<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BISKOM : Mitra Komunitas Telematika</title>
	<atom:link href="http://www.biskom.web.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.biskom.web.id</link>
	<description>Situs Berita Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 06:12:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>KOMISI Gelar Seminar From Sales With Love</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2012/02/01/komisi-gelar-seminar-from-sales-with-love.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2012/02/01/komisi-gelar-seminar-from-sales-with-love.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 05:47:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=5762</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/02/From-Sales-With-Love-25-2-2012.jpg"></a>Semua orang berhak menemukan cinta dalam pekerjaannya. Ketika mencintai sesuatu, maka kita akan tergerak untuk melakukan dan memberikan yang terbaik.</p>
<p>Sebagai bentuk cinta kepada profesi Sales dan untuk mewujudkan Visi “Menjadikan Profesi Sales Sebagai Pilihan Terbaik”, Komunitas Sales Indonesia (KOMISI) &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/02/From-Sales-With-Love-25-2-2012.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5765" title="From Sales With Love (25-2-2012)" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/02/From-Sales-With-Love-25-2-2012-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Semua orang berhak menemukan cinta dalam pekerjaannya. Ketika mencintai sesuatu, maka kita akan tergerak untuk melakukan dan memberikan yang terbaik.</p>
<p>Sebagai bentuk cinta kepada profesi Sales dan untuk mewujudkan Visi “Menjadikan Profesi Sales Sebagai Pilihan Terbaik”, Komunitas Sales Indonesia (KOMISI) mempersembahkan event “From Sales With Love” untuk seluruh Sales Indonesia.</p>
<p>Seminar From Sales With Love akan diadakan pada:</p>
<p>Hari Tanggal  : Sabtu, 25 Feb 2012<br />
Pukul                : 15.00 &#8211; 21.0<br />
Tempat            : Grand Auditorium Universitas Bunda Mulia Jl. Lodan, Ancol – Jakarta Utara</p>
<p>Pembicara:<br />
• <strong>Joe Kamdani</strong> (Founder &amp; Owner Datascrip) “From Sales to Success Entrepreneur”<br />
• <strong>Dedy Budiman</strong> (Founder KOMISI) “From Sales With Love”<br />
• <strong>Soegiharto Santoso</strong> / <strong>Hoky</strong> (Presiden Direktur PT Masterdata dan Pimpinan Umum Majalah BISKOM) “Love Your Job”<br />
• <strong>Thomas Sugiarto</strong> (Penyelenggara Kontes &#8220;Mau Bonus Rp. 2 Milyar? (www.thomasmitra.com)) “Love Your Customer, Money Loves You”</p>
<p>Bila Anda cinta dan bangga dengan Profesi Sales, Praktisi Sales, Pemimpin Perusahaan atau Pemilik Bisnis, segera ajak seluruh teman-teman dan tim Anda untuk hadir di acara ini.</p>
<p>Cara pendaftaran: Kirimkan data peserta (nama lengkap, alamat email dan no ponsel yang bisa dihubungi) ke erianjasmara@yahoo.com</p>
<p>Keterangan lebih lanjut hubungi: <strong>Surya</strong> di 08151839551, PIN BB: 28DB81AD atau <strong>Wahyu</strong> di 08156059180, PIN BB: 277CC607</p>
<p>Biaya pendaftaran hanya Rp. 50.000,- per orang (khusus member KOMISI), Transfer ke BCA 2671-5637-88 atas nama <strong>Aster A Theresia</strong> (konfirmasi ke 08567870997). Terbatas hanya untuk 1000 orang Sales.</p>
<p>Untuk menjadi member KOMISI, Join ke Milis KOMISI dengan cara  mengirimkan email ke alamat komunitassalesindonesia-subscribe@yahoogroups.com dan di Cc-kan ke komunitassalesindonesia-owner@yahoogroups.com, tentunya disertai memberikan data nama lengkap, nama perusahaan, alamat, no telp, no HP, setelah menerima balasan secara otomatis, reply kembali tanpa mengetik apapun.</p>
<p>Acara ini didukung oleh Universitas Bunda Mulia, Dell, Datascrip, Microsoft, 3M dan Majalah BISKOM.</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=5762&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2012/02/01/komisi-gelar-seminar-from-sales-with-love.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MSC Adakan Seminar Everyone is Number One</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2012/01/27/msc-adakan-seminar-everyone-is-number-one.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2012/01/27/msc-adakan-seminar-everyone-is-number-one.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 17:45:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=5751</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/01.-Everyone-is-number-one-Soegiharto-Santoso.jpg.jpg"></a>Dalam hidup setiap manusia, sukses dan gagal bagai sahabat yang tak terpisahkan. Sukses seringkali dianggap sebagai sebuah imbalan dari banyaknya kita mencoba dan berapa banyak kita gagal.</p>
<p>Sukses setelah mengalami kegagalan besar juga telah dialami <strong>Soegiharto Santoso</strong>, Presiden Direktur &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/01.-Everyone-is-number-one-Soegiharto-Santoso.jpg.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5752" title="01. Everyone is number one - Soegiharto Santoso.jpg" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/01.-Everyone-is-number-one-Soegiharto-Santoso.jpg-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Dalam hidup setiap manusia, sukses dan gagal bagai sahabat yang tak terpisahkan. Sukses seringkali dianggap sebagai sebuah imbalan dari banyaknya kita mencoba dan berapa banyak kita gagal.</p>
<p>Sukses setelah mengalami kegagalan besar juga telah dialami <strong>Soegiharto Santoso</strong>, Presiden Direktur PT Masterdata Kharisma Mandiri, perusahaan yang mendistribusi banyak merek produk dan solusi teknologi informasi (TI) seperti Acer, BrikerBox, Dell, Edimax, Eiki, Epson, Fujitsu, Lenovo, LG, MSI, nLighten, Samsung, Sony VAIO dan lainnya.</p>
<p>Hal ini terungkap dalam seminar Everyone is Number One: “Dari Teknisi Menjadi Juragan Laptop” yang diselenggarakan oleh Marketing and Sales Community (MSC) di Hotel Peninsula, Jakarta (25/1).</p>
<p>Soegiharto Santoso atau yang lebih dikenal dengan panggilan Hoky, lahir di Cirebon, 6 Mei 1962, bukan dari keluarga kaya. Tamat dari STM Boedi Oetomo Jakarta, Hoky muda sempat berfikir bahwa dirinya mungkin saja tidak memiliki kesempatan untuk meneruskan jenjang pendidikannya karena faktor ekonomi. Tekad yang kuat pada akhirnya membuka peluang Hoky untuk bisa menyelesaikan pendidikan S1-nya di Universitas Kristen Krida Wacana jurusan elektronika, sambil bekerja paruh waktu menjadi teknisi TV, video dan komputer serta memasang dekorder di rumah-rumah pelanggan yang saat itu ingin menikmati siaran RCTI.</p>
<p>Berjalan waktu, berkat dukungan istri tercinta pada 1989 Hoky membuka usaha ritel di sebuah toko yang sangat kecil di Orion Plaza Jakarta. Kemudian pada Agustus 1997, ia bersama adik dan mitra setianya berhasil mendirikan PT Masterdata Kharisma Mandiri dengan pertumbuhan bisnis yang cukup pesat. Malang baginya, kerusuhan dan amuk massa yang melanda Jakarta pada Mei 1998 telah membakar habis 10 outlet di Glodok Plaza, serta 2 ruko di Harco Mangga Dua yang juga dijarah massa.</p>
<p>“Ini adalah pukulan telak bagi saya, mengingat bisnis saya dimulai dari nol,” kisah Hoky. Namun ia bersyukur karena seminggu setelah peristiwa kerusuhan sempat melakukan sharing dengan sesama korban kerusuhan, sehingga dapat mengambil hikmah positif. Hal tersebut juga menginspirasikan dia untuk selalu berbagi agar energi positif dapat terus mengalir.</p>
<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/02.-Everyone-is-number-one-Soegiharto-Santoso.jpg.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5753" title="02. Everyone is number one - Soegiharto Santoso.jpg" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/02.-Everyone-is-number-one-Soegiharto-Santoso.jpg-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>“Melakukan sharing membuat kita tetap tegar dan cepat bangkit kembali, sebab tak ada guna berlarut dalam penyesalan,” katanya. Bersama istri, adik kandung, adik ipar, mitra bisnis dan sahabat-sahabatnya, Hoky pun segera membangun kembali bisnisnya.</p>
<p>“Kami banyak mengikuti pameran sebagaimana yang selalu kami lakukan sebelum usaha kami dijarah dan dibakar massa. Selain itu, percaya kepada Tuhan, setia kepada keluarga dan mitra bisnis serta terus menjalin link dan memanfaatkan kepercayaan berbagai pihak dengan benar khususnya terhadap vendor serta menggunakan bantuan perbankan dengan efektif, sehingga dapat mempercepat tumbuhnya usaha kami,” papar Hoky membagi tips suksesnya membangun kerajaan bisnis bernama Masterdata.</p>
<p>Hasilnya kini, Hoky memiliki perusahaan yang tersebar di beberapa daerah. Masterdata juga  menjadi mitra strategis Taiwan External Trade Development Council (TAITRA), organisasi terkemuka di Taiwan yang memiliki tujuan  untuk memperkenalkan produk-produk Taiwan di Indonesia melalui program Excellence Brand <em>(</em><cite><a href="http://www.taiwanexcellence.net">www.taiwanexcellence.net</a>)</cite><em>.</em></p>
