Home Blog Page 1045

Betti Alisjahbana, Komunitas OS Bersinergi Kembangkan Open Source

2

Keberadaan open source software (OSS) di Indonesia tidak lagi dapat dianggap remeh. Sebab komunitasnya sudah membentuk asosiasi yang sah dan memiliki sejumlah program terencana bagi kepentingan pengembangan teknis dan bisnis open source di Indonesia bernama Asosiasi Open Source Indonesia  (AOSI).
Akte pendirian AOSI telah ditanda tangani akhir Juni lalu, dan tugas berat yang menanti adalah bagaimana caranya agar OSS lebih dikenal luas dalam masyarakat. Oleh karenanya, komunitas OSS Indonesia pada IGOS Summit, 27-28 Mei 2008 lalu memilih Betti Alisjahbana sebagai Duta Open Source Indonesia. Dan pada 3 Juli lalu, Betti juga telah terpilih menjadi Ketua AOSI.
Karirnya pada perusahaan IBM selama 23 tahun lebih, membuat latar belakang TI-nya sangat kuat, walaupun sebetulnya Betti adalah lulusan Arsitektur ITB. Dia bahkan mendapatkan kesempatan sebagai perempuan pertama yang menduduki jabatan Presiden Direktur IBM di kawasan Asia Pasifik.
Setelah tidak menjabat lagi di IBM, wanita kelahiran Bandung ini mendirikan sebuah perusahaan, yang juga terdaftar sebagai pendiri AOSI, yakni PT. Quantum Business International.
Berikut petikan wawancara BISKOM dengan Betti Alisjahbana, ibu dari dua anak, yang dengan berbagai upaya terus berkarya dan mengembangan TI di tanah air.

Anda kini menjadi Duta Open Source Indonesia, apa pekerjaan yang harus diemban?
Tugas utamanya adalah membuat open source itu sukses di Indonesia, jadi didalamnya termasuk mempromosikan open source kemudian membantu menfasilitasinya. Dalam hal ini saya bekerjasama dengan AOSI, kami bersama-sama membuat open source itu sukses di Indonesia. Sukses dari segi image yang positif, kemudian penggunanya dan pangsa pasarnya juga meningkat.

Mengapa Anda concern sekali terhadap OSS?

Bagi saya OSS sangat strategis untuk Indonesia, dimana kita bisa mendapatkannya cukup dengan mendownloadnya, dan bisa kita mengembangkan lebih jauh. Jadi dari situ, mental kita bukan hanya mental sebagai pengguna tapi juga sebagai produsen, pengembang dan penyedia jasa. Saya pikir itu sangat tepat sekali untuk negara seperti Indonesia yang tengah membangun dan tengah dihadapkan pada krisis keuangan.
Dan dengan open source ini sebenarnya kita dapat code, dan mengembangkannya sendiri untuk mengejar ketinggalan itu. Kemudian keuntungan dari open source adalah kita bisa menghemat pengeluaran, khususnya untuk license dan pengeluaran itu bisa dialihkan untuk investasi pendidikan atau untuk inovasi lain.

Apa target AOSI tahun ini?

Kami membagi target yang ingin dicapai dalam waktu 30 hari, 100 hari, dan 1 tahun. Dalam 30 hari kami ingin mendata siapa pemain open source di Indonesia karena kami ingin melakukan sinergi antar para pemain di bidang open source.
Kemudian tentunya kami ingin membentuk kepengurusan dari asosiasi itu dan mengembangkan keanggotaannya dan juga meluncurkan portal www.aosi.or.id yang berisi segala macam informasi yang dibutuhkan untuk menggunakan maupun mengembangkan OSS.
Sementara program seratus hari kami adalah kepengurusan tetap AOSI harus sudah jadi. Syukur lah, kepengurusan tersebut telah terbentuk pada 3 Juni lalu. Kemudian sosialisasi aplikasi open source maupun industrinya. Kemudian saya juga ingin meningkatkan skill dari para pemain open source baik dari segi teknis maupun secara bisnis. Kami ingin membuat diskusi fokus group dengan organisasi pemerintah yang relevan seperti Departemen Komunikasi dan Informatika, Kementerian Negara Riset dan Teknologi, Departemen Perindustrian khususnya di bidang telematika, dan lainnya. Kemudian kami juga ingin melakukan Roadshow Exibition dan Publikasi mengenai pengembangan open source. Dan kemudian juga banyak yang dikeluhkan adalah persedian driver sebagai perangkat penunjang. Hal ini juga akan kami bicarakan dengan para pemain untuk meyakinkan bahwa driver itu bisa tersedia untuk Indonesia.
Dalam satu tahun, kami berharap sudah cukup kuat untuk mulai memasarkan secara internasional OSS maupun jasa-jasa TI lain berdasarkan aplikasi open source. Dan kami juga ingin AOSI bisa menjadi suatu marketing house yang bisa membantu mempromosikan pemain TI di Indonesia.

