<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BISKOM : Mitra Komunitas Telematika &#187; Kegiatan</title>
	<atom:link href="http://www.biskom.web.id/category/kegiatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.biskom.web.id</link>
	<description>Situs Berita Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 06:12:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Workshop &amp; Lomba Foto Komodo, Pulau Komodo Berjuang Rebut New7Wonders</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2011/03/28/workshop-lomba-foto-komodo-pulau-komodo-berjuang-rebut-new7wonders.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2011/03/28/workshop-lomba-foto-komodo-pulau-komodo-berjuang-rebut-new7wonders.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Mar 2011 16:15:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=4799</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/03/Vote-Komodo.JPG"></a>Indonesia patut bangga karena memiliki pulau bernama Pulau Komodo yang dikenal sebagai habitat asli hewan Komodo.  Pulau Komodo yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara Timur (NTT) ini juga memiliki kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat.</p>
<p>Bukan hanya &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/03/Vote-Komodo.JPG"><img class="alignleft size-medium wp-image-4800" title="Vote Komodo" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/03/Vote-Komodo-300x209.jpg" alt="Vote Komodo" width="300" height="209" /></a>Indonesia patut bangga karena memiliki pulau bernama Pulau Komodo yang dikenal sebagai habitat asli hewan Komodo.  Pulau Komodo yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara Timur (NTT) ini juga memiliki kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat.</p>
<p>Bukan hanya bagi Indonesia, hewan purba Komodo yang hidup lebih dari 60 juta tahun tersebut juga menjadi keajaiban tersendiri bagi dunia. Sejak tahun 2009, Taman Nasional Komodo bahkan telah dinobatkan menjadi finalis &#8220;New Seven Wonders of Nature&#8221; di <a href="http://www.new7wonders.com">www.new7wonders.com</a>.</p>
<p>Posisi Komodo saat ini bersaing ketat dengan 28 finalis lainnya yang telah meraih suara Internasional seperti Kilimanjaro, Mud Volcanoes, Galapagos, Cliffs of Moher, Milford Sound, Black Forest, Vesuvius, El Yunque, Maldives, Great Barrier Reef, Uluru, Dead Sea, Jeita Groto, Table Mountain, Bay of Fundy, Masurian Lake District, Grand Canyon, Angel Falls, Amazon dan Yushan serta kawasan alam lainnya.</p>
<p>Rencananya finalis akan memperebutkan tujuh pesona keajaiban dunia yang akan diumumkan 11 November 2011 mendatang.</p>
<p>New7Wonders memang memiliki peran strategis meningkatkan pariwisata Indonesia. Meski demikian, masyarakat Indonesia memiliki kewajiban untuk melindungi keberlangsungan hidup dan kehidupan ekosistem  Komodo.  Salah satu upaya pelestarian itu adalah memberikan workshop bagi stakeholders tentang Komodo beserta biodiversity (keanekaragaman hayati)-nya.</p>
<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/03/Vote-Komodo-1.JPG"><img class="alignleft size-medium wp-image-4801" title="Vote Komodo 1" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/03/Vote-Komodo-1-300x216.jpg" alt="Vote Komodo 1" width="300" height="216" /></a>Langkah inilah yang diambil oleh Komodo Indonesiaku Foundation yang akan menyelenggarakan Workshop &amp; Lomba Foto Komodo pada 20 – 24 Juli 2011 di Hotel Bintang Flores  Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, sebagai bagian dari rangkaian <a href="http://www.facebook.com/album.php?aid=298818&amp;id=520539348">kampanye vote Komodo</a> yang telah dilakukan selama ini.</p>
<p>Acara yang akan dibuka oleh Ibu Negara Republik Indonesia, <strong>Ani Bambang Yudhoyono</strong> ini akan menampilkan sejumlah pembicara diantaranya <strong>Zeby Febrina</strong> (Aktivis Komodo), <strong>Putra Sastrawan</strong> (Pakar Komodo), <strong>Sapta Nirwanda</strong> (Penggagas Kampanye Komodo), <strong>Colomba de la Panouse</strong> (Komodo Activist from Paris, France), <strong>Jusuf Kalla</strong> (Ketua umum PMI), <strong>Jatna Supriatna </strong>(Pakar Biodiversity), <strong>Jamaluddin Jompa</strong> (Pakar Kelautan), <strong>Thomas Ulrich</strong> (Swiss Contact), <strong>Heru</strong> (Taman Nasional Komodo), <strong>Paul Selasa</strong> (Kepala Dinas Pariwisata Manggarai Barat), <strong>Hilda Sabri S</strong> (Pengamat Pariwisata), <strong>Ahmad Doli Kurnia </strong>(Vice President WAY/ World Assembly of Youth), <strong>Frans Lebu Raya</strong> (Gubernur NTT) dan <strong>Agustinus Ch Dulla</strong> (Bupati Kab. Manggarai Barat).<br />
<strong><br />
Muhamad Soeharto Assegaf</strong>, Penanggung Jawab Work Shop &amp; Lomba Foto Komodo kepada BISKOM mengatakan, tujuan acara ini adalah memberdayakan para pelaku pariwisata, pemandu wisata, jurnalis dan masyarakat untuk lebih mempopulerkan keberadaan Pulau Komodo sebagai tujuan wisata dunia.</p>
<p>Selain itu, papar Assegaf, “Kami ingin melakukan sharing tentang isu penyelamatan ekosistem lingkungan, seperti  dampak global warming dan yang tak kalah penting adalah mendukung Taman Nasional Komodo sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia.”</p>
<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/03/Vote-Komodo-2.JPG"><img class="alignleft size-medium wp-image-4802" title="Vote Komodo 2" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/03/Vote-Komodo-2-300x229.jpg" alt="Vote Komodo 2" width="300" height="229" /></a>Dalam acara ini, Lomba foto Komodo diperuntukkan bagi wartawan foto dan masyarakat umum untuk memperebutkan Piala Ibu <strong>Ani Yudhoyono</strong>. Selain itu, Ibu Negara juga akan meresmikan Perpustakaan Anak Desa Modo di Pulau Komodo.</p>
<p>Selama kegiatan workshop, panitia juga akan menyediakan stand khusus “vote komodo”, yang berisi informasi serta penjelasan seputar live vote komodo sebagai finalis New7Wonders melalui situs resminya.</p>
<p>Workshop &amp; Lomba Foto Komodo didukung oleh sejumlah perusahaan dan media partner, termasuk BISKOM.</p>
<p><strong>Soegiharto Santoso</strong>, Pimpinan Umum BISKOM mengatakan, “Karena pemilihan ini adalah murni voting secara online, masyarakat Indonesia wajib berpatisipasi mendukung Pulau Komodo agar masuk ke dalam 7 Keajaiban Dunia. Terutama bagi mereka yang kesehariannya bergelut dengan dunia teknologi informasi atau terkoneksi dengan internet, tentunya sangat mudah melakukan voting di situs New7Wonders. Ini adalah momentum bagi kita untuk kembali ambil bagian, berkompetisi dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat Internasional.”</p>