<p><em></em>Hobi bersosialisasi, ia salurkan lewat keterlibatannya dengan banyak organisasi. Catat saja diantaranya ia sempat menjadi Ketua Computer City, Glodok Plaza (1993-1996), Ketua Ambasador Computer Centre, Mall Ambasador (1999-2002), DPP Apkomindo, WaSekJend (1999-2002), DPP Apkomindo, Waketum Urusan HAKI dan Pemerintahan (2002-2005), DPP Apkomindo, KaBid Hubungan Kerjasama Eksternal Organisasi (2005-2008), Bendahara Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) (2005-2007), Pendiri Asosiasi Open Source Indonesia 2008 (AOSI), Bendahara Asosiasi Open Source Indonesia (2008-Sekarang), Tim Sosialisasi Internet Sehat &amp; Aman Kemkominfo (2009-Sekarang), Penasehat Lokasari Digitalife Mal &#8211; Lokasari Plaza (2010 -Sekarang) dan Dewan Pembina Komunitas Sales Indonesia (KOMISI) (2011 – Sekarang).</p>
<p>Bahkan beberapa tahun terakhir hingga kini, Hoky pun menjadi pengusaha media dengan jabatan sebagai Pemimpin Umum di Majalah BISKOM. Hoky yang menjadikan seorang pebisnis TI handal yakni almarhum <strong>Fransiskus Eddy Liew</strong> sebagai mentor utama ini juga menaruh perhatian lebih pada produk anak bangsa. Hoky menjadi role model dan terlibat akktif dalam pembuatan Karakter Juragan Bakso “Bang Hoky” untuk tokoh animasi, komik dan video Si Hebring (<a href="http://hebring.telkomspeedy.com">http://hebring.telkomspeedy.com</a>) serta ikut mengembangkan produk dalam negeri Briker Box bersama ITMN (<a href="http://www.itmn.co.id">www.itmn.co.id</a>). Briker Box merupakan produk dan solusi telekomunikasi yang saat ini banyak digunakan perusahaan besar di Indonesia maupun luar negeri.</p>
<p>“Saya selalu bersyukur dengan kondisi apapun yang saya terima dan yakin semua akan lebih baik jika kita mau berusaha. Saya dengan senang hati menerima sharing pengalaman dari orang lain dan memberikan pengalaman saya bagi orang lain. Perubahan dimulai dari diri sendiri dan saya berusaha fokus pada tujuan yang ingin saya capai. Saya pun tak ragu ‘menjual diri sendiri’ karena yakin kemampuan dan tekad kita adalah aset paling besar,” kata Hoky. “Jika saya bisa meraih kesuksesan, maka semua orang pun bisa. Pada prinsipnya, Everyone is Number One,” tambahnya.</p>
<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/03.-Everyone-is-number-one-Soegiharto-Santoso.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5754" title="03. Everyone is number one - Soegiharto Santoso" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/03.-Everyone-is-number-one-Soegiharto-Santoso-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Pada kesempatan yang sama, Regional Manager Toko Buku Gramedia, Motivator dan Public Speaking, <strong>Sulaiman Budiman</strong> berkomentar, Hoky adalah gambaran kombinasi dimana Passion, Opportunity dan Strategy dijalankan dengan baik. Hoky berhasil membangun dan mem-branding jaringan bisnisnya sehingga menjadi salah satu yang terbesar di tanah air.</p>
<p>“Everyone is Number One adalah kata kunci keberhasilan beliau, yang artinya kesuksesan datang ketika semangat dan pikiran positif bertemu dengan opportunity yang kemudian dijalankan dengan strategi yang tepat. Dan bukan hanya menunggu kesempatan datang, ia bahkan menciptakan kesempatan tersebut,” ujar Sulaiman yang menjadi moderator dalam seminar yang dihadiri oleh sekitar 150 pebisnis, marketing dan sales dengan bidang yang berlainan, mulai dari TI, perbankan, kuliner hingga kecantikan.</p>
<p>Seminar MSC sendiri, terang Sulaiman yang juga penulis buku best seller “Golden Wisdom” ini, akan diadakan setiap sebulan sekali untuk membangitkan semangat para pebisnis, marketing dan sales, yang rencananya akan diadakan di kota lainnya di Indonesia.</p>
<p>Seminar Everyone is Number One: “Dari Teknisi Menjadi Juragan Laptop” merupakan event perdana MSC di tahun 2012 yang disponsori oleh <strong>James Gwee</strong> Success Center, enTRepreneur$ Organization, Bintang Motor, Epson, Pacific Paint dan Dell, serta didukung penuh oleh Majalah BISKOM.</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=5751&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2012/01/27/msc-adakan-seminar-everyone-is-number-one.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Marketing &amp; Sales Community (MSC), Adakan Seminar Everyone is Number One</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2012/01/24/marketing-sales-community-adakan-seminar-everyone-is-number-one.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2012/01/24/marketing-sales-community-adakan-seminar-everyone-is-number-one.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 09:50:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Link Partner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=5733</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Everything-Number-One.jpg"></a>Ingin tahu rahasia kesuksesan seorang <strong>Hoky</strong> yang selalu bersemangat dan berani dalam hidup mengkombinasikan berbagai strategy baik di bidang marketing maupun sales untuk meningkatkan bisnisnya, termasuk &#8220;<em>menjual dirinya</em>&#8220;? Baginya, kegagalan adalah hal yang biasa karena pada dasarnya: <em><strong>Everyone </strong></em>&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Everything-Number-One.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5748" title="Everyone is Number One" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Everything-Number-One-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Ingin tahu rahasia kesuksesan seorang <strong>Hoky</strong> yang selalu bersemangat dan berani dalam hidup mengkombinasikan berbagai strategy baik di bidang marketing maupun sales untuk meningkatkan bisnisnya, termasuk &#8220;<em>menjual dirinya</em>&#8220;? Baginya, kegagalan adalah hal yang biasa karena pada dasarnya: <em><strong>Everyone is Number One</strong></em>.</p>
<p>Melalui sharing bersama <strong>Soegiharto Santoso</strong> (<strong>Mr. Hoky</strong>), Presiden Direktur PT Masterdata Kharisma Mandiri dan Pimpinan Umum Majalah BISKOM, peserta akan mendapatkan<strong> inspirasi</strong> dan <strong>tips praktis</strong> tentang bagaimana cara membangkitkan semangat dalam dirinya (<strong>dari seorang Teknisi hingga menjadi Juragan Laptop</strong>), bahkan saat ini mampu membangun bisnis di berbagai daerah di Indonesia karena konsep kemitraan yang sehat kepada mitra bisnisnya serta mampu menjadi distributor produk-produk TI Brand ternama.</p>
<p>Untuk itu segera daftarkan diri anda ke acara <strong>Marketing &amp; Sales Community</strong> (<strong>MSC</strong>) sebuah Komunitas untuk para executive dibidang Marketing &amp; Sales yang disupport oleh <strong>James Gwee Success Center</strong> dan Majalah BISKOM pada:</p>
<p>Hari / Tgl       : Rabu, 25 January 2012<br />
Waktu             : Pkl 19.00 &#8212; 21.00<br />
Lokasi             : Hotel Peninsula<br />
Jl. Let Jend. S Parman 78 Slipi<br />
Jakarta 11410</p>
<p>Acara ini dipandu oleh <strong>Sulaiman Budiman</strong>, Regional Manager Toko Buku Gramedia, Motivator, Public Speaker, Penulis Buku Best Seller <em><strong>Golden Wisdom</strong></em>, <em><strong>Ubah Slogan Jadi Tindakan</strong></em>, dan <em><strong>Berani Menertawakan Diri Sendiri</strong></em>.</p>
<p>Untuk registrasi dan konfirmasi dapat menghubungi : <strong>Fransisca S</strong> &#8211; 087889938999 (pin bb: 22A709A1) e-mail: fransisca.supandi@yahoo.com</p>
<p>Biaya Investasi : Rp 200.000,- (sudah termasuk dinner). Untuk biaya on the spot Rp 350.000,-  Untuk peserta 3 orang, harga khusus Rp 550.000,-</p>
<p>Dapatkan harga special dan FREE tiket seminar dengan menjadi member Marketing &amp; Sales Community (MSC).</p>
<p>&nbsp;</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=5733&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2012/01/24/marketing-sales-community-adakan-seminar-everyone-is-number-one.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Veolo Jadikan TV Bertampilan Android</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2012/01/17/veolo-jadikan-tv-bertampilan-android.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2012/01/17/veolo-jadikan-tv-bertampilan-android.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 15:15:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=5721</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/AC-RYAN-Veolo1.jpg"></a>Kepopuleran Android sepertinya tidak hanya berhenti pada pengguna tablet maupun ponsel saja. Kini AC Ryan, manufaktur internasional untuk produk Information Technology (TI) dan Consumer Electronic (CE) melalui pengembangannya meluncurkan Veolo Smart Android Hub yang merupakan perangkat network media player untuk &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/AC-RYAN-Veolo1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5722" title="AC RYAN -Veolo1" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/AC-RYAN-Veolo1-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Kepopuleran Android sepertinya tidak hanya berhenti pada pengguna tablet maupun ponsel saja. Kini AC Ryan, manufaktur internasional untuk produk Information Technology (TI) dan Consumer Electronic (CE) melalui pengembangannya meluncurkan Veolo Smart Android Hub yang merupakan perangkat network media player untuk aplikasi TV berbasiskan Android 2.2 Froyo.</p>
