INTEL meramalkan tahun 2015 akan menjadi The Era of Integration dengan maraknya adopsi teknologi Internet of Things (IoT) dimana segala sesuatu yang pintar akan terhubung ke internet. Hal ini disampaikan Country Manager Intel Indonesia, Harry K Nugraha pada acara “Bincang Akhir Tahun: Prediksi Teknologi Tahun 2015” di XXI Lounge, Plaza Senayan, Jakarta.
Menurut Harry, IoT menjadi jembatan yang akan membantu kehidupan manusia untuk menuju era integrasi di tahun mendatang. Untuk itu, dalam upayanya menumbuhkan IoT di Indonesia, dirinya bersama Intel akan menjadi penggerak inovasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) lokal. “Kami akan fokus menjalin kemitraan dengan system integrator partner, komunitas developer dan pemerintah untuk mendukung ekosistem TIK lokal berinovasi menuju era integrasi,” ujar Harry, di Jakarta (16/12).
Diyakininya, bakat-bakat kreator Indonesia tidak kalah hebat dengan luar negeri. Hal ini terlihat di beberapa ajang kompetisi pelajar di internasional, dimana pelajar Indonesia beberapa kali meraih penghargaan atas inovasinya. Salah satunya Muhtaza dan Anjani dari SMA 2 Sekayu, Sumatera Selatan yang meraih penghargaan dalam program yang dijalankan Intel International Science and Engineering Fair.
“Tahun depan merupakan The Year of Local Innovation bagi Intel Indonesia karena ada potensi besar dengan maraknya adopsi IoT di dunia. Maka dari itu, para developer serta inovator harus dapat memanfaatkan momentum ini,” jelas Harry.
Disebutkannya, tahun depan, Intel juga akan memperkuat partnership dengan ekosistem lokal termasuk vendor tablet, seperti yang sudah dilakukannnya bersama Advan dan SpeedUp, serta delapan ribu developer lokal. •ANDRI