple yang sudah mulai dibuka bertahap pada Mei 2020 lalu.

Senada dengan Cook, CEO Google Sundar Pichai menjelaskan kebijakan ini dibuat saat kekhawatiran pengasuh anak, sektor pendidikan, dan keselamatan meningkat karena jumlah kasus penularan virus corona yang terus meluas.

“Saya harap ini akan menawarkan fleksibilitas yang Anda butuhkan untuk menyeimbangkan pekerjaan dengan menjaga kesehatan dan orang yang Anda cintai selama 12 bulan ke depan,” kata Sundar Pichai.

Lalu bagaimana dengan di Jakarta?

Sistem WFH di masa PSBB transisi dianggap tidak efektif. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo menerangkan dengan masih padatnya sejumlah ruas jalan oleh kendaraan dengan volume hampir seperti keadaan normal dan beberapa justru di atas normal membuktikan sistem WFH tidak efektif. “Artinya, pengaturan waktu kerja, termasuk WFH sebanyak 50 persen karyawan selama PSBB transisi tidak berjalan efektif,” ujar Syafrin.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengingatkan kepada seluruh masyarakat jangan berkegiatan di luar rumah bila tidak mendesak mengingat Jakarta masih dalam kondisi wabah Covid-19. “Jadi cara kita untuk selamat adalah justru lebih banyak berada di rumah. Dan bila terpaksa memang harus pergi, harus ada kegiatan (di luar rumah), maka pastikan tempat Anda berkegiatan itu kapasitasnya tidak lebih dari 50 persen,” tutur Anies.

Anies resmi memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi Fase 1 di Jakarta untuk 14 hari lagi, terhitung mulai 31 Juli 2020 sampai 13 Agustus 2020. Perpanjangan tersebut merupakan yang ketiga kalinya untuk PSBB Transisi Fase 1 setelah sebelumnya dilakukan pada 2 Juli 2020 hingga 16 Juli 2020 dan 17 Juli 2020 hingga 30 Juli 2020. (red)

loading...