Jadi sekarang AOSI sudah resmi berdiri? Perusahaan-perusahaan mana saja yang menjadi pendiri AOSI?
Ya betul. Ada 17 perusahaan yang menjadi pendiri AOSI yakni PT. Jatis Solutions Ecom, PT. Quantum Business International, PT. Duta Astakona Girinda, P.T Rimba Sindikasi Media, Yayasan Air Putih, PT. Nurul Fikri Cipta Inovasi, PT. Infolinux Media Utama, Yayasan One Destination Center, Yayasan Penggerak Linux Indonesia, PT. Multikom Persada International, PT. Extol Indonesia, PT. Securitama Systematindo International, Sun Microsystems Indonesia, PT. Linuxindo Total Solusi, PT. IBM Indonesia, PT. Indosat Mega Media dan Majalah BISKOM.

Apa alasannya sehingga Anda dipilih menjadi Duta Open Source Indonesia?
Saya menduga karena kebetulan saya mempunyai latar belakang di  bidang TI dan enterprise yang kuat. Selama ini memang open source dianggap permainan bagi mereka yang hobies, dan suka ngutak-ngatik. Padahal sebetulnya open source sangat relevan dan sangat tepat untuk dunia enterprise, dan baru-baru ini www.cio.com melakukan survei dari para CIO (Chief Information Officer) dan menunjukkan bahwa sekarang open source masuk mainstream enterprise.
Nah saya pikir dengan latar belakang saya, mungkin bisa membantu membawa open source ini menjadi suatu solusi yang reliabel baik untuk perorangan, organisasi, kecil, organisasi besar, pemerintahan, maupun pendidikan.

Menurut Anda berapa banyak pengguna OSS di Indonesia? Apa alasannya orang Indonesia diharapkan bermigrasi ke OSS?
Karena saya belum mulai mendata, jadi belum punya data pastinya, tapi mudah-mudahan kita bisa tahu para pemain atau penggunanya.  Alasan mengapa harus migrasi sebetulnya sangat jelas. Yang pertama adalah murah, malah kebanyakan gratis, jadi sayang kan kalau barangnya bagus dan gratis, tetapi ambil yang bayar? Kan lebih baik dananya dipakai untuk hal-hal yang lain.
Yang kedua adalah dia menggunakan standar terbuka dan standar terbuka itu bagus karena pertama,, memudahkan terjadinya interoperability. Kedua adalah menghindari ketergantungan terhadap suatu vendor, karena kalau ada ketergantungan itu biasanya mendorong terjadinya monopoli yang tidak sehat. Suatu keterbukaan itu merangsang terjadinya inovasi dan merangsang terjadinya kompetisi yang jauh lebih sehat. Dan biasanya dengan kompetisi harga itu akan cenderung turun dan kualitas cenderung naik, karena akan berlomba-lomba untuk memenangkan suatu kompetisi.
Dan ketiga, adalah karena sourcenya dibuka, maka memungkinkan kita untuk mengembangkannya lebih jauh lagi.

Mandiri dan Merdeka

0

Bukannya latah jika kami mengedepankan tema ‘Merdeka’ di edisi Agustus ini. Kami hanya ingin mengukur seberapa merdeka bangsa Indonesia dan seberapa merdeka teknologi informasi (TI) kita. Tentunya jika kebebasan dijadikan indikator sebuah kemerdekaan, maka kita sepaham bahwa TI kita belum benar-benar merdeka.

Bagi masyarakat perkotaan, akses informasi sangat mudah didapat. Saking mudahnya, kita bebas memilih jenis akses informasi apa yang ingin digunakan. Media konvesional hingga yang canggih, channel radio, siaran televisi, akses internet gratis dan yang bayar, semua tersedia. Sebaliknya bagi masyarakat daerah terpencil, jangankan bicara internet, media konvensional pun sulit dicari.

