Home Blog

PN Subang Launching SIADIL & Sosialisasi E-Peduli Serta MoU Dengan Polres Subang

0

BISKOM, Subang – Pengadilan Negeri Subang akan mengadakan peresmian PTSP Mandiri sekaligus peluncuran aplikasi digital SIADIL (Sistem Informasi Administrasi Digital) serta Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Polres Subang pada hari Rabu tanggal 19 Januari 2022.

Dengan adanya PTSP mandiri dan aplikasi digital SIADIL ini, Pengadilan Negeri Subang dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat. Masyarakat dapat menggunakan aplikasi digital SIADIL ini dimana saja karena aplikasi ini dapat diunduh melalui playstore https://bit.ly/EbookE-PeduliSIADIL dengan menggunakan PC, Tablet atau Handphone.

Pengadilan Negeri Subang selalu berinovasi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengikuti perkembangan zaman yang semakin modernisasi karena kemajuan tekhnologi yang begitu pesat sehingga Pengadilan Negeri Subang merubah PTSP konvensional menuju digitalisasi melalui aplikasi SIADIL untuk mempermudah masyarakat mengaksesnya serta menghemat waktu dan biaya.

SIADIL atau Sistem Informasi Digital Peradilan sebagai bentuk pemanfaatan Teknologi Informasi dalam pemberian layanan publik oleh Pengadilan Negeri Subang.

Layanan yang disediakan pada SIADIL adalah Layanan Pidana berupa permohonan persetujuan penggeledahan, permohonan persetujuan penyitaan, Permohonan Ijin Penyitaan Khusus, Permohonan Upaya Hukum Banding, Permohonan Upaya Hukum Kasasi, Permohonan Upaya Hukum Peninjauan Kembali, Permohonan penetapan perpanjangan penahanan dari penyidik/penuntut hukum, permohonan grasi, penerimaan berkas perkara pidana singkat, penerimaan berkas perkara pidana cepat, kelengkapan permohonan penetapan diversi, permohonan penerimaan berkas perkara pidana biasa/khusus.

Layanan Perdata berupa gugatan, gugatan sederhana, permohonan konsinyasi, permohonan pengangkatan anak, permohonan eksekusi berdasarkan putusan, permohonan eksekusi hak tanggungan, permohonan eksekusi hasil lelang dimana ketika jenis layanan perdata dipilih akan diarahkan ke aplikasi ecourt.

Layanan Hukum berupa informasi pendaftaran kuasa insidentil, informasi pendaftaran akta notaris, informasi pendaftaran kuasa pidana/perdata, informasi pendaftaran surat kuasa badan hukum/pemerintah, dan pendaftaran surat keterangan yang terhubung langsung dengan aplikasi eraterang badilum. Aplikasi SIADIL memuat aplikasi pengaduan EPEDULI yang dikelola oleh Pengadilan Tinggi Bandung. [Hoky/Edi/Humas MA].

Artikel Terkait:

Juda Agung Dan Aida S. Budiman Ucap Sumpah Di Hadapan Ketua MA

Ketua MA Sampaikan Refleksi Akhir Tahun 2021 Dengan Transparan Dan Akuntabel.

Ketua MA Prof. Syarifuddin Raih Penghargaan Sebagai Pemimpin Perubahan

Ketua MA: Rapat Pleno Merupakan Ruang Untuk Mempersatukan Persepsi

7 Hakim Agung Dilantik Ketua MA

Ketua MA Prof. Dr. H. M Syarifuddin SH., MH Lantik 14 Ketua Pengadilan Tinggi …

Dr. Sobandi, Kabiro Hukum dan Humas MA Siap 24 Jam Untuk Bekerja Sama Dengan Rekan-Rekan Media

HUT Ke-76 Mahkamah Agung, Ketua MA Berikan Pesan Ini

Ketua Mahkamah Agung Menyerahkan Sertifikat Akreditasi Penjaminan Mutu Kepada 56 Pengadilan Negeri

Ketua MA Lantik 3 Hakim Ad Hoc

Ketua MA Lantik 5 Ketua Pengadilan Tingkat Banding

Andi Samsan Nganro Terpilih Sebagai Wakil Ketua MA Bidang Yudisial

Ketua MA: Lembaga Peradilan Siap Terapkan Sistem Peradilan Elektronik

Ketua MA Pastikan Tidak Ada Larangan Foto-Rekam di Sidang

Hasbi Dilantik sebagai Sekretaris MA

Membanggakan, Ketua MA Raih Anugerah Sebagai Pemimpin Perubahan

Ketua MA Hatta Ali Melantik Tiga Ketua Muda Pada Mahkamah Agung RI

Syarifuddin Dilantik Sebagai Ketua MA

Presiden Jokowi Puji Keberhasilan Mahkamah Agung

Ketua MA Tekankan Pentingnya Integritas Kepada Para Ketua Pengadilan Tinggi

Ketua MA Tunjuk Andi Samsan Nganro Jubir Baru, Dan Sesalkan Berita Yang Tidak Update

Peran UU Contempt of Court Dalam Perlindungan Kekuasaan Kehakiman Yang Mandiri dan Bebas Dari Segala Pengaruh dan Ancaman

Johanis Tanak Lulus Uji Kompetensi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jilid V

MA Kabulkan Kasasi Syafruddin Arsyad Temenggung, Terdakwa Kasus BLBI.

