<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BISKOM : Mitra Komunitas Telematika &#187; Wi-Fi</title>
	<atom:link href="http://www.biskom.web.id/tag/wi-fi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.biskom.web.id</link>
	<description>Situs Berita Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 14:01:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>D-Link Luncurkan 3-in-1 Wireless G Access Point</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2008/07/09/d-link-luncurkan-3-in-1-wireless-g-access-point.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2008/07/09/d-link-luncurkan-3-in-1-wireless-g-access-point.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 16:23:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Access Point]]></category>
		<category><![CDATA[D-Link]]></category>
		<category><![CDATA[Wi-Fi]]></category>
		<category><![CDATA[wireless]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=623</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/data/2008/07/dlink.jpg"></a>D-Link baru saja merilis seri terakhir dari seri Wireless G,  D-Link DAP-1150. Wireless G Access Point ini merupakan produk 3-in-1, alias memiliki tiga fungsi yang berbeda untuk memperluas jangkauan wireless, sehingga dapat menggunakan jaringan wireless rumahan untuk menjangkau semua titik &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/data/2008/07/dlink.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-624" title="dlink" src="http://www.biskom.web.id/data/2008/07/dlink.jpg" alt="" width="110" height="98" /></a>D-Link baru saja merilis seri terakhir dari seri Wireless G,  D-Link DAP-1150. Wireless G Access Point ini merupakan produk 3-in-1, alias memiliki tiga fungsi yang berbeda untuk memperluas jangkauan wireless, sehingga dapat menggunakan jaringan wireless rumahan untuk menjangkau semua titik mati (dead spot).</p>
<p><span id="more-623"></span>&#8220;D-Link DAP-1150 menyediakan kenyamanan dari tiga fungsi yang disatukan dalam sebuah casing D-Link berwarna hitam stylish dan dilengkapi dengan WMM (Wi-Fi Multi Media) untuk memastikan prioritas dari paket data, sehingga dapat pula meningkatkan kualitas VoIP dan koneksi yang real time dari streaming multimedia,&#8221; kata Desmond Toh, Direktur Pemasaran D-Link Internasional Pte Ltd.</p>
<p>Lebih dari sekedar sebuah akses point, D-Link DAP-1150 802.11g juga bisa dikonfigurasikan  untuk pengoperasiannya di luar tugas utamanya yaitu sebagai pusat kegiatan dari para pengguna wireless, sebagai klien AP untuk dapat terhubung dengan akses point lainnya, ataupun sebagai jembatan signal sehingga bisa memperluas jangkauan jaringan wireless agar mencapai semua titik mati (dead spot). Pengoperasian yang fleksibel ini dapat dinyalakan hanya dengan menggeserkan sebuah tombol.</p>
<p>Dengan Wi-Fi Protected Setup (WPS) yang tersertifikasi, D-Link DAP-1150 membuat jaringan nirkabel yang aman sehingga mudah untuk dikonfigurasi. Dengan tersedianya WEP enkripsi 64/128-bit dan keamanan WPA/WPA2 untuk melindungi jaringan dan data nirkabel, D-Link DAP-1150 memiliki fitur penyaringan alamat MAC dan menon-aktifkan fungsi SSID Broadcast untuk membatasi akses dari luar terhadap jaringan nirkabel para pengguna.</p>
<p>D-Link DAP-1150 wireless G Access Point akan tersedia di retail-retail yang memiliki izin resmi, toko-toko, dan mitra distribusi pada bulan September 2008.</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=623&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2008/07/09/d-link-luncurkan-3-in-1-wireless-g-access-point.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mewujudkan Cyber City di Indonesia</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2008/07/02/mewujudkan-cyber-city-di-indonesia.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2008/07/02/mewujudkan-cyber-city-di-indonesia.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 06:40:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[BTS]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber City]]></category>
