Home Blog Page 985

Melihat Lebih Dekat UU Iptek di Negara Tetangga

0

Di beberapa negara tetangga, ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) menjadi konsumsi yang sangat penting bagi pemerintah dalam menjalankan setiap aktivitasnya dalam rangka memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Wajar saja jika kemudia, kebijakan dalam bentuk undang-undang iptek begitu diperhatikan dan berbasis pada kebutuhan masyarakat.

Dua negara terdekat dengan Indonesia, seperti Singapura dan Filipina memiliki karakteristik yang berbeda dan penekanan akan pelaksanaan dari tugas fungsi pemerintah dalam iptek.  Singapura dengan Bill No. 26/2002, National Science and Technology Board (Amendment) Bill

Kebijakan ini erat kaitannya dengan kerangka pembangunan ekonomi di negara tersebut. Terbentuknya undang-undang iptek di negara Singapura ditandai dengan beberapa kebijakan pendukung, seperti: Adanya kebijakan yang berkaitan dengan Foreign Direct Investment (FDI). Strategi yang dilakukan Singapura adalah dengan menarik investasi dari perusahaan multinasional, dan menarik keuntungan dari investasi tersebut pada ekonomi domestik. Subsidi merupakan aturan yang sangat penting dalam memainkan strategi ini.

Lalu adanya kebijakan Venture Capital. Kebijakan dalam bidang ini dicoba untuk meransang pendanaan modal ventura melalui koinvestasi dan mendorong investasi modal ventura swasta melalui insentif pajak. selain itu kebijakan dalam Penelitian dan Pengembangan. Kebijakan penelitian dan pengembangan Siangapura meliputi pendanaan publik untuk lembaga litbang swasta, insentif penelitian dan pengembangan swasta (misalnya melalui sistem perpajakan), dan pemberian dana pemerintah bagi para peneliti dan para insinyur perusahaan-perusahaan lokal.

Tidak hanya itu, kebijakan pendukung lainnya berkaitan dengan pendidikan. Pendidikan selalu menjadi prioritas bagi Singapura. Seperti halnya investasi pemerintah pada pendidikan dasar, menengah, dan pendidikan tinggi. Pemerintah Singapura juga memiliki komitmen yang kuat dalam memberikan subsidi pada skema pelatihan untuk karyawan; regulasi pendidikan tinggi dijalankan sesuai dengan kebutuhan yang ingin dicapai; kemitraan universitas dengan banyak lembaga internasional. Kebijakan pendidikan yang diterapkan oleh pemerintah Singapura, diikuti dengan komitmen dari perusahaan untuk mendanai pegawai mereka untuk dilatih dengan konsep job training. Konsep semacam ini memberikan pengalaman baru bagi setiap karyawan yang mengikuti program untuk mendapatkan tambahan dan pengetahuan tentang penguasaan teknologi ataupun sistem manajerial di suatu perusahaan, sehingga dikemudian hari pengetahuan ini bisa dimanfaatkan untuk membuka perusahaan baru.

Pemerintah Singapura juga menerapkan kebijakan pendukung dalam hal imigrasi. Kebijakan sektor ini merupakan salah satu strategi kunci pengungkit untuk pemerintah Singapura. Kebijakan imigrasi difokuskan pada para pekerja berdasarkan kumpulan keterampilan yang relevan, sebagai kebalikan dari kumpulan keluarga. Tidak hanya itu kebijakan klaster ikut menjadi perhatian. Pemerintah Singapura menyadari bahwa pengembangan klaster industri menjadi penting dan harus difasilitasi. Oleh karena itu, pemerintah Singapura memfokuskan kepada bidang bioteknologi dan teknologi lingkungan; teknologi elektronik dan manufaktur; dan teknologi informarmatika. Dan yang terakhir, pengembangan hubungan (lingkage). Hubungan dan interaksi antar faktor-faktor serta bagian-bagian ekonomi yang berbeda menjadi perhatian pemerintah Singapura.

Kebijakan pendukung tersebut dipersiapkan secara baik oleh pemerintah Singapura sebelum menerbitkan undang-undang yang berkaitan dengan  iptek. Baru pada tahun 2001 Undang-Undang tentang National Science and Technology Board (NSTB) diterbitkan. Undang-undang ini merupakan undang-undang lembaga untuk menjalankan fungsi perencanaan, pengembangan, pendampingan, dan penyebaran SDM Litbang. Sejak awal kehadiran NSTB melalui undang-undang tersebut menunjukkan semangat pemerintah Singapura untuk mendorong litbang sebagai hal penting untuk menarik dan memperkuat investor multinasional sebagai dasar pengetahuan untuk perusahaan lokal.

Filipina dengan Republik Act No 2067

Pada mulanya iptek di Filipina berkembang dengan hadirnya pola pendidikan dan pelatihan bagi para ilmuwan, insinyur dan dokter. Perkembangan ini dimulai sebelum kemerdekaan Filipina Tahun 1946. Setelah kemerdekaan dukungan pemerintah Filipina semakin terlihat dengan terkonsentrasi pada pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Periode berikutnya bermunculan organisasi-organisasi profesional dari para ilmuwan dan insinyur yang diikuti dengan pertumbuhan pendidikan tinggi di Filipina. Munculnya organisasi profesi memberikan dampak dengan perbaikan standar pendidikan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan di belahan dunia lain.

