Home Blog

Offline Event Gratis : Growth with Zoho, Temukan peluang bisnis baru dengan menjadi partner Zoho

0

Zoho telah berkembang dengan pesat di APAC dan utamanya Indonesia menjadi pasar yang ingin kami fokuskan. Bagian utama dari strategy bisnis kami yaitu dengan menggandeng mitra lokal untuk mengembangkan bisnis kami di sini.

Zoho ingin mengundang Anda untuk datang pada event GROW WITH ZOHO untuk mengenalkan Zoho, Zoho Partner Program, Zoho CRM dan juga seluruh ekosistem produk Zoho yang akan memberikan bisnis Anda peluang bisnis baru dan memberikan nilai tambah kepada pelanggan dan juga prospek Anda. Event ini akan diadakan pada

Hari/Tanggal : Jumat, 3 Maret 2023
Tempat : Pullman Hotel, Thamrin Jakarta
Waktu : 09.30 – Selesai

Adapun agendanya adalah sebagai berikut:

9.30 – 10.00 : Registrasi dan networking

10.00 – 10.05 : Pembukaan

10.05 – 10.35 : Pengenalan tentang Zoho dan Kenapa Memilih Zoho

10.35 – 11.10 : Zoho Partner Program – Bagaimana Zoho dapat membuka peluang bisnis baru dan memberikan nilai tambah untuk pelanggan Anda.

11.10 – 11.30 : Tanya Jawab

11.30 – 13.15 : Sholat Jumat, Makan Siang dan Networking

13.15 – 14.00 : Live Demo Zoho CRMPlus
14.00 – 14.45 : Round Table Discussion

14.45 – 14.50 : Closing

Daftar sekarang, tempat terbatas!
https://zfrmz.com/SZByzDESyG6b4sk52ZJt

GGPR Jemaat Tabernakel Giper, Gelar Ibadah Pra Natal

0

BITUNG, BISKOM – Ibadah Pra Natal dilaksanakan di Gereja Gerakan Pimpinan Rohulkudus (GGPR) Jemaat Tabernakel yang digembalakan oleh Pdt Franti Palempung, Jumat (16/12/2022).

Dalam ibadah tersebut, Pdt Dameling Kueso dipercayakan menyampaikan Khotbah yang pembacaannya terdapat didalam Lukas 2:10 dengan tema “Kesukaan Besar”.

Dalam Khotbahnya, Ia Menyampaikan, Definisi Kesukaan besar artinya adalah berita Natal membangkitkan gairah kita melebihi dari rata- rata.

Pdt Dameling Kueso, Menyampaikan Firman Tuhan

Ia melanjutkan, Ada tiga tokoh dalam Alkitab yang mengalami tentang peristiwa Natal yang membangkitkan gairah mereka.

“Tokoh Pertama yaitu Maria, kita tahu bersama Maria adalah seorang wanita perawan tinggal di kota Nazaret yang sudah bertunangan dengan Yusuf keturunan dari keluarga Daud. Maria mengalami tentang berita Natal, yakni kesukaan besar, mengubah hidup Maria dalam kemustahilan menjadi hidup dalam kepastian.

Kedua Berita Natal atau Kesukaan besar mengubah kekuatiran Yusuf menjadi sebuah kepastian.

Berita Natal atau kesukaan besar mengubah ketakutan para para gembala- gembala menjadi keberanian dan kepastian” ungkapnya.

Ketua Umum GGPR, Pdt Yety Megansa menyampaikan Sambutan Natal pertama.

Ditempat yang sama, Pdt. Yety Megansa, Ketua Umum Gereja Gerakan Pimpinan Rohulkudus (GGPR) diberi kesempatan pertama untuk membawa sambutan dan Pesan Natal.

Dalam sambutannya, Ia menyampaikan, menyambut Natal semua kita harus hidup rukun dan damai.

“Dalam menyambut Natal ini, mari kita berbenah diri, tinggalkan hal-hal yang membuat perpecahan dan pertengkaran, supaya kerukunan dan kedamaian akan terwujud” pintanya.

Lurah Giran Permai Dorothy Rumambi, membawa sambutan kedua Mewakili Pemerintah.

Lurah Girian Permai Dorothy Rumambi diberi kesempatan untuk menyampaikan sambutan kedua mewakili pemerintah.

Dalam sambutannya, ia menekankan tentang hidup kesederhanaan dalam menyambut Natal.

“Hendaklah kita semua dalam menyambut Natal, menyambutnya dalam kesederhanaan jangan memaksa keadaan” katanya.

Pdt Octavianus Barauntu, Membawa Sambutan Ketiga mewakili Ormas Keagamaan Forkgap Indonesia.

Sambutan Natal ketiga, diberi kesempatan mewakili Ormas Keagamaan Forum Komunikasi Gereja Aliran Pentakosta (FORKGAP) Indonesia, Pdt Octavianus Barauntu.

Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa makna Natal adalah menjadi berkat untuk kemuliaan nama Tuhan.

ketika Yesus lahir kedunia, itu berarti Dia juga harus lahir kedalam hati kita, dengan kata lain kehidupan kita harus sama seperti Kristus” kata Barauntu yang sangat Aktiv diberbagai macam Organisasi-organiasi yang ada, baik Organisasi Sosial, Kemasyarakatan, Politik, Kepemudaan, Keagamaan, bahkan Organisasi Pers.

Ia melanjutkan, sebagimana firman Tuhan mengatakan bahwa hidup ini harus jadi berkat, maka ia mengajak para hamba-hamba Tuhan untuk bergabung dalam wadah Ormas Forkgap Indonesia.

“Mari bergabung bersama Ormas Keagamaan Forkgap Indonesia, supaya melalui wadah ini kita bisa bersatu, Berdampak dan Sejahtera dengan kata lain kita menjadi berkat bagi sesama untuk kemuliaan nama Tuhan”. Tutupnya.

HUT Ibu Gembala Sidang GGPR Jemaat Tabernakel.

Diakhir Ibadah, Gembala Sidang Pdt Franti Palempung menyampaikan ucapan Terima kasih kepada Pengkhotbah yang sudah menyampaikan Firman Tuhan, Ketua Umum, GGPR, Lurah Girian Permai, Perwakilan Forgkap yang sudah memberi sambutan dan pesan Natal, serta para tamu undangan dan penyelenggara kegiatan yang sudah mempersiapkan kegiatan Ibadah sambut Natal tersebut.

Ibadah yang juga dirangkaikan dengan HUT dari Ibu Gembala GGPR Jemaat Tabernakel ini berjalan dengan baik dan diakhiri dengan jamuan kasih dan foto bersama, kegiatan Ibadah ini dihadiri oleh, Pemerintah Kelurahan Girian Permai, Tokoh Masyarakat, sejumlah Jemaat dan Pimpinan Jemaat dari denominasi gereja yang lain. (Octa)

GKPMI Agape Manembo-nembo Atas Rayakan Ibadah Sambut Natal

0

BITUNG, BISKOM – Ibadah Perayaan Natal Menyambut kelahiran Tuhan Yesus Kristus dilaksanakan di Gereja Kalvari Pentakosta Missi Indonesia (GKPMI) Jemaat Agape Manembo nembo Atas Kota Bitung yang digembalakan oleh Pdt Fritson Kirihio, Senin (12/12/2022).