		<category><![CDATA[Hot Spot]]></category>
		<category><![CDATA[Wi-Fi]]></category>
		<category><![CDATA[Wi-Max]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=588</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/data/2008/07/cybercity.jpg"></a>Cyber city merupakan salah satu konsep kota modern berbasis teknologi informasi yang kini telah banyak diterapkan di sejumlah kota besar di seluruh dunia. Ini adalah konsekuensi logis dari  meningkatnya kebutuhan masyarakat yang ingin mengakses informasi dan berkomunikasi dengan mudah dan &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.biskom.web.id/data/2008/07/cybercity.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-589" title="cybercity" src="http://www.biskom.web.id/data/2008/07/cybercity-300x200.jpg" alt="" width="124" height="82" /></a>Cyber city merupakan salah satu konsep kota modern berbasis teknologi informasi yang kini telah banyak diterapkan di sejumlah kota besar di seluruh dunia. Ini adalah konsekuensi logis dari  meningkatnya kebutuhan masyarakat yang ingin mengakses informasi dan berkomunikasi dengan mudah dan cepat.</p>
<p><span id="more-588"></span>Sebagai bagian dari masyarakat dunia modern, bangsa Indonesia sudah saatnya menerapkan konsep cyber city untuk memenuhi kebutuhan warganya dalam mengakses internet secara lebih luas  dan tidak lagi terbatas pada kalangan tertentu saja. Bagaimanapun juga bangsa Indonesia kini berada dalam abad informasi dimana setiap orang memiliki peluang yang sama untuk menjalin pergaulan secara luas baik nasional maupun internasional. Implementasi cyber city juga bisa membantu masyarakat dalam memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi. Dalam hal ini, masyarakat akan semakin pandai menggunakan internet dalam jumlah yang besar. Pemasangan hot spot Wi-Fi (wireless fidelity) di sejumlah tempat terbuka seperti taman-taman kota, tempat-tempat olahraga, lokasi bandara, pelabuhan, terminal bis, pusat-pusat perbelanjan modern dan tempat-tempat wisata lainnya akan semakin memudahkan masyarakat untuk beraktifitas secara lebih leluasa dalam satu waktu yang bersamaan.</p>
<p>Berwisata sambil berkirim email, menyantap makanan sambil mengerjakan tugas kantor, duduk di kendaraan sambil chatting dengan kolega dan sebagainya adalah contoh-contoh aktifitas yang sering dijumpai di tengah masyarakat, khususnya di kota-kota besar di Indonesia. Pendeknya, aktifitas apapun yang dilakukan tidak akan mengganggu pekerjaan inti di kantor. Model kerja dinamis seperti ini sedang menjadi tren di tengah masyarakat dimana mobilitas kaum profesional, pebisnis, pendidik termasuk juga para mahasiswa semakin tinggi. Bekerja secara parallel mungkin itu istilah yang paling tepat bagi anggota masyarakat di berbagai kota besar di Indonesia.</p>
<p>Coba saja perhatikan, mulai dari sekadar mengakses informasi biasa hingga melakukan berbagai jenis transaksi bisnis sudah dapat dilakukan via internet termasuk di dunia pendidikan, perbankan, ketenaga kerjaan dan sebagainya. Internet yang multifungsi ini perlahan tapi pasti berusaha mengubah perilaku atau budaya sebagian besar warga  kota dari pola-pola layanan konvensional menjadi layanan yang serba digital dan instant. Dengan kelebihannya itu pula, internet diprediksikan akan semakin diminati masyarakat sejalan dengan meningkatnya kebutuhan dan perkembangan teknologi informasi.</p>
