Peran Berpikir Kreatif di Pendidikan, Siasat Awal Menyelesaikan Masalah(Growth Center)

Memasuki tahun 2022 persaingan dalam dunia kerja semakin ketat. Butuh lebih dari sekadar kemampuan yang bersifat umum agar mampu bertahan di tengah kerasnya persaingan kerja.

Dalam beberapa tahun ke depan, teknologi juga akan berkembang lebih cepat. Sehingga apabila tidak memperluas keahlian yang dimiliki, bisa semakin tertinggal.

Menurut Kementrian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker), akan banyak perkembangan dan perubahan pada “skill set” yang dimiliki role pekerjaan di industri terutama di tahun 2025.

Agar dapat melampaui persaingan di era digital, kepemimpinan perusahaan sudah mulai mengambil manfaat dari teknologi terbaru. Hal ini membuat persaingan antara para pencari kerja menjadi semakin ketat dan kompetitif.

Setidaknya ada tujuh skill yang akan banyak dibutuhkan di dunia kerja pada tahun 2025 mendatang, dilansir dari DQLab UMN yang terbagi dalam dua bentuk yakni soft skill dan hard skill.

Soft skill

1. Kreativitas dan kecerdasan emosional

Perkembangan dunia digital yang semakin cepat menuntut para pencari kerja memiliki kreativitas. Dengan kreativitas yang tinggi, kamu dapat menyampaikan ide-ide menarik untuk kemajuan perusahaan.

Sementara itu, kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk mengenali dan mengontrol emosi diri sendiri maupun orang lain.

Dalam buku berjudul “Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ”, penulis Daniel Goleman menjabarkan lima komponen kecerdasan emosional yakni kesadaran diri, pengaturan diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial.

Kecerdasan emosional menjadi hal penting dimiliki mengingat ke depan lingkungan kerja akan semakin kolaboratif.

2. Skill Komunikasi

Kemampuan berkomunikasi sering dipandang sebelah mata. Padahal, tidak semua orang memiliki skill berkomunikasi yang baik.

Kemampuan dalam berkomunikasi akan menentukan sejauh mana pesan dari perusahaan dan atau organisasi bisa tersampaikan efektif kepada publik. Ini sangat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan.

Misalnya, sebuah isu atau program tak akan mudah disampaikan dengan optimal bila tidak ada keahlian membangun kepercayaan dan kelihaian berkomunikasi dengan target audience.

3. Bisa beradaptasi

Tidak hanya kecerdasan emosional dan intelektual, di era serba kolaboratif ini, kita dituntut untuk mampu beradaptasi dengan cepat mengikuti ritme perusahaan.

Skill ini menjadi penting karena akan berdampak pada kinerja hingga kolaborasi tim dalam mencapai target.

4. Berpikir analitis

Kemampuan pemecahan masalah dan mencari solusi dapat diperoleh dari berpikir analitis dan kritis. Untuk menghadapi dunia kerja, kamu akan dituntut mampu berpikir kritis seperti mengumpulkan, mengorganisir, melakukan visualisasi, dan memahami sesuatu dengan baik.

Kemampuan berpikir analitis yang baik akan membuat kamu cepat menemukan pola, menarik kesimpulan, dan menemukan solusi yang akan membantu pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien.

Hard skill

5. Analisis data

Selain soft skill di atas, keahlian hard skill yang juga banyak dibutuhkan dalam dunia kerja mendatang adalah analisis data.

Kemampuan ini diperlukan agar dapat menentukan metode analisis data yang tepat. Penggunaan metode analisis data yang tepat sangat berpengaruh pada hasil analisis.

Jika keliru memilih metode analisis data, bisa jadi hasil yang diinginkan tidak tercapai sehingga tentu saja akan membuang waktu dan tenaga.

6. Cloud computing

Cloud computing adalah metode penyampain berbagai layanan melalui jaringan internet dengan berbagai sumber daya seperti aplikasi berupa penyimpanan data, server, database, jaringan, dan perangkat lunak lainnya.

Kemampuan cloud computing diprediksi akan semakin dibutuhkan di dunia kerja di tahun-tahun ke depan.

Sebab dengan metode cloud computing, penyimpanan data dan file dapat dilakukan lebih mudah selama ada akses jaringan internet ketimbang menyimpannya dalam hard drive atau hardware lainnya.

7. Kemampuan mendesain, video dan programming

Kemampuan hard skill lainnya yang juga akan banyak dibutuhkan adalah desain, video, dan programming.

Sulit memang menguasai ketiga jenis skill tersebut dalam waktu bersamaan. Untuk desain misalnya, saat ini saja banyak perusahaan yang membutuhkan pekerja desain grafis untuk kebutuhan konten perusahaan.

Termasuk editing video dan programming. Jika kamu ingin bersaing di dunia kerja, setidaknya dari sekarang persiapkanlah diri untuk mengasah skill-skill di atas agar mampu bersaing di dunia kerja kelak.

Sumber : https://www.kompas.com/wiken/read/2022/01/22/211200981/7-skill-yang-dibutuhkan-di-dunia-kerja-tahun-2025

loading...