Tolak PK Baiq Nuril, MA Tegaskan Tak Ada Maladministrasi

Peluncuran Sistem Informasi Perlengkapan Mahkamah Agung Republik Indonesia (SIPERMARI)

Hakim Kena OTT KPK di Balikpapan Diberhentikan Sementara Oleh MA

Ketua MA Luncurkan SIPP Tingkat Banding Versi 3.2.0.

Semarak Acara MA di Labuan Bajo

MA Siap Hadapi Pemilu, Ketua Kamar TUN Berpesan Pejabat Wajib Laksanakan Perintah Hukum

Ketua MA Tekankan Pentingnya Integritas Kepada Para Ketua Pengadilan Tinggi

HUT IKAHI Ke-66, Ketua MA Harap Hakim Pahami Ekonomi Digital

Perlunya Hakim Berperspektif Gender Untuk Wujudkan Akses Keadilan Bagi Perempuan dan Anak

Presiden Jokowi Apresiasi Reformasi di MA lewat aplikasi e-Court

Presiden Jokowi Puji Keberhasilan Mahkamah Agung

Ketua MA Lantik 29 Ketua Pengadilan Tingkat Banding

Ketua MA Tunjuk Andi Samsan Nganro Jubir Baru, Dan Sesalkan Berita Yang Tidak Update

Ketua MA Luncurkan Aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian (SIKEP) Integritas Manajemen SDM berbasis Kompetensi

loading...

Adaptasi Chatbot dan Kegunaannya bagi Perusahaan di Awal Tahun Ketiga Pandemi

0
Kredit Foto: Kata.ai

Perkembangan teknologi dari hari ke hari makin memberikan kemudahan bagi pelaku usaha serta memberikan pengalaman baru kepada masyarakat yang kini makin terbiasa menggunakan ragam teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu teknologi yang dirasakan memberikan dampak signifikan di dalam aspek kehidupan masyarakat adalah penggunaan teknologi kecerdasan artifisial atau kerap disebut artificial intelligence.

Penerapan teknologi artificial intelligence (AI) kini lumrah ditemui sehari-hari dalam banyak platform yang umum digunakan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup. Mulai dari industri e-commerce, finansial, telekomunikasi, retail, kesehatan, dan berbagai industri lainnya.

Riset Global Survey The State of AI in 2021 milik McKinsey menuturkan, selama 2021 tingkat adopsi machine learning, computer vision, dan natural language processing (NLP) mencapai 57% atau naik sebanyak 45% dari tahun 2020. Ini menandakan pengaplikasian AI terus meningkat dan mulai banyak dirasakan manfaatnya bagi pelaku usaha.

Kata.ai, pelopor teknologi AI dan NLP dari indonesia, melihat pada tahun 2022 penggunaan teknologi chatbot akan memberikan dampak positif terhadap banyak industri, di lain sisi, fungsi chatbot akan dirasakan langsung oleh konsumen serta memberikan layanan yang lebih maksimal terhadap para konsumen dari bermacam industri.

Irzan Raditya, CEO & Co-Founder Kata.ai, mengungkapkan bahwa kemampuan teknologi AI makin terus berkembang secara pesat, tingkat adopsi yang makin masif menunjukkan implikasi positif terhadap banyak industri salah satunya lewat teknologi chatbot. Dengan chatbot, perusahaan mampu memetakan fungsi-fungsi yang dapat diakomodasi oleh teknologi ini, khususnya yang berkaitan langsung dengan konsumen.

“Perubahan gaya konsumsi dari sisi konsumen pun menuntut banyak industri untuk memberikan layanan maksimal, cepat, dan, responsif ketika berhubungan langsung dengan konsumennya masing-masing,” jelas Irzan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (17/1/2022).

Kegunaan Chatbot Serta Dampaknya Terhadap Efisiensi Bisnis

Peran teknologi chatbot untuk mampu meningkatkan kualitas layanan bermacam industri memberikan kesempatan bagi pelaku industri untuk dapat mempelajari peran automasi agar mampu meningkatkan keuntungan perusahaan serta memberikan efisiensi di banyak sektor operasional. Terlebih, penyesuaian di masa pandemi membutuhkan adaptasi tinggi bagi banyak industri untuk mengembangkan teknologi yang mampu mengakomodir berbagai macam kebutuhan konsumen.

1. Kemudahan Dalam Operasional Usaha

Memiliki teknologi chatbot memungkinkan pelaku usaha untuk melakukan otomasi terhadap berbagai kebutuhan operasional. Teknologi ini memberikan kesempatan bagi perusahaan tanpa harus menghadirkan ratusan atau bahkan ribuan agen customer service untuk melayani konsumen, khususnya untuk menghadapi pertanyaan-pertanyaan dasar yang sering ditanyakan.