<p>Mampukah Komodo masuk ke dalam tujuh keajaiban dunia yang baru? Jawabannya ada pada peran kita sendiri sebagai masyarakat Indonesia untuk mendukung keberadaan hewan purba Komodo di tingkat dunia.</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=4799&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2011/03/28/workshop-lomba-foto-komodo-pulau-komodo-berjuang-rebut-new7wonders.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BISKOM Adakan Seminar Food Photography</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2011/03/15/biskom-adakan-seminar-food-photography.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2011/03/15/biskom-adakan-seminar-food-photography.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Mar 2011 15:20:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=4796</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/03/Seminar-Food-Fotografi.jpg"></a>Indonesia kaya akan hidangan tradisionalnya. Ditambah dengan menjamurnya masakan mancanegara yang diperkenalkan kepada masyarakat kita, maka bisnis di bidang restoran dan kuliner baik dalam skala kecil, menengah ataupun besar, begitu menggoda.</p>
<p>Sayangnya meski menawarkan tempat dan cita rasa yang memadai, &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/03/Seminar-Food-Fotografi.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-4563" title="Seminar Food Fotografi" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/03/Seminar-Food-Fotografi.jpg" alt="Seminar Food Fotografi" width="400" height="566" /></a>Indonesia kaya akan hidangan tradisionalnya. Ditambah dengan menjamurnya masakan mancanegara yang diperkenalkan kepada masyarakat kita, maka bisnis di bidang restoran dan kuliner baik dalam skala kecil, menengah ataupun besar, begitu menggoda.</p>
<p>Sayangnya meski menawarkan tempat dan cita rasa yang memadai, tak jarang bisnis restoran dan kuliner yang baru saja dimulai, bangkrut sebelum meraih keuntungan. Lalu apa yang salah? Promosi. Seperti sebuah produk baru pada umumnya, sebuah restoran pun membutuhkan promosi secara berkala.</p>
<p>Dengan keberadaan sarana internet, promosi kini dapat dilakukan dengan lebih mudah, terjangkau, kapanpun, meluas dan murah. Hanya saja diperlukan elemen yang membuat sebuah promosi tepat target. Diantaranya adalah kata-kata marketing yang menarik dan foto yang mampu membangkitkan selera.</p>
<p>Foto masakan (Food Photography) yang ideal dihasilkan berkat kerjasama yang baik antara food stylist dan fotografer. Dengan sejumlah trik dan pengetahuan, semua orang dapat menjadi food stylist dan fotografer sehingga bisa mempromosikan bisnis restoran atau kulinernya sendiri.</p>
<p>Secara lebih luas, foto masakan juga biasa digunakan untuk penerbitan majalah, buku resep dan kesehatan, iklan di media massa dan billboard serta untuk kebutuhan dalam industri kemasan. Fungsinya yang bervariasi ini disebabkan masakan sering dianggap sebagai salah satu tujuan wisata yang dikenal dengan istilah “Wisata Kuliner”.</p>
<p>Dalam rangka itulah, BISKOM pada 30 April 2011 di Gedung Serba Guna, Galeri Nasional Indonesia, Jakarta akan mengadakan seminar dan workshop yang bertajuk SERIAL SEMINAR KREATIF “Work For Tasty Food Photography”. Menggandeng Ryukari Photography sebagai co-Organizer, pembicara dalam seminar ini adalah <strong>Roy Genggam</strong> (Professional Photographer) dan <strong>Puji Purnama</strong> (Food Stylist).</p>
<p>Selain workshop, BISKOM juga menyelenggarakan kontes foto masakan untuk peserta dengan hadiah utama kamera DSLR. Info lebih lanjut klik http://www.biskom.web.id/agenda-ti/serial-seminar-kreatif/work-for-tasty-food-photography-seminar.</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=4796&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2011/03/15/biskom-adakan-seminar-food-photography.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>INETS EXPO 2011 Usung IT Education dan IT Entertainment</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2011/01/04/inets-expo-2011-usung-it-education-dan-it-entertainment.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2011/01/04/inets-expo-2011-usung-it-education-dan-it-entertainment.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Jan 2011 16:44:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=4170</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/01/iklan-inet-expo50.JPG"></a>Awal tahun 2011 ini, Surabaya kembali membuat satu gebrakan baru di dunia teknologi informasi (TI). Melalui Pameran Komputek INETS EXPO (Computer &#38; Internet Solution Exhibition), Komputek &#8211; Jawa Pos Group bekerjasama dengan Majalah BISKOM akan memperkenalkan sejumlah teknologi yang bakal &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/01/iklan-inet-expo50.JPG"><img class="alignleft size-medium wp-image-4171" title="iklan-inet-expo50" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/01/iklan-inet-expo50-300x211.jpg" alt="iklan-inet-expo50" width="300" height="211" /></a>Awal tahun 2011 ini, Surabaya kembali membuat satu gebrakan baru di dunia teknologi informasi (TI). Melalui Pameran Komputek INETS EXPO (Computer &amp; Internet Solution Exhibition), Komputek &#8211; Jawa Pos Group bekerjasama dengan Majalah BISKOM akan memperkenalkan sejumlah teknologi yang bakal marak di sepanjang tahun ini.</p>
<p>Komputek INETS EXPO 2011 merupakan pameran yang mencakup segala aspek. Mulai dari perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software) hingga jasa layanan Internet terpadu seperti Web Developer maupun Sistem Proteksi Keamanan (Anti Virus dan Internet Security serta Internet Sehat).</p>
<p>Pameran yang akan diselenggarakan pada 12 &#8211; 16 Januari 2011 di DBL Arena Surabaya, Jl A. Yani, No. 88 Surabaya ini melibatkan komunitas pengguna Internet hingga perusahaan penyedia solusi, sehingga bukan hanya menjadi ajang penjualan produk-produk TI, tetapi juga menjadi wadah diskusi seputar TI bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya, sekaligus menjadi tempat berkumpulnya komunitas TI, seperti Kaskus, Koprol, FB, Twiter, BB, TDA (Tangan Diatas), JarBis, FBI (Forum Blender Indonesia), KLAS (Kelompok Linux Arek Suroboyo) , KOMMBIS, JarKom, IGA (Internet Keluarga), Indigo dan lain sebagainya.</p>
<p>Komputek INETS EXPO 2011 juga mendapat dukungan penuh dari Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Ditjen Aptel Kemkominfo) dan ID- SIRTII.</p>