Pemerintah Filipina pun menyadari bahwa pembangunan negara tergantung pada sumber daya manusianya. Oleh karena itu, pemerintah merencanakan pengembangan sumber daya manusia berilmu pengetahuan dan teknologi.  Iptek menjadi modal membangun masa depan Filipina. Guna mendukung rencana ini maka pemerintah menfokuskan pendidikan dengan menyelaraskan pendidikan kejuruan, teknis, dan program-program pengembangan keterampilan dengan kebutuhan daya saing industri global. Konsep ini bertujuan untuk menjalin keterkaitan (jejaring) dengan sektor swasta dengan memanfaatkan potensi lokal yang tersedia, riset dan pengembangan di sektor tersebut diarahkan untuk memaksimalkan kontribusi iptek untuk pembangunan nasional.

Peningkatan jumlah perguruan tinggi di Tahun 1947 menjadikan pemerintah melakukan reorganisasi  terhadap Bureau of Science menjadi Institute of Science. Tujuan reorganisasi memberikan peluang untuk pengembangan dan penelitian terhadap berbagai jenis bidang ilmu yang nantinya akan berkembang, selain itu juga untuk merangsang kebutuhan perguruan tinggi dalam melakukan riset.

Pada Tahun yang sama sebuah institut gizi (Instituter of Nutrition) dan pada Tahun 1952 The Science Foundation of the Philippines (SFP) ditempatkan bersama dengan Institute of Science dibawah presiden. Instituter of Nutrition bertugas untuk melakukan riset, dan fungsi ekstensi.Sementara, Science Foundation bertugas untuk merangsang penelitian dalam sains dan ilmu pengetahuan teknik, serta mempromosikan kesadaran di kalangan masyarakat.

Pada Tahun 1952, Komisi Vulkanologi juga dibentuk dan ditempatkan di bawah Dewan Riset Nasional Filipina (NRCP). Fungsinya untuk melakukan penelitian dasar tentang volkanologi. Tahun 1951 Institute of Science direorganisasi menjadi Institute of Science and  Technology. Perubahan nama lembaga ini diikuti dengan perubahan status sebagai lembaga pemerintah dan berada di bawah Kementerian Koordinator Ekonomi. Implikasi lain dengan perubahan tersebut, IST bertanggung jawab untuk memperbaiki proses industrialisasi dan mendorong pengembangan teknologi. Kepedulian pemerintah terhadap iptek terlihat dengan diundang-undangkannya Republik Act No 2067 Tahun 1958, bahkan kongres Filipina juga mendukung dengan menyetujui diberlakukanya The Science Act of 1958.

Republik Act No 2067 landasan pembentukannya berdasarkan pada bagian keempat dari Pasal XIV konstitusi Filipina, sehingga The Science Act of 1958 dinyatakan sebagai kebijakan negara untuk membudayakan ilmu pengetahuan melalui penelitian dan pengembangan teknologi, membina kegiatan penemuan baru, dan memanfaatkan pengetahuan ilmiah sebagai instrumen yang efektif untuk kemajuan negara Filipina.

Pemerintah Filipina mengemban tugas dalam pelaksanaan kebijakan tersebut, diantaranya menstimulus dengan memberikan panduan ilmiah, teknik, dan teknologi dalam upaya memenuhi kebutuhan dasar dan mendesak rakyat, memperkuat sistem pendidikan nasional Filipina sehingga menjadi penyedia sumberdaya ilmiah yang berkompeten dan tenaga kerja berteknologi, memberikan insentif untuk swasta dan inisiatif individu dalam bidang ilmiah, sebagai dasar fundamental untuk kemajuan ilmu pengetahuan.

Tugas lengkap pemerintah terdapat pada Bab 3 Republik Act No 2067 dengan memberikan tekanan pada sembilan pokok tugas, yaitu : 1) Menstimulasi dan mengarahkan keilmuan, usaha iptek menuju kebutuhan masyarakat. 2) Merumuskan program untuk pengembangan dan memaksimalkan penggunaan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah. 3) Penguatan sistem pendidikan untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan berkelanjutan. 4) Memberi insentif secara individu dalam memulai suatu pengembangan keilmuan. 5) Mendorong dan mempromosikan penyebaran hasil iptek. 6) Mendorong dan memfasilitasi partisipasi aktif dari sektor-sektor domestik dan asing dalam hal financial, teknis, dan bentuk lain dibidang iptek. 7) Berkoordinasi dan bekerjasama dalam penelitian guna memaksimalkan pencapaian kemajuan dan memini-malisasi penggandaan. 8) Memprakarsai dan menciptakan standarisasi, ukuran control kualitas/standar penjamin mutu, dan fasilitas-fasilitas dokumentasi, dan 9) Mendorong dalam belajar ilmu-ilmu murni dan dasar.

Semua tugas dalam undang-undang tersebut dijalankan oleh sebuah lembaga yang bernama National Science Development Board. Tugas utama dari badan ini sudah tentu mengkoordinasikan dan mempromosi kerjasama dalam penelitian dan pengembangan antar lembaga pemerintah dan swasta.