<p>Veolo Smart Android Hub dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan smart TV yang saat ini sedang booming. ”Kami melihat harga Smart TV yang beredar di pasaran masih terbilang tinggi sehingga tidak semua orang memiliki ini. Namun dengan perangkat yang kami kembangkan ini bisa menjadikan TV yang ada di rumah tidak hanya sekedar seperti Smart TV tapi juga memiliki banyak kelebihan karena berplatform Android,” ucap <strong>Victorinus Tanjaya</strong>, Product Manager AC Ryan di Jakarta (29/11/2011).</p>
<p>Sebagai terobosan baru yang menggabungkan fungsi sistem operasi Android dalam memberikan hiburan lengkap untuk TV di rumah, memungkinkan pengguna melakukan kegiatan social network, browsing, streaming video atau pun bermain game menggunakan televisi.</p>
<p>Instalasinya pun cukup mudah hanya dengan koneksi HDMI untuk menghubungan Veolo Smart Android Hub dengan televisi maka aplikasi sudah dapat tampil di layar kaca. Untuk koneksi internet tinggal menancapkan kabel LAN pada Veolo.</p>
<p>Perangkat ini juga dapat memutar daftar koleksi musik, foto dan video dalam Full HD dengan Gigabit 1000Mbps melalui kabel LAN.  Selain itu, juga bisa menggunakan Built-in nirkabel 802.11b/g/n LAN.</p>
<p>Didukung dengan prosesor ARM Cortex A9 1GHz dan memory onboard 512MB DDR3 menjadikannya dapat  bekerja dengan kecepatan tinggi. Berbagai aplikasi juga dapat di-download melalui Android Market, baik itu bayar maupun yang gratis.</p>
<p>Keunggulan lainnya, yaitu pada remote control 3 ini 1 yang berfungsi sebagai keyboard, mouse dan wireless controller yang dikemas rapi menjadi satu untuk memudahkan pengguna dalam kegiatannya menikmati berbagai hiburan.</p>
<p>“Berbeda dengan remote kebanyakan yang menggunakan sensor infrared, Veolo Smart Android Hub melalui inovasinya menggunakan  Frekuensi wireless yang memberikan kebebasan pada pengguna untuk memilih berbagai menu dengan mudah dari bebagai sudut atau posisi jadi tidak perlu hanya terpaku dari depan TV saja,” jelas Tanjaya.</p>
<p>Saat ini Veolo Smart Android Hub segmentasi pasarnya sudah merambah ke berbagai penjuru dunia seperti Eropa, Asia, Australia dan South America. Produk ini dibandrol dengan harga sekitar 2,5 juta.</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=5721&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2012/01/17/veolo-jadikan-tv-bertampilan-android.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DEDY BUDIMAN: Bangun KOMISI Melalui Fan Page</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2012/01/13/dedy-budiman-bangun-komisi-melalui-fan-page.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2012/01/13/dedy-budiman-bangun-komisi-melalui-fan-page.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2012 12:33:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Figur Biskom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=5715</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Dedy-Budiman-01.jpg"></a>Sales adalah ujung tombak perusahaan. Keberadaaannya sangat penting, bahkan bisa dikatakan sebagai pemasok pundi uang bagi perusahaan.</p>
<p>MESKIPUN begitu penting, sayangnya, saat ini profesi sales masih dipandang sebelah mata. Imagenya yang masih kurang bagus, membuat orang tidak merasa bangga pada &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Dedy-Budiman-01.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5716" title="BISKOM_Januari_ 2012.pmd" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Dedy-Budiman-01.jpg" alt="" width="300" height="309" /></a>Sales adalah ujung tombak perusahaan. Keberadaaannya sangat penting, bahkan bisa dikatakan sebagai pemasok pundi uang bagi perusahaan.</p>
<p>MESKIPUN begitu penting, sayangnya, saat ini profesi sales masih dipandang sebelah mata. Imagenya yang masih kurang bagus, membuat orang tidak merasa bangga pada profesi sales, dan bahkan jarang orang yang bercita-cita menjadi seorang sales. Bagi sebagian besar orang, sales dijadikan pilihan akhir sebagai profesi di dunia kerja.</p>
<p>Melihat hal ini, <strong>Dedy Budiman</strong>, yang telah memiliki pengalaman belasan tahun di dunia sales merasa prihatin. Ia ingin membangun image baru bagi profesi sales dengan mendirikan Komunitas Sales Indonesia (KOMISI) yang pada akhir Desember lalu telah melakukan grand launching di Jakarta.</p>
<p>“Sales selama ini memberikan kontribusi yang penting bagi perusahaan, tetapi selama saya berkarir di sales belum ada satupun wadah untuk pekerja sales yang dapat men-support mereka. Banyak pekerja sales tidak tahu harus berbuat apa, karena di pendidikan formal tidak ada pelajaran yang menjelaskan bagaimana seorang sales bekerja secara detil. Akhirnya mereka belajar secara otodidak dan menghalalkan segala cara dalam bekerja yang akhirnya memberikan image buruk pada mereka,” ucap Dedy yang dua tahun belakangan ini memposisikan diri sebagai trainer di bidang sales.</p>
<p>Bertujuan untuk menjadikan profesi sales sebagai pilihan terbaik, KOMISI tidak berdiri dengan sendirinya. Awalnya, pemikiran mendirikan KOMISI ini disosialisasikan Dedy kepada puluhan teman-teman seprofesinya yang berada di seluruh Indonesia melalui email. Merasa mendapatkan dukungan dan respon yang baik, baru pada tanggal 11 November 2011, mulai dideklarasikan KOMISI yang ditandai dengan pembuatan account Fan Page KOMISI di Facebook.</p>
<p>Dedy berharap, KOMISI bisa menjadi “rumah” bersama bagi seluruh sales di tanah air. “Kini “rumah” untuk sales telah ada, tetapi belum sepenuhnya jadi. Masih banyak hal yang harus dipersiapkan dan dilakukan agar visi KOMISI untuk menjadikan profesi sales sebagai pilihan terbaik bisa tercapai,” ujar pria muda yang dikenal sebagai The Champion Sales Trainer ini.</p>
<p>Nantinya, tugas KOMISI, menurut Dedy adalah memberikan informasi kepada masyarakat tentang profesi sales yang profesional, selain memberikan pelatihan tentang salesmanship, pembekalan tentang sales ethic dan profesionalisme sales kepada anggotanya.</p>
<p>Berikut petikan wawancara BISKOM dengan pendiri KOMISI, Dedy Budiman, baru-baru ini.</p>
<p><strong>Apa yang sudah dan akan Anda lakukan untuk memperkenalkan KOMISI pada masyarakat?</strong><br />
Selain sudah membentuk dan melakukan grand launching KOMISI pada tanggal 28 Desember lalu, kami juga telah membentuk chapter-chapter yang sekarang ini sudah ada perwakilannya di Jawa Tengah, Jawa Timur, Medan, Pekanbaru, Pelembang, Makassar, Jabodetabek dan Bandung. Rencananya akan dibuka pula di Pontianak, Irian dan Bali.</p>
<p>Nantinya, perwakilan di daerah tersebut berdiri sendiri secara independent mengurus anggotanya, tetapi tetap mendapatkan support dari pusat dengan memberikan edukasi-edukasi kepada para sales di lingkungan tersebut sehingga mereka bisa tampil lebih profesional.</p>
<p><strong>Apakah edukasi itu berupa pengenalan produk?</strong><br />
Tidak hanya itu, produk knowledge hanya salah satunya. Seorang sales sebenarnya harus memeliki beberapa knowledge. Selain produk, mereka harus tahu market knowledge, jadi menjual harus tahu pasarnya. Selain itu juga ada general knowledge. Banyak orang sales begitu bertemu orang langsung jualan. Padahal sebelum jualan, kita harus ada basa-basinya terlebih dahulu, seperti membicarakan hal umum, ataupun segala macam hal yang dapat memancing komunikasi yang baik. Selanjutnya adalah client knowledge, jadi mereka harus tahu karakter customer seperti apa. Selama ini banyak perusahaan hanya konsen di product knowledge.</p>
<p><strong>Bagaimana prospek sales teknologi informasi (TI) di 2012?</strong><br />
Tahun 2012 merupakan tahun yang sangat baik dan banyak pengamat ekonomi mengatakan, semua bagus, baik itu dari sisi bisnis, pemerintah maupun pasar, termasuk di TI. Tapi satu hal yang dilupakan adalah kesiapan para sales. Ibaratnya di 2012 ini adalah track lurus, dimana track-nya bagus sekali dan kondisinya memungkinkan untuk melaju dengan kecepatan tinggi agar mendapatkan momen.</p>
<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Dedy-Budiman-02.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5717" title="BISKOM_Januari_ 2012.pmd" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Dedy-Budiman-02-300x193.jpg" alt="" width="300" height="193" /></a>Nah, ketika mau ngebut, tentunya motor atau kitanya harus siap terlebih dahulu sebelum ngebut. Seringkali mereka tidak upgrade ilmunya, sehingga saat momennya bagus justru ketinggalan karena tidak siap. Bukan kondisinya tidak siap tetapi orangnya yang tidak siap.</p>
<p><strong>Sejauh mana sales memanfaatkan social media untuk berpromosi seperti Facebook yang saat ini banyak digunakan masyarakat?</strong><br />
Sales kebanyakan sudah memanfaatkan ini, tetapi caranya masih belum benar. Jadi masih cara-cara sales yang belum diedukasi. Mereka asal promo dan langsung tag saja barang dagangannya. Misalkan berjualan baju, mereka tag kesemua orang. Padahal itu mengganggu orang. Hal ini lah yang akan kami coba edukasi kepada mereka.</p>
<p>KOMISI mendorong seluruh sales untuk kembali belajar. Kalau belum bisa belajar sendiri kami ajak mereka belajar dalam kelompok-kelompok.</p>
