BISKOM | Jakarta – Ikatan Citra Alumni Taiwan Indonesia bersama Palang Merah Indonesia DKI Jakarta menggelar donor darah Ramadan di Jakarta Barat, Sabtu (7/3/26), dengan target 350 kantong darah.
Bulan suci Ramadan kembali menjadi ruang refleksi sekaligus penggerak aksi kemanusiaan. Di tengah suasana ibadah, sejumlah organisasi masyarakat memilih menghadirkan kontribusi nyata bagi publik.
Salah satunya dilakukan oleh Ikatan Citra Alumni Taiwan Indonesia (ICATI) yang menggandeng Palang Merah Indonesia DKI Jakarta dalam kegiatan bakti sosial donor darah di Jakarta Barat.
Kegiatan ini menargetkan pengumpulan 350 kantong darah. Stok tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan transfusi darah di wilayah ibu kota yang terus meningkat.

Wakil Sekretaris PMI DKI Jakarta, Bambang Sutarno, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan para pendonor yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, ketersediaan darah di Jakarta masih menjadi kebutuhan penting. Setiap hari, ribuan warga bergantung pada suplai darah untuk berbagai penanganan medis.
Ia menyebutkan, sekitar 3.000 masyarakat di DKI Jakarta secara aktif membutuhkan bantuan darah secara rutin.
“Karena itu kegiatan seperti ini sangat berarti. Partisipasi masyarakat membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan,” ujar Bambang.
Ia juga menyampaikan salam dari Ketua PMI DKI Jakarta, Rustam Effendi, yang berharap kerja sama kemanusiaan dengan ICATI dapat terus berlanjut.

Teladan Donor Darah dan Dampak Kemanusiaan
Dalam kesempatan tersebut, PMI juga memberikan apresiasi kepada salah satu pendonor rutin, Tjendera Limin.
Ia tercatat telah mendonorkan darah sebanyak 72 kali. Capaian itu dinilai menjadi teladan penting bagi masyarakat untuk ikut terlibat dalam kegiatan donor darah.
PMI menekankan bahwa satu kantong darah memiliki potensi besar dalam penyelamatan nyawa manusia.
Dalam banyak kasus medis, satu kantong darah dapat dimanfaatkan untuk membantu hingga tiga pasien yang membutuhkan transfusi.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, tim medis menyiapkan sedikitnya 14 tempat tidur donor serta tenaga kesehatan yang bertugas melayani para peserta.
Langkah tersebut dilakukan agar proses donor berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pendonor.
Komitmen ICATI Gelar Donor Dua Kali Setahun
Ketua Panitia kegiatan, Iwan Purnama, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah kali ini merupakan penyelenggaraan ketujuh oleh ICATI Jakarta.
Program tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya diprakarsai oleh Tjendera Limin dan kemudian diteruskan oleh sejumlah anggota ICATI lainnya.
Iwan mengatakan, ICATI Jakarta memiliki komitmen untuk menyelenggarakan donor darah secara rutin dua kali dalam setahun.
Satu kegiatan dilaksanakan pada bulan Ramadan, sementara kegiatan berikutnya biasanya digelar sekitar enam bulan setelahnya, sekitar September.
“Kami berterima kasih kepada PMI DKI Jakarta yang selama ini bersedia bekerja sama dalam kegiatan donor darah ini,” kata Iwan.
Ia juga menyampaikan harapan agar kegiatan kemanusiaan tersebut dapat terus berjalan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua ICATI Jakarta, Simon Hu, menambahkan bahwa pelaksanaan donor darah saat Ramadan memiliki makna tersendiri.
Menurutnya, pada masa menjelang Idul Fitri jumlah pendonor biasanya menurun, sementara kebutuhan darah di rumah sakit tetap tinggi.
Karena itu, ICATI berupaya hadir membantu menjaga ketersediaan stok darah di PMI melalui kegiatan rutin tersebut.
Simon juga menilai kegiatan donor darah bukan hanya bermanfaat bagi pasien, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor.
Selain membantu sesama, donor darah dapat mendorong regenerasi sel darah merah yang baik bagi tubuh.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mengajak lebih banyak masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan seperti donor darah,” ujarnya.
Panitia berharap target 350 kantong darah yang ditetapkan dalam kegiatan ini dapat terpenuhi dan membantu kebutuhan transfusi darah di Jakarta.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