2. Praktis, Cepat, dan Responsif

Salah satu keunggulan menggunakan chatbot adalah kemampuan AI untuk siap melayani konsumen secara praktis, cepat, dan juga responsif. Dengan programming yang sudah dipersiapkan secara spesifik berdasarkan kebutuhannya, konsumen dapat segera dilayani secara cepat dengan bahasa dan proses yang mudah dimengerti menggunakan aplikasi pesan teks yang umum digunakan seperti WhatsApp.

3. Meningkatkan Kepuasan Konsumen

Kegunaan utama chatbot berfokus pada tingkat kepuasan konsumen. Dengan layanan yang menjadi lebih sigap, dampak positif dapat dirasakan secara langsung oleh konsumen. Sudah menjadi rahasia umum bahwa konsumen selalu menginginkan respons cepat dan mampu menjawab kebutuhannya secara cepat dan tepat. Penerapan teknologi ini juga memberikan rating yang positif terhadap perusahaan serta tingkat kepuasan konsumen secara keseluruhan.

4. Ekonomis dan Efisien

Manusia memiliki keterbatasan waktu serta fisik yang tidak mampu bekerja selama 24 jam, sedangkan chatbot mampu menghadirkan layanan 24/7. Dengan teknologi ini, konsumen dapat menggunakan layanan di luar jam operasional usaha dan perusahaan tidak perlu membayar lembur atau menyiapkan shift tambahan untuk jenis-jenis pekerjaan yang mampu diakomodasi AI.

5. Bekerja secara Sistematis

Teknologi berbasis kecerdasan artifisial memungkinkan hadirnya pola komunikasi yang menyerupai logika manusia. Hal ini didesain dengan machine learning dan deep learning sehingga menghadirkan pola kecerdasan artifisial yang sistematis. Chatbot mampu berpikir akurat agar dapat menghindari kesalahan yang bisa diminimalisasi dengan teknologi AI.

6. Membantu Pertumbuhan Bisnis

Cara yang cepat dan dinamis memberikan keuntungan bagi pelaku industri untuk dapat mengembangkan bisnis secara eksponensial. Teknologi AI dan chatbot pastinya mampu memberikan pengalaman konsumen yang komprehensif serta informasi akurat yang dibutuhkan konsumen.

7. Energi Tidak Terbatas

Mengandalkan kemampuan manusia memiliki keterbatasan, dalam beberapa kondisi manusia bisa kelelahan sehingga kondisi ini menyebabkan menurunnya performa dan meningkatkan potensi human error. Selama program yang tepat dijalankan, tentu kondisi ini akan menjadi solusi praktis. Pelaku industri bisa memaksimalkan sistem operasional yang lebih efektif tanpa harus terbatas oleh waktu.

“Kemampuan teknologi chatbot diprediksi akan terus bertumbuh seiring berjalannya waktu dan digitalisasi di berbagai industri. Kata.ai percaya bahwa teknologi ini tidak akan menggantikan kemampuan manusia, tetapi memberikan added value bagi perusahaan untuk memaksimalkan keuntungannya di tengah pandemim,” tutup Irzan.

Sumber : https://wartaekonomi.co.id/read387172/adaptasi-chatbot-dan-kegunaannya-bagi-perusahaan-di-awal-tahun-ketiga-pandemi

loading...

Contoh Penerapan Artificial Intelligence dalam Produksi Film

0
Ilustrasi pembuatan film, industri film

Peran Artificial Intelligence kini telah dijumpai di banyak bidang. Salah satunya adalah dalam pembuatan film. Apa saja contoh penerapan Artificial Intelligence (AI) di dunia sinematografi?

Teknologi tinggi bukan hal baru bagi industri film global. Teknologi-teknologi ini, termasuk Artificial Intelligence (AI), kerap divisualisasikan sebagai bagian dari konten sebuah film, misalnya film The Matrix.

The Matrix yang diproduksi tahun 1999 ini menggambarkan bagaimana manusia hidup dalam simulasi realitas yang diciptakan oleh mesin cerdas sampai seorang programmer bernama Neo menyadari hal tersebut. Bahkan film “Blade Runner” yang diproduksi tahun 1982 sudah berbicara tentang perbedaan antara manusia dengan replicant atau robot android.

Dan film-film yang menggambarkan kecerdasan buatan tidak hanya diproduksi oleh Hollywood. Jerman, misalnya, sudah memproduksi film semacam ini di tahun 1927 (Metropolis) dan 1934 (Der Herr der Welt/Master of the World). Sementara India pernah merilis film Enthiran (2010) dan Ra One (2011), dan Jepang memiliki film Ghost in The Shell (1995).

AI, Si Pemberi Nyawa pada Karakter Thanos

Nah, bagaimana halnya dengan penerapan Artificial Intelligence dalam produksi film, di mana AI bukan sekadar menjadi konten yang mengundang decak kagum penonton? Salah satu contoh penerapan AI yang menonjol dalam produksi film adalah proses penciptaan karakter.

Misalnya, penciptaan karakter dalam film Avengers: Infinity War. Selain karena kecanggihan CGI, machine learning ikut ambil bagian dalam memberikan “nyawa” pada karakter Thanos di film tersebut.

