1st Online Hapkido Indonesia Open Championship 2020

Yogyakarta, BISKOM – Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PPHI) menyelenggarakan Kejuaraan Online Terbuka Hapkido Indonesia pertama (1st Online Hapkido Indonesia Open Championship 2020) pada tanggal 29 – 30 Agustus 2020. Kejuaraan yang dilangsungkan melalui aplikasi Zoom dan dipublikasikan melalui Youtube ini adalah kegiatan kejuaraan online pertama dalam sejarah Hapkido Indonesia bahkan dunia dengan 2 sistem bertanding yaitu secara Live Performance Online (mempertandingkan secara langsung penampilan secara online)  dan Live Video Online (mempertandingkan penampilan dengan video secara online).

Direktur Teknik PPHI, Master Vincentius Yoyok Suryadi menjelaskan tantangan dalam melangsungkan pertandingan secara Live Performance Online. “Pengaturan dan manajemen pertandingan, juga persiapan panitia maupun para peserta menjadi tantangan tersendiri. Mengingat berbagai kendala mungkin bisa terjadi dari kualitas jaringan, kemampuan peserta tampil tanpa batas jelas ruang dan jarak, aplikasi yang tersedia mempunyai keterbatasan serta para wasit yang menilai semua dari lokasi yang berjauhan,” terangnya.

Untuk kegiatan ini Komisi Perwasitan PPHI telah secara khusus menyelenggarakan Seminar Perwasitan Online secara virtual pada bulan Juli 2020. Sebanyak 12 Wasit Nasional PPHI dari berbagai provinsi mendapatkan brevet sebagai wasit yang mempunyai kemampuan memimpin pertandingan secara online. “Mereka dilatih untuk menggunakan aplikasi dan melakukan penilaian secara real time dan memberikan kualifikasi langsung,” imbuh Master Yoyok.

Dalam Kejuaraan Online Terbuka Hapkido Indonesia, terdapat beberapa kategori yang dipertandingkan yakni Hyung (Jurus), Mugi Hyung (Jurus Senjata) serta kategori khas Hapkido yaitu Hoshinsul (teknik beladiri praktis Hapkido). Rencananya Kejuaraan ini akan dibuka langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat.

Setidaknya terdapat 100 atlet dari 13 provinsi yang mengirimkan atlenya untuk ikut bertanding dalam Kejuaraan Online ini yakni Sumatera Barat, Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah dan Maluku.

Ketua Umum PPHI, GBPH H. Prabukusumo, S.Psi. sangat mengapresiasi kegiatan ini. “Di tengah pandemi Covid -19, Hapkido Indonesia tetap bergerak dengan kreatif dan terus berkarya dan berprestasi. Kami berharap kejuaraan online serupa dapat ditingkatkan untuk skala internasional, serta ke depan dapat dikembangkan untuk berbagai kegiatan lain seperti rapat, seminar, kursus pelatih dan wasit, karena memang pemakaian teknologi dan digitalisasi adalah sebuah keniscayaan pada masa mendatang,” pungkasnya. (red)