<p>Komputek INETS EXPO 2011 akan dibuka oleh <strong>Ashwin Sasongko</strong> (Dirjen Aplikasi Informatika Kemkominfo) dan  <strong>Bambang Soeprijanto</strong> (Direktur Pemberdayaan Informatika  Kemkominfo). Keduanya juga akan menjadi nara sumber dalam seminar sosialiasi program &#8220;Internet Sehat dan Aman&#8221; yang dicanangkan Kemkominfo sejak beberapa tahun lalu. Program &#8220;Internet Sehat dan Aman&#8221; adalah salah satu cara perlindungan bagi generasi muda dari dampak negatif yang ditimbulkan oleh penggunaan internet, seperti kekerasan dan pornografi.</p>
<p>Para pakar di bidang TI juga akan menjadi nara sumber dalam pameran ini, diantaranya <strong>Onno W. Purbo</strong> yang akan membahas tentang &#8220;Internet Security dan Internet Sehat dan Aman&#8221;, serta <strong>Didien Pataka</strong> dan <strong>Anton Raharja</strong> yang memberikan tips membuat jaringan internet yang luas namun dengan biaya yang terjangkau.</p>
<p>Dalam event ini, akan hadir penyanyi dan grup musik papan atas Indonesia,  <strong>Rossa</strong> dan <strong>Netral Band</strong>.</p>
<p>Kolaborasi antara edukasi, hiburan dan bergabungnya berbagai komunitas membuat Komputek INETS EXPO 2011 layak disebut sebagai IT Education, IT Entertainment and  IT Community Expo.</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=4170&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2011/01/04/inets-expo-2011-usung-it-education-dan-it-entertainment.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>AVAR 2010 di Bali, Ajang Kumpul Pakar Sekuriti Internet Dunia</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2010/11/08/avar-2010-di-bali-ajang-kumpul-pakar-sekuriti-internet-dunia.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2010/11/08/avar-2010-di-bali-ajang-kumpul-pakar-sekuriti-internet-dunia.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Nov 2010 03:35:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=3810</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/11/AVAR-2010-Bali.jpg"></a>Jika Eopa memiliki EICAR atau European Institute for Computer Antivirus Research (www.eicar.org),  maka Asia memiliki AVAR atau Association of antiVirus Asia Researchers (www.aavar.org).</p>
<p>AVAR  yang merupakan organisasi nirlaba dan beranggotakan para pakar malware dan antivirus dunia ini didirikan di Hongkong &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/11/AVAR-2010-Bali.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-3811" title="AVAR 2010 Bali" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/11/AVAR-2010-Bali-300x245.jpg" alt="AVAR 2010 Bali" width="300" height="245" /></a>Jika Eopa memiliki EICAR atau European Institute for Computer Antivirus Research (www.eicar.org),  maka Asia memiliki AVAR atau Association of antiVirus Asia Researchers (www.aavar.org).</p>
<p>AVAR  yang merupakan organisasi nirlaba dan beranggotakan para pakar malware dan antivirus dunia ini didirikan di Hongkong pada tahun 1998 untuk mengakomodir kebutuhan komunikasi para pemerhati sekuriti khususnya antivirus di Asia.</p>
<p>Lalu apa manfaat AVAR maupun EICAR? Dapat dikatakan, posisi AVAR mirip seperti Apkomindo (Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia) yang menjadi tempat berkumpulnya para pengusaha komputer Indonesia. Bedanya,  AVAR merupakan asosiasi tempat berkumpulnya para pengusaha Antivirus dari Asia Pasifik, walaupun pada kenyataannya para aktivis AVAR kini  tidak terbatas secara geografis pada perusahaan antivirus di Asia Pasifik saja, namun juga di seluruh dunia. Hal ini terbukti, salah satu Vice President AVAR, <strong>Righard Zwienenberg</strong>, merupakan perwakilan dari Norman di Eropa.</p>
<p>Selain itu, dalam konferensi yang diadakan oleh AVAR seperti AVAR 2010 yang akan diadakan pada 17-19 November 2010 di Nusa Dua, Bali mendatang, pembicara yang hadir merupakan ahli-ahli sekuriti dari seluruh dunia seperti Symantec, F-Secure, Mc Afee, Kaspersky, Trend Micro, Sophos, Bitdefender, K7, Westcoast Labs, Netwitness, Ahn Labs dan Quick Heal.</p>
<p>Secara organisasi, AVAR yang tadinya hanya digagas oleh beberapa negara di Asia Timur ini berkembang menjadi organisasi global AVAR mengadakan konferensi secara konsisten setiap tahun di negara-negara Asia Pasifik seperti China, Jepang, Korea, Australia, Selandia Baru dan India (<a href="http://www.aavar.org/en/conference/index.html">http://www.aavar.org/en/conference/index.html</a>).</p>
<p><strong>Alfons Tanudjaya</strong> dari Vaksin.com sebagai tuan rumah AVAR 2010, mengatakan konferensi AVAR yang ke 13 untuk pertama kalinya diadakan di negara ASEAN dan kali ini yang mendapatkan kehormatan menyelenggarakan AVAR adalah Indonesia. &#8220;Pada awalnya, materi konferensi ini hanya direncanakan untuk diadakan dalam satu sesi saja mengingat temanya yang khusus membahas masalah sekuriti dan diperkirakan tidak akan banyak paper yang masuk dibandingkan tahun lalu di Kyoto. Tetapi diluar perkiraan, tahun ini banyak pembicara dari anggota AVAR yang berminat membawakan materi pada AVAR 2010 dimana paper yang masuk lebih dari 50 dan setelah melalui penyaringan ketat, paper yang dianggap bagus dan dapat diterima oleh komite AVAR sebanyak 35 buah dengan cakupan tema seputar ancaman keamanan pada jaringan korporat, social networking dan mobile,&#8221; tutur Alfons.</p>
<p>Panitia AVAR 2010 memperkirakan bahwa akan banyak pembawa materi yang berhalangan sehingga meloloskan 35 paper dengan perkiraan sekitar 25 pembawa paper yang akan memiliki waktu yang cocok dengan penyelenggaraan AVAR 2010. Tetapi sekali lagi, rupanya Bali merupakan tempat favorit pembicara sehingga 30 pembicara telah  menyatakan kesediaannya untuk hadir membawakan materi pada AVAR 2010.</p>
<p>Satu catatan menarik dari konferensi ini adalah seluruh pembawa materi dari AVAR ini walaupun hadir dari luar negeri dan harus mengeluarkan biaya sendiri untuk transportasi ke AVAR 2010 serta tidak mendapatkan penggantian dari panitia AVAR 2010, tetapi animo mengikuti AVAR sangat tinggi. Hal ini dapat terjadi karena komunitas AVAR adalah suatu komunitas non profit yang memiliki idealisme yang tinggi dan tidak mendasarkan diri pada profit motif.</p>