Penerapan software machine learning canggih, Masquerade, membuat tokoh Thanos terlihat lebih realistis dan alami di mata penonton. Prosesnya diawali dengan menempatkan 100-150 track dot pada wajah Josh Brolin, sang pemeran tokoh antagonis tersebut, yang kemudian ditangkap oleh kamera high definition.

Hasil rendering ini diumpankan ke algoritme machine learning yang sudah berlatih dengan data berupa sejumlah besar hasil scanning wajah dalam berbagai ekspresi. Ketika hasilnya dinilai tidak cukup akurat, tim efek digital akan melakukan tweaking untuk meningkatkan hasilnya. Jika tanpa software machine learning, tim efek visual harus mengubah ekspresi secara manual dengan animasi yang cukup memakan waktu.

Namun contoh penerapan AI dalam produksi film tidak berhenti di situ. Di dunia yang serba cepat seperti saat ini, AI dapat berperan penting dalam banyak hal di industri film.

Dengan mengintegrasikan AI dan teknologi canggih lainnya dalam produksi film, pembuatan film akan lebih cepat dan berpotensi meraup pendapatan lebih besar. Selain itu, penggunaan teknologi juga akan memudahkan hampir semua tugas di industri perfilman.

Inilah beberapa contoh penerapan dan pemanfaatan AI di produksi film.

1. Menulis naskah

Artificial Intelligence dan machine learning dapat membantu para produser film membuat naskah baru atau menyusun sinopsis dan karakter dari film-film yang diproduksi sebelumnya. Dengan mempelajari sejumlah besar data berupa naskah film atau buku yang diadaptasi ke film, AI dapat membuat naskah film baru.

2. Menyederhanakan proses pra produksi

Pra produksi adalah proses yang penting dan sulit dalam pembuatan film. Menurut Animation Express, pra produksi sendiri mencapai sekitar 60 persen dari keseluruhan proses pembuatan film. Dalam pra produksi, produser film harus mencari lokasi, meng-casting aktor dan aktris, menyiapkan jadwal syuting, dan sebagainya.

Bagaimana AI dapat membantu di tahap ini? AI menyederhanakan proses-proses dalam pra produksi. Misalnya, AI membantu perencanaan jadwal syuting dan jadwal aktivitas lainnya dengan menganalisis data-data, seperti ketersediaan waktu para aktor/aktris yang terlibat. Kemudian AI akan membuatkan jadwal sesuai waktu yang tersedia. Dengan demikian, jadwal syuting dapat diatur dengan efisiensi maksimal.

Berkat pemahaman AI terhadap skenario film, AI juga dapat membantu menemukan tempat syuting dan memilih para aktor dan aktris yang tepat untuk memerankan tokoh-tokoh dalam skenario film tersebut.

3. Membuat subtitle

Perusahaan-perusahaan pembuat film yang beroperasi secara global harus menyiapkan konten yang dapat dikonsumsi oleh penonton dari berbagai kawasan. AI dapat membantu menghadirkan konten video atau film dengan subtitle dalam berbagai bahasa melalui teknologi seperti natural language generation dan natural language processing.

4. Promosi film

Dengan memanfaatkan AI dalam proses promosi, perusahaan/studio film dapat meningkatkan potensi film-film produksinya untuk menjadi box office. Hal itu dilakukan dengan memanfaatkan algoritme AI dalam mengevaluasi basis penonton, antusiasme terhadap film, dan popularitas para pemainnya di seluruh dunia.

5. Menyunting film

Proses penyuntingan film, apalagi film yang berdurasi panjang, tentu memakan waktu. Nah, AI dapat membantu para editor film dengan menyediakan draft pertama dengan cepat.

Caranya adalah menggunakan teknologi pengenalan wajah atau facial recognition. Dengan teknologi ini, algoritme AI akan mengenali pemeran utama dan menyortir adegan-adegan tertentu yang akan dilihat oleh para editor. Dengan cara ini, para editor bisa fokus pada adegan-adegan dalam plot utama film.

Sumber : https://infokomputer.grid.id/read/123099367/contoh-penerapan-artificial-intelligence-dalam-produksi-film

loading...

Teknologi dan Pandemi Mendorong Pertumbuhan Perangkat IoT di Indonesia

0
ILUSTRASI. Telkomsel x Peplink : Telkomsel berkolaborasi dengan Peplink dalam mengimplementasikan IoT Managed SD-WAN yang telah digunakan pada sektor perbankan oleh Bank BJB Syariah dan Bank Lampung

Perangkat internet of things (IoT) diperkirakan bakal tumbuh pesat. Entah itu gadget, wearable dan lannya. Selain era 5G, hal ini tak dipungkiri berkat dorongan pandemi Covid-19 yang menuntut masyarakat untuk aktif beraktifitas melalui perangkat digital.

Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia (Asioti), Teguh Prasetya mengambarkan percepatan pertumbuhan perangkat AIoT ada pada smarthome dan smartphone.

Smarthome tumbuh sebesar 5 juta-6 juta perangkat dalam setahun. Jadi dalam satu rumah tersedia lima perangkat pintar yang menunjang. Artinya ada 30 juta perangkat dalam setahun tumbuh.