<p>Beberapa gambaran fakta di atas menunjukkan bahwa ke depan nanti sebagian besar masyarakat kota akan semakin bergantung pada internet untuk menjalani berbagai aktifitasnya. Tolok ukurnya adalah kebutuhan masyarakat terhadap suatu pelayanan informasi dan komunikasi digital yang serba cepat, efisien dan efektif. Pola kerja dinamis seperti ini tidak sekedar menunjukkan gaya hidup orang modern tetapi sudah menjadi kebutuhan semua orang. Hal ini mirip seperti komunikasi ponsel dimana hampir semua kelas sosial masyarakat menggunakannya. Oleh karena itu, internet akan menjadi jendela dunia bagi masyarakat dalam suatu kawasan atau kota untuk saling bertukar informasi dan berkomunikasi dalam segala hal. Inilah ciri suatu pengembangan kota modern yang  berbasis teknologi informasi dan komunikasi dimana masyarakatnya dapat terlayani secara elektronik dan infrastruktur pendukungnya dapat saling terintegrasi dengan baik.</p>
<p>Sebenarnya beberapa kota besar di Indonesia sudah mulai mengembangkan konsep cybercity. Kota Makassar misalnya, yang merupakan ibu kota provinsi Sulawesi Selatan, telah melakukan uji coba penggunaan perangkat pendukung internet nirkabel atau hot spot di kawasan pantai Losari sepanjang 1,2 Km tahun 2007 lalu. Keinginan untuk mewujudkan kota Makassar sebagai kota dunia maya ini bukan tanpa alasan. Menurut Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, cybercity menjadi salah satu cara pemeritah kota untuk mencerdaskan masyarakat agar melek teknologi. Dengan langkah ini diharapkan semakin banyak pengguna dan masyarakat tidak gagap lagi dengan teknologi informasi khususnya untuk mengakses internet. Di samping itu, keberadaan layanan akses internet gratis ini akan memancing minat wisatawan, baik mancanegara maupun domestik untuk berdatangan ke lokasi hot spot layanan internet gratis tersebut. Demikian juga para pebisnis dapat memanfaatkan internet gratis di ruang publik  sehingga lambat laun pantai Losari akan menjadi salah satu daerah tujuan bisnis dan objek wisata yang diharapkan bisa semakin terkenal dalam skala nasional maupun internasional. Saat ini, pemerintah setempat sedang berupaya memasang puluhan bahkan ratusan access point atau titik akses internet di berbagai wilayah kota Makassar. Puluhan hot spot pun sudah terpasang di sejumlah hotel berbintang, mal, kampus dan instansi-instansi swasta dengan menggunakan teknologi Wi-Fi. Bahkan sejumlah provider berusaha mendapatkan izin pemerintah untuk menggunakan teknologi Wi-Max (Worldwide Interoperability for Microwave Access) yang memiliki daya jangkau hingga 50 Km dengan kecepatan transfer bisa mencapai 75 megabyte per detik dimana ribuan orang dapat mengakses internet dalam satu waktu sekaligus. Dengan teknologi Wi-Max ini sinyal internet akan dipancarkan melalui sebuah menara semacam terminal untuk layanan telepon seluler (Base Transceiver Station/BTS). Saat teknologi itu hadir, seluruh kota Makassar akan menjadi &#8220;hot spot&#8221;. Pengguna laptop, &#8220;Windows Mobile&#8221; atau &#8220;Smart Phone&#8221; dapat berinternet dari mobil yang melaju di jalan raya, rumah, kantor, kafe, bahkan di tengah sawah di pinggiran kota Makassar. Dengan demikian, peluang masyarakat Makassar untuk menuju cybercity akan semakin cepat.</p>
<p>Beberapa kota yang sudah melakukan perancangan cybercity selain Makassar dan Pangkal Pinang antara lain, Malang Cyber City (MCC), Sukabumi Cyber City (SCC), Bandung Cyber City (BCC), Yogya Cyber City (YCC), Solo Cyber City (SCC), Denpasar Cyber City (DCC) dan kota-kota lain yang segera menyusul.</p>
<p>Sebenarnya pemerintah telah berjanji akan memberikan insentif kepada pengembang kawasan kota cyber dalam bentuk finansial maupun non finansial untuk menarik investasi dari dalam dan luar negeri. Hal ini sejalan dengan penataan industri teknologi informasi saat ini yang difokuskan pada pembentukan unit kota cyber.  Dalam pandangan pemerintah, konsep cybercity digambarkan sebagai kawasan dengan infrastruktur teknologi informasi yang memadai baik dari sisi konektivitas jaringan terpadu, kapasitas bandwidth, internet nirkabel dan kabel, dan infrastruktur serat optik mencukupi serta sarana pusat riset yang dikelola bersama perguruan tinggi dan swasta. Agaknya masalah infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi inilah yang menjadi kendala utama bagi pemerintah untuk menerapkan konsep cybercity di Indonesia.</p>