Ibadah yang dimulai Jam 6 Sore ini, mengusung tema “Supaya Semua Menjadi Satu” dan ayat pembacaannya terdapat diKitab Yohanes 17:21

Dalam ibadah tersebut, Pdt Franky Cussoy dipercayakan menyampaikan Kebenaran Firman Tuhan sesuai tema.

Dalam Khotbahnya, Ia Menyampaikan, bahwa Kelahiran Yesus Kristus supaya kita semua menjadi satu tanpa merasa kita lebih penting dari yang lain.

“Kesatuan akan terjadi jika kita tidak mengganggap lebih penting dari orang lain, tapi sebaliknya menganggap orang lain lebih penting, agar kita semua menjadi satu didalam Tuhan” Tandasnya.

Ditempat yang sama, Pdt Maikel Padoma, Ketua Daerah GKPMI diberi kesempatan untuk membawa sambutan dan Pesan Natal.

Dalam sambutannya, Ia menyampaikan dan mengajak semua hamba-hamba Tuhan untuk bergandengan tangan melayani Tuhan dalam kesatuan tubuh kristus.

“Marilah kita memiliki mindset, bahwa yang kita layani adalah Tuhan bukan manusia, karena itu mari kita bergandengan tangan untuk hidup dalam kesatuan tubuh Kristus, tinggalkan semua hal yang tidak berkenan agar nama Tuhan dimuliakan” ujarnya.

Diakhir Ibadah, Pnt Nelson Pontoh menyampaikan ucapan Terima kasih kepada para tamu undangan dan penyelenggara kegiatan yang sudah mempersiapkan kegiatan Ibadah sambut Natal tersebut.

Ibadah berjalan dengan baik dan dihadiri oleh, Tokoh Masyarakat, sejumlah Jemaat dan Pimpinan Jemaat dari denominasi gereja yang lain. (Octa)

KPU Bitung Gelar Uji Publik Terkait Dapil dan Alokasi Kursi DPRD

0

BITUNG, BISKOM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bitung lakukan uji publik terkait rancangan daerah pemilihan dan alokasi kursi anggota DPRD Kota Bitung dalam pemilihan umum tahun 2024. Jumat, (09/12/2022).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bitung Desly Sumampouw bertempat di Boiz Cafe Asabri.

Dalam kesempatan tersebut, Desly Sumampouw mengatakan kegiatan uji publik adalah tahapan penting untuk dilaksanakan.

“Kegiatan yang dilaksanakan hari ini, sangatlah penting bagi kami untuk menerima masukan dari stakeholder dalam rangka Rancangan Dapil dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kota Bitung” Ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi terkait rancangan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi DPRD Kota Bitung, latar belakang, sejarah Kota Bitung, Tata cara penghitungan Penetapan Alokasi Kursi dan Dapil.

Pemaparan Materi tersebut disampaikan oleh Anggota Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bitung, Iten Kojongian SE.

Dalam pemaparannya, ia menyampaikan, saat ini di kota Bitung Ada 4 Dapil dengan 30 Kursi, diantaranya :

Dapil 1 Maesa 6 Kursi

Dapil 2 Madidir Girian 10 Kursi

Dapil 3 Matuari dan Ranowulu 7 Kursi

Dapil 4 Aertembaga, Lembeh Utara dan Lembeh Selatan 7 Kursi

Ia menambahkan saat ini ini KPU

telah membuat tiga Rancangan Dapil dan Alokasi Kursi.

“Dalam rancangan Dapil dan alokasi kursi Anggota DPRD Kota Bitung, ada tiga opsi Rancangan yang akan kami usulkan ke KPU Pusat dan saat ini kami berharap ada masukan dari Bapak ibu yang hadir terkait hal tersebut” Ungkapnya

Ia menambahkan, dalam penentuan Rancangan Dapil dan Alokasi kursi, harus memenuhi 7 Perinsip yakni :

1. Kesetaraan nilai suara

2. Ketaatan kepada sistim pemilu

3. Proporsionalitas

4. Integritas Wilayah

5. Berada dalam satu wilayah yang sama

6. Kohesivitas

7. Kesinambungan

Sesuai pemaparan yang disampaikan, tiga Rancangan Daerah Pemilihan (Dapil) dan Alokasi Kursi DPRD Kota Bitung untuk Pemilihan Umum 2024 adalah sebagai berikut.

Rancangan Pertama :

Dapil Kota Bitung Satu (Maesa) 5 Kursi

Dapil Kota Bitung Dua ( Madidir & Girian) 10 Kursi

Dapil Kota Bitung Tiga (Matuari & Ranowulu) 8 Kursi

Dapil Kota Bitung Empat (Lembeh Selatan, Lembeh Utara & Aertembaga) 7 Kursi

kekurangan dari rancangan ini adalah tidak terpenuhinya Prinsip Ke 4 yaitu INTEGRITAS WILAYAH

Rancangan Kedua :

Dapil Kota Bitung Satu (Madidir & Maesa ) 10 Kursi

Dapil Kota Bitung Dua ( Matauri & Girian) 10 Kursi

Dapil Kota Bitung Tiga (Lembeh Selatan, Ranowulu, Aertembaga & Lembeh Utara ) 10 Kursi

kekurangan dari rancangan ini adalah tidak terpenuhinya prinsip Ke 4 dan Ke 7 yaitu INTEGRITAS WILAYAH dan KESINAMBUNGAN

Rancangan Ketiga :

Dapil Kota Bitung Satu (Maesa) 5 Kursi

Dapil Kota Bitung Dua ( Madidir) 5 Kursi

Dapil Kota Bitung Tiga (Girian) 5 KursiDapil Kota Bitung Empat (Ranowulu & Matuari) 8 Kursi

Dapil Kota Bitung Lima (Lembeh Selatan, Aertembaga & Lembeh Utara) 7 Kursi

kekurangan dari rancangan ini adalah tidak terpenuhi Prinsip Ke 4 dan Ke 7 yaitu INTEGRITAS WILAYAH dan KESINAMBUNGAN

Menanggapi hal diatas, Karel Tumuju Sekretaris Partai Golkar Kota Bitung diberi kesempatan untuk memberikan masukan dan tanggapan mengenai tiga Rancangan yang mana nantinya akan dipilih.

“Kami Partai Golkar Kota Bitung, sangat menerima Rancangan pertama dan Rancangan ketiga, tapi untuk rancangan kedua, kami sangat menolak karena memiliki resiko keamanan disaat melakukan kampanye” Tegas Karel.

Apa yang disampaikan oleh Sekretaris Partai Golkar ini, sangat beralasan mengingat ada kejadian Pemilihan umum ditahun 2014, dimana pernah terjadi bentrok yang berujung korban jiwa ketika waktu itu Kota Bitung masih tiga Dapil.

Sesuai pantauan awak media, sebagian besar memilih rancangan Dapil dan Alokasi Kursi DPRD untuk pemilihan 2024 pada opsi pertama, mereka adalah partai PDI Perjuangan, Golkar, Nasdem, PKB, dan Partai Butuh, yang memilih opsi kedua hanyalah Partai Keadilan Sejahtera.

Diakhir Acara, Ketua KPU menyampaikan bahwa masukan dari kegiatan ini akan dituangkan dalam notulen kegiatan dan disampaikan ke KPU Pusat, kita tinggal bersabar menunggu hasilnya.