<p><strong>Bagaimana cara para sales untuk secara maksimal menggunakan perangkat TI dan bagaimana pula cara mempopulerkan website penjualan para sales?</strong><br />
Kalau bisa website seharusnya terintegrasi dengan Facebook, Twitter maupun Youtube untuk menampilkan video-video karena ke depannya semua butuh interaksi dan saling terhubung. Begitu pula isi dari website tersebut jangan hanya produk semua. Seharusnya mereka menerapkan filosofi 80-20, artinya 80% memberikan sesuatu kepada audience-nya berupa informasi atau edukasi. Misalkan, kalau kita sales notebook berikan pengetahuan bagaimana cara memilih notebook yang baik, permasalahannya apa saja pada notebook dan bagaimana mengatasinya. Kita tanamkan dulu kepercayaan kepada customer kalau kita mengerti tentang notebook, baru 20% nya jualan. Hal ini dengan sendirinya akan mengundang orang mengunjungi website kita.</p>
<p><strong>Bagaimana komentar Anda mengenai komisi para sales yang sering kali kurang adil di dalam perusahaan? Apakah ada badan hukum yang melindungi para sales, seperti halnya profesi lain?</strong><br />
Sales orientasinya memang pada komisi, masalahnya penerapan komisi ini pada tiap perusahaan berbeda-beda, ada yang fair dan tidak fair. Kalau tidak fair mereka juga bingung untuk mengadu kemana, makanya kami harapkan nantinya dengan KOMISI kedepannya bisa melakukan suatu dukungan kepada rekan-rekan agar mereka mendapatkan haknya dengan baik. Itu merupakan mimpi kami kedepannya, tetapi masih pelan-pelan menuju kesana. Kami lakukan ini karena belum ada badan hukumnya atau standar hukum yang mengatur tentang komisi ini.</p>
<p><strong>Bagaimana cara KOMISI menjalin hubungan baik dengan para anggotanya di seluruh Indonesia?</strong><br />
Sekarang ini komunikasi utamanya untuk seluruh anggota melalui milis dan Facebook terlebih dahulu. Jadi mereka bisa share disini secara interaktif, misalkan punya masalah apa nanti teman-temannya bisa saling bantu. Untuk pengurus, kami memanfaatkan Blackberry Group dimana tiap pengurus pusat dan daerah mempunyai group masing-masing. Seperti Jawa Timur mereka punya grup sendiri yang mengurus wilayahnyam tetapi di sana juga ada orang pusatnya sehingga semua terkontrol secara terpusat.</p>
<p><strong>Apa kegiatan KOMISI di 2012 terutama berkaitan dengan TI?</strong><br />
Untuk awal kami akan membuat suatu modul untuk seluruh anggota KOMISI berupa video dan buku. Video itu nantinya akan kami upload di Youtube sehingga siapapun yang ingin belajar tentang sales bisa melihat dari situ. Metode untuk diskusinya akan melalui e-Book yang bisa di-download dan copy atau diperbanyak. Jadi di manapun mereka berada bisa mengambil bahannya di Youtube dan metari tertulisnya di e-Book.</p>
<p><strong>Apa target yang ingin dicapai oleh KOMISI?</strong><br />
Kami ingin di 2012 anggota KOMISI sudah mencapai 10 ribu sales yang terdaftar. Untuk itu di 25 Februari nanti kami akan mengadakan event mengumpulkan seribu sales di Jabodetabek. Saya berharap, lima tahun kedepan akan menemui dan melihat KOMISI telah tersebar di seluruh pelosok tanah air, dan siswa ataupun mahasiswa yang lulus sekolah ataupun kuliah tidak akan lagi malu bila berprofesi sebagai sales karena sebenarnya profesi sales adalah salah satu pilihan terbaik.</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=5715&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2012/01/13/dedy-budiman-bangun-komisi-melalui-fan-page.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketua DPR RI: MARZUKI ALIE, DPR Siap Gunakan TI Secara Tepat</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2012/01/10/ketua-dpr-ri-marzuki-alie-dpr-siap-gunakan-ti-secara-tepat.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2012/01/10/ketua-dpr-ri-marzuki-alie-dpr-siap-gunakan-ti-secara-tepat.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 06:09:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Figur Biskom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=5704</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Marzuki-Alie-Ketua-DPR-RI-01.jpeg"></a>Di tengah sorotan publik yang keras terhadap kinerja pemerintah, DPR RI sebagai lembaga yang menjalankan Fungsi Legislasi, Fungsi Anggaran dan Fungsi Pengawasan Negara, bertekad untuk segera melakukan sejumlah perbaikan yang efisien.</p>
<p>SIAPA tak kenal <strong>Marzuki Alie</strong>. Dianggap sebagai tokoh &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Marzuki-Alie-Ketua-DPR-RI-01.jpeg"><img class="alignleft size-large wp-image-5706" title="Marzuki-Alie-Ketua-DPR-RI 01" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Marzuki-Alie-Ketua-DPR-RI-01-844x1024.jpg" alt="" width="300" height="364" /></a>Di tengah sorotan publik yang keras terhadap kinerja pemerintah, DPR RI sebagai lembaga yang menjalankan Fungsi Legislasi, Fungsi Anggaran dan Fungsi Pengawasan Negara, bertekad untuk segera melakukan sejumlah perbaikan yang efisien.</p>
<p>SIAPA tak kenal <strong>Marzuki Alie</strong>. Dianggap sebagai tokoh kontroversial, Marzuki sebenarnya adalah sosok yang aktif bersosialisasi, pekerja keras dan ramah. Lahir di Palembang, 6 November 1955, perjalanan Marzuki menuju kursi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Demokrat ternyata cukup panjang. Memulai karirnya sebagai Pegawai di lingkungan Departemen Keuangan di DKI Jakarta selama kurun waktu tiga tahun (1975-1980), pria ini kemudian ditugaskan ke tanah kelahirannya di Kantor Perbendaraan negara Depkeu Palembang (1979-1980).</p>
<p>Di bidang politik, ayah dari dua orang anak ini sempat menjabat sebagai Majelis Pertimbangan Daerah Partai Demokrat Provinsi Sumsel (2003-2004). Keberhasilan Marzuki dalam mendulang suara Partai Demokrat di Provinsi Sumsel, mengantarkannya menjadi Fungsionaris DPP PD (2004-2005) hingga Sekretaris Jenderal DPP PD (2005-2010).</p>
<p>Kerja keras Marzuki bersama Partai Demokrat Provinsi Sumsel dalam memenangkan Partai Demokrat pada Pemilu 2009 lalu membuahkan hasil manis, dimana <strong>SBY-Boediono</strong> meraih 54,07 persen suara mengalahkan pasangan lainnya. Dari sinilah karir politiknya melaju hingga ia terpilih menjadi Ketua DPR RI periode 2009-2014.</p>
<p>Pengajar di Universitas IGM dan pembicara di berbagai forum-forum akademisi ini rupanya juga menaruh perhatian lebih terhadap perkembangan teknologi informasi (TI). Dirinya pernah dipercaya menjadi Ketua Forum Komunikasi Ahli Komputer BUMN Semen Indonesia (1992-1996). Berkaca dari pengalamannya, Marzuki tak ragu untuk melakukan perombakan kinerja DPR RI kearah yang lebih baik. “Tanpa perbaikan kinerja di lembaga DPR, akan sulit untuk tetap responsif dalam mengakomodir aspirasi masyarakat,” ujar Ketua DPR RI, Marzuki disela kesibukannya di Gedung DPR RI Jakarta kepada BISKOM (30/11/2011).</p>
<p>Perbaikan yang dimaksud antara lain adalah telah dilakukannya pembahasan terhadap 23 Rancangan Undang-Undang (RUU), baik RUU inisiatif DPR maupun dari Pemerintah. Dari 23 RUU tersebut 10 RUU diantaranya telah disetujui menjadi Undang-undang.</p>
<p>Selama tahun 2011, sebutnya, “DPR juga berusaha menjalankan fungsi pengawasan, diantaranya Tim Pengawas Century, Tim Khusus DPR terhadap Penanganan tenaga kerja Indonesia (TKI) di Saudi Arabia, Tim Pengawas Otonomi Khusus Aceh dan Papua, juga ada Tim Pengawas DPR terhadap terhadap sistem pelayanan kesehatan masyarakat dan lain sebagainya.”</p>
<p>Sementara di bidang TI, di bawah kepemimpinannya, DPR RI telah merilis Layanan Informasi Publik, baik melalui SMS maupun website. Bukan itu saja, ia pun memiliki banyak ide bagaimana TI dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian bangsa. Apa saja?  Simak wawancara kami berikut ini.</p>
<p><strong>Tahun 2011 baru saja berlalu. Apa target DPR RI di tahun 2012 terkait dengan kemajuan TI di Indonesia?</strong><br />
Sebenarnya, kami sudah dari dulu memanfaatkan TI. Melalui website atau SMS, masyarakat bukan hanya dapat menyampaikan inspirasi maupun pengaduan, tetapi juga melihat prosesnya sudah sejauh mana. Ia akan tahu sejauhmana pengaduannya sudah ditindaklanjuti. Semua itu tinggal klik saja. Sebelumnya, web ini tidak berfungsi dengan baik seperti sekarang ini. Tapi begitu masuk ke DPR, saya mulai menata satu persatu dan perbaiki, meski tidak mudah. TI sekarang ini sudah mulai kami gunakan, baik itu dalam bentuk supporting system di Kesekjen-an maupun yang berkaitan dengan keanggotan.</p>
<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Marzuki-Alie-Ketua-DPR-RI-02.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-5707" title="Marzuki-Alie-Ketua-DPR-RI 02" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Marzuki-Alie-Ketua-DPR-RI-02.jpeg" alt="" width="300" height="414" /></a>Kalau namanya computer, kerjanya standar, tapi yang namanya pengembangan sistem itu masih mengalami kelemahan. Sewaktu bergabung di perusahaan negara, saya memang basic-nya TI, sehingga saya mencoba agar TI juga dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga dapat mempermudah pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di DPR RI.</p>