<p>Sebagai Host dari AVAR 2010 di Indonesia adalah Vaksin.com, di-Organized oleh WayangGolek.com dibantu oleh BISKOM sebagai Co-Organizer dan didukung penuh oleh Balisoft. Untuk informasi lebih lengkap mengenai detail program AVAR 2010 dan abstraknya, silahkan lihat di <a href="http://www.aavar.org/avar2010/program.html">http://www.aavar.org/avar2010/program.html</a>.</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=3810&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2010/11/08/avar-2010-di-bali-ajang-kumpul-pakar-sekuriti-internet-dunia.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebutuhan Properti Meningkat, Fotografer Interior Masih Terbatas</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2010/10/21/kebutuhan-properti-meningkat-fotografer-interior-masih-terbatas.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2010/10/21/kebutuhan-properti-meningkat-fotografer-interior-masih-terbatas.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Oct 2010 10:55:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=3778</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/10/Seminar-Foto.JPG"></a>Salah satu dampak positif dari perkembangan teknologi informasi (TI) adalah ketertarikan orang terhadap dunia fotografi. Kamera yang semakin terjangkau dari segi harga, pilihan piranti lunak yang kian beragam serta maraknya personal komputer atau notebook dengan kemampuan canggih yang beredar di &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/10/Seminar-Foto.JPG"><img class="alignleft size-full wp-image-3779" title="Seminar Foto" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/10/Seminar-Foto.JPG" alt="Seminar Foto" width="400" height="566" /></a>Salah satu dampak positif dari perkembangan teknologi informasi (TI) adalah ketertarikan orang terhadap dunia fotografi. Kamera yang semakin terjangkau dari segi harga, pilihan piranti lunak yang kian beragam serta maraknya personal komputer atau notebook dengan kemampuan canggih yang beredar di pasaran, mendukung hobi mereka untuk menghasilkan sebuah foto yang menarik. Tak terasa, foto yang berkualitas pun kini menjadi sebuah kebutuhan penting. Tak terkecuali di bidang arsitektur dan interior.</p>
<p>Di sisi lain, terkait dengan kebutuhan dan permintaan akan hunian, baik di kota besar maupun kecil yang semakin meningkat, membuat para pengembang (<em>developer</em>) jeli menanggapi peluang ini dengan membangun hunian sesuai target yang dituju, mulai dari hunian sederhana, medium sampai dengan perumahan super high class yang hanya mampu dicapai oleh kaum minor diperkotaan. Tentu saja, bukan hanya hunian, amusement center, hotel, apartement atau resort kini juga mengedepankan  sisi interior, tata letak serta lighiting yang mewah.</p>
<p>Persaingan diantara para pengembang tersebut berdampak pada persaingan di bidang promosi atau periklanan perumahan yang kian ketat. Mereka yang mempunyai daya saing dan nilai jual tinggi serta mampu berpromosi dengan baik, dipastikan akan berhasil melakukan penjualan terbaik. Dalam hal ini, foto interior  memegang peranan yang sangat penting.</p>
<p><strong>Arjon</strong>, Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) mengatakan, bagi seorang desainer interior, sebuah foto bukan hanya digunakan sebagai dokumentasi semata, tapi lebih dari itu adalah sebagai pendukung portfolio desainer dan perusahaan yang menaunginya. “Sebelum menawarkan konsep interior pada klien, bisanya klien meminta portfolio desainer. Apa saja dan bagaimana hasil karya yang pernah ia buat sebelumnya, hal itu bisa diperlihatkan dari foto-foto yang sempat diabadikan dan dirangkum dalam sebuah portfolio. Semakin berkualitas portfolio seorang desainer, pastinya akan semakin meyakinkan calon klien,” kata Arjon yang mantan dosen Institut Seni Indonesia (ISI), Jogjakarta ini.</p>
<p>Hanya saja, seperi dikatakan  desainer interior profesional, <strong>Roland Adam</strong>, dari pengalamannya bekerja dengan fotografer interior selama puluhan tahun, ternyata membuat sebuah foto interior berkualitas tidak lah mudah. Namun, ujar Roland, “Dengan beberapa tips dan kebiasaan mencoba memotret berbagai gaya interior, bukan hal mustahil jika setiap orang bisa menghasilkan foto yang ideal dan mewujudkan keindahan seperti apa yang bisa kita lihat pada karya interior seorang desainer. Istilahnya, fotonya indah, seindah aslinya.”</p>
<p>Sementara fotografer interior, <strong>Ibham Jasin</strong> mengatakan, kendati peluang pekerjaan yang mengakomodir informasi mengenai interior semakin luas, namun tak banyak fotografer yang berkeinginan untuk mengaktualisasikan dirinya pada bidang ini. “Kita lihat, kini betapa banyaknya media atau majalah-majalah interior yang beredar di pasaran. Belum lagi jika kita bicara mengenai perusahaan properti dan interior, mulai dari cat, furniture, keramik, lampu, handle pintu dan lain sebagainya yang tak terhitung jumlahnya di Indonesia, maka karya fotografi yang berkualitas sangat dibutuhkan,” kata Ibham.</p>
<p>Ibham yang juga menjadi kontributor di beberapa media ini menambahkan, “Ada beberapa persyaratan dalam menghasilkan foto interior, diantaranya berpikir simpel meski pada prakteknya lebih sulit dibanding membuat foto model atau produk.”</p>
<p>Ingin tahu tips lain dari <strong>Ibham Jasin</strong>, <strong>Roland Adam</strong> dan <strong>Arjon</strong>? Ikuti Seminar &#8220;<strong>Berpikir Simpel Untuk Menghasilkan Foto Interior Terbaik</strong>” dengan ketiga pembicara ini di Jakarta Desain Center (JDC) Lantai 6, Jakarta pada 28 Oktober 2010 mendatang.</p>
<p>Acara ini diselenggarakan atas kerjasama <strong>BISKOM</strong>, <strong>Sony Alpha</strong> dan <strong>HDII</strong>, dan didukung oleh mitra sponsor seperti <strong>Kingston</strong>, <strong>Gigabyte</strong>, <strong>Genius</strong>, <strong>MSI</strong>, <strong>Whiz Hotel</strong>, <strong>Alam Sutera</strong> dan <strong>Golden Eagle. </strong>Media partner untuk acara ini adalah <strong>Living Etc</strong>, <strong>Tabloid Rumah</strong>, <strong>Techlife</strong>, dan <strong>Radio LiteFM</strong></p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=3778&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2010/10/21/kebutuhan-properti-meningkat-fotografer-interior-masih-terbatas.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seminar &#8220;Inovasi Teknologi &amp; Bisnis Radio 2.0&#8243;</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2010/04/08/seminar-inovasi-teknologi-bisnis-radio-2-0.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2010/04/08/seminar-inovasi-teknologi-bisnis-radio-2-0.