Kegiatan yang dimulai dari jam 09.00 Wita ini berlangsung dengan baik dan dihadiri oleh Pimpinan Bawaslu, Pimpinan dan Anggota KPU, perwakilan Forkopimda, perwakilan Partai Politik, perwakilan Kesbangpol, beberapa Camat dan Perwakilan kecamatan se-kota Bitung, LSM / Ormas dan Unsur Pers. (***Octa)

GKPR Kasih Karunia Manembo-nembo Atas Rayakan Ibadah Sambut Natal

0

BITUNG, BISKOM – Ibadah Perayaan Natal Menyambut kelahiran Tuhan Yesus Kristus dilaksanakan di Gereja Kristen Pimpinan Roh Kudus (GKPR) Jemaat Kasih Karunia Manembo nembo Atas Kota Bitung yang digembalakan oleh Pdt Meity Mangare, Minggu 04/12/2022.

Dalam ibadah tersebut, Pdt Alfrets Eldy Rumondor, dipercayakan menyampaikan Khotbah dan Pesan Natal, dalam Khotbahnya, Ia Menyampaikan Bahwa kelahiran Yesus Kristus kedunia sebagai pembawa damai sejahtera.

“Yesus Kristus datang supaya kita semua menjadi anak-anak Allah yang membawa damai bagi semua orang, karena itu tinggalkan amarah, kebencian dan kepahitan agar Yesus benar-benar lahir dalam hati kita” ungkapnya.

Ia melanjutkan bahwa, orang yang percaya harus dibaharui kehidupannya agar serupa dengan karakter Kristus

Kita yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, harus terus dibaharui dari hari ke hari agar menjadi pribadi yang menyenangkan hati Tuhan” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Markus Sinaulan, S.Pd, Lurah Manembo nembo Atas, diberi kesempatan untuk membawa sambutan dan Pesan Natal mewakili Pemerintah.

Dalam sambutannya, Ia Menyampaikan pesan agar natal dirayakan dengan penuh kesederhanaan sebagaimana Yesus lahir ke dunia.

“Dalam menyambut Natal, kiranya kita merayakannya dengan bijaksana dan dengan penuh kesederhanaan karena tahun depan, dunia diprediksi akan mengalami Krisis ekonomi global, kiranya kita bisa mengantisipasinya dengan menyambut Natal secara sederhana” pintanya.

Diakhir Ibadah, Pdt Meity Mangare menyampaikan ucapan Terima kasih kepada para tamu undangan dan penyelenggara kegiatan yang sudah mempersiapkan kegiatan Ibadah sambut Natal tersebut.

Ibadah berjalan dengan baik, selain Jemaat GKPR Kasih Karunia yang hadir, Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh, beberapa Tokoh Masyarakat, sejumlah Jemaat diseputaran gereja GKPR Kasih Karunia dan Pimpinan Jemaat dari denominasi gereja yang lain. (**Octa)

Angkat Tema “Jesus at the center” GBI KLS Rayakan Ibadah Sambut Natal

0

BITUNG, BISKOM – Ibadah Perayaan Natal Menyambut kelahiran Tuhan Yesus Kristus dilaksanakan di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jemaat Kingdom Life Style Asabri Kota Bitung yang digembalakan oleh  Pdt Edison Raranta, MTh, MPd. Minggu 04/12/2022.

Perayaan menyambut Natal Gereja Bethel Indonesia Jemaat Kingdom Life Style Asabri Kota Bitung ini mengangkat Tema “Jesus at the center”.

Dalam ibadah tersebut, Pdt Dr. Steven Palilingan dipercayakan menyampaikan Khotbah, berangkat dari tema yang ada, Ia Menyampaikan tiga hal penting.

” Berangkat dari tema yang ada, ada tiga point penting yang harus diketahui, Pertama, Mengapa Yesus jadi pusat hidup? karena Dia jalan Teragung, Kedua, Mengapa Yesus jadi pusat? karena Dia pribadi yang teranggung, ketiga, mengapa Yesus jadi pusat hidup? karena Dia penasehat agung.” Jelasnya.

Ia melanjutkan, kehidupan kekristenan adalah menjadikan Yesus menjadi pusat hidup agar kehidupan kekristenan kita menjadi pribadi yang berkenan kepadaNya.

Ditempat yang sama, Lurah Girian Permai Ny. Katuuk – Lengkong, MAP dipercayakan untuk menyampaikan sambutan Natal mewakili pemerintah.

” Yesus datang dalam kesederhanaan, maka dari itu kita sebagai orang Kristen dalam merayakan Natal hendaknya dirayakan dengan penuh kesederhanaan, tolong- menolong dan saling peduli serta menciptakan rasa persaudaraan yang rukun” ujarnya.

Diakhir Ibadah, Pdt Edison Raranta, MTh, MPd , menyampaikan ucapan Terima kasih untuk kehadiran para tamu undangan dan penyelenggara kegiatan yang sudah mempersiapkan kegiatan Ibadah sambut Natal tersebut.

Ibadah berjalan dengan baik dan dihadiri oleh berbagai Unsur Ormas diantara lain FHT Cendrawasi Sulut, Forkgap Indonesia, sejumlah Jemaat dan Pimpinan Jemaat dari denominasi yang lain. (**Octa)

Opini Sekjen PERATIN: Perkara Nadiem Makarim Kuat di Unsur Penyalahgunaan Wewenang, Namun Lemah di Bukti Aliran Dana Pribadi

0

BISKOM, Jakarta – Jalannya persidangan perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang menjerat mantan Menteri Nadiem Anwar Makarim kini memasuki babak krusial. Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Nasional Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (DPN PERATIN), Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Hoky), memberikan pandangan yuridisnya yang menilai bahwa perkara ini menguji batas antara diskresi kebijakan publik dengan delik penyalahgunaan wewenang.

Dalam siaran pers yang dirilis hari ini (28/5), Sekjen PERATIN menegaskan bahwa ulasan hukum ini disusun semata-mata sebagai bentuk partisipasi publik dan edukasi hukum akademis, serta tidak bermaksud sedikit pun untuk mengintervensi ataupun memengaruhi independensi Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat yang memeriksa perkara tersebut.

Analisis komprehensif ini dirumuskan dengan menelaah fakta-fakta persidangan yang mencuat ke publik, sumbang pikir pengawasan hukum dari Anggota Komisi III DPR RI Hinca IP Pandjaitan, serta dokumen Amicus Curiae (Sahabat Pengadilan) yang diajukan oleh jurnalis senior Bambang Harymurti bersama para tokoh nasional.

Menurut Sekjen PERATIN, salah satu titik tekan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam membuktikan unsur mens rea (niat jahat) adalah eksistensi bukti elektronik berupa rekam jejak percakapan digital.

“Adanya petunjuk mengenai arah kebijakan penataan ekosistem digital yang diduga telah dirancang secara eksklusif sebelum proses pengadaan formal berjalan, serta pengabaian terhadap hasil evaluasi teknis sebelumnya, menjadi materi krusial bagi JPU untuk meyakinkan hakim adanya unsur penyalahgunaan wewenang (abuse of authority),” ujar Hoky.