“Kita perkirakan jumlah yang sama juga bakal tumbuh di 2022, Demikian juga dengan smartphone yang diproyeksi bakal tumbuh single digit, setelah di 2021 perangkat tersebut tumbuh sekitar 20 juta dalam setahun,” jelas Teguh dalam paparan daring Digital Industry Forecast (DIECAST) 2022, Rabu (12/1).

Kemudian perangkat ini tidak bisa berdiri sendiri, tapi didukung oleh pengembangan jaringan yang juga terbilang cukup krusial. Wifi pun berevolusi dari vesi 5 ke 6, jaringan seluler pun bergerak dari 3G,4G kini sudah memasuki 5G.

“Saya melihat 5G di 2022 bakal tergelar lebih luas, baik itu untuk publik maupun kebutuhan koorporasi melalui stand alone network,” paparnya.

Sumber : https://industri.kontan.co.id/news/teknologi-dan-pandemi-mendorong-pertumbuhan-perangkat-iot-di-indonesia

loading...

Digitalisasi UMKM sebagai Dampak dari Pandemi Covid-19

0
Sumber: adayg.org/

Indonesia adalah salah satu negara di asia yang terkena dampak pandemi COVID-19 cukup besar terutama pada sektor perekonomianya. Banyak usaha-usaha yang mengalami penurunan karena pandemi yang terjadi, namun ada juga beberapa usaha yang bisa bertahan bahakan bisa memaksimalkan dan memanfaatkan peluang untuk mengambil keuntungan besar dari pandemi yang sedang terjadi.

Pandemi COVID-19 yang terjadi ini sangat berdampak pada kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebutkan sebanyak 94,69% usaha UMKM mengalami penurunan disektor penjualanya. Hal ini seharusnya menjadi perhatian penuh pemerintah mengingat sektor UMKM adalah salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi terbesar negara.

Sebagai salah satu penggerak perekonomian terbesar UMKM perlu beradaptasi dan memanfaatkan tekhnologi digital sebagai model bisnisnya supaya dapat meningkatkan daya saing dan bisa tetap bertahan di era kenormalan setelah pandemi COVID-19. Digitalisasi pada dasarnya bisa sangat membantu dalam sebuah usaha UMKM dan sangat cocok diterapkan saat pandemi karena dapat memotong biaya-biaya oprasional suatu perusahaan dan suatu usaha akan cepat dikenal jika di digitalisasikan.

Banyak usaha UMKM yang mulai berpindah di pasar digital atau biasa kita sebut marketplace online.  Tersedia beberapa platform digital yang biasa kita sebut e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Lazada dan Bkalapak serta banyak lagi lainya yang menyediakan tempat atau lapak online pada pelaku UMKM untuk memposting usaha mereka. Selain menjadi tempat untuk memasarkan produk, marketplace juga dapat membuat omzet usaha UMKM meningkat lebih baik.

Mengingat kembali disituasi COVID-19 pemerintah juga sangat berkontribusi dalam menjaga UMKM agar tetap bertahan. Disini Kementrian Keuangan RI menyatakan pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp123,47 triliun pada 2020 dan Rp162,40 triliun untuk mendorong bisnis UMKM dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Disisi lain Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah berkerja sama dengan SMESCO Indonesia telah meluncurkan Program E-Brochure yang memiliki tujuan sebagai tempat memasarkan produk UKM secara digital.

Dari beberapa tindakan yang dilakukan oleh pemerintah bisa kita lihat pemerintah memang berperan penting dalam perkembangan UMKM di Indonesia. Meskipun terdapat tekanan dari pandemi COVID-19 yang pastinya merubah tren pasar dalam masyarakat. Diharapkan UMKM bisa beradaptasi dan bisa menginovasi bisnis mereka dengan tren pasar baru yakni meningkatkan bisnis mereka dengan masuk ke pasar digital.

Sumber : https://www.kompasiana.com/aryadz3984/61e4c4624b660d05773484a2/digitalisasi-umkm-sebagai-dampak-dari-pancemi-covid-19?page=1&page_images=1

loading...

Dukung Kemandirian Sosial, Pemerintah Dorong Digitalisasi Industri

0
Transformasi Digital: Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, (istimewa)

Kemandirian nasional, terutama dalam upaya melalui kondisi pandemi saat ini, merupakan bekal Indonesia untuk keluar dari pandemi sebagai negara yang lebih kuat.

Pemulihan ekonomi nasional tidak terlepas dari pemulihan yang terjadi di sektor industri, karena sektor ini menopang 19,15% dari perekonomian nasional. Optimisme sektor industri masih terlihat di Triwulan IV-2021, ditandai dengan PMI Manufaktur kembali berada di wilayah ekspansif dengan mencatatkan angka 53,5 pada Desember 2021.

Utilisasi Industri Pengolahan juga terus meningkat dan mencapai yang tertinggi dengan capaian 67,6%. Impor Barang Modal dan Bahan Baku masing-masing tumbuh 23,1% dan 60,5% (yoy) pada November 2021. Seluruh indikator mencerminkan bahwa sektor industri kita semakin solid dalam menopang pemulihan ekonomi nasional.