Berdasarkan undang-undang tentang iptek yang diterbitkan di Filipina, undang-undang ini bukan merupakan undang-undang lembaga seperti Singapura. Undang-undang iptek di Filipina memberikan pedoman mengenai penyelenggaraan kegiatan berkaitan dengan penelitian dan pengembangan. Demikian pula dengan perekayasaan di negara tersebut, serta bagaimana menstimulus kelembagaan institusi penelitian milik pemerintah, perguruan tinggi, dan swasta. Bahkan undang-undang ini juga secara khusus memberikan prioritas terhadap sembilan bidang penelitian, sebagaimana tercantum dalam Bab 10 undang-undang tersebut, yaitu Industrial research, Agricultural research, Medical and pharmaceutical research, Biological research, Atomic energy research, Food and nutrition research, Engineering research, Research on social science and the humanities, dan Pure and fundamental science studies.

Bagaimana Dengan Indonesia?

Seperti diungkapkan pada BISKOM edisi Desember 2010, secara umum kebijakan tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Iptek yang dikeluarkan oleh pemerintah berdasarkan Undang-Undang No. 18 Tahun 2002 merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap iptek di Indonesia. Kondisi awal kebijakan ini bertujuan meletakkan kerangka dasar, landasan hukum bagi perkembangan semua unsur-unsur kelembagaan yang diperlukan serta peningkatan interaksi dan sinerginya. Selain itu juga diarahkan untuk membangun kesadaran tentang pentingnya peran serta semua unsur masyarakat, khususnya dunia usaha dalam memperkuat sistem nasional iptek. Namun, kebijakan nasional ini masih belum maksimal diimplementasikan dikarenakan banyaknya ruang yang belum dioptimalkan dari tiap-tiap elemen untuk keberlanjutan aktivitas dan dukungan kebijakan serta pendanaan yang secara terus menerus dan berkelanjutan dilakukan pada tingkat nasional dan daerah.

Pelajaran penting dari regulasi yang diterapkan kedua negera tertangga tersebut menunjukkan adanya kebijakan yang saling mendukung diberbagai sektor yang tidak hanya dikaitkan tetapi terintegral dalam menuju sasaran. Fokus pada bidang pilihan pun menjadi factor sukses kebijakan suatu negara, walaupun sebenarnya pembagian semacam itu telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia, akan tetapi negara tertangga (baik Singapura maupun Filipina) memberikan alokasi pendanaan yang lebih besar untuk kegiatan riset dan aktivitas iptek sehingga roda interaksi antar akademisi, pemerintah dan industri atau yang dikenal dengan akademisi, bisnis dan government terus berputar dalam mendukung percepatan pembangunan dan daya saing nasional, dan pada akhirnya terciptanya kemakmuran suatu bangsa.

Di Tulis Oleh :

Prakoso Bhairawa Putera

Peneliti Muda bidang Kebijakan dan Administrasi (Kebijakan Iptek) – LIPI, dan Peserta Program Beasiswa Pascasarjana Ristek 2010 di Universitas Indonesia.

Mengenal Internet TV dan Internet Protocol TV

1

NetTVSeiring berkembangnya teknologi telekomunikasi, teknologi pertelevisian juga mengalami perkembangan. Jika dahulu televisi mengenal istilah Prime Time yang biasanya berdurasi sekitar jam 7 malam dimana seluruh anggota keluarga berkumpul makan malam bersama, kini berubah menjadi My Time.

Saat Prime Time biasanya dimanfaatkan oleh produsen produk dan jasa untuk beriklan dengan membayar biaya lebih mahal untuk iklan di slot waktu ini. Acara yang ditampilkan diwaktu inipun, dipilih yang diminati oleh banyak pemirsa.

Lantas bagaimana bila penonton menginginkan menonton acara sinetron, Kick Andy ataupun The Master yang tidak sempat ditonton sebelumnya? Kini teknologi telah memungkinkan acara-acara favorit tersebut ditonton kapan saja dan dimana saja penonton menginginkannya. Inilah yang dimaksud dengan My Time. Dengan semakin terjangkaunya biaya akses internet cepat didukung dengan gadget-gadget, kini memungkinkan pengguna untuk menonton TV dari laptop ataupun gadget dimana saja dan kapan saja. Saat menunggu busway, macet dijalan ataupun saat luang di kantor dimanfaatkan untuk menonton.

Teknologi yang memungkinkan hal ini adalah teknologi NetTV (internet TV) dan IPTV (Internet Protocol TV). Apa beda keduanya? Perbedaannya dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Net TV adalah menonton video, klip musik dari konten-konten yang tersedia di internet, diakses dari ISP (Internet Service Provider) manapun, biasanya tanpa perlu berlangganan dan kualitas rendah karena konten ini dibuat secara amatir.   Menonton Net TV bisa dari laptop, PC, atau HP kapan saja, dimajukan , di pause ataupun disimpan untuk dilihat kembali kemudian. Contoh NetTV adalah You Tube. Di You Tube kita bisa menonton sinetron Air   Bila butuh hiburan saat jenuh di kantor ataupun sambil menunggu antrian, dapat melihat video komedi di You Tube dan situs-situs lainnya yang juga menyediakan tempat untuk menampung video-video buatan para amatir.