Selain itu, secara sosiologi hukum, status hukum para pelaksana teknis bawah dan konsultan yang telah terlebih dahulu divonis bersalah oleh Majelis Hakim dalam klaster perkara yang sama, secara tidak langsung meletakkan beban pembuktian dan tanggung jawab pengawasan yang berat pada pundak Terdakwa selaku pemegang otoritas tertinggi (top decision maker).

Kendati konstruksi penyalahgunaan wewenang (Pasal 3 UU Tipikor) terlihat dikejar secara masif oleh penuntut umum, Sekjen PERATIN memberikan catatan kritis eksternal mengenai lemahnya pembuktian unsur memperkaya diri sendiri (personal enrichment) sebagaimana diatur dalam Pasal 2 UU Tipikor.

“Hingga menjelang agenda pleidoi, fakta persidangan yang terbuka untuk umum belum memperlihatkan bukti transaksi finansial yang konkret, cash flow riil, atau aliran kickback langsung senilai Rp809 miliar ke rekening pribadi Terdakwa. Jika direct benefit ini gagal dibuktikan secara rigid berdasarkan standar beyond a reasonable doubt, maka dakwaan materiil primer JPU kehilangan jangkar hukumnya,” tegas Hoky.

Kelemahan pembuktian ini, menurutnya, berkolerasi dengan substansi Amicus Curiae yang diajukan Bambang Harymurti dkk. Dokumen Sahabat Pengadilan tersebut mengingatkan sistem peradilan kita agar sangat berhati-hati: memidanakan sebuah kegagalan kebijakan (policy failure) semata-mata karena adanya kerugian negara tanpa pembuktian niat koruptif dan keuntungan pribadi yang nyata dapat menciptakan chilling effect (efek gentar) yang melumpuhkan keberanian pejabat publik dalam melakukan inovasi digital birokrasi di masa depan.

Sebagai praktisi hukum yang juga pernah merasakan langsung pahitnya dinamika penegakan hukum di lapangan di mana dirinya di masa lalu sempat menjadi korban kriminalisasi dan ditahan selama 43 hari akibat laporan palsu pihak lawan yang diproses oleh oknum penegak hukum masa lalu dan akhirnya diputus tidak bersalah oleh pengadilan, Sekjen PERATIN memandang pengawalan publik terhadap kasus-kasus besar sangatlah vital. Namun, ia tetap memuji profesionalisme formal dalam perkara ini.

“Kita harus objektif. Berbeda dengan praktik kriminalisasi terhadap saya atau pengondisian perkara oleh oknum nakal yang kerap menimpa masyarakat awam, penanganan perkara Chromebook ini terlihat menggunakan metodologi penyidikan dan pembuktian digital yang jauh lebih terstruktur dan ilmiah (scientific crime investigation),” tambahnya.

Berdasarkan sintesis antara fakta persidangan, pandangan legislatif, dan dokumen Amicus Curiae, Sekjen PERATIN menyusun peta analisis yuridis sebagai berikut:

AspekAnalisis Awal (JPU)Sumbang Pikir (Hinca Pandjaitan & Amicus Curiae Bambang Harymurti)Opini Kesimpulan
Unsur Mens ReaDiduga kuat dari arahan eksklusif sejak awal dan pengabaian uji coba.Diperkuat bukti percakapan WhatsApp yang menunjukkan niat jahat sebelum menjadi menteri (pre-criminal intent).Kuat bagi JPU. Bukti elektronik seperti percakapan grup sangat sulit dibantah.
Unsur Personal EnrichmentDidakwa ada keuntungan Rp809 M, namun bukti konkret aliran dana sangat minim/lemah.Tidak disinggung secara spesifik, namun fokus pada “kekeliruan pemaknaan korupsi” justru dapat menguntungkan posisi terdakwa.Melemahkan JPU. Inilah titik lemah utama dakwaan. Jika aliran dana pribadi tidak terbukti, Pasal 3 (penyalahgunaan wewenang) lebih mungkin daripada Pasal 2 (memperkaya diri).
Kerugian NegaraNyata secara angka (Rp2,18 Triliun – Rp1,9 Triliun) hasil audit BPKP.Mengingatkan bahwa kerugian negara tanpa niat jahat belum otomatis korupsi. Ini membuka ruang pembelaan bahwa kerugian lebih disebabkan kegagalan administratif/kebijakan.Dapat dilemahkan. Hakim dapat membedakan kerugian karena “kebijakan yang salah” vs “tindak pidana korupsi”.

Mengacu pada pola penanganan perkara Tipikor di Indonesia serta fakta-fakta yang telah saling bersesuaian di persidangan, Sekjen PERATIN membuat proyeksi hukum akademis mengenai arah putusan:

  • Kualifikasi Delik: Majelis Hakim diprediksi lebih condong menerapkan kualifikasi Pasal 3 UU Tipikor terkait penyalahgunaan wewenang dan kelalaian pengawasan jabatan (culpa), ketimbang Pasal 2 mengenai perbuatan memperkaya diri secara langsung.
  • Rentang Sanksi: Jika dinyatakan terbukti, vonis diproyeksikan berada pada rentang 6 hingga 10 tahun penjara, secara realistis berada di bawah tuntutan maksimal JPU (18 tahun).
  • Hukuman Finansial: Tuntutan uang pengganti sebesar Rp5,68 triliun kemungkinan besar akan dikoreksi dan dipangkas secara signifikan oleh Majelis Hakim, menyesuaikan dengan fakta riil aliran dana yang berhasil divalidasi selama persidangan.

Menutup keterangannya, Hoky menyampaikan pesan penting bagi masa depan hukum teknologi di Indonesia. “Perkara ini diprediksi masih akan menempuh tahapan hukum yang panjang dan berliku melalui upaya Banding, Kasasi, hingga Peninjauan Kembali. Dinamika di pengadilan tingkat pertama ini akan menjadi fondasi, batu penjuru, sekaligus yurisprudensi penting bagi arah penegakan hukum tata kelola serta independensi digitalisasi nasional di masa depan.”

“PERATIN menegaskan posisi kami yang tegak lurus menghormati supremasi hukum. Kami menyerahkan seluruh keputusan akhir kepada kewenangan absolut dan keyakinan Majelis Hakim. Opini ini murni merupakan kontribusi pemikiran hukum untuk kepentingan edukasi masyarakat luas,” pungkas Hoky. (Juenda)

Artikel Terkait:

HUT PERATIN Ke-2: Perkuat Peran Advokat Teknologi Informasi Jawab Tantangan Era Kecerdasan Buatan (AI)

PERATIN Sukses Terbitkan 1.017 Sertifikat PKPA Dalam Setahun 

Sukses Gelar Pengangkatan ke-4, PERATIN Mampu Cetak Total 148 Advokat Baru

Sekjen KOMDIGI : Kehadiran PERATIN Dukung Ekosistem Teknologi Informasi

PERATIN Sukses Angkat Advokat Baru Angkatan Ke 3

Ketua PERATIN Sulut Ikut Pengambilan Sumpah Advokat PERATIN di PT Manado

PERATIN Sukses Angkat Advokat Baru Angkatan Ke 2

Pelantikan DPD PERATIN Jakarta Dirangkai Dengan Diskusi Bidang Hukum

Baru Setahun Berdiri, PERATIN Mantapkan Eksistensi dan Siap Berkolaborasi

Sambut HUT RI, Sekjen PERATIN Soegiharto Santoso Serukan Kemerdekaan Hukum

Tokoh Nasional Soegiharto Santoso Resmi Jadi Advokat PERATIN

Pengambilan Sumpah Advokat PERATIN di Berbagai Pengadilan Tinggi Terus Bergulir

PERATIN Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1445 Hijriah/ 2024 M

PERATIN Resmi Angkat Advokat Perdana Angkatan Pertama

Sekjen PERATIN Apresiasi Rumah Kreatif Fadli Zon Koleksi Beragam Budaya Nusantara