Majalah BISKOM Edisi Agustus 2008

1

Cover Majalah BISKOM kali ini menampilkan Bapak Budi Rahardjo, Pakar Security dan Dosen ITB (Terima kasih kepada Bapak Budi Rahardjo yang juga turut mendukung Majalah BISKOM).
Dalam kesempatan ini, kami sekaligus menawarkan kepada seluruh pembaca untuk dapat bekerjasama yang saling menguntungkan dengan Majalah BISKOM, baik berupa pengiriman artikel tentang TI, mengadakan seminar, workshop dan pameran serta kegiatan-kegiatan lainnya yang berkaitan dengan dunia TI.

Topik menarik Majalah BISKOM Edisi Agustus 2008 diantaranya:

· COVER STORY: Pakar Security dan Dosen ITB, Budi Rahardjo, Ketersediaan Bandwidth Batasi Distribusi Musik Digital

· FIGURE:
–    Psikolog dan Akademisi, Sarlito Wirawan Sarwono, Atasi Masalah Lewat Konsultasi Online
–    Marketing Director PT Intech Surya Abadi, Teddy Tjan, DeskBook Hemat Energi
–    Vice President Director PT Ceria Indonesia, Yan A. Harahap, Ceria Games: Permainan Edukatif
–    Creative Director Main Games, Andi Martin, Pertumbuhan Game Developer Lokal Masih Slow

· HEADLINE:
–    Indonesia Menuju TI Merdeka
–    Pendidikan, Aspek Utama Kemerdekaan TI
–    Robotika dan Kecerdasan Buatan di Era Kemerdekaan TIK

· FOCUS:
–    NFC, Transaksi Via Ponsel
–    Micro Payment Seluler Mulai Nge-Trend
–    Saatnya Kampanye Sehat!
–    Penjualan Musik Digital Tekan Penjualan CD
–    Pemerintah dan Operator Kembangkan Akses Telepon Daerah
–    Netbook, Ringkas dan Murah
–    Notebook Murah Pengaruhi Pertumbuhan Broadband

· SNAP:
–    XL, Perusahaan Berbasis Pengetahuan
–    Anggota Polri Kembali Raih Doktor UI
–    BPPT Gelar Seminar Transfer Teknologi
–    Menegristek Adakan Audiensi Dengan AOSI
–    Layanan Esia Rambah Purwokerto
–    WGT 2008 Dilaksanakan
–    Pendapatan Seagate Naik 12%
–    INAICTA 2008 Adakan Penjurian Karya Anak Bangsa
–    Be-Mall Adakan Hobbies & Toys Fair

· RESENSI:
–    Be Negative Session 2, Penulis: Naomi Susan & Agung Widyatmoko
–    Keynote, Panduan Membuat Presentasi di Mac, Penulis: Dirgayuza Setiawan

· INSPIRATION:
–    Idris Asmuni: Mengelola Chain Value Pada Perusahaan Industri
–    Hemat Dwi Nuryanto: Solusi e-Broadcasting Pada Pameran Industri Telematika
–    Bambang Dwi Anggono: Helpdesk e-Government
–    Dirgayuza Setiawan: Merdeka Dengan BlackBerry di Indonesia
–    Prakoso Bhairawa Putera S.: Merdekakan Daya Saing Iptek Nasional
–    Bob Julius Onggo: Demam Thomas Cup

· REVIEW & TRIAL:
–    Gigabyte M704
–    Hasselblad H3DII-50 25
–    Philips 7000 dan 9000 Series
–    Genius G-Pen M609
–    Kingston Terra Cotta
–    Kodak Zi6
–    AOC 2230Fm
–    D-Link DAP-1150
–    Sony HDR-TG1
–    Philips X800
–    Motorola W230
–    Asus P750
–    Palm Treo 800w

Dapatkan Majalah BISKOM di Toko Buku Gramedia dan Gunung Agung atau berlangganan melalui Bagian Sirkulasi Majalah BISKOM.