NetTV di Beberapa Negara

NetTV di luar negeri kini sudah mulai menyediakan konten-konten buatan profesional, seperti I-Player di BBC Inggris, namun untuk mengakses konten ini biasanya dikenakan biaya berlangganan ataupun dibatasi hanya dapat diakses oleh pelanggan ISP tertentu saja.  Berbeda dengan NetTV, IPTV adalah teknologi terkini dengan konten kualitas tinggi, biasanya hanya dapat diakses dengan cara berlangganan pada salah satu ISP. IPTV memungkinkan menonton acara premium seperti HBO, Disney Channel ataupun konten Free To Air (FTA) seperti RCTI, SCTV dan lain-lain di rumah dengan menggunakan internet protokol dengan kecepatan tinggi sehingga memberikan kualitas gambar yang lebih baik. Selain acara TV berbayar dan free tersebut, biasanya ada juga konten-konten berkualitas yang diproduksi ataupun khusus disediakan oleh ISP untuk edukasi, entertainment dan lain-lain yang dapat disimpan, pause, ataupun forward.

IPTV saat ini sangat populer di luar negeri seperti Hong Kong, Singapore dan Eropa. Hadirnya IPTV memungkinkan banyak online casino hal yang tidak terpikirkan sebelumnya, misalnya tele-education yang memungkinkan belajar jarak jauh, tele-shopping untuk belanja dari rumah, bahkan juga tele medicine untuk bantuan pengobatan jarak jauh.

Di Indonesia, IPTV  dipelopori oleh Telkom sebagai pemimpin pasar internet di Indonesia. Kehadiran IPTV akan menghadirkan cara baru menonton televisi dan tentunya akan memberikan pilihan lebih bagi masyarakat dalam menentukan pilihan tontonan yang berkualitas dan bermanfaat.

Yah, kehadiran IPTV ini ditandai dengan keluarnya ijin Penyelenggaraan Layanan Televisi Protokol Internet yang ditetapkan oleh Menteri Kominfo Muhammad Nuh. Ijin No. 30/PER/M.KOMINFO/8/2009 tentang Penyelenggaraan Layanan Televisi Protokol Internet (Internet Protocol Television/IPTV) ini memberikan kepastian hukum bagi operator ataupun ISP yang berencana untuk memberikan layanan IPTV bagi pelanggan.

Seperti diketahui, layanan IPTV memungkinkan siaran televisi dikirimkan menggunakan Internet Protokol (IP). Dengan menggunakan IP, IPTV memberikan banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh kabel TV biasa. Kelebihan dari IPTV antara lain adalah kualitas gambar yang prima karena gambar di IPTV adalah gambar digital. Selain gambar dengan Standard Definition (SD) ada juga gambar yang jauh lebih tajam dengan kualitas High Definition (HD). Kelebihan lain dari IPTV yang tidak dimiliki pay TV ataupun siaran TV biasa adalah kemampuan untuk menayangkan layanan interaktif seperti saat kita sedang ke toilet ataupun menerima telpon, pertandingan sepakbola Mancherster United lawan Arsenal bisa di-pause atau rewind sehingga setelah kembali dari menelpon ataupun toilet kita bisa melanjutkan tontonan atau menonton ulang. Sinetron favorit 3 jam yang lalupun bisa ditonton apabila karena terjebak macet belum sampai di rumah.

Selain itu banyak lagi layanan-layanan intektif lain yang dapat disediakan dengan IPTV seperti Video On Demand, Karaoke on Demand, Games on Demand, Home Shopping, dan Home Delivery. Dengan IPTV pemirsa tidak perlu pergi jauh-jauh ke Glodok mencari film, games ataupun karaoke tinggal memilih dari katalog yang ada di server dan langsung dapat dimainkan di layar televisi dengan biaya yang terjangkau. Layanan diharapkan dapat menjadi suatu lifestyle baru yang dapat meningkatkan keakraban keluarga di rumah. Home delivery, misalnya memungkinkan pemirsa untuk memesan, membayar dan makan Pizza tanpa perlu beranjak dari sofa sambil menonton TV. Pizza akan dikirimkan ke rumah dan pembayaran dilakukan dengan kartu kredit. Layanan ini sangat nyaman dan diperlukan di kota besar terlebih menghadapi jalan di Jakarta yang semakin macet.

Layanan Massal

Semua layanan interaktif ini di negara maju sudah menjadi sarana hiburan sehari-hari. Di Korea misalnya saat sinetron Korea sedang diputar, maka pemirsa dapat langsung membeli baju yang dikenakan pemain sinetron, membayar dengan kartu kredit dan baju akan diantar ke rumah. Bisa dibayangkan nantinya sinteron Cinta Fitri misalnya ditayangkan dan pemirsa Indonesia dapat langsung membeli baju yang yang dikenakan oleh Shireen Sungkar misalnya. Di China, permainan Games On Demand dilakukan online dengan lawan dari berbagai lokasi dan ada komentatornya bak pertandingan sepak bola. Komentator akan mengulas permainan para pemain dan memberikan tips-tips untuk dapat memenangkan games yang sedang dimainkan. Karaoke on Demand pun ada juga komentatornya sehingga sangat interaktif dan menarik.

IPTV yang semula adalah layanan mewah yang menyasar masyarakat kelas atas di luar negeri, perlahan-lahan menjadi suatu layanan massal ketika produk ini menjadi isu hangat didukung berbagai media massa di negara tersebut. IPTV sebentar lagi bukan jadi layanan mewah di Indonesia yang hanya tersedia di jaringan lokal atau lab, namun sudah bisa dikembangkan untuk dinikmati masyarakat di Indonesia. Beberapa operator sudah siap menggelar layanan IPTV di Indonesia termasuk Telkom yang dalam waktu dekat akan menggelar layanan IPTV di beberapa di kota-kota besar di Indonesia.

