BISKOM , Jakarta – Pengadilan Tinggi (PT) Padang bersama Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Ditjen Badilum) Mahkamah Agung (MA) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Percepatan Penyelesaian Perkara bagi satuan kerja di wilayah hukum PT Padang.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui skema blended learning dengan memanfaatkan aplikasi Badilum Learning Center (BLC) sebagai sarana pembelajaran mandiri dan diskusi teknis.
Bimtek diikuti oleh 64 peserta yang terdiri dari Ketua Pengadilan Negeri, Panitera, Panitera Muda Pidana, serta operator e-Berpadu dari seluruh satuan kerja di wilayah hukum PT Padang.
Pelaksanaan kegiatan dibagi dalam dua tahap, yakni pembelajaran mandiri (blended learning) pada 17–19 Juni 2026 dan pembelajaran tatap muka pada 23–25 Juni 2026.Ketua PT Padang, Dr. Budi Santoso, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan bimtek sebagai sarana berbagi pengalaman dan penyamaan persepsi dalam upaya meningkatkan kinerja penyelesaian perkara di lingkungan peradilan umum.
“Jadikan kegiatan hari ini menjadi forum diskusi yang sehat dan terapkan dalam satuan kerja masing-masing dengan tujuan untuk menurunkan tunggakan penyelesaian perkara secara signifikan,” ujar Budi Santoso.
Menurutnya, percepatan penyelesaian perkara tidak hanya berkaitan dengan target administrasi semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelayanan peradilan yang sederhana, cepat, dan berbiaya ringan sebagaimana diamanatkan oleh Ketua MA, Sunarto.
Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Mutasi Hakim Ditjen Badilum, Romi Permana, menyampaikan bahwa materi yang dibahas dalam bimtek kali ini disusun untuk menjawab berbagai kebutuhan teknis yang dihadapi satuan kerja dalam penanganan perkara sehari-hari.
“Materi yang diberikan meliputi pembahasan implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru, penerapan Plea Bargaining (PB) dan Restorative Justice (RJ), pengelolaan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) khususnya terkait administrasi upaya hukum kasasi dan peninjauan kembali (PK), administrasi eksekusi, format putusan terbaru, serta alur proses persidangan pidana berdasarkan perkembangan regulasi hukum acara pidana,” ungkapnya.
Romi menjelaskan bahwa topik-topik tersebut selaras dengan visi dan misi Direktur Jenderal (Dirjen) Badilum yang dikenal dengan program SATU JARI, yang menitik beratkan pada peningkatan kualitas layanan peradilan, percepatan penyelesaian perkara, dan penguatan tata kelola administrasi peradilan berbasis teknologi informasi.
Penyelenggaraan bimtek melalui platform Badilum Learning Center (BLC) merupakan bagian dari transformasi metode pembelajaran yang dikembangkan Ditjen Badilum.
Melalui sistem ini, peserta dapat mempelajari materi secara mandiri sebelum mengikuti sesi tatap muka sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan berorientasi pada diskusi penyelesaian persoalan yang dihadapi di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, panitia juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan pembelajaran secara optimal, baik selama periode pembelajaran mandiri maupun saat pelaksanaan kelas tatap muka, sehingga tujuan peningkatan kompetensi teknis dan percepatan penyelesaian perkara dapat tercapai secara maksimal.
Melalui kegiatan ini, PT Padang berharap terbangun kesamaan pemahaman dan komitmen seluruh satuan kerja dalam mengurangi tunggakan perkara, meningkatkan kualitas administrasi peradilan, serta mewujudkan layanan peradilan yang lebih efektif, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan pencari.(Surame)









