BISKOaM, Jakarta – Komite Penyelarasan Teknologi Informasi dan Komunikasi -KPTIK sukses mentransformasi Warung tradisional menjadi Warung NKRI Digital sebagai wujud dukungan terhadap program Badan Nasional Penanggulangan Terorisme – BNPT mencegah penyebaran paham radikalisme dengan memanfaatkan tekhnologi digital.

KPTIK yang gencar melaksanakan program Digitalisasi Warung Kopi di berbagai daerah menarik kepercayaan pihak BNPT untuk bekerjasama membangun 37 Warung NKRI Digital yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk 1 usaha Warung NKRI Digital yang berada di Hongkong.

Sejauh ini sudah ada 22 Warkop Digital binaan KPTIK dan seluruhnya sudah rersmi bergabung dalam program Warung NKRI Digital di BNPT. Dan saat ini sudah ada 14 Warung NKRI yang berhasil bermigrasi menjadi Warung NKRI Digital dari 30 Warung NKRI yang didirkan BNPT sejak tahun 2022 lalu.

Jadi dengan bergabungnya 22 Warkop Digital dan 14 Warung NKRI menjadi Warung NKRI Digital, maka saat ini BNPT telah memiliki 37 Jaringan Warung NKRI Digital yang tersebar di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Papua, dan dari Miangas sampai Pulau Rote.

Peluncuran Warung NKRI Digital resmi dilaksanakan BNPT di Desa Kahuman, Kecamatan Polaharjo, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Warung Pawon Ndeso menjadi pilihan pertama lokasi peluncuran program Warung NKRI Digital.

Kepala BNPT Komjen Pol. Prof. Dr. H. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, M.Si meresmikan langsung Peluncuran Warung NKRI Digital di Desa Kahuman, Klaten pada Rabu, (7/2/2024) yang dihadiri Bupati Klaten Sri Mulyani dan Kepala Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah Haerudin, SH, MH.

Menurut Kepala BNPT yang akrab disapa Riko, sesungguhnya warung ini tadinya didirikan secara tradisional yang menjual kebutuhan sehari-hari, kemudian dikombinasikan menjadi warung digital.

“Warung NKRI Digital ini tujuan utamanya untuk meningkatkan kualitas usaha dengan wawasan kewirausahaan. Semua warga memiliki hak yang sama untuk kesejahteraan. Ini bentuk negara hadir termasuk bagi mitra deradikalisasi yang dulu pernah tersesat dengan doktrin radikalisasi,” kata Riko dalam sambutannya.

Kegiatan peluncuran Warung NKRI Digital di Klaten ini diwarnai sesi Ngobrol Bareng (Ngobar) Kebangsaan dengan tema “Merajut Keberagaman dan Persatuan Menuju Indonesia Sejahtera dan Harmoni” menghadirkan pembicara Kepala BNPT Riko, Bupati Klaten Sri Mulyani, Ketua KPTIK Dedi Yudianto, dan Tokoh Agama K.H Ahmad Muwafiq dengan moderator Tenaga Ahli Bidang Kemitraan Warung NKRI Digital BNPT RI,  Soegiharto Santoso,.

Di kesempatan yang sama, kolaborasi BNPT dan KPTIK diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU terkait penggunaan teknologi digital dalam penanggulangan terorisme, yang dilakukan oleh Deputi I BNPT RI Mayjen TNI Roedy Widodo dan Ketua KPTIK Dedi Yudianto.

KPTIK dan BNPT juga memberikan beasiswa Pelatihan Online kepada 10 anak muda Klaten senilai masing-masing 5 juta rupiah. Pelatihan secara online Warung NKRI Digital ini akan dilaksanakan Cybers Academy. Tenaga pelatih yang professional dan berpengalaman dari Cybers Academy akan membimbing anak-anak muda penerima beasiswa ini sampai memahami cara memulai dan menjalankan usahanya.

Untuk memaksimalkan operasional dan eksistensi Warung NKRI Digital ini, KPTIK akan menyiapkan pelatihan Citizen Journalism bagi anggota Karang Taruna, anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa, dan staf kantor Desa atau Kecamatan. Pelatihan Citizen Journalism ini akan difasilitasi oleh Media Online Guetilang.

Peserta akan dilatih kemampuan meliput dan menulis berita tentang kegiatan di pedesaan, potensi wisata desa, dan promosi komoditas dan seluruh potensi lainnya yang dimiliki desa dan menyiapkan sarana publikasi di media online guetilang. (Juenda)