Kuliah Umum Awali Kerjasama Universitas Kuningan dan PERATIN

PERATIN dan UMIBA Sepakat Jalin Kerjasama Bidang Hukum Teknologi Informasi

PERATIN dan APTIKNAS Kerjasama Bidang Hukum untuk Sektor Teknologi dan Informasi

IT Observability vs IT Monitoring

0

Tidak terasa, sudah hampir 20 tahun lebih bergulat dengan IT Monitoring. Hal ini dimulai dengan menangani produk ManageEngine (hingga sekarang), SendQuick, Nagios, PRTG Dan Infraon, sekarang PandoraFMS.

Ada yang menarik dengan produk Infraon Dan PandoraFMS yang kami tangani 2 tahun terakhir ini, yaitu IT Observability.

IT Observability dianggap lebih penting daripada IT Monitoring karena monitor hanya memberitahu apa yang rusak, sedangkan observability membantu Anda memahami mengapa hal itu bisa rusak. Monitoring bersifat reaktif, sementara observability bersifat proaktif untuk sistem modern yang kompleks.

Berikut adalah perbandingan mendalam mengapa IT Observability menjadi lebih krusial saat ini:

Perbedaan Fundamental

  • IT Monitoring (Apa): Mengumpulkan data performa yang sudah ditentukan sebelumnya untuk mendeteksi kegagalan sistem.
  • IT Observability (Mengapa): Menganalisis seluruh output sistem untuk menyimpulkan kondisi internal, bahkan untuk masalah yang belum pernah terjadi. [3, 4]

Alasan Observability Lebih Penting

  • Sistem Modern Sangat Kompleks: Arsitektur cloud, mikroservis, dan Kubernetes menghasilkan ribuan variabel bergerak yang tidak bisa diprediksi hanya dengan monitor biasa.
  • Menemukan Masalah yang Tidak Diketahui: Monitoring mendeteksi masalah yang polanya sudah Anda ketahui (known-unknowns). Observability menemukan akar masalah baru yang belum pernah Anda prediksi sebelumnya (unknown-unknowns).
  • Mereduksi Kelelahan Alert (Alert Fatigue): Monitoring sering memicu alarm palsu untuk setiap anomali kecil. Observability fokus pada korelasi data untuk memberikan peringatan yang benar-benar penting.
  • Mempercepat Waktu Perbaikan (MTTR): Dengan menyatukan tiga pilar utama (Metrik, Log, dan Traces), tim IT bisa langsung melihat titik kegagalan tanpa perlu menebak-nebak.

Ringkasan Perbandingan

Article content

Nah, kami akan membahasnya lebih detail dalam webinar siang ini, silahkan gabung ya

Article content

Observability IT menjadi tren menarik, melebihi monitoring IT yang ada.

Kita akan membahasnya dalam webinar 28 Mei 2026, jam 14-15 WIB.

Daparkan insightnya dengan mendaftar diri di https://521talenta.myr.id/event/observability-it-dengan-pandora-fms

#521indonesia #521talenta #itxm #EWS

Soegiharto Santoso Mengucapkan Selamat Hari Raya Iduladha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah / 2026 Masehi

0

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Yang terhormat Bapak/Ibu serta seluruh sahabat yang kami cintai,

Dengan penuh ketulusan dan kerendahan hati yang mendalam, izinkan kami menyampaikan selamat Hari Raya Iduladha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah / 2026 Masehi.

Semoga limpahan rahmat dan keberkahan senantiasa menyertai langkah kita semua.

Taqabbalallahu minna wa minkum,
Minal ‘aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.

Hari Raya Iduladha mengajarkan kita tentang keikhlasan, keteguhan iman, pengorbanan, serta kepedulian terhadap sesama. Bukan semata tentang kurban yang disembelih, melainkan tentang bagaimana kita belajar menyerahkan hati, ego, dan segala yang kita miliki kepada kehendak Allah SWT dengan penuh ketakwaan dan keikhlasan.

Semoga semangat Iduladha menghadirkan kedamaian, keberkahan, kesehatan, dan kebahagiaan bagi kita semua. Semoga setiap doa yang dipanjatkan diterima oleh Allah SWT, setiap langkah kebaikan mendapat ridha-Nya, serta kita senantiasa diberikan kekuatan untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih bermanfaat bagi sesama.

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Hormat kami,
Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Hoky)
Pendiri & Sekjen DPN PERATIN
Pendiri & Ketum DPP APTIKNAS
Ketua Umum DPP APKOMINDO
Pendiri & Pengurus Mustika Raja Law Office
Wakil Ketua Umum DPP SPRI
Pendiri Portal Berita Guetilang.com
Pendiri dan Pemred Media Online biskom.web.id dan biskom.id
Pendiri & Ketua Dewan Pengarah LSP SDM TIK
Pendiri & Ketua Dewan Pengawas LSP Pers Indonesia
Pendiri & Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Komunitas Profesi Sales Indonesia (KOMISI)

Kementrans Gandeng Perusahaan Ekraf Dukung UMKM Kawasan Transmigrasi

0

BISKOM,Jakarta-PT Folago Global Nusantara Tbk menyatakan siap mendukung program Kementerian Transmigrasi dalam membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan transmigrasi melalui penguatan ekonomi kreatif, digitalisasi UMKM, hingga penyediaan akses internet di daerah.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan Kementerian Transmigrasi memiliki program Transmigrasi Gotong Royong yang menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh pihak agar kawasan transmigrasi dapat tumbuh sebagai pusat ekonomi baru.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi terhadap Folago dan menegaskan kesiapan pemerintah untuk membangun kolaborasi nyata bersama perusahaan tersebut.

“Di kami ada juga namanya Transmigrasi Gotong Royong.

Transmigrasi Gotong Royong itu hadir dalam satu kesadaran bahwa tidak bisa kawasan transmigrasi itu tumbuh, ekonominya, kecuali dengan sinergi dan kolaborasi kita semua.

Selamat untuk Folago, kita akan kolaborasi nyata,” ujarnya pada saat sambutan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (25/5).

Mentrans turut menyampaikan Kementerian Transmigrasi saat ini memiliki kekuatan berupa lahan dan sumber daya manusia di kawasan transmigrasi, namun masih membutuhkan dukungan akses modal, teknologi, dan pasar.

“Banyak sekali hal yang bisa dikolaborasikan dalam rangka membuka akses pasar dan meningkatkan value ekonomi di kawasan transmigrasi,” katanya,CEO PT Folago Global Nusantara Tbk.

Subioto Jingga mengatakan pihaknya siap mendukung pengembangan kawasan transmigrasi melalui penguatan ekosistem digital dan ekonomi kreatif.

“Kami ingin UMKM Indonesia, dari kota besar hingga daerah transmigrasi, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, dikenal, dan naik kelas,” ujarnya.