IPTV diharapkan akan melayani lebih banyak pelanggan terutama yang tinggal di apartment dan residensial serta menjangkau daerah-daerah potensial di Indonesia. Jika ini terjadi, dapat dipastikan layanan ini dapat merubah gaya hidup kita yang mendorong terciptanya budaya baru bagi keluarga dan masyarakat Indonesia.

Tak dapat dipungkiri teknologi kini semakin memanjakan pengguna mulai dari phonebook yang membuat kita malas menggunakan memorI otak sendiri untuk mengingat nomor-nomor penting, iPhone bahkan semakin membuat malas dengan kemampuan touch screennya hingga yang akan segera hadir, IPTV yang memungkinkan makanan, baju, notebook dan lain-lain dikirimkan hingga ke depan pintu rumah.

Di Tulis Oleh :

Ir. Sri Safitri, M.Eng (Senior Manager Marketing PT. Telkom Indonesia)

MOTOROLA DEFY Smartphone Android Anti Gores

0

motorola_defyPasar ponsel tanah air semakin diperkaya dengan pilihan smartphone berbasis Android dengan nama Motorola Defy. Smartphone ini diperkenalkan dengan berbagai ketangguhan, mulai dari anti air dan anti gores, serta anti debu,  sehingga melindungi penggunanya dari masalah kecil yang seringkali terjadi.

Ponsel ini juga dilengkapi layar yang besar dan kuat terbuat dari Corning Gorilla Glass yang selama ini dikenal memiliki ketahanan luar biasa terhadap benturan dan goresan.

Kualitas suara juga menjadi andalannya untuk memberikan kenyamanan dalam berkomunikasi. Perangkat ini didukung CrystalTalk Plus untuk meredam suara bising dengan dua mikrofon yang secara cerdas menyaring suara bising di latar belakang dan memperkuat suara penggunanya, sehingga tak harus berteriak.

Layarnya 3,7 inci WVGA dengan resolusi tinggi namun tetap terlihat ramping dan mudah dikantongi. Browsernya mendukung Adobe Flash Lite. Selain itu dilengkapi kamera 5-megapixel dengan flash, digital zoom, dan auto focus. Motorola Defy juga telah mendukung Digital Living Network Alliance (DLNA), untuk mengalirkan, menyimpan, dan berbagi konten dengan perangkat lain di dalam rumah yang kompatibel seperti HDTV, konsol game, dan PC.

Smartphone ini juga berfungsi sebagai 3G mobile hotspot untuk menghubungkan hingga lima perangkat WiFi. Juga ada fitur Connected Music Player yang menyajikan lirik lagu-lagu Anda dan memungkinkan Anda menemukan, mengalirkan, dan mengidentifikasi musik langsung dari ponsel Anda. Belum lagi pilihan lebih dari 150.000 aplikasi, widget dan game yang dapat diunduh di Android Market dan paket layanan Google.

Defy resmi mulai dipasarkan di Indonesia pada tanggal 24 Februari 2011 lalu dengan harga per unit Rp. 3.995.000.

SAMSUNG GALAXY Untuk Semua Segmen

0

samsung_galaxy_aceSebuah riset yang menyebutkan bahwa Android akan berkibar pada 2014 agaknya sedikit meleset. Kepopuleran sistem operasi besutan Google itu ternyata terjadi jauh lebih lebih cepat. Di tahun 2011 ini, sejumlah gadget yang mengadopsi Android sudah marak di pasaran.

Samsung Mobile adalah salah satu yang terdongkrak penjualannya oleh platform ini. Salah satu produk andalan Samsung, Galaxy S, yang masuk dalam kelas smartphone premium kabarnya telah terjual hingga 10 juta unit di seluruh dunia.

Mengulang sukses Galaxy S, beberapa waktu lalu Samsung telah meluncurkan empat seri smartphone untuk  Selain kelas premium, juga high-end, mid-end, serta entry Android. Keempatnya  memakai versi 2.2 (Froyo) dan dibandrol di bawah Rp. 3 juta.

Fitur utama yang dibenamkan untuk ponsel-ponsel ini adalah kemudaan untuk terintegrasi situs jejaring sosial dengan kontak, kalender, widget, unified inbox, e-mail, instant messenger dan lain sebagainya.

Ponsel pertama yang dikeluarkan Samsung adalah Galaxy Ace. Ini adalah seri yang didedikasikan bagi eksekutif muda. Dan, merupakan yang tercanggih di antara tiga anggota keluarga lainnya karena menggunakan prosesor berkecepatan komputasi 800 MHz. Ponsel yang memiliki kamera 5 megapiksel ini mengandalkan user interface Touch WIZ. Untuk kebutuhan membuka dan edit file dokumen, Samsung mempercayakan kepada fitur ThinkFree. Memori internalnya sebesar 150 Mb dengan ekspansi memori luar sampai 32 Gb yang membuat penggunanya bisa menyimpan file apapun ke dalam ponsel seharga Rp.  2.999.000 ini.

