BISKOM | Jakarta – PT Trimitra Prawara Goldland Tbk mencatat pertumbuhan pendapatan hingga September 2025 dan menyiapkan peluncuran Cluster Salak 95 unit dengan harga mulai Rp500 jutaan.
PT Trimitra Prawara Goldland Tbk menyampaikan kinerja keuangan positif dalam paparan publik 2025, seiring strategi ekspansi proyek hunian dan rencana peluncuran Cluster Salak di kawasan Cibungbulang Townhill.
Perusahaan properti yang berdiri sejak 23 Maret 2015 ini membukukan pendapatan Rp18,41 miliar per 30 September 2025, meningkat dari Rp16,78 miliar pada periode sama 2024.
“Laba periode berjalan tercatat Rp6,91 miliar, naik dibandingkan Rp6,51 miliar pada 2024,” ujar Direktur Utama PT Trimitra Prawara Goldland Tbk Indriati dalam Public Expose via zoom meeting, Jum’at (19/12/2025).
Namun beban pokok pendapatan meningkat menjadi Rp11,50 miliar, pertumbuhan tersebut didorong penjualan proyek berjalan, pengelolaan biaya, serta permintaan hunian yang stabil di segmen subsidi dan komersial.
Dari sisi neraca, total aset tercatat Rp100,89 miliar dengan liabilitas Rp23,80 miliar dan ekuitas Rp77,09 miliar, mencerminkan struktur keuangan yang relatif sehat di tengah ekspansi bertahap.
Likuiditas perusahaan tetap kuat dengan current ratio 6,01 kali, sementara rasio utang membaik, terlihat dari penurunan debt to equity ratio menjadi 30,88 persen dibandingkan akhir 2024.
Manajemen juga menyiapkan All New Cluster Salak di Cibungbulang Townhill, Bogor, yang dijadwalkan rilis pertengahan 2026 dengan 95 unit tipe 50/105 dan harga mulai Rp500 jutaan.
Cluster Salak dirancang sebagai hunian modern bernilai investasi jangka panjang, dilengkapi fasilitas kawasan seperti taman, area olahraga, keamanan 24 jam, serta akses terintegrasi dengan pengembangan township.
Dengan kinerja keuangan yang terjaga dan strategi berbasis teknologi, Trimitra Prawara Goldland optimistis memperkuat posisi sebagai pengembang hunian berkelanjutan dan bernilai investasi.
Reporter: Lakalim Adalin