<p>Kedepan, tentunya, saya berharap semua pegawai di lingkungan DPR-RI mulai dari pucuk pimpinan hingga yang terbawah bisa menggunakan TI secara aktif, sesuai kerja mereka masing-masing.</p>
<p><strong>Jadi, ketika Anda masuk ke DPR, web lah yang dibenahi lebih awal?</strong><br />
Betul, tentunya di samping persoalan lainnya. Yang pertama saya perbaiki adalah fungsi web, sebagai sarana informasi. Kami banyak melakukan perubahan mulai dari konsep hingga penampilan. Dan, web ini juga kami gunakan sebagai sarana bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi dan pengaduan.</p>
<p>Akhir tahun lalu, kami sudah kita launching web-nya walaupun belum sempurna. Tetapi sistem pengaduan web kami rancang agar sesuai dengan syarat keterbukaan informasi publik, sehingga bisa kami tindaklanjuti apabila ada pengaduan dari masyarakat dan akan terkoneksi ke semua unit-unit di anggota dewan yang tugasnya melakukan pengawasan. Setiap pengaduan atau aspirasi dari seluruh wilayah Indonesia akan direspon oleh masing-masing unit yang ada di DPR ini sehingga tidak perlu lagi surat menyurat seperti cara lama. Jadi, semuanya inline atau terpadu di dalam computer system.</p>
<p>Saat ini, kami juga tengah mengupayakan peningkatan kinerja anggota dewan dengan menggunakan sistem absen pemindai sidik jari (finger print) yang masih dalam proses tender. Memang teknologi yang kami pilih tidak yang terlalu canggih, tapi harus cukup untuk memenuhi fungsinya. Dengan begitu, mereka yang hadir mengikuti sidang, betul-betul datang secara fisik. Informasi mengenai kehadiran anggota DPR juga akan kami terbitkan secara online, agar masyarakat tahu, siapa saja wakilnya yang disiplin maupun tidak disiplin.</p>
<p><strong>Menurut Anda, apakah teknologi finger print cukup efektif untuk menjamin anggota DPR agar lebih disiplin?</strong><br />
Tingkat kedisiplinan anggota DPR memang tergolong memprihatinkan. Karena itu dalam rapat konsultasi pimpinan DPR dan pimpinan fraksi DPR belakangan ini, diambil kesepakatan untuk merealisasikan sistem absen di perusahaan ini ke DPR.</p>
<p>Tentu dengan harapan ada peningkatan tingkat kehadiran anggota DPR dalam rapat. Sistem absen finger print juga merupakan realisasi UU Parlemen dan tata tertib DPR. Kami mengharapkan tender pengadaan peralatan finger print DPR digelar secara transparan.</p>
<p>Makanya yang paling penting adalah kita semua sudah online, sehingga setiap tender bisa transparan. Mengenai finger print, seperti kita ketahui, ini adalah teknologi yang sederhana sehingga harusnya tidak ada perbedaan spesifikasi dan harga yang sangat mencolok. Paling cuma masalah validitas-nya saja yang berbeda-beda.</p>
<p><strong>Jika DPR mulai meningggalkan surat-menyurat dengan kertas, berarti DPR sudah mengarah ke teknologi hijau atau green technology. Apa bentuk dukungan nyata DPR lainnya terhadap teknologi hijau?</strong><br />
Saya rasa memang demikian. Era keterbukaan informasi publik dimana media massa telah melirik website sebagai alternatif media penyampaian informasi yang efektif selain kertas yang tercetak, maka sudah selayaknya pemerintah, termasuk DPR, mengupayakan media yang sama untuk menginformasikan kinerja kami, apakah sudah sesuai dengan harapan masyarakat atau belum. Itulah sebabnya, kami mengupayakan pembangunan gedung baru DPR RI yang mendukung teknologi hijau. Sayangnya rencana ini harus terhambat karena banyak pihak yang kurag setuju dengan pembangunan gedung baru DPR RI.</p>
<p><strong>Memang konsep teknologi hijau yang ditawarkan di gedung baru DPR RI itu seperti apa kongkritnya?</strong><br />
Kita pastinya sudah mendengar istilah Smart Building atau Gedung Hijau yang memiliki keunggulan dalam hal penghematan pemakaian resource dan energi, sehingga tidak akan memberikan dampak buruk pada lingkungan, dan menyediakan kenyamanan dan kesehatan lingkungan bangunan.</p>
<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Marzuki-Alie-Ketua-DPR-RI-03.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-5708" title="Marzuki-Alie-Ketua-DPR-RI 03" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Marzuki-Alie-Ketua-DPR-RI-03.jpeg" alt="" width="300" height="408" /></a>Smart Building memanfaatkan TI untuk mengotomatisasi operasional gedung, mendefinisikan rule dan task pada pemakaian energy building agar tercapai penghematan konsumsi energi. Teknologi Smart Building dapat melakukan penghematan pada fase konstruksi dan fase operasional gedung. Hal ini dimungkinkan karena Smart Building berjalan pada satu platform network yang terintegrasi untuk pengontrolan gedung yaitu platform jaringan TCP/IP yang berbasis fiber optic yang terintegrasi baik untuk internet maupun CCTV dan lain sebagainya.</p>
<p><strong>Pengaduan melalui website ataupun SMS mungkin tak akan ada kendala jika diterapkan di Jakarta atau kota-kota besar. Namun di berbagai daerah, sering kita temui adanya permasalahan kesenjangan digital. Untuk menyelesaikan masalah ini, apa langkah strategis yang direncanakan pemerintah?</strong><br />
Anggota DPR itu kan orang politik, makanya diperlukan tenaga ahli agar dia tidak gaptek. Setelah duduk di dewan, saya sudah jarang sekali mengutak atik laptop, karena sudah ada tenaga ahli di bidang itu.</p>
<p>Sebagai orang politik, memang relatif tidak bersentuhan dengan teknologi secara teknis. Tapi, banyak laporan yang cukup dikirim via email saja, tidak perlu berlembar-lembar kertas. Seperti hasil kunjungan ke luar negeri anggota dewan, selalu kami update di web sehingga masyarakat bisa melihat hasilnya. Dan saya rasa mengenai kesenjangan digital adalah tugas kementerian yang bersangkutan, sementara tugas kami adalah membuat regulasi yang membantu mempercepat penyelesaian masalah tersebut.</p>
<p><strong>Sebelum ada website, apakah pengaduan masyarakat tidak terakomodir dengan baik?</strong><br />
Selama ini pengaduan yang kami terima sedikit, karena gate-nya terlalu banyak sehingga tidak ter-record dengan baik. Melalui sistem informasi, maka aspirasi dapat disampaikan ke satu pintu tetapi melalui berbagai cara. Bisa melalui surat, datang langsung, SMS maupun melalui website.</p>
<p>Kendati demikian, aspirasi tidak akan bermanfaat jika wakil rakyat di DPR tidak merespon dan merealisasi tuntutan masyarakat. Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, DPR banyak mendapatkan kritik, namum semua kritik harus dijawab, tidak hanya dalam bentuk argumentasi pembenaran, tetapi dengan langkah-langkah nyata.</p>
<p>Dengan memanfaatkan situs resmi dpr.go.id, DPR akan merespon pengaduan dan aspirasi masyarakat dari berbagai daerah. Situs ini, sekaligus digunakan untuk memaparkan agenda DPR, termasuk kunjungan kerja anggota DPR ke luar negeri.</p>
<p>Sistem informasi yang diharapkan oleh masyarakat adalah yang bisa mengakses informasi dengan cepat serta mampu menjembatani proses penyampaian tuntutan atau aspirasi mereka dengan mudah kepada pemerintah.</p>
<p>Terkait layanan informasi publik, hal tersebut merupakan amanat UU KIP dalam rangka memberikan informasi publik sehingga masyarakat dapat melihat secara online prosesnya, tata cara, status permohonan dan dapat segera direspons sesuai amanat UU yang berlaku. Karenanya, kami siap memanfaatkan TI secara tepat demi kesejahteraan bersama.</p>
<p><strong>Tepatnya kemana jika masyarakat ingin melakukan pengaduan atau menyampaikan aspirasi?</strong><br />
Masyarakat dapat mengakses <a href="http://pengaduan.dpr.go.id">http://pengaduan.dpr.go.id</a>, atau mengirim SMS aspirasi DPR RI ke 08119443344. Sementara untuk pelayanan informasi publik online DPR RI dapat mengakses <a href="http://ppid.dpr.go.id">http://ppid.dpr.go.id</a>.</p>
<p><strong><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Soegiharto-Santoso-Hoky-Marzuki-Alie-Ketua-DPR-RI.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5709" title="Soegiharto-Santoso-Hoky-Marzuki-Alie-Ketua-DPR-RI" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Soegiharto-Santoso-Hoky-Marzuki-Alie-Ketua-DPR-RI-300x258.jpg" alt="" width="300" height="258" /></a>Bagaimana pendapat Anda mengenai kemajuan TI di Indonesia dari waktu ke waktu? Apakah TI Indonesia sudah cukup ideal? Dan apa saran Anda agar Indonesia bisa maju di bidang TI dibanding negara-negara lain?</strong><br />
Sudah maju tetapi distribusi knowledge-nya masih belum besar. Yang kita ketahui, internet masalah terbesarnya adalah terbatasnya bandwidth dan tidak terjangkau daerah-daerah terpencil atau pedalaman. Makanya kuncinya adalah telekomunikasi. Kalau tidak ada dukungan telekomunikasi, saya yakin tidak bisa berkembang.</p>
<p>Bandwidth di Indonesia masih tergolong mahal karena harus membeli bandwidth International. Untungnya, kalangan penyedia dan pengguna Internet Indonesia cukup kreatif dalam mencari cara mengatasi mahalnya biaya bandwidth internasional, sehingga saya berharap teknologi bisa semakin murah dan terjangkau aksesnya bagi semua masayarakat, khususnya bagi usia sekolah.</p>