Momentum perbaikan dari sektor industri ini, tentunya menjadi hal yang baik bagi para pelaku industri termasuk di dalamnya para insinyur dan akademisi di bidang ilmu Teknik Industri.

“Sebagaimana kita harus beradaptasi di masa pandemi, para insinyur Teknik Industri juga harus beradaptasi menghadapi era Industri 4.0 yang ditandai dengan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan layanan konsumen secara global,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara virtual pada acara Puncak 50 Tahun Dies Natalis Teknik Industri – Institut Teknologi Bandung, Sabtu (15/01).

Salah satu yang menjadi fokus pengembangan Pemerintah yakni industri sektor kesehatan. Industri kesehatan termasuk di dalamnya industri farmasi, merupakan salah satu sektor yang sangat diutamakan terutama dalam kondisi pandemi saat ini.

Dalam rangka meningkatkan daya saing Indonesia dalam sektor industri, Pemerintah juga mendorong terjadinya transformasi berbasis digital untuk menopang perkembangan industri kesehatan. Transformasi tersebut dapat berperan dalam memudahkan proses distribusi, penguatan jejaring kesehatan, mengefektifkan proses administrasi, dan mendukung performa yang lebih efektif serta efisien.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, hingga tahun 2021, Indonesia memiliki 241 industri manufaktur farmasi, 17 industri bahan baku farmasi, 132 industri kesehatan tradisional, dan 18 industri produk ekstraksi alam. Berbagai industri tersebut telah mengekspor produk farmasi dan alat kesehatan ke berbagai negara di dunia antara lain Amerika Serikat, Inggris, Vietnam, Belanda, Singapura, dan Korea Selatan.

“Dalam mendukung upaya pengembangan industri kesehatan, Pemerintah telah menyusun Peta Jalan dengan tujuan untuk meningkatkan produksi bahan baku berteknologi tinggi,” ujar Menko Airlangga.

Pemerintah juga telah mendorong munculnya riset dan inovasi melalui Pendanaan Riset Inovatif Produktif yang dikelola oleh LPDP untuk para akademisi, serta menyediakan insentif Super Deduction Tax untuk para technopreneur yang melakukan kegiatan Litbang. Berbagai kebijakan ini dapat dimanfaatkan agar sektor industri nasional dapat melahirkan inovasi-inovasi yang diciptakan insinyur Teknik Industri.

Tujuan jangka panjang dari upaya ini adalah untuk mencapai kemandirian industri kesehatan sehingga mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri dan menurunkan ketergantungan pada bahan impor.

“Dengan terus meningkatkan kemampuan teknikal, manajerial, komunikasi, dan memperkaya skill-set, saya yakin para Insinyur Teknik Industri mampu bersaing secara global dan memberikan sumbangsih besar bagi bangsa” pungkas Menko Airlangga. (arb)

Sumber : https://radarbali.jawapos.com/ekonomi/16/01/2022/dukung-kemandirian-sosial-pemerintah-dorong-digitalisasi-industri

loading...

Kemendikbudristek Sebut di 2021 Model Pembelajaran Teaching Factory di SMK Meningkat

0

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Wikan Sakarinto mengatakan, terjadi peningkatan dalam penerapan model pembelajaran teaching factory di tingkat SMK pada tahun 2021 mengalami peningkatan.

Menurut dia, 52 persen disebut SMK di tahun 2021 telah menerapkan teaching factory, atau naik tujuh persen dari tahun 2020. Adapun ini berdasarkan hasil survei penguatan pendidikan vokasi yang dilakukan oleh lembaga survei Indikator Politik Indonesia pada akhir tahun 2021.

“Dari 2019 hingga 2021, terdapat tren peningkatan BMW (bekerja, melanjutkan studi, dan wirausaha) cukup baik. Penerapan teaching factory di SMK juga meningkat. Ini sangat baik karena teaching factory merupakan level yang spesial yang mendukung link and match,” kata Wikan dalam keterangannya, Minggu (16/1/2022).

Selain itu, dia juga menyebut, jumlah praktisi industri yang mengajar di SMK sebanyak 50 jam per semester juga meningkat sebesar 20 hingga 40 persen.

Disebut, program tersebut bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang terserap di dunia kerja atau menjadi wirausaha melalui keselarasan pendidikan vokasi yang mendalam dan menyeluruh dengan dunia kerja.

Sekolah yang terpilih dalam program ini diharapkan menjadi rujukan serta melakukan pengimbasan untuk mendorong peningkatan kualitas dan kinerja SMK di sekitarnya.

Pemprov DKI Jakarta Diminta Terbitkan Pergub Link and Match


Sebelumnya, Sebagai bentuk dukungan dan komitmen terhadap dunia pendidikan vokasi dalam mencetak lulusan siap kerja, PT JakLingko Indonesia berkolaborasi dengan SMK Muhammadiyah 4 Jakarta menjalin kerjasama Link and Match, yaitu program penyelarasan kurikulum untuk mempersiapkan peserta didik dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri.