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Apr 2010 08:44:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=3281</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/04/Cover-Proposal-Seminar-Nasional2.jpg"></a>Industri radio siaran di negeri ini telah dihadapkan fakta koeksistensi teknologi analog dan digital, serta oleh pesatnya kovergensi teknologi informasi, komunikasi, dan penyiaran. Bisa jadi eksistensi siaran konvensional akan terkubur dimasa yang akan datang. Tak pelak lagi, reinventing merupakan jawaban &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/04/Cover-Proposal-Seminar-Nasional2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-3282" title="Cover-Proposal-Seminar-Nasional2" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/04/Cover-Proposal-Seminar-Nasional2-300x220.jpg" alt="Cover-Proposal-Seminar-Nasional2" width="300" height="220" /></a>Industri radio siaran di negeri ini telah dihadapkan fakta koeksistensi teknologi analog dan digital, serta oleh pesatnya kovergensi teknologi informasi, komunikasi, dan penyiaran. Bisa jadi eksistensi siaran konvensional akan terkubur dimasa yang akan datang. Tak pelak lagi, reinventing merupakan jawaban bagi entitas industri radio siaran jika ingin survive menghadapi revolusi dunia radio siaran. Reinventing itu pada prinsipnya merupakan usaha gotong royong untuk menemukan kembali nilai dan masa depan radio. Melihat kondisi seperti ini, langkah reinventing yang efektif adalah dengan mewujudkan kolaborasi siaran lewat lembaga independen. e-Broadcasting Institute (eBI) adalah lembaga independen yang menyediakan teknologi dan inovasi bisnis bagi radio yang akan memanfaatkan kemajuan TIK terkini. Serta menyiapkan layanan transformasi bagi radio sehingga siarannya dapat dinikmati pendengar baik secara analog (AM/FM), digital (DAB/IBOC), Internet &amp; mobile (live streaming dan podcasting), dan social media (facebook, twitter, dll). Revolusi dunia radio pada saat ini memacu industri siaran menuju intelligence radio. Begitu juga dengan proses bisnis dan manajemen harus transformatif. Dunia telah menembus batas radio konvensional dan mengalami  revolusi dunia radio 2.0.  Jika pada era radio analog, radio broadcaster harus mengurus semuanya, tetapi dengan menggunakan inovasi dan teknologi Radio Broadcasting 2.0, mereka bisa lebih banyak melakukan proses kreasi dan berinovasi dari sisi konten/materi siaran. Sedangkan yang berkaitan dengan transmisi sedikit demi sedikit bergeser dan diserahkan kepada pihak lain yang lebih berkompeten (network operator).</p>
<p>Trend dunia menunjukkan bahwa usaha radio siaran sangat cerah, hal itu ditunjukkan dengan adanya indikator Radio Listenership di USA yang mencapai 93%  dan tidak jauh berbeda dengan Eropa, Jepang dan Australia. Sayangnya terdapat anomali di negeri ini, sehingga perkembangan radio siaran tidak optimal jauh dibawah potensi rata-rata dunia. Hal itu disebabkan oleh belum adanya lompatan masal teknologi serta belum idealnya regulasi yang menyangkut sistem siaran nasional dan berjaringan. Dari aspek ekonomi,  menurut ZenithOptimedia potensi belanja iklan dunia mencapai 504 miliar dollar AS, dari jumlah itu belanja iklan  radio dunia mencapai 39 miliar dollar AS (7,8%). Data AC Nielsen menyebutkan bahwa belanja iklan media di USA  mencapai  117 miliar dollar AS, sedang belanja iklan radio disana mencapai 16 miliar dollarAS (13%). Ironisnya terjadi anomali di negeri ini, dimana belanja iklan media mencapai Rp 48,5 triliun (AC Nielsen), disisi lain belanja iklan radio hanya mencapai Rp 630 miliar   (1,3%). Diharapkan hasil teknologi dan inovasi bisnis eBI akan mengatasi anomali tersebut hingga menuju standar dunia (meningkat 6 kali dari kondisi aktual)</p>
<p>Langkah eBI juga telah mendorong terbentuknya elemen-elemen yang bisa mendongkrak indeks Connectivity Scorecard. Paradigma itu terlihat dengan beberapa entitas radio siaran  di kota besar, kabupaten dan yang berada di pelosok daerah (kecamatan) yang telah menggunakan teknologi dan inovasi bisnis eBI. Ternyata mereka mampu melakukan transformasi menyongsong revolusi dunia Radio 2.0. Hal itu ditunjukkan oleh testimoni para pengelola radio siaran  seperti Radio K-Lite Bandung, Radio Zora Bandung, Radio Antares Garut, Radio Best Garut, Radio Sukapura Tasikmalaya, Radio Buanajaya Tasikmalaya, Radio RIS Pangandaran, Radio Rasilima Kuningan, Radio Actari Ciamis, dan lain-lain. Pada prinsipnya testimoni tersebut menyatakan bahwa mereka sangat terbantu teknologi dan inovasi eBI dalam melaksanakan siaran, kinerja tim lebih terarah, lebih memacu untuk terus berkreasi meningkatkan kualitas siaran. Memudahkan membuat produk siaran. Memudahkan operasional siaran, baik bagi program director, music director, news director, traffic, sampai dengan penyiar yang menyiarkan via on-air. Mereka dapat berkoordinasi dan mengerjakan tugas cukup dari rumah, sehingga keutuhan team work bisa terjaga. proses siaran jadi terintegrasi, sehingga tidak kerepotan lagi mencari bahan-bahan siaran. Selain itu juga dapat meningkatkan kualitas siaran, dan ramah lingkungan. Mudah mengetahui data pendengar, mengetahui respon pendengar yang masuk. Mudah mengevaluasi siaran, dari sebelum siaran sampai pasca siaran termonitor dengan baik. profesionalisme lebih meningkat, bisa merencanakan siaran, melaksanakan siaran dan memantau pasca siaran. Siaran jadi mendunia, sehingga pendengar mereka yang menjadi buruh migran di Malaysia, Hongkong, Timur Tengah dan dari belahan dunia yang lainnya, masih bisa proaktif mengikuti siaran radio dari kampungnya. Dari testimoni diatas bisa ditarik kesimpulan bahwa inovasi dan teknologi Radio Broadcasting 2.0 yang diberikan eBI telah terbukti bisa mentransformasikan proses bisnis radio siaran, sehingga memunculkan resources, efisiensi, dan Innovation Driven Economies.</p>
<p>eBI sedang menggalang jaringan. Diharapkan sekurang-kurangnya 1.000 radio dapat bergabung hingga 2012. eBI telah membangun portal kolaborasi konten radio (www.suararadio.com) yang memiliki kelebihan bahwa semua radio dapat memuat berita atau kontennya yang ter-update otomatis dari setiap website masing-masing radio, secara real time tayang (pod casting), pendengar dapat menyimak berita atau konten musik, dari gadget-nya di mana pun berada. Kelebihan lain, di antaranya, pemasang iklan di radio di mana pun berada kini dapat memantau iklannya real time, maupun melihat archive jam pemutaran secara nyata. Kecanggihan itu dapat bekerja, karena adanya jantung aplikasi yang diciptakan menggerakkan, berupa aplikasi RISE (Radio Broadcasting Integrated System). Aplikasi yang berguna bagi para radio melakukan otomasi siaran.</p>