<p>Ini semua juga menjadi tugas pemerintah agar internet bisa menjangkau daerah-daerah terpencil seperti internet masuk desa atau program lainnya yang berkenaan dengan melek internet. Sangat penting untuk mendidik masyarakat menguasai TI untuk memajukan daerahnya, misalnya melalui pemasaran online ke seluruh dunia, sehingga kesenjangan informasi antara kota dan desa tidak terlalu jauh. Begitupun dengan dunia bisnis, saya berharap tiap daerah di Indonesia memiliki hasil karya unggulan dengan nilai jual yang tinggi sehingga tiap daerah bisa menopang perekonomiannya sendiri. Saya berharap, Indonesia bisa lebih baik dan maju di awal 2012 ini.</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=5704&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2012/01/10/ketua-dpr-ri-marzuki-alie-dpr-siap-gunakan-ti-secara-tepat.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Telah Terbit BISKOM Edisi Januari 2012</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2012/01/09/telah-terbit-biskom-edisi-januari-2012.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2012/01/09/telah-terbit-biskom-edisi-januari-2012.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 16:35:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Majalah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=5700</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Cover_Biskom_Januari.jpg"></a>Majalah BISKOM kali ini menampilkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI),  <strong>Marzuki Alie</strong> (Terima kasih kepada DPR RI yang turut mendukung Majalah BISKOM).</p>
<p>Dalam kesempatan ini, kami sekaligus menawarkan kepada seluruh pembaca untuk bekerjasama saling menguntungkan dengan Majalah &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Cover_Biskom_Januari.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5701" title="Cover_Biskom_Januari" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Cover_Biskom_Januari.jpg" alt="" width="300" height="394" /></a>Majalah BISKOM kali ini menampilkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI),  <strong>Marzuki Alie</strong> (Terima kasih kepada DPR RI yang turut mendukung Majalah BISKOM).</p>
<p>Dalam kesempatan ini, kami sekaligus menawarkan kepada seluruh pembaca untuk bekerjasama saling menguntungkan dengan Majalah BISKOM, baik berupa pengiriman artikel TI, mengadakan seminar, workshop dan pameran serta kegiatan-kegiatan lainnya yang berkaitan dengan dunia TI.</p>
<p>Topik menarik Majalah BISKOM Edisi Januari 2012 diantaranya:</p>
<p>• COVER STORY: Ketua DPR RI, <strong>Marzuki Alie</strong>,  DPR Siap Gunakan TI  Secara Tepat</p>
<p>• FIGURE:<br />
- Vice President, Cares Sales, Asia Pacific &amp; Middle East, Blue Coat, <strong>Matt Bennett</strong>: Hemat Bandwidth Dengan Teknologi Caching<br />
- Ketua Asosiasi Harco Mangga Dua Computer Center (HMCC), <strong>Afat Taufresdian</strong>: HMCC, Asosiasi Mall Paling Solid<br />
- The Champion Sales Trainer, <strong>Dedy Budiman</strong>: Bangun KOMISI Melalui Fan Page</p>
<p>• HEADLINE:<br />
2012, Momentum Perubahan TI</p>
<p>• FOCUS:<br />
- E-Health, Optimalkan Layanan Kesehatan<br />
- Kembali Sehat Dengan Telemedika<br />
- Telkom Rambah Aplikasi e-Health<br />
- Apa Kabar Warnet PLIK?<br />
- RI Butuh Model Arsitektur TI<br />
- APKOMNAS, Plan B Hasil Kesepakatan Bersama</p>
<p>• REVIEW &amp; CELLULAR:<br />
- Lenovo Ideapad U300S<br />
- Toshiba Regza AT1S0<br />
- Kingston Datatraveler Micro<br />
- Motorola Razr<br />
- Genius DVR-GPS300<br />
- TRranscend Storejet Cloud<br />
- HTC Sensation XL</p>
<p>• SNAP:<br />
- Cyberoam CCNSP Ciptakan Profesional Security<br />
- NetGear Incar Pasar UKM di Indonesia<br />
- Dell Gandeng Pengusaha Jadi Ikon<br />
- Veola Jadikan TV Bertampilan Android<br />
- ZTE Siapkan Teknologi LTE Untuk Indonesia<br />
- IOSA Anugerahkan Award Bagi Jawara OSS<br />
- Sales Indonesia Bentuk KOMISI</p>
<p>Dapatkan Majalah BISKOM di Toko Buku Gramedia dan Gunung Agung atau berlangganan melalui Bagian Sirkulasi Majalah BISKOM. Untuk review, ujicoba, update harga produk dan kegiatan perusahaan Anda, hubungi redaksi[at]biskom.web.id<br />
Majalah BISKOM, bisa Anda dapatkan juga di :</p>
<p>• <strong>BUANA KOMPUTER</strong> (untuk wilayah Jawa Tengah)<br />
Komp.Perkantoran X Donan No. 45 – CILACAP, Telp. 0282 – 535592<br />
• <strong>ATM COM SOLO</strong><br />
Ruko Centre Point Blok A3, Jl. Selamet Riyadi No.373 SOLO, Telp. 0271-7655020 – 22<br />
• <strong>ATLANTIS COMPUTAINMENT</strong> (untuk wilayah Jawa Timur)<br />
Jl. Nginden Intan Utara A10, No.8 – SURABAYA, Telp. 031 – 5964102<br />
• <strong>1st VENUS</strong> (untuk wilayah Makassar)<br />
MTC Karebosi Lt. 2, Blok D1-D6 – MAKASSAR, Telp. 0411-350173<br />
• <strong>MASTERDATA BALI</strong> (untuk wilayah Bali)<br />
Jl. Buluh Indah No.50B, Denpasar 80118, Bali, Indonesia. Telp. 0361-418050</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=5700&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2012/01/09/telah-terbit-biskom-edisi-januari-2012.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>APKOMNAS, Plan B Hasil Kesepakatan Bersama</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2012/01/03/apkomnas-plan-b-hasil-kesepakatan-bersama.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2012/01/03/apkomnas-plan-b-hasil-kesepakatan-bersama.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2012 15:58:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=5690</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/1.-Foto-Dokumentasi-tanggal-29-Oktober-2011-Pk-19_06-Suhanda-mengusulkan-Deklarasi-Asosiasi-Baru.jpg"></a>Sebuah asosiasi idealnya didirikan secara sukarela oleh anggotanya untuk mencapai tujuan bersama. Dalam wadah tersebut, para anggota dan pengurusnya saling mendukung untuk mengembangkan dan meningkatkan lingkungan usaha yang sama-sama digeluti.</p>
<p>Hanya saja, tidak jarang, dengan alasan tertentu seperti kurangnya komunikasi &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/1.-Foto-Dokumentasi-tanggal-29-Oktober-2011-Pk-19_06-Suhanda-mengusulkan-Deklarasi-Asosiasi-Baru.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5691" title="1. Foto Dokumentasi tanggal 29 Oktober 2011 Pk 19_06 (Suhanda mengusulkan Deklarasi Asosiasi Baru)" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/1.-Foto-Dokumentasi-tanggal-29-Oktober-2011-Pk-19_06-Suhanda-mengusulkan-Deklarasi-Asosiasi-Baru-300x184.jpg" alt="" width="300" height="184" /></a>Sebuah asosiasi idealnya didirikan secara sukarela oleh anggotanya untuk mencapai tujuan bersama. Dalam wadah tersebut, para anggota dan pengurusnya saling mendukung untuk mengembangkan dan meningkatkan lingkungan usaha yang sama-sama digeluti.</p>
<p>Hanya saja, tidak jarang, dengan alasan tertentu seperti kurangnya komunikasi antara anggota dan pengurus, sebuah asosiasi menghadapi beberapa kemelut. Hal ini lah yang tengah terjadi di tubuh Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO).</p>
<p>Sejak 2007, Apkomindo seolah makin tenggelam dari hingar bingar teknologi informasi (TI) di Indonesia. Perannya sebagai motor penggerak industri peranti keras PC makin tak terdengar seiring dengan konflik berkepanjangan yang melibatkan anggota, pengurus, dan Dewan Pertimbangan Apkomindo (DPA) Pusat (baca: <a href="http://www.bisnis.com/articles/asosiasi-pengusaha-komputer-akhirnya-pecah">http://www.bisnis.com/articles/asosiasi-pengusaha-komputer-akhirnya-pecah</a> dan <a href="http://www.bisnis.com/articles/apa-kata-mereka-soal-perpecahan-apkomindo">http://www.bisnis.com/articles/apa-kata-mereka-soal-perpecahan-apkomindo</a>).</p>
<p>Singkatnya, dalam usaha penyelesaian masalah, terselenggaralah Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pada 28-30 Oktober 2011 di Gedung Kadin, Surabaya, Jawa Timur. Namun demikian, penyelenggaraan Munaslub tersebut tidak berjalan lancar, sehingga terjadilah kesepakatan bersama yang diistilahkan dengan Plan B yaitu akan dideklarasi Asosiasi Perusahaan Komputer Nasional (APKOMNAS) apabila Plan A yaitu penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) untuk perubahan AD/ART Apkomindo dan pemilihan Ketua Umum, Sekjen serta Bendahara baru (2011-2014), tidak dapat dilaksanakan dengan baik.</p>