Untuk review, ujicoba, update harga produk dan kegiatan perusahaan Anda, hubungi redaksi[at]biskom.web.id

MURI UNTUK FREE OPEN SOURCE SOFTWARE INDONESIA

0

Penyelenggaraan IGOS Summit 2 pada bulan Mei lalu, yang ditandai dengan ditandatanganinya Kesepakatan Bersama IGOS Summit 2 Tahun 2008 oleh 18 Kementerian/Departemen, perlu ditindaklanjuti dengan berbagai kegiatan yang fokus pada upaya memperkuat semangat dan menambah pengetahuan masyarakat di bidang open source.

Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat di dunia Teknologi Informasi dan Komunikasi baik dari sisi perangkat, infrastruktur hingga konten, serta mempromosikan penggunaan dan pemanfaatan Open Source Software (OSS) sebagai perangkat lunak legal yang mudah, Kementerian Negara Riset dan Teknologi dan Departemen
Komunikasi dan Informatika berinisiasi untuk memobilisasi komunitas open source di Indonesia untuk mencatatkan pada Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan MURI untuk Free Open Source Software (FOSS) Indonesia.

Majalah BISKOM Edisi Juli 2008

0

Cover Majalah BISKOM kali ini menampilkan Bapak Johnny Swandi Sjam, Direktur Utama PT. Indosat (Terima kasih kepada Bapak Johnny Swandi Sjam dan seluruh staff PT. Indosat yang juga turut mendukung Majalah BISKOM).

Dalam kesempatan ini, kami sekaligus menawarkan kepada seluruh rekan-rekan untuk dapat bekerjasama yang saling menguntungkan dengan Majalah BISKOM, baik berupa mengirimkan artikel tentang TI, mengadakan seminar, workshop dan pameran serta kegiatan-kegiatan lainnya yang berkaitan dengan dunia TI.

Topik menarik Majalah BISKOM Edisi Juli 2008 diantaranya:

COVER STORY: Dirut PT Indosat, Johnny Swandi Sjam, “Bisnis Seluler Indosat Tumbuh Pesat”

FIGURE:
– Ketua AOSI & Duta Open Source Indonesia, Betti Alisjahbana, “Komunitas OS Bersinergi Kembangkan Open Source”
– Pemerhati Hukum, Carita Tamzil, “Hackers Dapat Dijerat UU-ITE”
– Pengajar Hukum Telekomunikasi dan Cyberlaw Unpad, Danrivanto Budhijanto, “Hacker Bukan Cracker”

HEADLINE:
– Hacker, Ahli Security
– Cracking, Dampak Kemajuan TI

FOCUS:
– Menuju Kemandirian Bangsa Dengan Iptek
– Outsourcing, Solusi Pengembangan Sistem Informasi Masa Depan
– Outsourcing dan Manajemen Pengetahuan Organisasi
– Kesiapan Produk Lokal Pengaruhi Tender WiMAX

SNAP:
– Cisco Kenalkan Data Center 3.0
– Advan Raih Muri Untuk Replika Notebook terbesar
– Pasar Audio Video LG 22,1%
– Sun Microsystems Kenalkan Versi Terbaru Java CAPS
– Malaysia, Pemenang HyperX Girl Design Contest
– Googlepreneur, Manfaatkan Web Gratis
– Samsung Gelar WCG
– Komunitas Open Source Bentuk AOSI
– Dua Petinggi Polri Raih Gelar Doktor
– FKI 2008 Picu Perkembangan TI
– FKI 2008, Wisata Belanja di Be Mall Bandung

RESENSI:

Sutiono Gunadi:
– Hacker’s Biggest Secret Friendster Hacking, Penulis: Anselmus Ricky (ThOR)
– Membuat Website Dengan Microsoft Visual Web Developer 2008 Express Edition, Penulis: Agata Filiana

INSPIRATION:
– Hemat Dwi Nuryanto: RISE, Mencerahkan Horizon Industri Penyiaran
– Muhamad Jafar Elly: Menuju Transformasi Budaya Digital
– Bob Julius Onggo: Mencoba Bisnis Lelang Online
– Kemal Prihatman: Makna Kebangkitan Nasional Dalam Dunia TI & Pendidikan
– Dirgayuza Setiawan: iPhone 3G dan MobileMe: Batu Loncatan Baru Untuk Mac OS X
– Bambang Dwi Anggono: Mengapa Interoperabilitas?
– Cicilia Lusiani: CIO dan Urgensi Keberhasilan E-government
– Idris Asmuni: Menerapkan Manajemen Pengetahuan Dalam Perusahaan