Program Link and Match diresmikan melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara SMK Muhammadiyah 4 Jakarta dengan PT JakLingko Indonesia.

Anggota DPRD DKI Jakarta, Lukmanul Hakim, yang hadir dalam penandatanganan tersebut, mendukung penuh program link and match antara BUMD Jaklingko dan SMK Muhammadiyah 4 Jakarta, sebagai langkah nyata transfer of technology antara dunia industri dengan pendidikan.

“Sekolah diharapkan dapat menyesuaikan kurikulum atau mata pelajaran di SMK. Ini bisa menjadi solusi mengatasi pengangguran, meningkatkan skill atau keahlian pelajar. Sehingga lulusan sekolah menjadi SDM yang handal dan cepat mendapat kerja,” kata bung Lukman, sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulis, Rabu (17/11/2021).

Tidak hanya Jaklingko, Lukmanul Hakim yang juga Anggota Komisi C DPRD DKI ini mendorong semua perusahaan, baik BUMD, BUMN maupun swasta di Jakarta, juga menerapkan program link and match dengan dunia pendidikan.

Bahkan bila perlu, Bang Lukman mengusulkan penerbitan Pergub khusus yang mengatur link and match, untuk mengakselerasi pembentukan angkatan kerja yang mumpuni di era industry 4.0.

“Ini mendesak, saya meminta Gubernur DKI menerbitkan Pergub tentang program link and match, dalam rangka menyiapkan angkatan kerja yang mumpuni di era industry 4.0 untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan,” pungkas Lukman.

Sumber : https://id.berita.yahoo.com/kemendikbudristek-sebut-di-2021-model-033016047.html

loading...

Queensland Hour : Advance your career with CQU Australia MM-MBA in Jakarta

0

INVITATION

Advance your career with CQU Australia MM-MBA in Jakarta

The Master of Business Administration is generally regarded as the premier business qualification for practising managers and leaders. While undertaking the MBA (International), people will gain differing perspectives and approaches to current and emerging business issues. This is through interaction with academics, colleagues, and members of the business community,thus enabling people to competently lead, manage and understand the key aspects of business and organisations within a global context.


In this session we will be joined by our speakers: Ms Olivia and Mr Berthon Wendyven (Assistant Marketing Managers,
CQU Jakarta) and a CQU Alumni, Ms Rianti Sulamet-Ariobimo (Dean of Faculty of Industrial Technology, Universitas Trisakti)

At the end of the session participants will be familiar with CQU’s MBA (International) program and
• Know the advantages of taking an MBA for career progression
• Know the opportunities from taking Data Science, e-Commerce, and Public Private Partnership (PPP) courses

Attendees: business, government institutions, and lecturers in higher education institutions

You must register to attend this event to receive a Zoom link.

The webinar is scheduled for Thursday, 27 January 2022, 15.00 -16.00 WIB.

Further information about the webinar and registration (FREE) at http://sforce.co/3Icifwu

For any enquiries, please contact Irma Irsyad via jakarta@tiq.qld.gov.au or download e-brochure https://bit.ly/3F7VQNX

loading...

Rekor Muri untuk Program Pendidikan dan Teknologi

0
Terima penghargaan I (Kiri) Plt. Dirjen Diktiristek, Kemendikbudristek Nizam, dalam acara penyerahaan ­penghargaan, di Jakarta, Jumat (14/1).

Dua kategori program pendidikan dan teknologi Kemendikbudristek diganjar penghargaan oleh Museum Rekor Indonesia (Muri). Demikian Plt Dirjen Diktiristek, Nizam, dalam acara penyerahaan penghargaan, di Jakarta, Jumat (14/1). Dia mengapresiasi penghargaan tersebut.

“Terima kasih kepada Muri yang telah memberikan penghargaan ini,” ujarnya. Dia mengharapkan, penghargaan tersebut bisa mengakselerasi terwujudnya Kampus Merdeka. Bidang teknologi yang meraih rekor layanan terbaru adalah AI Centre. Nizam menjelaskan, AI Center merupakan fasilitas server komputasi berkemampuan tinggi untuk pengembangan Artificial Intelligence (AI).

Dia memaparkan, fasilitas super komputer Dikti AI Center ini bertujuan menciptakan talenta AI nasional melalui berbagai kegiatan pelatihan maupun pendidikan. Prosesnya bekerja sama dengan industri dalam kaitannya dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Fasilitas tersebut juga digunakan oleh perguruan tinggi dan mitra untuk menghasilkan inovasi-inovasi di bidang AI. Harapannya dapat menjawab kebutuhan industri dan lembaga pemerintah. “Super komputer hadir untuk mahasiswa dan dosen di dalam melakukan penelitian di bidang-bidang artificial intelligence,” katanya.

Sementara itu, bidang pendidikan Ditjen Diktiristek juga meraih rekor atas kolaborasi pembelajaran dengan satuan pendidikan dasar yang mempunyai mahasiswa terbanyak. Penghargaan ini diraih berdasarkan jumlah mahasiswa yang mengikuti program Kampus Mengajar.

