Manado, BISKOM – Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo menegaskan Gerindra tak mengenal dan memberlakukan sistem atau istilah “petugas partai” karena semua kader, baik yang menjadi calon legislatif maupun calon kepala daerah serta kepala negara adalah representasi dari rakyat dan bertanggung jawab kepada rakyat yang memilihnya.

Sebagai partai yang lahir dari rakyat, kata dia, sudah menjadi kewajiban bagi Gerindra untuk mempertanggung jawabkan tugas yang diembannya kepada rakyat. “Itu (istilah petugas partai), tidak berlaku di Gerindra. Semua untuk rakyat,” tegasnya.

Penegasan tersebut disampaikan Hashim Djojohadikusumo saat berkunjung ke kediaman Samsurijal Mokoagouw, Minggu 930/4/2023) siang, dalam rangka sliturahmi dengan keluarga tokoh Bolaang Mongondow yang sudah ditetapkan Gerindra menjadi bakal calon legislatif DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Utara.

Menurut Hashim, Gerindra sudah menetapkan kiprah seluruh kadernya ditujukan hanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia dan membawa bangsa ini menjadi lebih baik, maju dan makin diperhitungkan dalam kiprahnya di dunia internasional.

Karena itu, kata dia, tokoh-tokoh yang dipilih untuk ditetapkan sebagai calon, baik di legislatif maupun eksekutif adalah mereka yang memiliki kapabilitas dan komitmen kuat dalam membangun Indonesia dan bukan untuk tujuan-tujuan tertentu.

Sebagai ketua umum, jelasnya, Prabowo Subianto tidak hanya memberikan himbauan kepada seluruh kadernya agar tetap menjaga komitmen tersebut, namun memberi contoh kongkret melalui tindakan nyata dalam tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.

“Sejak diberi amanah menjalankan tugas Menteri Pertahanan, Pak Prabowo itu sudah menyelamatkan uang negara 20 hingga 25 triliun rupiah setiap tahunnya. Itulah bentuk komitmen beliau terhadap Indonesia, dan keteladanan ini yang harus diterapkan juga oleh semua kader Gerindra dalam tugas dan tanggung jawabnya di segala bidang,” papar Hashim dalam dialog singkat pada pertemuan yang juga dihadiri sejumlah tokoh Sulawesi Utara itu.

Berkaitan dengan kunjungan dua harinya di Sulawesi Utara, Hashim mengaku bahagia melihat antusiasme masyarakat terhadap Prabowo Subianto yang sudah ditetapkan Gerindra menjadi calon presiden yang akan menggantikan Joko Widodo.

Dukungan terhadap putra Langowan dari seorang ibu bermarga Sigar itu, ungkapnya, tidak saja datang dari kalangan masyarakat biasa namun juga sejumlah tokoh daerah ini yang sangat mendambakan Indonesia yang lebih baik dan maju dari pemimpin di pusat hingga ke daerah.

“Saya mendengar harapan itu diungkapkan langsung saat bertemu mereka dalam kunjungan kali ini. (Mereka) dari berbagai kalangan dan lapisan, namun ternyata memiliki harapan yang sama untuk perubahan Indonesia yang lebih baik,” tambahnya lagi.

Menyangkut dinamika di tingkat koalisi partai, termasuk penentuan calon wakil presiden yang akan diusung mendampingi Prabowo Subianto, menurut Hashim partainya masih melihat perkembangan dalam beberapa hari ke depan.(***/Zul).