Keluarga kedua adalah Galaxy Gio. Seri ini punya prosesor sama seperti Ace. Secara umum kapasitasnya mirip, kecuali  kameranya yang hanya beresolusi 3 megapiksel. Meski hanya 3 megapiksel, tetapi kameranya sarat dengan berbagai opsi, seperti panorama, smile shot, dan continuous shot. Gio yang berarti permata dalam bahasa Italia ini dilengkapi dengan layar yang terang. Seri ini dibanderol seharga Rp 2.149.00.

Selain keduanya, Samsung juga merancang seri yang mirip dengan Galaxy Gio, yakni seri Fit. Desainnya mengacu pada kenyamanan genggaman. Namun, Fit hanya memakai prosesor 600 MHz. Meski begitu, kamera yang dipunyai sudah beresolusi 5 megapiksel.  Karena itu, harganya pun lebih mahal, Rp.  2.499.000.

Terakhir yang telah dijual pula di tanah air adalah Galaxy Mini.  Baik spesifikasi, fisik maupun fitur-fiturnya mirip dengan seri Gio, namun ukurannya lebih kecil. Seri yang dimaksudkan untuk anak muda yang baru menyukai Android ini dilepas seharga Rp. 1,6 juta.

RICOH CX5 Teknologi Hybrid AF

0

Ricoh-CX5Ricoh menghadirkan kamera digital wide-angle CX5 yang memiliki perbesaran zoom optik 10,7x. Ukuran ini setara dengan lensa 28-300mm dengan fitur autofokus (AF) berkecepatan tinggi yang menggunakan sistem hybrid terbaru dari Ricoh.

Ricoh CX5 dikemas dengan fitur AF yang menurunkan waktu serendah 0,2 detik, baik saat jarak terdekat 28 mm maupun pada saat tele 300 mm. Kecepatan ini merupakan separuh dari versi sebelumnya, CX4 yang tentunya karena kehadiran sistem unik Ricoh terbarunya hybrid AF.

Kamera ini juga menggunakan sensor CMOS 10 megapiksel yang dapat memberikan kemudahan pengguna saat mengabadikan gambar dalam keadaaan kurang cahaya. CX5 memiliki 14 jenis mode yang memberikan kemudahan pengguna berkreasi saat melakukan pengambilan gambar, diantaranya mode pengambilan gambar makanan (Cooking) yang memberikan kecerahan pada warna sesuai dengan objek yang diabadikan.

Untuk para penggemar foto makro, CX5 hadir dengan mode Zoom Makro yang mampu mengoptimalkan posisi zoom secara otomatis dengan resolusi super-zoom (dengan jarak terdekat 1 cm) untuk memungkinkan objek yang difoto mendapatkan hasil lebih besar dari bentuk sebenarnya. Pengambilan foto dengan mode ini tanpa menurunkan kualitas gambar pada posisi zoom normal.

Selain fitur-fitur tadi,  CX5 hadir dengan 6 jenis termasuk seperi jenis foto Soft Focus, Cross Proses, Toy Camera, dan Minitatur. Pada sisi kenyamanan, kamera ini menggunakan LCD 920.000 titik HD dengan layar berukuran 3 inci.

Transfer foto menjadi lebih mudah dengan kehadiran teknologi pada CX5 yang kompatibel dengan kartu Eye-Fi (X2 Series), yang merupakan kartu memori SD built-in dengan fungsi LAN secara nirkabel.

Ricoh CX5 yang memiliki dimensi 102 x 58 x 29 mm dengan bobot sebesar 17 gram (tanpa baterai) ini hadir dengan 3 warna pilihan yaitu hitam, perak dan merah muda.

SANDISK CRUZER EDGE CZ51 Kapasitas 2Gb Hingga 16 Gb

0

Sandisk CZ51Sandisk menawarkan USB Flash Drive terbaru yang mengedepankan konsep disain yang praktis, sederhana, dan bentuk kecil. SanDisk Cruzer Edge CZ51 ini juga menyajikan kualitas handal dan kemanan yang terjamin.

SanDisk Cruzer Edge CZ51 hadir casing warna merah dan hitam yang dilengkapi dengan kemudahan penggunaan dalam bentuk slider, dimana kepala usb dapat digeser ke depan saat akan digunakan. Untuk menghindari terselipnya CZ51 saat tidak digunakan, tersedia lubang anak kunci yang dirancang untuk dipasangkan pada gantungan kunci.

Untuk menjamin keamanan, Cruzer Edge CZ51 menawarkan perangkat lunak SecureAccess yang melindungi data dengan fungsi enkripsi AES. Software Sandisk SecureAccess dan sistem Dmailer Online pada SanDisk USB drive akan memastikan fungsi backup online untuk perlindungan data. Software SanDisk SecureAccess memungkinkan konsumen menyimpan file dalam folder yang terenkripsi terlindungi oleh password dalam drive SanDisk USB flash drive.

Beberapa fungsi lainnya yang terdapat pada SanDisk Cruzer Edge CZ51 seperti Password-protected “vault” yang mengamankan data dengan enkripsi AES 128-bit Secure Partition memungkinkan pengguna untuk menentukan data yang bersifat privasi. Sementara  Additional Protection memiliki fungsi sebagai perlindungan tambahan yang tersedia secara opsional sebesar 2Gb  untuk melakukan backup online dari Dmailer; serta kemudahan dalam penggunaan yang dapat menyesuaikan secara otomatis dengan penambahan atau pengurangan konten.

Sandisk Cruzer Edge CZ51 sudah beredar dipasaran sejak Maret dengan pilihan kapasitas 2Gb, 4Gb, 8Gb dan 16Gb mulai dari harga US$6 dengan masa garansi 5 tahun.

