Penyerahan Rekor MURI yang diterima langsung oleh Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo

Jakarta, BISKOM – Terobosan luar biasa dilakukan oleh Gereja Katedral Jakarta. Dalam rangka menunjukkan komitmen merawat bumi, Gereja Katedral Jakarta menggunakan panel surya sebagai sumber listrik. Atas hal tersebut, pada Sabtu (9/1/2021), Gereja Katedral Jakarta memperoleh anugerah penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) atas rekor “Gereja Katolik Pertama yang Seluruh Sumber Listriknya Menggunakan Panel Energi Surya”.

Upacara seremonial penandatanganan prasasti, sekaligus pencatatan Rekor MURI diterima oleh Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo, disaksikan oleh mantan Menteri ESDM Ignatius Jonan sebagai perwakilan donatur, dan disaksikan pula oleh Romo Hani Rudi Hartoko, SJ, selaku Kepala Pastor Paroki Katedral Jakarta.

Panel surya yang terpasang di atas bangunan Gereja Katedral Jakarta disebut bisa menghasilkan daya 238,02 kWp. Jumlah tersebut setara dengan listrik daya 1.300 watt di 183 rumah.

Adapun, pemasangan panel surya di lingkungan Gereja Katedral Jakarta dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama dengan total daya sebesar 29,70 kWp oleh SolarKita. Sedangkan, pada tahap kedua pemasangan dilakukan oleh KAS Green Energy dengan total daya sebesar 208,32 kWp.

Romo Hani Rudi Hartoko, SJ Menunjukkan Panel Surya di Gereja Katedral Jakarta

Menurut Humas Gereja Katedral Jakarta, Susyana Suwadie, dengan keberadaan panel surya, Gereja Katedral Jakarta bisa menghemat biaya listrik hingga 30 persen. “Dengan adanya panel surya sebanyak itu, Gereja Katedral bisa menghemat biaya listrik sampai dengan 30 persen dari total biaya biasanya,” tuturnya.

Langkah penggunaan panel surya oleh Gereja Katedral Jakarta sejalan dengan komitmen Sri Paus Fransiskus dalam merawat Planet Bumi sebagai rumah kita bersama. Sri Paus telah memaklumatkan program Vatikan yang secara total ikut mencegah pemanasan global selambat-lambatnya tahun 2050. (red)

loading...