BISKOM,Jakarta – Saya tidak setuju bad news is a good news, melainkan harus ditanamkan di hati para redaktur portal media online di lingkungan Mahkamah Agung bahwa good news is a good news, guna meningkatkan citra lembaga dan mengedukasi publik.

Gosip merupakan bagian dari perkembangan evolusi komunikasi manusia dan sifatnya netral bisa baik atau buruk, ujar Kepala BSDK MA dalam membuka materi propaganda media dalam pencitraan lembaga, Rabu (15/7).

Dr. Syamsul Arief, S.H., M.H., Kepala BSDK MA lebih lanjut menegaskan hari ini komunikasi dunia nyata memasuki wilayah abu-abu, antara kebenaran dan dusta pembatasnya tipis.

Maka, belajar dari teori propaganda yang dikembangkan Joseph Goebbels penggunaan media massa sebagai alat untuk mempengaruhi persepsi masyarakat, tegas Mantan Ketua Pengadilan Negeri Depok dimaksud.

Baca :  Terkait Perkara PT Graha Telkom Sigma, Kejagung Periksa Tiga Saksi

Ia menegaskan melalui media online Mahkamah Agung dapat menggerakan emosi positif dan empati masyarakat, terhadap pelaksanaan tugas yudisial yang sudah dilakukan Hakim dan aparatur peradilan lainnya.

Aktivitas menggerakan emosi dan empati masyarakat, merupakan tindakan yang biasa digunakan influencer dewasa ini.

Tindakan ini, yang kita contoh dengan mengklarifikasi kerja-kerja baik yang sudah dilakukan lembaga, tegasnya.

Lebih lanjut, Doktor Syamsul Arief menyampaikan propaganda digital seperti Cambridge Analytics dalam pemilu Amerika Serikat 2016 dan Algoritma X di pemilu Amerika Serikat 2024 dapat menjadi contoh baik, bagaimana memanfaatkan data, algoritma dan emosi untuk memengaruhi opini publik.

Saya tidak setuju bad news is a good news, melainkan harus ditanamkan di hati para redaktur portal media online di lingkungan Mahkamah Agung bahwa good news is a good news, guna meningkatkan citra lembaga dan mengedukasi publik, tambah Kepala BSDK MA.

Baca :  PTUN Manado Gelar Sidang Luar Gedung Di Wilayah Terluar

Dalam akhir paparan Kepala BSDK MA ditegaskan, berbagai media MA yang ada saat ini harus digunakan untuk menyiarkan kebijakan lembaga dan pimpinan Mahkamah Agung yang berorientasi pada penegakan hukum berkeadilan dan menjaga integritas.

Sebagai informasi, materi propaganda media dalam pencitraan lembaga merupakan pembuka workshop pengembangan kompetensi jurnalistik untuk para redaktur portal media yang berada di lingkungan Mahkamah Agung, yang berlangsung sejak tanggal 15-17 Juli 2026.(Surame)