MSI, Laptop Beraudio ala Hollywood

0

MSI FX400 bannerKualitas suara terkadang menjadi masalah para pengguna laptop. Hal ini terjadi jika kualitas speaker bawaan laptop kurang prima. Solusinya, membeli speaker tambahan pun harus dilakukan

Namun, bagaimana jika laptop harus dibawa ke mana-mana? Repot. Hal inilah yang akan Anda rasakan. Mendengarkan musik melalui speaker tambahan memang nikmat. Suaranya merdu, bass-nya pun mantap. Apalagi jika digunakan sambil menonton film yang dahsyat.

Namun, kembali lagi, yang namanya laptop tentu akan sering dibawa ke mana-mana. Tak mungkin rasanya jika Anda harus turut membawa speaker tambahan ke mana-mana juga kan?

Audio keren
Solusi lainnya, pilihlah laptop yang memiliki teknologi audio yang keren. Contohnya, Anda dapat melirik tiga laptop MSI seri F, yaitu FX620DX (layar 15,6 inci) dan FX720, FR720 (layar 17,3 inci).

Eric Kuo, Associate Vice President for Global Sales MSI Notebook menjelaskan, ketiga laptop MSI seri F telah menggunakan prosesor 2nd generation Intel® Core i5™. Jika Anda kira sebuah laptop tak bisa menawarkan suara yang berkualitas, coba pikir lagi. Terbukti tiga laptop MSI seri F ini bisa menjawab permasalahan tersebut melalui MSI Premium Sound.

Nah, untuk mewujudkan Premium Sound ini, MSI bekerja sama dengan desainer internasional terkemuka yang menanamkan teknologi top-end  kelas bioskop THX TruStudio Pro ke dalam FX620DX, FX720, dan FR720. Sebagai informasi, THX dibuat oleh George Lucas, si pembuat  Star War. Dengan demikian, MSI seri F bisa menyuguhkan tata suara sekelas Hollywood.

Tak hanya dari segi suara, tiga laptop MSI seri F ini pun datang dengan kemampuan pengolahan multimedia yang memukau. Melalui teknologi MSI’s Professional Cinema Pro, Anda bisa mendapatkan performa grafis yang diinginkan. Contohnya, dengan menekan tombol Cinema Pro, Anda bisa mengubah mode video ke resolusi yang lebih tinggi dengan warna yang lebih kaya.

MSI GT680Selain itu, melalui rasio LED display 16:9, kenikmatan menonton lebih maksimal tanpa adanya strip hitam di bawah atau atas layar ketika sedang menonton film HD. Jika Anda hobi chatting via webcam, tersedia HD720p webcam yang menawarkan gambar halus dan jelas. Selain itu, jika Anda ingin menonton film HD di layar yang lebih lebar seperti di LCD TV, tiga MSI seri F ini pun memiliki slot HDMI.

Ketiga laptop MSI seri F tersebut memang layak menjadi laptop multimedia. Pertanyaannya, apakah laptop ini bisa juga digunakan untuk bermain game-game bergrafis tinggi? Sebenarnya bisa saja, tetapi MSI punya jajaran laptop khusus untuk game. Salah satunya adalah MSI GT680.

Tercepat
World’s  fastest notebook computer atau notebook tercepat di dunia. Inilah gelar yang berhasil diraih MSI GT680 berkat pemecahan rekor poin 18,162 yang telah diuji oleh PC Mark Ventage. Peforma notebook yang ciamik ini berhasil diraih MSI, salah satunya berkat teknologi Turbo Drive Engine (TDE).

Selain bersenjatakan prosesor Intel 2nd generation Core™ i7 quad core processor, laptop ini pun memiliki kartu grafis nVidia GeForce GTX 460M. jika dulu, MSI hanya memiliki tiga slot memori DDR3. Kini, MSI menambahkan empat slot memori hingga 16 GB! Tak hanya itu, GT680 juga dilengkapi dengan SSD (solid state drive) yang memiliki kecepatan membaca-menulis tiga kali lebih cepat dibandingkan hard disk konvensional. [INO]

Sumber: Kompas 22 Maret 2011 – Hal 16

HUAWEI IDEOS S7 Tablet 7 Inci

0

Huawei-Ideos-S7Huawei meluncurkan produk terbaru, Huawei Ideos S7.  Tablet PC ini menawarkan lebih dari sekedar kepuasan berkomunikasi tapi juga kepuasan berinternet, mengakses file media dan hiburan, hingga melakukan pekerjaan di luar kantor.

Ideos S7 n hadir dengan berbagai spesifikasi menarik yang cukup dapat diandalkan. Sebutlah prosesor Qualcomm Snapdragon QSD 8250 1GHz yang diklaim akan menyajikan kinerja yang lebih cepat dan optimal. Pada sisi display, Ideos S7 dibekali dengan layar sentuh resistif berukuran 7 inci dengan resolusi WVGA berkedalaman 800 x 480 piksel.

Untuk urusan sistem operasi, saat ini Ideos S7 memang masih menjalankan Android 2.1 (Éclair). Meski begitu, pihak Huawei berjanji akan segera men-update sistem operasi Ideos S7 ke Android 2.2 (Froyo).