“Program melibatkan mahasiswa untuk mengajar di berbagai Sekolah Dasar seluruh Indonesia,” tandasnya. Atas kedua capaian ini, Nizam berharap dapat memacu Ditjen Diktiristek terus berinovasi dan membuat terobosan lainnya, sehingga pendidikan tinggi semakin maju.

“Semoga capaian yang baik ini dapat memacu semangat kami untuk terus berkarya dan berprestasi,” tandasnya.

Sumber : https://koran-jakarta.com/rekor-muri-untuk-program-pendidikan-dan-teknologi?page=all

loading...

StartSMEup: Build Your Next Business on Social Media

0

Kembangkan Bisnis Berikutnya Dengan Sosial Media adalah merupakan tema webinar yang saya isi di kesempatan pertemuan dengan SP Bank Maybank Indonesia (SPBMI). Saya sangat terkesan dengan program yang mereka miliki, dengan nama BBI(Buruh, Bisnis dan Investasi. Program yang membantu para karyawan untuk mempersiapkan masa depan mereka setelah selesai pensiun. 

Kegiatan Webinar BBI (Koleksi Pribadi)

Hal ini jadi mengingatkan saya pada masa terakhir bekerja di salah satu bank, di pertengahan 2001. Sebelum pindah ke perusahaan IT, dan memulai sesuai yang berbeda, karena sejak beberapa tahun sebelumnya hanya bekerja di perusahaan bank divisi IT, sisi end user. Kemudian saat itu harus pindah ke sisi provider, yang melayani user bank. Ada hal yang sangat berbeda. 

Maka sama juga dengan anda yang saat ini masih karyawan, dan sedang mempersiapkan diri untuk mengambil pensiun, baik pensiun dini ataupun pensiun normal. Anda harus mengubah mindset. 

Kegiatan Webinar BBI 15 Jan 2022 (Koleksi Pribadi)

Pertama, mindset karyawan menjadi pengusaha. Umumnya orang selesai pensiun normal cenderung menggunakan dana pensiun yang ada untuk menikmati hidup. Dan tidak mau bekerja lagi. Tapi tidak sedikit juga, yang setelah pensiun, mereka memulai usaha baru. Yang menarik, banyak yang mengambil pensiun dini, karena ingin merubah nasib, dari karyawan jadi pengusaha. Untuk bisa mempersiapkan ini saya sangat menyarankan mengubah pola pemikiran dahulu, mindset harus dirubah. Karyawan umumnya dilayani, sekarang harus melayani. Tidak mudah mengubah hal kecil ini. 

Maka saya sangat menyarankan membaca literatur, baik buku, website, video di youtube terkait dengan 4 kuadran Robert T. Kiyosaki. Karena ternyata, pindah dari satu kuadran ke kuadran yang lain tidak mudah, perlu perjuangan dan waktu. Saya sendiri pun merasa belum sampai ke kuadran I (investor), dan cenderung masih di kuadran B (business owner). 

Merubah Mindset Sebuah Journey (Koleksi Pribadi)

Kedua, persiapkan skill. Inilah gunanya program BBI ini. Mempersiapkan pengetahuan karyawan agar mereka bisa siap. Tidak sedikit pastinya yang saat ini sambil bekerja sudah melakukan usaha lain, tapi sambilan. Pada saat pensiun nanti, anda harus fokus. Tidak bisa sembarangan mengelola usaha, dan hanya menyerahkan uang saja terima beres. Bisnis yang berkembang adalah bisnis bila anda terlibat di dalamnya, karena sebelumnya anda belum terlibat penuh. 

Salah satu skill yang harus dimiliki saat ini adalah memaksimalkan potensi sosial media Indonesia. Market kita yang sangat luas, tidak hanya di dunia nyata, tapi juga di dunia maya. 170 juta orang Indonesia aktif di sosial media. Baik menggunakan facebook, instagram, hingga linkedin dan tiktok, maka harus anda gunakan kemampuan mencapai mereka melalui sosial media.

Waktu dihabiskan di Sosial Media (Koleksi Pribadi)

Sosial media mana yang tepat? Kembali, tergantung target market, produk yang anda jual atau tawarkan. Baca kembali data Sosial media Indonesia dari Hootsuite – We Are Social. Sangat membantu anda menentukan strategi sosial media yang tepat. 

Bila kurang puas, maka baca dan pelajari berbagai video di youtube untuk mengasah skill anda. Dan terakhir, mulailah. Buat akun khusus untuk bisnis, jangan gabung dengan pribadi. Dan perkaya konten, bukan melulu dengan konten produk tapi beragam konten yang bisa menjangkau konsumen anda. 

Keep learning, terutama untuk anda yang akan pensiun tahun ini.

sumber: https://www.kompasiana.com/startmeup/61e4cbd980a65a371325c4e4/kembangkan-bisnis-berikutnya-dengan-sosial-media

loading...

TERKINI

PN Subang Launching SIADIL & Sosialisasi E-Peduli Serta MoU Dengan Polres...

BISKOM, Subang - Pengadilan Negeri Subang akan mengadakan peresmian PTSP Mandiri sekaligus peluncuran aplikasi digital SIADIL (Sistem Informasi Administrasi Digital) serta Memorandum...