<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/2.-Foto-Dokumentasi-tanggal-29-Oktober-2011-Pk-20_53-Usulan-beberapa-nama-Asosiasi-Baru-diantaranya-APKOMNAS.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5692" title="2. Foto Dokumentasi tanggal 29 Oktober 2011 Pk 20_53 (Usulan beberapa nama Asosiasi Baru diantaranya APKOMNAS)" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/2.-Foto-Dokumentasi-tanggal-29-Oktober-2011-Pk-20_53-Usulan-beberapa-nama-Asosiasi-Baru-diantaranya-APKOMNAS-300x188.jpg" alt="" width="300" height="188" /></a>Nama Apkomnas sendiri dipilih melalui voting pada Sabtu, 29 Oktober 2011 dan yang melakukan voting diantaranya <strong>Suhanda Wijaya, Setyo Handoyo, Agustinus Sutandar, Sutiono Gunadi, Faaz Ismail, Hendra Widya, Soegiharto Santoso, Andy Ho, Kris Anggioni, Lim Hansen, Rudy D. Muliadi, Usman Gani, M. Ranu A dan Srianto Handoko</strong> (Jakarta) kemudian <strong>Selamat Tjia, Ferry</strong> (Aceh), <strong>Andianto Kok, NS Louis</strong> (Medan), <strong>Yudistira Law, Hartawan Wijaya</strong> (Riau), <strong>Wudi Hamdani</strong> (Padang), <strong>Chandra Lesmana, Cicin Wijaya, Yuli Setiawan</strong> (Palembang), <strong>Djodjo Herwanta, Taufik</strong> (Lampung), <strong>Ridwan Dharmasetya, Joesanto, Adrie Taniwidjaja, Lilik Aryono, Ferie Moeljadi</strong> (Bandung), <strong>Sahala, Gunawan</strong> (Bogor), <strong>Rachmawaty, Made Robet Arsana</strong>  (Depok), <strong>Robertus Onggiarto, Dwi Pramono, Lukas Lukmana, Eddy Joko Kiswanto</strong> (Semarang), <strong>Gideon</strong> (Magelang), <strong>Simon Purba</strong> (Solo), <strong>Hadi Santono, Faridl Ahmad, Agus Nazaruddin, Bambang Supriyanto, Willy Sudjono, Paul Kuntadi</strong> (Yogya), <strong>Chandra Prayogo, Edy Sutanto, Eddy Suwanto, Tecky Tanardi, Tritan Saputra, Kho Bambang Purnomo, Agus Halim, Peter</strong> (Surabaya), <strong>Cornelis Sutiono, Dedi Susilo, Willy Aprilianto,  Yusni Hermawan, Yulianto Yusuf, Naftaly Baloly</strong>  (Malang), <strong>Lindryan Sunardy,  Ahmad Djazuli</strong> (Pontianak), <strong>Sukandar, Saridi Salimin</strong> (Banjarmasin), <strong>Peter Tjan</strong> (Manado),  <strong>Maxi Toto Kurniawan, Syamsul Qadar</strong> (Makassar),  <strong>Komang Purnama</strong> (Denpasar), serta<strong> Yan Sigar</strong> dan <strong>Djemi Lassa</strong> (Kupang).</p>
<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/3.-Foto-Dokumentasi-tanggal-29-Oktober-2011-Pk-20_54-Dalam-voting-terpilih-nama-APKOMNAS.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5693" title="3. Foto Dokumentasi tanggal 29 Oktober 2011 Pk 20_54 (Dalam voting terpilih nama APKOMNAS)" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/3.-Foto-Dokumentasi-tanggal-29-Oktober-2011-Pk-20_54-Dalam-voting-terpilih-nama-APKOMNAS-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" /></a>Bahkan pada Minggu, 30 Oktober 2011, sebagian pengusaha komputer sempat melakukan sesi foto bersama sebagai bukti kesepakatan untuk melakukan deklarasi Apkomnas sebagai Plan B diantaranya <strong>Setyo Handoyo, Agustinus Sutandar, Sutiono Gunadi, Soegiharto Santoso, Andy Ho, Kris Anggioni, Lim Hansen, Rudy D. Muliadi</strong> (Jakarta), <strong>Selamat Tjia, Ferry</strong> (Aceh),<strong> Andianto Kok</strong> (Medan), <strong>Yusditira Law, Hartawan Wijaya</strong> (Riau), <strong>Sahala</strong> (Bogor), <strong>Rachmawaty, Made Robet Arsana</strong>  (Depok),<strong> Dwi Pramono</strong> (Semarang), <strong>Gideon</strong> (Magelang), <strong>Simon Purba</strong> (Solo), <strong>Chandra Prayogo, Tritan Saputra, Kho Bambang Purnomo</strong> (Surabaya), <strong>Cornelis Sutiono, Dedi Susilo, Willy Aprilianto,  Yusni Hermawan</strong> (Malang), <strong>Ahmad Djazuli</strong> (Pontianak), <strong>Maxi Toto Kurniawan, Syamsul Qadar</strong> (Makassar) dan <strong>Yan Sigar</strong> (Kupang).</p>
<p><strong>Ketua Umum Apkomnas Terbuka Bagi Pengusaha Jakarta Atau Daerah.</strong><br />
Meskipun Apkomnas telah disepakati bersama dan sangat jelas fakta-faktanya, namun pada kenyataannya ada saja pihak-pihak yang ingin menganulir kesepakatan tersebut.</p>
<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/4.-Foto-Dokumentasi-tanggal-29-Oktober-2011-Pk-21_55-Agustinus-Andy-Ho-Sutiono-Soegiharto-Willy-Sudjono-terpilih-sebagai-Presidium-APKOMNAS.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5694" title="4. Foto Dokumentasi tanggal 29 Oktober 2011 Pk 21_55 (Agustinus, Andy Ho, Sutiono, Soegiharto, Willy Sudjono terpilih sebagai Presidium APKOMNAS)" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/4.-Foto-Dokumentasi-tanggal-29-Oktober-2011-Pk-21_55-Agustinus-Andy-Ho-Sutiono-Soegiharto-Willy-Sudjono-terpilih-sebagai-Presidium-APKOMNAS-300x234.jpg" alt="" width="300" height="234" /></a>Meluruskan kabar miring ini, <strong>Saridi Salimin</strong>, DPA Apkomindo Kalimantan Selatan menjelaskan kepada BISKOM hari ini (3/1), “Untuk mencapai kesepakatan tersebut telah melalui berbagai tahapan, mulai dari usulan nama-nama Asosiasi, sampai dilakukan voting pemilihan nama Asosiasinya. Bahkan telah terpilih nama<strong> Agustinus Sutandar, Andy Ho, Sutiono Gunadi, Soegiharto Santoso dan Willy Sudjono</strong> sebagai Presidium Apkomnas. Artinya jelas, Apkomnas terbentuk atas kesepakatan bersama dan bukan atas dasar ide perorangan, sehingga  kita wajib mendukung kesepakatan bersama Plan B ini.”</p>
<p>Lebih lanjut  Saridi memaparkan, untuk mempersiapkan pendirian Apkomnas secara sah, atas inisiatif <strong>Soegiharto Santoso</strong>, salah satu Presidium Apkomnas, telah disiapkan persyaratan pembuatan akta pendirian asosiasi ini termasuk mendaftarkan ke Depkumham serta pembelian nama domain <a href="http://www.apkomnas.com">www.apkomnas.com</a> dan <a href="http://www.apkomnas.org">www.apkomnas.org</a>, serta pembuatan 23 milis Apkomnas.</p>
<p>“Namun sampai saat ini semuanya belum digunakan, karena masih menantikan hasil Munas Apkomindo atau Plan A yang akan segera dilaksanakan pada 12 &#8211; 14 Januari 2012, di Hotel Kusuma Sahid Prince Surakarta,” jelas Saridi.</p>
<p>Soegiharto yang juga calon Ketua Umum Apkomindo 2011-1014 (baca: <a href="http://www.biskom.web.id/2011/08/06/soegiharto-santoso-untuk-apkomindo-bersama-kita-mampu.bwi">http://www.biskom.web.id/2011/08/06/soegiharto-santoso-untuk-apkomindo-bersama-kita-mampu.bwi</a>) menjelaskan, “Apkomnas memang telah saya persiapkan sebagai bentuk amanah Plan B yang dipercayakan kepada saya sebagai salah satu Presidium Apkomnas.  Namun, kendati saya menjadi orang di balik persiapan Apkomnas, dalam kesempatan yang baik ini saya menyatakan ketidak sediaan saya untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Apkomnas.”</p>
<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/5.-Foto-Dokumentasi-tanggal-30-Oktober-2011-Pk-13_02-Kesepakatan-bersama-Plan-B-Deklarasi-APKOMNAS.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5695" title="5. Foto Dokumentasi tanggal 30 Oktober 2011 Pk 13_02 (Kesepakatan bersama Plan B Deklarasi APKOMNAS)" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/5.-Foto-Dokumentasi-tanggal-30-Oktober-2011-Pk-13_02-Kesepakatan-bersama-Plan-B-Deklarasi-APKOMNAS-300x229.jpg" alt="" width="300" height="229" /></a>Soegiharto yang akrab disapa Hoky mengusulkan, sebaiknya calon Ketua Umum Apkomnas terbuka bagi para pengusaha Jakarta maupun dari daerah, agar tercipta peluang kepemimpinan yang adil dan setara antara pusat dan daerah.</p>
<p>“Seperti kita tahu, banyak pengusaha komputer di daerah yang cakap dan berpotensi untuk memimpin asosiasi yang ideal bagi para pengusaha komputer untuk mencapai kemajuan bisnis bersama. Saya juga berharap agar bukan hanya penyelenggaraan pameran yang difokuskan, akan tetapi kita harus mampu untuk meningkatkan peran serta asosiasi sebagai wadah primer penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, serta memelihara dan meningkatkan iklim bisnis. Selain itu, asosiasi juga harus mampu menampung, meneruskan dan mewujudkan aspirasi anggota,” papar Soegiharto.</p>
<p>“Saya masih berharap Plan A yang menjadi keputusan Munaslub, dapat terselenggara dengan baik dengan hasil yang bisa mewakili harapan bersama, sehingga tidak perlu repot mendirikan asosiasi baru lagi, kita nantikan hasilnya pada tanggal 14 Januari 2012 mendatang,” tutup Soegiharto.</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=5690&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2012/01/03/apkomnas-plan-b-hasil-kesepakatan-bersama.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sales Indonesia Bentuk KOMISI</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2011/12/30/sales-indonesia-bentuk-komisi.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2011/12/30/sales-indonesia-bentuk-komisi.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2011 16:31:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=5683</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/12/01.-Ketua-BPH-KOMISI-Aster-Theresia-Sitohang.jpg"></a>Business without sales is a junk. Kalimat ini pernah dipopulerkan oleh Pendiri Datascrip, perusahaan yang bergelut dalam pemasaran produk teknologi infomasi (TI) terdepan di Indonesia. Sang pendiri, <strong>Joe Kamdani</strong>, menyiratkan bahwa sebuah bisnis tanpa adanya penjualan sama halnya dengan &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/12/01.-Ketua-BPH-KOMISI-Aster-Theresia-Sitohang.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5684" title="01.-Ketua-BPH-KOMISI-Aster-Theresia-Sitohang" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/12/01.-Ketua-BPH-KOMISI-Aster-Theresia-Sitohang-300x276.jpg" alt="" width="300" height="276" /></a>Business without sales is a junk. Kalimat ini pernah dipopulerkan oleh Pendiri Datascrip, perusahaan yang bergelut dalam pemasaran produk teknologi infomasi (TI) terdepan di Indonesia. Sang pendiri, <strong>Joe Kamdani</strong>, menyiratkan bahwa sebuah bisnis tanpa adanya penjualan sama halnya dengan rongsokan. Artinya jelas, betapa signifikannya peran seorang sales dalam perusahaan.</p>