Subioto juga menyatakan siap mendukung penyediaan internet terjangkau hingga penyelenggaraan kegiatan ekonomi kreatif di berbagai daerah transmigrasi.

“Untuk seluruh pelaku UMKM di Jawa, Maluku, dan Papua, kita akan memberikan internet gratis, untuk men-support seluruh UMKM dan pelaku kreatif di Indonesia.

Dan juga nanti untuk di daerah transmigrasi, kita juga akan men-support internet yang terjangkau,” katanya.

Dalam kesempatan itu, aktor dan konten kreator Baim Wong menyampaikan dukungannya terhadap kolaborasi Folago dengan pemerintah, termasuk untuk memperkuat UMKM.

“Saya ajak teman-teman saya seperti Wulan Guritno, Arya Saloka, dan lainnya untuk percaya dan bergabung.

Karena banyak UMKM artis yang juga perlu didukung agar bisnisnya bisa long last (jangka panjang) dan tidak gagal di tengah jalan,” ujar Baim Wong.

Ia menilai kehadiran Folago dapat membantu para pelaku UMKM dan public figure yang selama ini memiliki keterbatasan dalam pengelolaan bisnis dan penguatan sistem usaha.

Kegiatan Folago All Star di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, turut dihadiri Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Rifqi Harsya menyebut industri kreatif kini telah menjadi salah satu mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional dengan kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja dan ekonomi digital Indonesia.

Sementara Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan kolaborasi dengan influencer dan konten kreator perlu diarahkan tidak hanya pada promosi produk, tetapi juga penguatan kualitas produk dan fundamental bisnis UMKM agar mampu berkembang secara berkelanjutan Selain dukungan terhadap UMKM dan kawasan transmigrasi, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional melalui kolaborasi pemerintah, platform digital, influencer, selebriti, dan pelaku industri kreatif.

Sejumlah selebriti yang hadir di antaranya Arya Saloka, Baim Wong, Tya Ariestya, Chicco Jerikho, Wulan Guritno, Kimberly Ryder, dan Christoffer Nelwan. (Surame)

BSDK MA RI Gandeng Badiklat PKN BPK RI Gelar Pelatihan Teknik Komunikasi Efektif dan Public Speaking Batch III Tahun 2026

0

BISKOM,Jakarta-Pelatihan ini akan diikuti oleh 30 peserta dari lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya.

Badan Strajak Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia c.q.

Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan bekerja sama dengan Badan Pendidikan dan Pelatihan Pemeriksaan Keuangan Negara (Badiklat PKN) BPK RI akan menyelenggarakan Pelatihan Teknik Komunikasi Efektif dan Public Speaking secara online Batch III Angkatan VI Tahun 2026 pada tanggal 2 s.d. 4 Juni 2026.

Pelatihan ini akan diikuti oleh 30 peserta dari lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya.

Sebagai rangkaian persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut, pada Senin (25/05/2026) telah dilaksanakan rapat persiapan pelatihan melalui Zoom Meeting yang dihadiri oleh jajaran Badiklat PKN BPK RI, Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan Mahkamah Agung RI, para fasilitator, panitia, serta peserta pelatihan.

Agenda rapat meliputi mekanisme penyelenggaraan pelatihan, pembahasan kurikulum dan bahan ajar, skenario pembelajaran, evaluasi pelatihan, hingga tata tertib pelaksanaan kegiatan.

Kegiatan rapat persiapan dibuka oleh Kepala Pusat Perencanaan dan Penyelenggaraan Diklat PKN BPK RI, Bapak Dali Mulkana.

Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya diskusi dan masukan dari para peserta terkait tantangan komunikasi di lingkungan kerja agar pelatihan dapat berjalan sesuai kebutuhan organisasi.

“Namun, yang lebih penting adalah kami berharap ada diskusi nanti.

Kami berharap Bapak/Ibu bisa memberikan masukan terkait hal-hal yang berhubungan dengan masalah komunikasi di lingkungan kerja,” ujar Dali Mulkana.

Sementara itu, sambutan dari Kepala Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan Mahkamah Agung RI diwakili oleh Kepala Bidang Program dan Evaluasi Pusat Pendidikan, Bapak Furqonsjah Harahap.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelatihan teknik komunikasi efektif dan public speaking memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kompetensi aparatur peradilan.

“Komunikasi bukan hanya sekadar kemampuan menyampaikan informasi secara baik, tetapi juga merupakan bagian terpenting dalam menciptakan pelayanan publik yang prima, koordinasi antar unit kerja yang harmonis, serta penyampaian kebijakan organisasi secara tepat sesuai kebutuhan dan keadaan,” ungkap Furqonsjah Harahap.

Beliau juga menambahkan bahwa kemampuan komunikasi efektif dan public speaking yang baik akan membantu aparatur Mahkamah Agung dalam menyampaikan gagasan, ide, serta pesan organisasi secara profesional, santun, dan berintegritas sehingga mampu meningkatkan citra Mahkamah Agung dan lembaga peradilan di mata masyarakat.

Selain itu, para peserta diharapkan dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan aktif selama proses pembelajaran berlangsung agar mampu meningkatkan kompetensi komunikasi secara optimal.

Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung secara distance learning selama tiga hari dari tanggal 2 sampai 4 Juni mendatang dan dilaksanakan dari satuan kerja masing-masing peserta secara online dengan waktu pembelajaran mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.(Surame)

Komite IV DPD RI Dorong Optimalisasi APBN 2026 Untuk Pertumbuhan Ekonomi Di Bangka Belitung

0

BISKOM, Jakarta-Komite IV DPD RI melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam rangka pengawasan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN Tahun Anggaran 2026.

Kunjungan kerja ini bertujuan memperoleh gambaran komprehensif mengenai kondisi perekonomian daerah, efektivitas pelaksanaan APBN, serta berbagai tantangan fiskal dan pembangunan di daerah.

Pimpinan Komite IV DPD RI, Elviana, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung pada Triwulan I Tahun 2026 tercatat sebesar 4,53 persen atau masih berada di bawah rata-rata nasional.

Hal itu di sampaikan oleh Elviana pada Rapat Kerja dengan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung di Kantor Gubernur Bangka Belitung pada Senin (25/5/2026).

“Di tengah capaian nasional tersebut, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki dinamika tersendiri yang perlu menjadi perhatian bersama.

Selain pertumbuhan ekonomi yang masih di bawah nasional, tingkat inflasi daerah pada April 2026 juga tercatat lebih rendah dibandingkan inflasi nasional.

Karena itu, kunjungan kerja ini bertujuan mengkaji efektivitas pelaksanaan APBN 2026 dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pengurangan kesenjangan antarwilayah,” jelas Elviana.

Sementara itu, Anggota DPD RI asal Bangka Belitung, Dinda Rembulan, menegaskan bahwa APBN memiliki peran strategis dalam menopang penyelenggaraan pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat.

“APBN memegang peranan penting untuk menopang sendi-sendi kehidupan bernegara dan penyelenggaraan pemerintahan, sehingga harus dilaksanakan secara efisien, efektif, akuntabel, dan transparan guna mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Karena itu, kami berharap dapat memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai perkembangan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta berbagai tantangan yang dihadapi daerah,” ujar Dinda.