<p>Oleh:</p>
<p><strong>Muhamad Jafar Elly</strong></p>
<p>Staf Pengajar bidang Teknik Informatika STT-PLN, UPN Veteran, Universitas YARSI, Jakarta dan bekerja di Puslit Oceanografi-LIPI Jakarta.</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=588&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2008/07/02/mewujudkan-cyber-city-di-indonesia.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Access Point Indoor Seperti &#8216;Pendeteksi Asap&#8217;</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2008/06/11/access-point-indoor-seperti-pendeteksi-asap.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2008/06/11/access-point-indoor-seperti-pendeteksi-asap.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2008 05:33:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>belutz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ulasan]]></category>
		<category><![CDATA[D-Link]]></category>
		<category><![CDATA[Wi-Fi]]></category>
		<category><![CDATA[wireless]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/?p=480</guid>
		<description><![CDATA[<p>Dirancang untuk di tempatkan di dalam ruangan (<em>indoor</em>), piranti <em>access point</em> terbaru dari D-Link tampil unik. Bentuknya yang <em>low profile</em> hampir menyerupai sebuah pendeteksi asap, sehingga sesuai dengan estetika ruang kerja Anda.</p>
<p>D-Link DWL-3260AP AirPremier sangat kompatibel dengan &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-481" title="dwl-3260apresized" src="http://www.biskom.web.id/data/2008/06/dwl-3260apresized.jpg" alt="" width="214" height="153" />Dirancang untuk di tempatkan di dalam ruangan (<em>indoor</em>), piranti <em>access point</em> terbaru dari D-Link tampil unik. Bentuknya yang <em>low profile</em> hampir menyerupai sebuah pendeteksi asap, sehingga sesuai dengan estetika ruang kerja Anda.</p>
<p>D-Link DWL-3260AP AirPremier sangat kompatibel dengan standar IEEE 802.11b dan 802.11g serta memiliki fitur-fitur teknologi nirkabel Super G yang mendukung kecepatan hingga 108 Mbps bagi jaringan nirkabel.<span id="more-480"></span></p>
<p>DWL-3260AP mendukung set pengidentifikasi untuk berbagai jasa (multiple service set identifiers / SSID), sehingga memungkinkan para pengguna untuk membagi AP ke dalam beberapa AP virtual secara mudah dalam sebuah platform hardware.</p>
<p>Para pengguna dapat menjalankan fungsi enkripsi dan otentifikasi pada sebuah SSID guna melindungi aplikasi-aplikasi pribadi dan memilih untuk tidak mengaktifkan keamanan pada SSID lainnya untuk memaksimalkan terbukanya konektivitas untuk penggunaan publik. Dengan adanya banyak SSID, jumlah fisik AP yang diperlukan menjadi lebih sedikit, dengan meminimalisir peran dari administrator dan menekan pengeluaran yang dibutuhkan.</p>
<p>D-Link DWL-3260AP tidak hanya mendukung pengenkripsi data Wired Equivalent Privacy (WEP) namun juga keamanan nirkabel terbaru seperti WiFi Protected Access (WPA) dan WPA2 guna memastikan perlindungan yang menyeluruh pada jaringan. Fitur keamanan lainnya termasuk MAC <em>address filtering</em>, segmentasi LAN nirkabel, penonaktifan Broadcast SSID dan pengenkripsi data Advanced Encryption Standard (AES).</p>
<p>Para <em>admin </em>jaringan juga dapat mengatur semua D-Link DWL-3260AP melalui utilitas konfigurasi antar muka berbasis web atau dengan Telnet. Manajer D-Link AP atau modul manajemen D-View SNMP dapat pula digunakan untuk mengkonfigurasi dan mengatur berbagai AP dari satu lokasi.</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=480&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2008/06/11/access-point-indoor-seperti-pendeteksi-asap.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HP Dan Qualcomm Menghadirkan Beragam Pilihan Untuk Akses Internet Di Seluruh Dunia</title>
