Asuransi mobil dan asuransi jiwa adalah produk proteksi berbeda, tapi memberi manfaat untuk setiap nasabahnya. Anda wajib paham detail dari tiap polis sebelum menandatangani polisnya agar tidak terjadi kekeliruan dari pertanggungan perusahaan asuransi.

Asuransi mobil memberikan manfaat berupa ganti rugi biaya atau ganti rugi perbaikan yang diberikan langsung kepada tertanggung. Sementara asuransi jiwa tak hanya memberikan manfaat kepada tertanggung, melainkan ahli warisnya.

Memiliki asuransi mobil akan membuat kita sebagai pemilik kendaraan tidak perlu merasa khawatir dengan mahalnya biaya perbaikan di bengkel, atau ketika mengalami pencurian/perampasan kendaraan karena perusahaan asuransi mobil yang akan menanggungnya.

Asuransi jiwa dapat menjaga kualitas hidup anggota keluarga, jika karena hal tak terduga, ditinggal pergi selamanya oleh pemegang polis sebagai tulang punggung keluarga. Dalam asuransi jiwa, ada manfaat santunan cacat sebagian, cacat total permanen hingga kematian.

Sebelum membeli polis asuransi mobil, Anda bisa mengetahui salah satu jenis preminya yang umum dipilih, misalnya premi asuransi All Risk mobil. Sementara untuk asuransi jiwa, salah satu jenis preminya yang terbaik adalah premi asuransi jiwa murni.

Perbedaan Polis Asuransi Mobil dan Asuransi Jiwa

Asuransi mobil merupakan asuransi yang memberikan jaminan pergantian dan atau perbaikan kerusakan mobil atau kendaraan. Sedangkan asuransi jiwa adalah asuransi yang bertujuan menanggung kerugian finansial tak terduga yang disebabkan karena meninggal

Tentu saja, asuransi mobil dan asuransi jiwa memiliki polis yang tidak sama. Berikut ini penjelasan selengkapnya.

Polis Asuransi Mobil

Untuk asuransi mobil atau asuransi kendaraan, polis asuransinya fokus pada perbaikan kerusakan sehingga pengendara tidak mengalami kerugian yang terlalu besar.

Polis asuransi mobil atau asuransi kendaraan masih terbagi lagi menjadi dua jenis yaitu asuransi mobil total Loss Only (TLO) dan asuransi mobil All Risk.

Asuransi TLO (Total Loss Only)

Sesuai dengan namanya, polis asuransi mobil yang satu ini hanya akan menggantikan kerugian total bila kerusakan mobil minimal 75% atau lebih, termasuk pencurian mobil. Artinya, polis asuransi ini tidak akan mengganti kerusakan ringan walaupun mobil mogok dan tidak bisa dipakai lagi sampai diperbaiki.

Asuransi TLO akan mengganti kerusakan yang bukan disebabkan oleh masalah teknis, seperti kejadian alam atau karena kerusuhan.

Dengan polis asuransi mobil TLO, Anda memang tetap harus membayar biaya service mobil sendiri. Namun premi yang wajib dibayar tiap tahun jadi lebih sedikit.

Selain itu, hampir semua mobil bisa dilindungi dengan asuransi TLO, bahkan mobil tua yang hanya punya harga kolektor sekalipun.

Asuransi Mobil All Risk

Asuransi mobil All Risk merupakan asuransi kendaraan yang akan meng-cover semua jenis kerusakan mobil, baik kerusakan ringan maupun kerusakan berat.

Bahkan masalah-masalah yang hubungannya dengan perawatan, misalnya ganti oli, ganti tali kopling, cek kanvas rem, hingga cat baret pada body mobil akan digantikan sepenuhnya oleh asuransi All Risk.

Segala macam kerugian yang disebabkan oleh alam, misalnya mobil kebanjiran, kena angin puting beliung hingga lecet-lecet, atau kena runtuhan pohon juga akan dicover oleh asuransi mobil All Risk.

Selain itu, kerusakan akibat ulah manusia seperti menjadi korban amuk masa, demonstrasi, kerusuhan, dan perbuatan teroris juga menjadi kerusakan yang akan diganti. Tapi, biaya premi asuransi mobil all risk jauh lebih tinggi dibandingkan asuransi TLO.

Selain itu tidak semua jenis mobil akan diterima di polis asuransi All Risk. Biasanya, hanya mobil-mobil keluaran terbaru saja yang bisa diterima dengan asuransi jenis ini.  

Polis Asuransi Jiwa

Sama seperti pada asuransi mobil, asuransi jiwa juga memiliki detail polis yang berbeda-beda. Misalnya, polis asuransi jiwa unit link dan asuransi jiwa dwiguna punya detail layanan dan perlindungan yang berbeda.

Dua jenis asuransi jiwa lainnya pun memiliki detail polis yang beragam:

Asuransi Jiwa Berjangka

Asuransi jiwa berjangka adalah jenis polis asuransi dengan jangka waktu yang ditentukan sesuai dengan keinginan atau pilihan produk yang disediakan oleh perusahaan.

Polis dari asuransi jiwa ini hanya akan berlaku dalam masa kontrak yang terbatas. Ketika pemegang polis meninggal setelah masa kontrak polis sudah habis, maka perusahaan tidak bisa memberikan pertanggunan kepada ahli waris.

Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Asuransi jiwa seumur hidup memberikan keuntungan dan pertanggungan yang serupa dengan asuransi jiwa berjangka. Bedanya, polis pada asuransi ini berlaku seumur hidup, selama pemegang polis tidak melanggar ketentuan yang tertulis di dalamnya.

Asuransi jiwa berjangka adalah jenis asuransi jiwa yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia saat ini.

Asuransi Jiwa Dwiguna

Polis asuransi berikutnya ini juga punya masa kontrak terbatas seperti asuransi jiwa berjangka. Namun bila pada masa kontrak berakhir pemegang polis masih sehat, maka uang pertanggungan akan diberikan kepada tertanggung.

Ada kelebihan dan kekurangan dari polis asuransi ini. Salah satu kekurangannya adalah biaya premi yang biasanya lebih besar.

Asuransi Jiwa Unit Link

Yang terakhir adalah asuransi yang menggabungkan dana perlindungan serta dana investasi dalam satu polis, yaitu asuransi unit link.

Pemegang polis asuransi ini akan mendapatkan pertanggungan ketika ia meninggal, serta memiliki dana investasi yang dikumpulkan dari premi tiap tahun (Redaksi-FC)

loading...