<p>Perkembangan Radio 2.0 akan diakselerasi oleh teknologi Cloud Computing dan kecerdasan buatan (Artificial Intellligence). Inovasi Radio Broadcasting 2.0 yang tengah dilakukan oleh eBI pada gilirannya nanti akan mewujudkan Radio Intelligence seperti yang terjadi di negara maju. Fenomena tersebut terlihat dari proyek Next Generation Dahsboard. Perkembangan inilah yang untuk selanjutnya ditarget oleh e- Broadcasting Institute (eBI). Inovasi ke depan akan menuju Next Generation Radio atau Radio 3.0; yang menginjeksi kecerdasan buatan ke dalam radio 2.0 : intelligent radio. Bila kini kebanyakan radio siaran masih menggunakan teknologi manual, atau pun sudah menggunakan sistem komputer, namun sifatnya masih data base searah. Pada radio 2.0, semua data dan input data, bisa real times, terintegrasi, bergerak dinamis. Pada radio 3.0 kelak, sudah dapat diperintah dengan suara kita.</p>
<p>Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kerja samanya. Kepada rekan-rekan jurnalis dari media cetak maupun elektronik, sekaligus kami mengundang untuk menghadiri seminar ini.</p>
<p>Seminar “Inovasi Teknologi &amp; Bisnis Radio 2.0”<br />
Untuk Membangkitkan Industri Kreatif Radio Siaran pada Era Koeksistensi dan Konvergensi Teknologi.</p>
<p>Tanggal      : 13 April 2010<br />
Pukul           : 08.30 &#8211; 15.30 WIB<br />
Tempat       : Aula Barat – Institut Teknologi Bandung</p>
<p>Penyelenggara: Institut Teknologi Bandung (ITB), e-Broadcasting Institute (eBI), dan didukung oleh PT TELKOM serta Majalah BISKOM sebagai Media Partner.</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=3281&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2010/04/08/seminar-inovasi-teknologi-bisnis-radio-2-0.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hemat Biaya Telepon 60% Dengan IP PBX Murah Berkualitas</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2010/02/24/hemat-biaya-telepon-60-dengan-ip-pbx-murah-berkualitas.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2010/02/24/hemat-biaya-telepon-60-dengan-ip-pbx-murah-berkualitas.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 05:51:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=3146</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/02/Brosur-Dpn.jpg"></a>IP PBX atau Internet Protocol Private Branch Exchange adalah PABX yang menggunakan teknologi internet protocol (IP) sehingga menjadi perangkat <em>switching</em> komunikasi telepon dan data berbasis IP yang mengendalikan ekstension telepon analog (TDM) maupun ekstension IP Phone.</p>
<p>Fungsi-fungsi yang dapat dilakukan &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/02/Brosur-Dpn.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-3147" title="Brosur Dpn" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/02/Brosur-Dpn-300x266.jpg" alt="Brosur Dpn" width="300" height="266" /></a>IP PBX atau Internet Protocol Private Branch Exchange adalah PABX yang menggunakan teknologi internet protocol (IP) sehingga menjadi perangkat <em>switching</em> komunikasi telepon dan data berbasis IP yang mengendalikan ekstension telepon analog (TDM) maupun ekstension IP Phone.</p>
<p>Fungsi-fungsi yang dapat dilakukan antara lain penyambungan, pengendalian, dan pemutusan hubungan telepon, translasi protokol komunikasi, translasi media komunikasi atau transcoding serta pengendalian perangkat-perangkat IP Teleponi seperti <em>VoIP Gateway, Access Gateway</em>, dan <em>Trunk Gateway</em>. Dengan kata lain, PABX yang dapat dengan mudah kita temui di pasaran dapat kita rancang sedemikian rupa sehingga memiliki fitur-fitur yang mendukung komunikasi berbasiskan Internet atau jaringan komputer.</p>
<p>Solusi berbasis IP PBX akan menjadi konsep jaringan komunikasi generasi masa depan atau dikenal dengan istilah NGN (<em>Next Generation Network</em>) yang dapat mengintegrasikan jaringan telepon konvensional (PSTN/POTS), jaringan telepon bergerak (GSM/CDMA), jaringan telepon satelit, jaringan Cordless (DECT), dan jaringan berbasis paket (IP/ATM).</p>
<p>IP PBX sejatinya merupakan sebuah hardware, tetapi dengan perkembangan teknologi terkini IP PBX dapat pula dibangun dengan melakukan instalasi aplikasi IP PBX pada hardware yang tepat.<br />
Salah satu contoh aplikasi IP PBX adalah Briker. Briker, aplikasi berbasis <em>Open Source Software</em> (OSS) ini dibangun untuk mengakomodir teknologi IP PBX dan merubah sebuah PC biasa menjadi mesin IP PBX. Briker dapat didownload lengkap dengan manual cara instalasi dan berbagai update dan addon di alamat website resminya yaitu <a href="http://www.briker.org">http://www.briker.org</a>.</p>
<p>Kemudahan dalam mendownload, membangun serta  ketersediaan perangkat pendukungannya yang sudah banyak dipasaran lokal menjadikan Briker sebagai aplikasi untuk IP PBX yang relatif murah dan mudah. Saat ini, Briker bukan hanya digunakan sebagai sarana riset atau uji teknis, tetapi juga telah diterapkan pada level produksi di banyak perusahaan, BUMN maupun pemerintahan baik skala kecil, menengah maupun besar.</p>
<p>Briker juga telah mengakomodasi 92 analog trunk PSTN dan 786 IP ekstension. Dimana ekstension-ekstension tersebut tersebar di satu area yang cukup luas. Penerapan Briker pada Call Center pun sudah dilakukan. Pada kasus ini Briker sebagai IP PBX dengan intensitas komunikasi yang padat. Call Center ini menggunakan lebih dari 60 agent atau user dan pada Briker tersebut menggunakan ACD Statistic sebagaireal time report.</p>
<p>Selain ke 2 (dua) penerapan di atas, Briker dapat pula digunakan pada remote area, artinya Briker difungsikan sebagai IP PBX untuk mengakomodasi 4 lokasi yang berjauhan menggunakan VSAT sebagai jaringan penghubungnya. Lokasi-lokasi tersebut merupakan 3 perkebunan dan 1 kantor pusat yang saling berjauhan hingga ratusan kilometer. Dengan media IP, Briker dimungkinkan diterapkan pada kondisi seperti itu.</p>
<p>Briker membawa kemampuan multilayanan di jaringan IP ke dunia komunikasi teleponi, sehingga memungkinkan banyak layanan komunikasi yang dapat berjalan di atas jaringan IP. Multilayanan tersebut seperti <em>Call Center,</em> VoIP (<em>Voice over Internet Protocol</em>), ISDN (<em>Integrated Service Digital Network</em>), <em>Billing System</em>, DID (<em>Direct Inward Dialing</em>), ACD (<em>Automatic Call Distribution</em>), <em>Group Hunting, Conference Call, Call Data Record</em> (CDR), <em>Web-based Management System</em>, <em>Fax over</em> IP, Call <em>Recording System, Voicemail, Interactive Voice Response </em>(IVR), <em>Least Cost Routing</em> (LCR) dan sebagainya.</p>
