BISKOM,Jakarta – Plt. Dirjen Badilag arahkan aparatur PA Bengkulu terapkan standar 5S + 1E dan beri pelayanan berempati bagi pencari keadilan. Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H., mengarahkan aparatur Pengadilan Agama Bengkulu Kelas IA, mulai dari satpam hingga resepsionis, melayani pencari keadilan dengan empati, Rabu (21/10).

Arahan itu disampaikan Muchlis saat memberikan pembinaan kepada pimpinan, hakim, dan seluruh aparatur pengadilan tersebut. Petugas pelayanan terpadu satu pintu, satpam, dan resepsionis diminta menerapkan standar 5S + 1E, yakni senyum, salam, sapa, sopan, santun, dan empati.

Para petugas diminta memahami beban psikologis pencari keadilan yang datang ke pengadilan, lalu menyambut mereka dengan ketulusan yang menenangkan. Muchlis juga mengarahkan aparatur menjadikan semangat melayani sebagai nilai utama dan menempatkan diri sebagai mitra yang hangat bagi masyarakat.

Baca :  Hakim Vonis PT Tani Hub Denda Rp1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 263 Miliar

Jajaran aparatur Pengadilan Agama Bengkulu Kelas IA mengikuti pembinaan Plt. Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama. (Dok. Badilag)

Pembinaan itu turut mengevaluasi kinerja pelayanan Pengadilan Agama Bengkulu, termasuk mediasi. Sejak Januari hingga 20 Oktober, dari 175 perkara wajib mediasi, sebanyak 105 perkara berhasil didamaikan, atau 60 persen.
“Memutus perkara dengan putusan adalah kewajiban, namun mendamaikan pihak yang bersengketa adalah kemuliaan,” ujar Muchlis.

Evaluasi yang sama memotret layanan berbasis digital. Dari Januari hingga 20 Oktober, seluruh 1.296 perkara masuk telah didaftarkan melalui e-Court.

Pada periode Januari hingga 16 Oktober, salinan seluruh 1.115 putusan telah diunggah dengan rata-rata waktu unggah 0,14 hari. Seluruh 794 akta cerai pada periode yang sama telah ditandatangani secara elektronik, tanpa ada yang tertunda.

Baca :  Sukses BATAN Kelola Limbah Reaktor Triga Mark

Pembinaan ditutup dengan komitmen bersama jajaran Pengadilan Agama Bengkulu untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pelayanan.

Sebagai informasi, pembinaan ini merupakan bagian dari kunjungan kerja Plt. Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama ke Pengadilan Agama Bengkulu dan mengusung tema “Penguatan Integritas, Kapasitas SDM, Akselerasi Kinerja, dan Pelayanan Publik Prima”.(Surame)