REVIEW & TRIAL:
– Pendrive SENSE
– Linksys by Cisco WVC54GCA
– Samsung SyncMaster 743 NX
– Sony Walkman NWZ-A720
– HP Voodoo Envy 133
– Sony Bravia KDL-21JE1
– Asus BC-120PT
– Lacor Digital Photo Frame
– Motorola Ming A1600
– LG KS20
– ViTELL TV89

Untuk lebih lengkapnya silahkan baca langsung Majalah BISKOM atau kunjungi www.biskom.web.id

Dapatkan Majalah BISKOM di Toko Buku Gramedia dan Gunung Agung atau berlangganan melalui Bagian Sirkulasi Majalah BISKOM di Komplek Ketapang Indah Blok B2 No. 3 Jl. KH. Zainul Arifin Jakarta 11140 Tlp. (021) 631 4611 Fax. (021) 631 4639 Email: redaksi[at]biskom-majalah.com

Untuk pemasangan iklan dapat menghubungi Bpk. Andi Tanudiredja, e-mail: andi[at]biskom-majalah.com

Untuk review, ujicoba, update harga produk dan kegiatan perusahan Anda, hubungi redaksi[at]biskom-majalah.com

Hasselblad Ciptakan DSLR 50 Megapiksel

1

Bagi penggemar fotografi, nama Hasselblad sudah tidak asing lagi. Produsen penghasil alat-alat fotografi ini memang menjadi semacam jaminan untuk produk-produk berkualitas. Salah satu perangkat yang baru saja mereka keluarkan adalah Digital Single Lens Reflex (DSLR) H3DII-50 yang merupakan generasi keempat Hasselblad H-sysem.

Anak Perusahaan eBay Kembangkan Bisnis Dengan Sun

0

Marktplaats.nl, platform E-commerce terbesar di Belanda yang juga merupakan anak perusahaan eBay sejak 2004, tengah mengembangkan bisnisnya dengan menggunakan layanan berlangganan MySQL Enterprise Unlimited database dari Sun Microsystems. Untuk memastikan pertumbuhan perusahaan yang cepat, perlindungan site uptime dan menekan biaya TI, perusahaan saat ini menggunakan infrastruktur berbasis teknologi open source yang fleksibel seperti MySQL yang didukung oleh tim pendukung database global Sun Microsystems yang selalu siaga selama 7 hari 24 jam.

Seagate Simpan Hasil Liputan Olimpiade 2008

0

Harddrive seri Barracuda ES dari Seagate terpilih menjadi pilihan bagi server media Omneon MediaDeck dan sistem storage aktif MediaGrid yang akan mendukung stasiun TV NBC dalam meliput ajang Olimpiade Beijing pada tanggal 8 – 24 Agustus 2008 mendatang. Media server dan sistem storage akan memudahkan stasiun TV NBC untuk memproduksi 3.600 jam nonstop liputan selama pertandingan Olimpiade Beijing – tiga kali lebih lama dari liputan NBC pada pertandingan Olimpiade Athena tahun 2004.

IBM Fokus ke Sektor Pemerintahan

0

Melanjutkan komitmennya terhadap sektor pemerintahan di Indonesia, IBM memperkenalkan solusi-solusi yang inovatif, terintegrasi dan terjangkau untuk instansi pemerintahan agar meningkatkan layanan dan akuntabilitas program-program layanan pemerintah.

Dalam acara IBM Government Solutions Day yang diselenggarakan di Jakarta (24/7), merupakan salah satu inisiatif IBM untuk meningkatkan kesadaran pemerintah setempat akan solusi TI di pemerintahan.

Teknologi Cisco IPoDWDM Hantarkan Operator ke Era Zettabyte

0

Cisco mengumumkan pengembangan teknologi Internet Protocol over dense wavelength-division multiplexing (IPoDWDM) untuk mendukung operator telekomunikasi dan penyedia jasa Internet menyongsong era Zettabyte (24/7).
Teknologi IPoDWDM ini kini memungkinkan untuk digelar di sepanjang jaringan milik operator telekomunikasi dan penyedia jasa Internet, dari inti jaringan memanfaatkan Cisco Carrier Routing System (CRS-1) sampai di ujung jaringan dengan tersedianya router seri Cisco XR12000 dan 12000.