<p>Salah satu fitur utama Briker yang dianggap paling menarik adalah LCR (<em>Least Cost Routing</em>) yang memungkinkan Briker  mencari jalur dengan biaya yang paling murah. Misalnya, panggilan ke salah satu operator GSM daripada dengan cara konvensional melalui hanya 1 jalur saja untuk semua panggilan, maka dengan Briker dapat disalurkan melalui jalur sesama operator sehingga dapat melakukan panggilan dengan biaya On-Net.</p>
<p>Selain memanfaatkan On-Net, Briker pun dapat memanfaatkan jalur berbasis IP yaitu dengan VoIP. Menggabungkan keduanya, On-Net dan VoIP, LCR pada Briker dapat memberikan penghematan sampai kurang-lebih 60% biaya telepon.</p>
<p>Ingin tahu lebih banyak soal Briker? Hadiri Talkshow secara cuma-cuma dengan tema “Hemat Biaya Telepon 60% dengan IP PBX Murah dan Berkualitas” Minggu, 28 Februari 2010 pukul 15.00 WIB di Hall Atrium India &#8211; Mal Artha Gading (MAG), Jakarta, dengan pembicara: <strong>Anton Raharja</strong> &#8211; Pembuat Voip Rakyat &amp; Briker (<a href="http://www.voiprakyat.or.id">www.voiprakyat.or.id</a> , <a href="http://www.briker.org">www.briker.org</a> &amp; <a href="http://www.itmn.co.id">www.itmn.co.id</a>) dan moderator : <strong>Soegiharto Santoso</strong> &#8211; Pimpinan Umum Majalah BISKOM (<a href="http://www.biskom.web.id">www.biskom.web.id</a>)</p>
<p>Event yang diselenggarakan oleh BISKOM ini merupakan rangkaian angkaian acara <a href="http://www.biskom.web.id/2010/02/17/mag-computer-expo-2010-pameran-ti-terbesar-di-jakarta-utara.bwi">MAG Computer Expo 2010</a>, pameran TI terbesar dan termeriah di kawasan Jakarta Utara yang berlangsung dari 17 hingga 28 Februari 2010.</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=3146&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2010/02/24/hemat-biaya-telepon-60-dengan-ip-pbx-murah-berkualitas.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kemkominfo dan BISKOM Adakan Workshop &#8220;Desain Grafis Berbasis OSS&#8221;</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2010/02/19/kemkominfo-dan-biskom-adakan-workshop-desain-grafis-berbasis-oss.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2010/02/19/kemkominfo-dan-biskom-adakan-workshop-desain-grafis-berbasis-oss.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2010 13:09:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=3124</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/02/foss.jpg"></a>Open source software (OSS) makin unjuk gigi lewat peningkatan kemampuan dari waktu ke waktu. Jika Anda seorang desain grafis atau memiliki minat pada bidang ini, OSS telah menawarkan beberapa aplikasi desain, misalnya GIMP dan Inkscape.  Kemampuannya setara dengan software desain &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/02/foss.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3125" title="foss" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/02/foss.jpg" alt="foss" width="200" height="283" /></a>Open source software (OSS) makin unjuk gigi lewat peningkatan kemampuan dari waktu ke waktu. Jika Anda seorang desain grafis atau memiliki minat pada bidang ini, OSS telah menawarkan beberapa aplikasi desain, misalnya GIMP dan Inkscape.  Kemampuannya setara dengan software desain lainnya, hanya saja Anda perlu sedikit waktu untuk membiasakan diri menggunakan tools, interface atau fitur-fitur lainnya. Yang jelas, kehadiran software bersumber terbuka seperti ini akan membantu Anda mempertegas tekad untuk tidak lagi menggunakan software bajakan.</p>
<p>Untuk mensosialisasikan OSS kepada masyarakat, Kemkominfo dan FOSS-ID bekerja sama dengan BISKOM  dan Mal Artha Gading (MAG) menyelenggarakan rangkaian kompetisi pada tahun 2010, yaitu desain grafis, animasi, kompetisi game dan Open Document Format (ODF).</p>
<p>Khusus untuk kompetisi Desain Poster dan Brosur, FOSS-ID mengangkat tema “Promosi Free / Open Source Software (FOSS) sebagai pilihan cerdas software legal”. Pendaftaran telah dibuka mulai 15 Januari dan berakhir hingga 19 Februari tanpa dipungut biaya, dan berlaku untuk seluruh warga Indonesia. Target peserta dari lomba yang berhadiah total hingga Rp. 30 juta ini adalah kalangan masyarakat umum (termasuk mahasiswa) dan pelajar. Keikutsertaan peserta juga tidak dibatasi oleh umur. Isi poster diharapkan berupa informasi mengenai keberadaan OSS sebagai alternatif pengganti dari software illegal, sekaligus  berupa  ajakan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menggunakan OSS dan produk-produk berbasis open source dalam aktivitas berbasis TIK.</p>
<p>Pemenang akan diumumkan pada 27 Februari 2010 di <a href="http://www.biskom.web.id/2010/02/17/mag-computer-expo-2010-pameran-ti-terbesar-di-jakarta-utara.bwi">MAG Computer Expo 2010</a> yang berlangsung dari tanggal 17 &#8211; 28 Pebruari, bersamaan dengan digelarnya Workshop tentang desain grafis berbasis OSS di hall Atrium India, lantai dasar Mal Artha Gading, Jakarta Utara,  mulai jam 13.00 sampai dengan jam 15.00.</p>
<p>Workshop ini terbuka untuk siapa saja yang ingin mengetahui lebih jauh tentang aplikasi grafis berbasis Open Source Software. Peserta tidak dipungut biaya alias GRATIS. Tunggu apa lagi? Segera daftarkan diri Anda untuk mengikuti workshopnya. Info detil hubungi Contact Center Aptel di 021-3899 7800. Bagi 50 pendaftar pertama akan mendapatkan souvenir menarik.</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=3124&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2010/02/19/kemkominfo-dan-biskom-adakan-workshop-desain-grafis-berbasis-oss.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bedah Buku &#8211; Jaringan Wireless Di Dunia Berkembang</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2010/02/19/bedah-buku-jaringan-wireless-di-dunia-berkembang.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2010/02/19/bedah-buku-jaringan-wireless-di-dunia-berkembang.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2010 02:15:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=3115</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/02/AC41.bmp"></a>Berkaitan dengan penyelenggaraan Pameran <a href="http://www.biskom.web.id/2010/02/17/mag-computer-expo-2010-pameran-ti-terbesar-di-jakarta-utara.bwi">Mal Artha Gading COMPUTER EXPO</a>, Pameran IT Terbesar di Jakarta Utara dari tanggal 17 s/d 28 Feb 2010, akan diselenggarakan acara Bedah Buku &#8220;Jaringan Wireless Di Dunia Berkembang&#8221; dengan pembicara Onno W Purbo.</p>