Dalam sesi diskusi, Anggota DPD RI Papua Selatan, Rudy Tirtayana, mengingatkan agar capaian pertumbuhan ekonomi tidak hanya dilihat dari angka statistik semata.

“Pastikan angka-angka pertumbuhan ini benar-benar tercermin dalam kondisi masyarakat yang sesungguhnya.

Saya melihat pertumbuhan ini kemungkinan besar juga dipengaruhi oleh meningkatnya belanja pemerintah dan tingginya realisasi dana desa,” katanya.

Senada dengan itu, Anggota Komite IV DPD RI asal Sulawesi Tengah, Andhika Mayrizal, menyoroti pentingnya evaluasi kebijakan Dana Bagi Hasil (DBH) dan Transfer ke Daerah.

“Saya tertarik dengan skema DBH di Bangka Belitung dan bagaimana dampaknya terhadap ekonomi daerah. Di Sulawesi Tengah yang kaya sumber daya alam, kapasitas fiskal daerah masih rendah.

Karena itu, saya sepakat perlunya revisi UU HKPD untuk mengatur ulang kebijakan TKD, khususnya terkait mekanisme pembagian dan penyaluran DBH,” ujar Andhika.

Dalam paparannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tommy S. Tamawiwy, menjelaskan bahwa perekonomian Babel pada Triwulan I Tahun 2026 tetap menunjukkan daya tahan yang baik dengan pertumbuhan sebesar 4,53 persen (yoy).

Tommy juga menyoroti berbagai upaya penguatan UMKM yang dilakukan Bank Indonesia melalui perluasan akses pembiayaan dan penguatan kapasitas usaha.

“Kami membantu perluasan akses pembiayaan UMKM melalui penyediaan dan pemutakhiran database UMKM potensial, pelatihan pencatatan keuangan SIAPIK, program IKRA, business matching dengan perbankan konvensional dan syariah, serta pembentukan HEBITREN bagi pesantren. Langkah ini turut mendukung perbaikan pertumbuhan kredit UMKM dan ekspansi total kredit di Bangka Belitung,” jelas Tommy.

Sementara itu, Kepala DJPb Perwakilan Bangka Belitung, Muhammad Mufti Arkan, menyoroti semakin terbatasnya ruang fiskal pemerintah daerah akibat tingginya dukungan terhadap program prioritas nasional.

Ia mendorong adanya penyesuaian kebijakan Transfer ke Daerah (TKD).

“Diperlukan penyesuaian jenis Transfer ke Daerah yang bersifat spesifik menjadi block grant agar daerah memiliki keleluasaan dalam melaksanakan anggaran sesuai kebutuhan prioritas masing-masing daerah.

Selain itu, diperlukan revisi atau relaksasi kebijakan dalam UU HKPD, khususnya terkait batas maksimal belanja pegawai daerah dan alokasi belanja infrastruktur dengan mempertimbangkan sempitnya ruang fiskal daerah,” ujarnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam paparannya menyampaikan bahwa struktur ekonomi daerah masih sangat bergantung pada komoditas utama seperti timah, CPO, dan lada sehingga rentan terhadap fluktuasi harga global.

BPS juga memaparkan kondisi kemiskinan, ketimpangan, tingkat pengangguran terbuka, pola konsumsi rumah tangga, serta capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih menunjukkan kesenjangan antarwilayah.

“Kami menegaskan komitmen BPS dalam menyediakan data statistik yang akurat, rinci, dan mudah diakses guna mendukung pengawasan APBN, penyusunan KEM-PPKF 2027, serta perumusan kebijakan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” kata Kepala BPS Babel, Sugeng Ariyanto.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga memaparkan kerangka ekonomi makro dan prioritas pembangunan daerah Tahun 2027.

Kepala BKD Babel, M. Haris, menekankan perlunya keberpihakan kebijakan fiskal terhadap wilayah tertinggal dan kelompok rentan.

“Kami memerlukan dukungan kebijakan fiskal dan pembangunan yang lebih berpihak kepada wilayah-wilayah tertinggal dan kelompok rentan, sekaligus menyelaraskan rencana pembangunan daerah dengan kebijakan nasional,” ujar Haris.

Menutup pertemuan, Elviana menegaskan bahwa seluruh masukan dalam kunjungan kerja ini akan menjadi bahan pertimbangan Komite IV DPD RI dalam penyusunan rekomendasi terhadap KEM-PPKF Tahun 2027.

“Seluruh masukan dan temuan dalam kunjungan kerja ini akan menjadi bahan penting bagi Komite IV dalam merumuskan pertimbangan DPD RI atas KEM-PPKF 2027 yang akan disampaikan kepada DPR RI serta akan kami tindak lanjuti melalui berbagai rapat dengan mitra kerja terkait,” tutup Elviana.(Surame)

Tegas, MA dan KY Jatuhkan Sanksi Berat di Sidang MKH

0

BISKOM,Jakarta-Peristiwa ini sekaligus menjadi pelajaran penting bagi seluruh aparatur peradilan untuk menjaga citra dan wibawa lembaga peradilan.

Mahkamah Agung Republik Indonesia bersama Komisi Yudisial Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kehormatan lembaga peradilan melalui Sidang Majelis Kehormatan Hakim (MKH) yang digelar pada Senin, 25 Mei 2026.

Sidang berlangsung di Ruang Prof. Dr. Mr. Wiryono Prodjodikoro, Gedung Kantor Mahkamah Agung RI, Jalan Medan Merdeka Utara Nomor 9–13, Jakarta Pusat, mulai pukul 09.00 WIB.

Sidang tersebut memeriksa Terlapor berinisial Y terkait dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim.

Dalam persidangan, terungkap bahwa Terlapor menjanjikan dapat mengurus perkara pada tingkat kasasi dengan imbalan satu miliar.

Perbuatan tersebut dinilai mencederai integritas profesi hakim serta merusak kepercayaan publik terhadap citra dan wibawa lembaga peradilan.

Setelah melalui proses pemeriksaan dan mempertimbangkan berbagai aspek etik serta dampak perbuatannya terhadap marwah peradilan, Majelis Kehormatan Hakim secara mufakat menjatuhkan sanksi berat berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Putusan tersebut menjadi pesan tegas bahwa lembaga peradilan tidak memberikan ruang terhadap praktik-praktik yang dapat merusak integritas hakim dan kewibawaan pengadilan.

Di tengah tuntutan masyarakat terhadap peradilan yang bersih dan berintegritas, penegakan etik menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik.

Sidang MKH bukan sekadar proses penjatuhan sanksi, melainkan juga mekanisme menjaga kehormatan profesi hakim sebagai pilar utama penegakan hukum.

Integritas hakim menjadi fondasi penting, sebab putusan pengadilan tidak hanya ditentukan oleh aspek hukum semata, tetapi juga kualitas moral dan independensi aparat peradilan.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pelajaran penting bagi seluruh aparatur peradilan untuk menjaga citra dan wibawa lembaga peradilan.

Sebab, ketika integritas runtuh, maka yang dipertaruhkan bukan hanya nama individu, tetapi juga kewibawaan hukum dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan itu sendiri.(Surame)

Bawas MA RI Gandeng KPK Gelar Kelas E-Learning Konflik Kepentingan Tahun 2026

0

BISKOM,Jakarta-Bawas MA dan KPK gelar E-Learning Konflik Kepentingan 2026 demi perkuat integritas dan budaya antikorupsi aparatur peradilan.

Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia (Bawas MA RI) bekerja sama dengan Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) menyelenggarakan Kelas E-Learning Konflik Kepentingan Tahun 2026 yang dimulai hari ini,

Senin (25/5) sebagai upaya memperkuat integritas aparatur peradilan dan budaya antikorupsi di lingkungan Mahkamah Agung RI.

Kegiatan pembelajaran daring ini dirancang secara sistematis melalui tahapan pre-test, 4 (empat) modul pembelajaran, post-test guna mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan.

Pada Modul 1, peserta diajak mengenali dasar-dasar konflik kepentingan serta bentuk-bentuk yang kerap terjadi dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan publik.

Selanjutnya, Modul 2 membahas konflik kepentingan sebagai pintu gerbang menuju tindak pidana korupsi yang dapat merusak integritas institusi.

Pada Modul 3, peserta diberikan pemahaman mengenai dilema integritas di tengah konflik kepentingan, termasuk langkah-langkah pengambilan keputusan yang berlandaskan nilai etika dan profesionalisme.

Adapun Modul 4 menghadirkan cerita dan inspirasi melalui tema #Kawan Aksi yang diharapkan mampu mendorong peserta menjadi bagian penting dalam membangun budaya antikorupsi.

Bawas MA RI juga menekankan bahwa enrolment key hanya dapat digunakan oleh peserta yang telah terdaftar serta berlaku sesuai jadwal pelaksanaan yang telah ditentukan.

Selain itu, setiap peserta diberikan waktu pengerjaan maksimal 6 (enam) hari sejak pertama kali masuk menggunakan enrolment key yang dikirimkan melalui email peserta oleh Unit Pengendali Gratifikasi Mahkamah Agung RI.

Melalui pelaksanaan e-learning ini, diharapkan seluruh aparatur peradilan semakin memahami pentingnya menjaga integritas, menghindari konflik kepentingan, serta mewujudkan peradilan yang bersih dan terpercaya.(Surame)

Jaga Stabilitas Harga, Sekjen Kemendagri Minta Bulog Percepat Distribusi Minyak Goreng ke Indonesia Timur

0

BISKOM Jakarta-Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta Perum Bulog untuk mempercepat dan memperluas distribusi minyak goreng ke kawasan Indonesia Timur.

Kebijakan tersebut ditegaskan sebagai langkah pemerintah dalam menjaga pemerataan harga serta menjamin ketersediaan kebutuhan pokok, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan distribusi lebih kompleks.

“Dari Bulog tadi juga kami minta untuk penyaluran daripada minyak gorengnya dipercepat, diperbanyak, dan Indonesia Timur ya, khususnya Papua, walaupun itu kita sama-sama memahami transportasinya sulit tetapi tetap harus dimaksimalkan,” ujarnya saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah 2026 di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kemendagri, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Tomsi menjelaskan, berdasarkan pemetaan distribusi saat ini, kawasan Indonesia Timur yang mencakup Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua telah memperoleh alokasi minyak goreng Minyakita sebesar 6.115 kiloliter.

Namun, realisasi penyalurannya baru mencapai sekitar 65 persen atau setara 4.025 kiloliter.

Karena itu, ia meminta proses pengadaan dan distribusi dari pihak pemasok terus dipercepat agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal di berbagai daerah.

Ia menambahkan bahwa tingginya ongkos logistik akibat kondisi geografis wilayah kepulauan kerap memicu kenaikan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Oleh sebab itu, menurutnya, forum pengendalian inflasi harus lebih fokus membahas wilayah-wilayah dengan lonjakan harga yang signifikan agar solusi dapat segera diterapkan secara tepat sasaran.

“Oleh sebab itu, seluruh paparan narasumber ya kami minta untuk fokus dan bisa dipercepat sehingga nantinya ada waktu untuk daerah-daerah yang kita nilai kenaikannya cukup ekstrem untuk kita bisa tanyakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Tomsi berharap forum evaluasi mingguan pengendalian inflasi yang berlangsung beberapa kali ini dapat terus dioptimalkan sebagai ruang koordinasi yang lebih efektif.

Hal ini terutama dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan akar persoalan inflasi secara spesifik.

“Sehingga dari pengalaman-pengalaman tersebut kita perlu mengefektifkan waktu di mana hal-hal yang pokok, penting atau yang naik atau yang menjadikan hal-hal yang akan menyebabkan kenaikan yang kita prediksi di masa depan akan menyebabkan harga-harga itu naik, itu saja yang kita bahas,” pungkasnya.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Pelaksana Harian Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik Pudji Ismartini, Pelaksana Tugas Deputi II Kantor Staf Presiden Popy Rufaidah, dan Kepala Pusat Data dan Informasi Pangan Badan Pangan Nasional Kelik Budiana.

Selain itu, turut hadir secara virtual yakni Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian Muhammad Agung Sunusi, Direktur Bina Pasar Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Nawandaru Dwi Putra, Kepala Divisi Perencanaan Operasi dan Analisa Harga Pasar Perum Bulog Muhammad Wawan Hidayanto, serta pihak terkait lainnya.(Surame)

BP BUMN Kawal Percepatan Sekolah Rakyat, 67 Ribu Tenaga Kerja Dikerahkan

0

BISKOM, Jakarta-Pembangunan Sekolah Rakyat terus dipercepat di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan yang merata dan inklusif.

Hingga 24 Mei 2026, pembangunan yang melibatkan tujuh BUMN Karya telah berjalan di 86 lokasi dengan total 67.542 tenaga kerja yang dikerahkan dan rata-rata progres realisasi mencapai 62,19 persen.

Seluruh proyek ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026.Percepatan pembangunan tersebut menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, bersama Direksi Karya Group pada Senin (25/05).

Pertemuan itu membahas langkah percepatan pembangunan Sekolah Rakyat sekaligus memastikan seluruh tahapan proyek berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BP BUMN menegaskan pentingnya percepatan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya menghadirkan pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat di berbagai daerah.

“Sekolah Rakyat harus menjadi simbol hadirnya negara dalam membuka akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat,” ujar Dony.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan turut difokuskan pada penguatan dukungan pendanaan dan monitoring progres proyek agar pelaksanaan pembangunan dapat berlangsung lebih optimal.

Sementara itu, BP BUMN juga mendorong penguatan aspek legal serta hubungan kelembagaan dengan Kementerian Pekerjaan Umum guna mempercepat proses penyelesaian pembangunan di lapangan.

Sejumlah langkah strategis juga disiapkan untuk menjaga keberlangsungan proyek hingga tahap akhir penyelesaian.

Dukungan pendanaan akan terus diperkuat guna membantu kelancaran pelaksanaan proyek, sementara BUMN Karya didorong lebih selektif dalam menentukan vendor dan subkontraktor agar kualitas pembangunan tetap terjaga.

Monitoring progres pun dilakukan secara berkala setiap minggu guna memastikan setiap hambatan dapat segera ditindaklanjuti.

Pengawalan intensif yang dilakukan BP BUMN bersama Danantara diharapkan mampu mempercepat hadirnya fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas di berbagai daerah.

Sinergi antar-BUMN tidak hanya diarahkan pada percepatan pembangunan fisik, tetapi juga memastikan proyek berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.(Surame)