		<link>http://www.biskom.web.id/2008/02/27/hp-dan-qualcomm-menghadirkan-beragam-pilihan-untuk-akses-internet-di-seluruh-dunia.bwi</link>
		<comments>http://www.biskom.web.id/2008/02/27/hp-dan-qualcomm-menghadirkan-beragam-pilihan-untuk-akses-internet-di-seluruh-dunia.bwi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2008 09:13:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[3G]]></category>
		<category><![CDATA[CDMA]]></category>
		<category><![CDATA[EV-DO]]></category>
		<category><![CDATA[HP]]></category>
		<category><![CDATA[HSPA+]]></category>
		<category><![CDATA[Qualcomm]]></category>
		<category><![CDATA[UMTS]]></category>
		<category><![CDATA[Wi-Fi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.biskom.web.id/2008/02/27/hp-dan-qualcomm-menghadirkan-beragam-pilihan-untuk-akses-internet-di-seluruh-dunia.bwi/</guid>
		<description><![CDATA[<p><strong>Barcelona</strong> – HP dan Qualcomm bekerja sama untuk mengintegrasikan teknologi mobile Internet global Gobi milik Qualcomm pada notebook bisnis HP edisi 2008 yang menghadirkan konektivitas jaringan 3G UMTS HSPA / EV-DO berkecepatan tinggi dengan solusi nirkabel tunggal. Teknologi Gobi diklaim &#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Barcelona</strong> – HP dan Qualcomm bekerja sama untuk mengintegrasikan teknologi mobile Internet global Gobi milik Qualcomm pada notebook bisnis HP edisi 2008 yang menghadirkan konektivitas jaringan 3G UMTS HSPA / EV-DO berkecepatan tinggi dengan solusi nirkabel tunggal. Teknologi Gobi diklaim menawarkan pelanggan notebook HP beragam pilihan mobile operator yang akan meningkatkan kemampuan roaming internasional.</p>
<p><span id="more-179"></span>  Dengan notebook HP yang didukung oleh multi-mode Gobi dan sebuah layanan operator yang telah diaktifkan, pelanggan memperoleh manfaat dari beragam pilihan koneksi hingga teknologi jaringan terkini serta meningkatkan kemampuan koneksi yang lebih baik.</p>
<p>“Dengan integrasi teknologi Gobi ke dalam notebook HP, kedua perusahaan ini membawa konektivitas yang tidak tertandingi bagi para pengguna notebook sehingga memungkinkan mereka untuk mengakses Internet tanpa harus mencari hotspot Wi-Fi.  Qualcomm dan HP bersama-sama mampu memenuhi kebutuhan pasar akan mobilitas,”kata <strong>Mike Concannon</strong>, vice president of product management,<br />
Qualcomm CDMA Technologies.</p>
<p>Teknologi Gobi akan ditawarkan pada serangkaian produk notebook HP termasuk untuk kategori ultra-portable dengan mobilitas dan kinerja yang seimbang.  Selain itu, teknologi Gobi memungkinkan para pengguna untuk mengakses kemampuan jaringan nirkabel di luar jaringan Wi-Fi untuk tetap terkoneksi dengan berbagai teknologi jaringan.</p>
<p>“Mengintegrasikan solusi Gobi dalam notebook HP memberikan para pelanggan sebuah optimisme bahwa notebook mereka mampu bekerja dalam berbagai jaringan di seluruh dunia dan membantu mereka tetap terkoneksi,” kata <strong>Carol Hess-Nickels</strong>, Director of Business Notebook Marketing, Personal Systems Group, HP.</p>
<p>Solusi Gobi yang terintegrasi meliputi chipset Qualcomm MDM1000™, associated software dan API serta sebuah reference design untuk software-defined configurable data module yang mendukung baik EV-DO Rev. A dan HSPA. (<em>Bambang</em>)</p>
<img src="http://www.biskom.web.id/?ak_action=api_record_view&id=179&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.biskom.web.id/2008/02/27/hp-dan-qualcomm-menghadirkan-beragam-pilihan-untuk-akses-internet-di-seluruh-dunia.bwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