<p>Tempat   : &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/02/AC41.bmp"><img class="alignleft size-full wp-image-3116" title="AC41" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/02/AC41.bmp" alt="AC41" /></a>Berkaitan dengan penyelenggaraan Pameran <a href="http://www.biskom.web.id/2010/02/17/mag-computer-expo-2010-pameran-ti-terbesar-di-jakarta-utara.bwi">Mal Artha Gading COMPUTER EXPO</a>, Pameran IT Terbesar di Jakarta Utara dari tanggal 17 s/d 28 Feb 2010, akan diselenggarakan acara Bedah Buku &#8220;Jaringan Wireless Di Dunia Berkembang&#8221; dengan pembicara Onno W Purbo.</p>
<p>Tempat   : Mall Artha Gading (MAG) Lantai Dasar Atrium India<br />
Alamat   : Jl. Boulevard Artha Gading Selatan, Kelapa Gading 14240, Indonesia<br />
Tanggal  : 28 Februari 2010 (hari Minggu)<br />
Jam          : 13.00  s.d. 15.00 WIB (daftar ulang mulai 12.00)</p>
<p>Materi :<br />
+ Disain Jaringan<br />
+ Antena &#038; Jalur Transmisi<br />
+ Perangkat Keras Jaringan<br />
+ Dan Lain &#8211; Lain</p>
<p>Peserta Akan memperoleh<br />
+ Buku &#8221; Jaringan Wireless Di Dunia Berkembang &#8221;<br />
+ Sertifikat<br />
+ Snack<br />
+ Foto Bersama+Tanda Tangan Penerjemah Buku (bila waktu mencukupi)</p>
<p>Pendaftaran : Sasi / Indah<br />
Tempat terbatas, mohon daftar terlebih dahulu melalui email<br />
email             : dewisri.susilowati@gmail.com<br />
YM                : sasi_saski@yahoo.co.id<br />
Telepon        : 0815 86060 736 / 021 90329 884</p>
<p>Investasi: Rp. 100.000,- / peserta.  &#8211; Tunai pada saat pendaftaran ulang.</p>
<p><a href="http://maps.google.com/maps/place?cid=16711207479501824181&#038;q=jalan%2Bartha%2Bgading%2Bselatan&#038;hl=en">Peta lokasi</a></p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=3115&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2010/02/19/bedah-buku-jaringan-wireless-di-dunia-berkembang.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BISKOM – Polri Sosialisasikan Permasalahan Hukum TI</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2010/02/18/biskom-%e2%80%93-polri-sosialisasikan-permasalahan-hukum-ti.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2010/02/18/biskom-%e2%80%93-polri-sosialisasikan-permasalahan-hukum-ti.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 16:57:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=3104</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/02/polri_logo.jpg"></a>Perkembangan teknologi informasi (TI) yang ditandai dengan maraknya aplikasi internet di dunia bisnis mendorong percepatan globalisasi perdagangan. Namun sayangnya, hal ini berdampak pula terhadap perkembangan pelanggaran dan kejahatan transnasional.</p>
<p>Bicara mengenai pelanggaran dalam TI, tentunya tidak terbatas pada masalah pelanggaran &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/02/polri_logo.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3105" title="polri_logo" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/02/polri_logo.jpg" alt="polri_logo" width="300" height="284" /></a>Perkembangan teknologi informasi (TI) yang ditandai dengan maraknya aplikasi internet di dunia bisnis mendorong percepatan globalisasi perdagangan. Namun sayangnya, hal ini berdampak pula terhadap perkembangan pelanggaran dan kejahatan transnasional.</p>
<p>Bicara mengenai pelanggaran dalam TI, tentunya tidak terbatas pada masalah pelanggaran Hak Cipta, Hak Kekayaan Intelektual atau pembajakan saja, tetapi juga termasuk penggelapan,  penipuan, insider trading,  penyuapan, money laundering, pecurian identitas, pelanggaran privacy, pencemaran nama baik, “perang” informasi sampah melalui email atau miling list, terorisme digital, hingga hacker  dan cracker yang seringkali terjadi, sehingga merugikan perusahaan maupun individu yang menjadi bagian dari lingkup bisnis TI. Masalah-masalah ini sudah semestinya  mendapat perhatian semua pihak karena kejahatan dalam bidang TI termasuk ke dalam extra ordinary crime (kejahatan luar biasa) bahkan dirasakan pula sebagai serious crime (kejahatan serius) dan transnational crime (kejahatan antar negara).</p>
<p>“Sistem ekonomi yang penuh persaingan menyebabkan orang menghalalkan segala cara, apalagi setelah  pasar bebas (free market) berlaku di Indonesia.  Sebagai pebisnis TI, saya kerap menjumpai adanya tindakan-tindakan yang menjurus pada permasalahan hukum, yang mungkin awalnya tidak disadari oleh pelaku usaha itu sendiri,” kata pengusaha TI, <strong>Soegiharto Santoso</strong>.</p>
<p>Karenanya, kata Soegiharto, diperlukan pemahaman yang tepat bagi  para pebisnis TI maupun konsumen terhadap hukum sebagai salah satu alat kontrol sosial yang formal, dan acuan  bagi batasan perilaku warga negara agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.</p>
<p><strong></strong></p>
<p>Sebenarnya, Indonesia memiliki sejumlah Undang-undang yang mengatur tentang permasalahan TI seperti  UU No. 7 (Drt) 1955 tentang Pengusutan, Penuntutan, dan Peradilan Tindak Pidana Ekonomi, UU No. 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan, UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan lain sebagainya. Namun dalam penerapannya seringkali menjadi kendala karena kurangnya pemahaman di dalam masyarakat kita.</p>
<p>AKBP <strong>Winston Tommy Watuliu</strong>, Kasat Cyber Crime Polda Metro Jaya mengatakan, “Merupakan kewajiban bagi para aparat penegak hukum untuk tanggap terhadap setiap masalah cybercrime dan melakukan penyebarluasan etika penggunaan komputer melalui media pendidikan, baik melalui seminar, talkshow maupun diskusi langsung dengan masyarakat.  Melalui pendekatan seperti ini diharapkan dapat mengurangi pelanggaran hukum yang menggunakan sarana teknologi sebagai bentuk pencegahan kejahatan.”</p>
<p>Bagi masyarakat dan pebisnis TI yang ingin mengetahui langkah-langkah untuk menghindari atau menghadapi permasalahan hukum secara cuma-cuma, BISKOM bekerjasama dengan Mal Artha Gading (MAG)  dan Kepolisian RI mengadakan “Dialog Interaktif: Polri dan Pengusaha TI Dalam Menghadapi Proses Hukum” dengan nara sumber AKBP Winston Tommy Watuliu dan Soegiharto Santoso, pada 23 Februari 2010 pukul 13.00 di Hall Atrium India-MAG, Kelapa Gading.</p>
<p>Dialog interaktif ini merupakan rangkaian acara <a href="http://www.biskom.web.id/2010/02/17/mag-computer-expo-2010-pameran-ti-terbesar-di-jakarta-utara.bwi">MAG Computer Expo 2010</a>, pameran TI terbesar dan termeriah di kawasan Jakarta Utara yang berlangsung dari 17 hingga 28 Februari 2010 mendatang.</p>
<p>Info lebih lanjut dan pendaftaran peserta  hubungi redaksi@biskom.web.id (tempat terbatas).</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=3104&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2010/02/18/biskom-%e2%80%93-polri-sosialisasikan-permasalahan-hukum-ti.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

