BISKOM, Jakarta – Prodi Magister Manajemen UTS (Universitas Teknologi Surabaya) berhasil mendapatkan akreditasi dari Lamemba (Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi).

Akreditasi tersebut didapat setelah Universitas yang dinaungi Yayasan Pendidikan Pembangunan Surabaya tersebut diasesmen oleh assesor dari Lamemba pada tanggal 21-23 Agustus 2023.

Seperti.yang disampaikam oleh Rektor UTS Dr. Gunawan Pamudji Widodo yang didampingi Wakil Rektor 1 Dr. Agus Purbo Widodo bahwa pada tanggal 13 Oktober 2023 Surat Keputusan penetapan akreditasi program Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi dan bisnis UTS dinyatakan terakreditasi baik dari yang sebelumnya belum terakreditasi.

“Dengan diraihnya status akreditasi MM ini, diharapkan bisa menjadi program unggulan di Universitas Teknologi Surabaya” terang Gunawan Pamudji.” Kamis (2/10/2023).

“Planning ke depan kami akan meningkatkan tingkat akreditasi dari baik menjadi baik sekali. Syukur syukur bisa mendapat akreditasi unggul,” katanya.

Gunawan Pamudji juga menerangkan bahwa saat ini UTS mempunyai kapasitas atau daya tampung untuk program studi Magister Manajemen sebesar 40 orang mahasiswa.

“Setelah akreditasi, kami coba buka pendaftaran, dan alhamdulillah saat ini sudah ada 40 mahasiswa baru di program studi S2 Manajemen yang sekarang sedang menjalani proses program matrikulasi yakni sebelum mereka kuliah di awal semester 1 itu diwajibkan untuk penyesuaian,” lanjut Gunawan Pamudji.

Program matrikulasi tersebut sebagai penyesuaian karena background dari mahasiswa baru di Magister Manajemen berbeda beda.

“Sarjana mereka berasal dari bermacam macam keilmuan, ada yang teknik industri, ada yang statistik dan lain lain. Dengan program matrikulasi di semester awal ini diharapkan pengetahuan mereka terkait ilmmu manajemen menjadi lebih homogen,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Rektor 1 Dr. Agus Purbo Widodo menambahkan bahwa Program Studi Magister manajemen diharapkan bisa berkembang sesuai visi misi serta arahan Dr. Budi Darmadi, M.Sc., selaku Ketua Umum Yayasan Pendidikan Pembangunan Surabaya sebagai Badan Penyelenggara Universitas Teknologi Surabaya.

Diharapkan lulusan Magister Manajemen UTS mampu menjadi insan yang berbudi pekerti luhur, menguasai IPTEK, cerdas dan terampil di bidang ekonomi dan bisnis, serta berperan aktif dalam pembangunan nasional dan mampu bersaing di kancah internasional.

Selain menawarkan tenaga pengajar yang profesional, UTS memiliki visi penyelenggara pendidikan untuk melibatkan diri di dalam program mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Tantangan ke depan yakni kami harus bisa menyiapkan diri lebih baik/intens, karena program ini sudah banyak ada dikampus kampus lain. Dan ini kita disupport oleh Yayasan yang saat ini kepengurusannya mempunyai beberapa program beasiswa, yang sebagai wujud kepedulian yayasan dalam program mencerdaskan kehidupan bangsa,” lanjutnya.

Keunggulannya yang kami miliki saat ini, kami mempunyai dosen dari praktisi atau dosen industri, di samping ada dosen tetap dan semuanya bergelar Doktor. Di harapkan dengan kompetensi dosen yang sudah sesuai dengan standar nasional ini, program MM di UTS bisa berkembang lebih bagus,” sambungnya.

Saat ini kita mencoba menyesuaikan dengan Permendikbudristek No. 53 tahun 2023 bahwa UTS didorong bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat tanpa adanya perbedaan kesempatan untuk bisa belajar di Program Magister Manajemen UTS.

Selain itu, Agus Purbo menyampaikan bahwa program perkuliahan Magister Manajemen di UTS dilaksanakan secara hibryd, yakni kegiatan perkuliahan dilakukan dari kelas dan dilaksakan secara online / streaming.

“Kuliah untuk peserta didik yang tidak bisa hadir atau yang sedang berhalangan hadir, mereka bisa mengikutinya secara daring,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu Agus Purbo memberikan ucapan terima kasih kepada Pengurus YPPS, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Kaprodi S2 Manajemen, seluruh sivitas akademika UTS serta pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi atas diraihnya akreditasi Magister Manajemen waktu lalu.

“Terima kasih atas akreditasi ini, perjuangan kami tidak ringan dalam menempuh akreditasi tersebut. Lamemba memberi masukan yang banyak pada kami yang akan kami laksanakan sesuai dengan arahan assesor,” pungkasnya. (Juenda)