Selama bulan Agustus 2020 ini, kami di Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS) dan EVENTCERDAS.COM mengadakan virtual event, yang kami beri judul MERDEKA IT INDONESIA.

Tujuan awal dari virtual event ini, kami ingin mengangkat tema memerdekakan IT Indonesia, terkait dengan isu BLOCKCHAIN, EDUCATION TECHNOLOGY, DATABASE dan APLIKASI dan terakhir DATA CENTER & CLOUD.

Isu BLOCKCHAIN menarik , karena teknologi ini sedang marak dibicarakan di banyak tempat, tapi mereka semua ingatnya hanya BITCOIN, padahal blockchain bisa digunakan oleh banyak hal. Maka sharing dari VEXANIUM dengan platform smart contract Trusti.id sangat menarik. Platform ini juga yang kami gunakan di APTIKNAS untuk Kartu Tanda Anggota APTIKNAS. Berikutnya sahabat saya, Dedi Yudiant sharing tentang KOPI Blockchain. Memang beliau selalu bernas mengelola bisnis berbasis teknologi.

BLOCKCHAIN memang seharusnya bisa kita gunakan semaksimal mungkin, dan dunia LOGISTIK dan enterprise sudah bisa menggunakannya dengan Smart Contract.

Berikutnya adalah EDUTECH. Karena pandemi ini, dunia edukasi kita dipaksa menggunakan teknologi TIK lebih dibandingkan biasanya. Umumnya sulit memaksa mereka menggunakan video conference, sekarang semua kegiatan proses belajar mengajar menggunakan berbagai platform vcon.

Demikian juga dengan e-Learning, semua sulit meskipun ini bukan hal baru. Saya ingat awal implementasi e-Learning di kampus di awal tahun 2000, sekarang platform ini menjadi kebutuhan utama. Lalu SHINTAVR juga membagikan pengalamannya mengedukasi VR untuk sekolah dan kampus, yang mereka harus ‘melek’ VR, AR , karena semua ini akan menjadi bagian dari kegiatan belajar mengajar. Dan ada HUAWEI yang sharing berbagai produk dan solusi EduTech untuk kita.

EDUTECH memang bukan lagi keniscayaan, tapi sudah menjadi bagian dari kegiatan belajar mengajar.

Berikutnya DATABASE dan APLIKASI. Semula saya sangat mengharapkan banyak produk yang bisa muncul. Seiring kami juga sedang menjalankan LOMBA KONSEP APLIKASI ANAK NEGERI. Maka muncullah PANELO , produk digital signage berbasis AI buatan anak negeri sendiri. Dan juga NETMONK, network monitoring. Juga sahabat saya, Pak Putu Sudiarta, dari BAMBOOMEDIA, perusahaan yang telah lama fokus di software buatan Indonesia, membawakan produk Buku Tamu Digital.

Aplikasi dan Database merupakan peluang besar bagi Indonesia untuk bisa maju di dunia TIK.

Terakhir, tidak akan lengkap bila tidak membahas DATACENTER dan CLOUD. Mungkin tidak banyak yang tahu, kita sudah ada lokal cloud provider. Maka DATACOMM hadir menjelaskan solusi CLOUD nya. Demikian juga dengan EPSON yang memiliki solusi berbasis CLOUD. Dan ada ADVANTECH menjelaskan produk dan solusi DATA CENTER, serta CLOUDACE menjelaskan GOOGLE Machine Learning.

Semua kegiatan diatas berusaha menampilkan produk dan solusi yang bisa memerdekakan Indonesia di bidang TIK. Meskipun harus diakui, hingga saat ini yang kita punya hanya SDM TIK, yang bisa membuat APLIKASI. Sedangkan lainnya, hardware masih dikuasai produk asing. Tapi kita tetap semangat membangun Indonesia.

Bila ingin melihat video nya bisa mengakses ke channel Youtube EVENTCERDAS 

silahkan ikuti kegiatan kami berikutnya di www.EventCerdas.com

loading...