<p>Tapi ironisnya, pandangan masyarakat terhadap sales sangatlah tidak bagus. Akibatnya, banyak lulusan sekolah ataupun universitas yang tidak tertarik menjadi sales, dan sales pun menjadi alternatif profesi pilihan terakhir. Ujung-ujungnya, hal ini berdampak banyak perusahaan yang kesulitan dalam mencari kandidat sales, karena sangat sedikit orang yang mau menjadi sales.</p>
<p>Belum lagi, ada banyak permasalahan yang dihadapi oleh sales people dalam menjalankan pekerjaannya. Kebanyakan sales yang hebat belajar secara otodidak dan berdasarkan pengalaman yang mereka dapat di lapangan. Kondisi ini diperparah dengan masih sangat sedikitnya perusahaan yang peduli untuk memberikan pelatihan kepada tim sales mereka.</p>
<p>Berdasarkan hal itu, para sales people di Indonesia, mulai dari sales rumah, TI, baju, peralatan rumah tangga dan sebagainya, berinistaitif untuk membentuk sebuah komunitas bernama Komunitas Sales Indonesia (KOMISI), yang bisa menjadi wadah untuk saling men-support sesama sales.</p>
<p><strong><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/12/02.-Pengurus-KOMISI.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5685" title="02.-Pengurus-KOMISI" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/12/02.-Pengurus-KOMISI-300x159.jpg" alt="" width="300" height="159" /></a>Dedy Budiman</strong>, Founder KOMISI saat grand launching KOMISI di Jakarta (28/12) mengatakan, “Berdasarkan pengalaman sejak menjadi sales di 1990’an hingga saat ini, saya tidak pernah mendengar ataupun menemukan adanya sebuah wadah ataupun perkumpulan sales yang cukup besar dan bisa menjadi “rumah” bersama bagi para sales. Padahal sales adalah salah satu profesi yang penting dan memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perusahaan. Hingga akhirnya, saya mengajak sales-sales yang saya kenal untuk mendirikan KOMISI.”</p>
<p>KOMISI, ujar Dedy yang juga dikenal dengan ‘The Champion Sales Trainer’, memiliki misi untuk memberikan informasi kepada masyarakat Indonesia tentang profesi sales sebagai pilihan terbaik. Secara berkala, nantinya komunitas ini juga akan memberikan pelatihan tentang salesmanship, pembekalan tentang sales ethic dan profesionalisme sales kepada para anggota.</p>
<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/12/03.-Foto-Bersama-Grand-Launching-KOMISI.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5686" title="03.-Foto-Bersama-Grand-Launching-KOMISI" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/12/03.-Foto-Bersama-Grand-Launching-KOMISI-300x163.jpg" alt="" width="300" height="163" /></a>Badan Pembina KOMISI, <strong>Soegiharto Santoso</strong> menambahkan, kedepan ada beberapa project yang harus dikerjakan KOMISI. “Bersama Dedy Budiman, di awal tahun 2012 akan ada banyak roadshow training, diantaranya di Malang, Lampung, Pontianak, Kendari, Palu, Manado dan Bandung. Agenda yang tak kalah penting adalah Kopi darat dan training dengan tema &#8220;From Sales with Love&#8221; pada bulan Februari 2012 yang menargetkan peserta 1.000 orang sales dari seluruh Indonesia. Pada kesempatan ini juga direncanakan untuk membentuk chapter-chapter KOMISI di seluruh pelosok Indonesia,” papar Soegiharto yang biasa disapa Hoky ini.</p>
<p><strong>Thomas Sugiarto</strong> yang juga menjabat sebagai Badan Pembina KOMISI berharap, “Melalui KOMISI, kami berharap dapat membangun Profesi Sales yang telah ada dengan lebih sempurna dan penuh kebanggaan. Para anggota juga bisa mendapatkan pelatihan-pelatihan melalui seminar dan forum dari pembicara yang terpercaya maupun pakar sales secara cuma-cuma ataupun dengan biaya yang sangat terjangkau. Dengan begitu, para sales bisa memperluas hubungan dan jaringan dengan sales person dari berbagai peringkat terutama dengan para senior di seluruh Indonesia.”</p>
<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/12/04.-From-Sales-With-Love.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5687" title="04. From Sales With Love" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2011/12/04.-From-Sales-With-Love-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Pada kesempatan yang sama, <strong>Aster Theresia Sitohang</strong>, Ketua Badan Pengurus Harian KOMISI memaparkan, dengan rasa optimisme yang tinggi dan kesatuan hati untuk mencapai visi bersama, maka dalam acara soft launching KOMISI juga telah terbentuk kepengurusan KOMISI Pusat. Kendati baru berdiri, KOMISI telah memiliki koordinator daerah yang meliputi Jabodetabek, Yogyakarta, Semarang, Malang, Surabaya, Palembang, Riau, Medan dan Makassar.</p>
<p>Di hari yang sama, tambah Aster, juga telah terlaksana agenda awal yaitu Sales Gathering atau Kopi Darat serta sales training bertema “Sales Resolution 2012” dengan peserta lebih dari 100 orang sales dari Jakarta dan dari berbagai kota lainnya.</p>
<p>Untuk menjadi bagian dari KOMISI, para sales di seluruh Indonesia dapat bergabung dengan mengirimkan email ke <a href="komunitassalesindonesia-subscribe@yahoogroups.com">komunitassalesindonesia-subscribe@yahoogroups.com</a> dan di cc-kan data pribadinya ke <a href="komunitassalesindonesia-owner@yahoogroups.com">komunitassalesindonesia-owner@yahoogroups.com</a> atau ke Fanpage <a href="http://www.facebook.com/komunitassalesindonesia">www.facebook.com/komunitassalesindonesia</a> atau Twitter @KOMISI_Crew.</p>
<p>Soft launching KOMISI dan Sales Gathering didukung oleh Datascrip, Dell, Galeri Elektronik, Forceum, Olympic, Canonserta, Bantex office stationery dan Majalah BISKOM sebagai media partner.</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=5683&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2011/12/30/sales-indonesia-bentuk-komisi.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sales &amp; Marketing Forum adakan seminar &#8220;The Social Media Sales Revolution&#8221;</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2011/12/17/sales-marketing-forum-adakan-seminar-the-social-media-sales-revolution.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2011/12/17/sales-marketing-forum-adakan-seminar-the-social-media-sales-revolution.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2011 17:57:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=5725</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Bambang-dan-Willy-Hendrajudo.jpg"></a>KEHADIRAN LinkedIn, Twitter, Facebook dan media jejaring sosial lainnya telah merevolusi dunia bisnis. Para profesional, konsumen dan calon pembeli lainnya berbondong-bondong menggunakan media jejaring sosial ini.</p>
<p>Dan sebagai seorang sales, Anda wajib menggunakannya untuk menjemput para calon pembeli. Hal tersebut &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Bambang-dan-Willy-Hendrajudo.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5726" title="Bambang dan Willy Hendrajudo" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Bambang-dan-Willy-Hendrajudo-300x186.jpg" alt="" width="300" height="186" /></a>KEHADIRAN LinkedIn, Twitter, Facebook dan media jejaring sosial lainnya telah merevolusi dunia bisnis. Para profesional, konsumen dan calon pembeli lainnya berbondong-bondong menggunakan media jejaring sosial ini.</p>
<p>Dan sebagai seorang sales, Anda wajib menggunakannya untuk menjemput para calon pembeli. Hal tersebut dikatakan <strong>Dedy Budiman</strong>, The Champion Sales Trainer, pada acara Sales and Marketing Forum yang menghadirkan seminar bertema “The Social Media Sales Revolution” di Hotel Atlet Century Park, Jakarta (15/12/2011).</p>
<p>“Setelah media jejaring sosial muncul, penjualan tradisional yang mengandalkan penawaran melalui telepon menjadi terasa kuno. Platform media sosial sekarang adalah alat terbaik Anda. Internet merupakan sebuah terobosan untuk mendominasi pasar,” ujar Dedy.</p>
<p><a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Foto-bersama.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5727" title="Foto Bersama" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Foto-bersama-300x124.jpg" alt="" width="300" height="124" /></a>Di kesempatan yang sama, <strong>Willy Hendrajudo</strong>, Consumer Marketing Manager Dell mengatakan, “Tahukah Anda bahwa @Delloutlet mempunyai 1,5 juta follower dan mendapatkan income penjualan US$ 3 juta dalam 2 tahun? Kemudian @Dellnobrasil mendapatkan US$ 800.000 dalam waktu 8 bulan? Kenyataan ini membuat perusahaan dan para sales tidak dapat lagi mengabaikan keberadaan media jejaring sosial.”</p>
<p>Dell sebagai perusahaan teknologi informasi yang besar menaruh perhatian lebih terhadap sistem penjualan di perusahaannya. Selain mengandalkan media jejaring sosial, Dell memiliki layanan 24 jam dimana pelanggan bisa dengan cepat dilayani dari setiap masalah yang mereka temui pada solusi maupun produk yang ditawarkan Dell.</p>
<p>Acara Sales &amp; Marketing Forum ini akan di selenggarakan secara berkala dan disupport penuh oleh <strong>James Gwee</strong> Success Center serta Biskom sebagai media partnernya.</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=5725&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2011/12/17/sales-marketing-forum-adakan-seminar-the-social-media-sales-revolution.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