Fitur konektivitas yang dibawa oleh Ideos S7 juga cukup memadai, seperti WiFi 802.11 b/g/n, Bluetooth 2.1 (A2DP), serta support untuk HSPA hingga 7.2 Mbps (downlink) dan 5,76 Mbps (uplink). Tak hanya itu, Ideos S7 juga menawarkan berbagai fitur andal lain seperti HD Video, HiFI Audio Player, Hi-speed Web Browsing yang diklaim sangat mudah dioperasikan oleh siapa saja.

Huawei Ideos S7 dipaket dengan solusi cerdas lain dari XL yaitu XL Baca. XL Baca merupakan layanan e-reader dari XL. Layanan ini memberikan kemudahan pemakai membaca buku, koran dan majalah pada perangkat  Huawei Ideos S7.

Menariknya, tak seperti yang diduga sebelumnya tablet yang juga telah diluncurkan untuk pasar di wilayah Australia dan Hongkong ini ternyata dibandrol di bawah Rp. 3 juta.

PROLINK TW8 Tablet Berbasis Windows 7

0

ProLink TW 8_2Di tengah euforia Android pada tablet-tablet PC yang muncul beberapa bulan terakhir ini, akhirnya tablet PC berbasis Windows 7 hadir juga di Jakarta. Awal Maret ini, ProLink telah memperkenalkan produk tablet PC yang menggunakan prosesor Intel Atom N450, ProLink TW8.

Tablet PC ini beroperasi pada Windows 7 Home Premium, dan  sangat handal menjalankan aplikasi dari Microsoft. Apalagi dengan kelengkapan harddisk berkapaitas 32 Gb SSD dan memori 1 Gb DDR2, maka pengguna secara mudah dapat menyimpan dokumen penting dalam ukuran apapun. Dengan dukungan Wi-Fi, Bluetooth serta high-speed 3.75G Modem, membuat Anda tetap terkoneksi dengan internet di saat Anda bekerja dimanapun dan kapanpun.

ProLink TW8 memiliki berat kurang dari 1 kg dengan desain casing yang dikemas dalam ukuran 14 mm. Dengan kata lain,  ProLink TW 8 yang tipis ini cukup ringan dan praktis sebagai alternatif bagi pengguna yang menginginkan layar sentuh besar dan handal dalam sistem operasi Windows.

Untuk aktifitas jejaring sosial, ProLink menyediakan Bossa Nova User Interface terbaru, yang membuat Anda lebih nyaman dan mudah untuk menjalankan aplikasi web dan sosial media platform apa pun.

Tablet PC ProLink TW 8 ini dapat Anda miliki dengan harga pasaran sekitar Rp.7.500.000,-. Selain itu, ProLink juga memberikan apresiasi dan promosi untuk konsumen selama masa periode launching TW 8, dengan memberikan hadiah tambahan berupa BUBBLE screen protector dan juga Original TW8 casing untuk setiap pembelian tablet PC di toko-toko kesayangan Anda.

SONY ALPHA 55 Maksimal Dalam Mereduksi Noise

1

Sony a55Sony Indonesia memperkenalkan generasi terbaru kamera digital jenis DSLR, yakni Alpha 55 dan Alpha 33. Keduanya merupakan produk yang kompak namun memiliki fasilitas yang membuat penggunanya bisa menghasilkan foto-foto yang tidak kalah baik.

Mengusung teknologi terbaru dari Sony. Alpha 55 dan Alpha 33 mengganti kotak cermin yang digunakan pada kamera DSLR konvensional dengan sebuah kotak cermin yang berisi cermin tembus cahaya, sehingga tidak lagi diperlukan cermin yang membuka tutup seperti yang digunakan pada kamera DSLR saat ini. Dengan kata lain, obyek bisa direkam oleh sensor gambar dan sensor auto focus tanpa harus menunggu cermin terangkat setiap menekan shutter kamera.

Dengan teknologi ini, pengguna bisa menangkap obyek bergerak dengan kecepatan rekam sepuluh frame per detik (Sony Alpha 55) dan tujuh frame per detik (Sony Alpha 33). Teknologi Translucent Mirror dimaksimalkan dengan lima belas titik fokus pada sensor. Membuat produk ini dapat dengan stabil mengoperasikan fungsi auto focus yang cepat dan tepat ketika melakukan perekaman film Full HD.

Sony Alpha 55 dan Alpha 33 menggunakan sensor Exmor APS HD CMOS sebagai sensor gambar. Dapat mengabadikan gambar hingga 16,2 megapiksel pada Alpha 55 dan 14,2 megapixel pada Alpha 33. Sensor ini membuat kedua produk mampu mereduksi noise walaupun menggunakan ISO tinggi.

Salah satu fasilitas yang bisa digunakan untuk mereduksi noise adalah multi-frame otomatis, dimana kamera merekam obyek dengan enam frame sekaligus kemudian menggabungkannya menjadi satu frame. Kompas.com yang sempat menjajal fasilitas ini mendapatkan hasil foto dengan noise sangat sedikit bahkan ketika menggunakan ISO 25600.

Kamera Alpha 55 dan Alpha 33 juga dilengkapi dengan fasilitas AUTO+ di mana kamera dapat menganalisa obyek dan kondisi pengambilan gambar. Sehingga fotografer tidak perlu takut mendapatkan hasil gambar yang terlalu gelap (under exposure) ataupun terlalu terang (over exposure).