BISKOM | Jakarta – PT Intra GolfLink Resorts Tbk (IDX: GOLF) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp92,63 miliar pada semester I-2026 (1H26), tumbuh 32,2 persen secara tahunan (YoY). Lonjakan kinerja emiten pengelola lapangan golf ini ditopang oleh operasional yang solid serta peningkatan kontribusi lini bisnis real estat di Bali.

Monetisasi Kawasan Bali Menjadi Penopang Utama

Unit usaha New Kuta Golf di Bali menjadi motor utama pertumbuhan perseroan sepanjang paruh pertama tahun ini. Aset tersebut menyumbang pendapatan sebesar Rp78,62 miliar atau setara 84,9 persen dari total pendapatan konsolidasi GOLF, meledak 56,2 persen YoY. Operasional lapangan golf New Kuta Golf memberikan kontribusi Rp38,00 miliar, sementara lini bisnis real estat menyumbang Rp28,36 miliar.

Baca :  Kejaksaan Agung Memeriksa 6 Saksi Terkait Perkara PT Sigma Cipta Caraka

Peningkatan pendapatan real estat bersumber dari kelanjutan proses serah terima unit hunian The Links Golf Villa Bali Cluster 1. Pengakuan pendapatan proyek hunian yang terintegrasi langsung dengan lapangan golf tersebut telah dimulai sejak Desember 2025 dan berlanjut pada kuartal II-2026. 

Di sisi lain, bisnis restoran di kawasan New Kuta Golf mencatatkan pertumbuhan 36,6 persen secara kuartalan (QoQ) pada kuartal II-2026 menjadi Rp4,39 miliar.

Transformasi Sentul dan Efisiensi Operasional

Pada lini usaha lainnya, Sentul Golf Utama mencatatkan pendapatan sebesar Rp14,01 miliar pada paruh pertama 2026. Kawasan ini masih berada dalam fase transformasi pengembangan kawasan Sequoia Hills. Pada kuartal II-2026, Sentul Golf Utama mulai membukukan kontribusi real estat lewat serah terima klaster pertama Leroy yang telah habis terjual.

Baca :  Dirjen Bina Adwil Tekankan Perlunya Kolaborasi Multipihak dalam Mengoptimalkan Program Kencana

Secara konsolidasi, pertumbuhan pendapatan mendorong laba kotor GOLF naik 27,1 persen YoY menjadi Rp47,68 miliar, dengan margin laba kotor tetap sehat di level 51,5 persen. Laba usaha perseroan meningkat 30,4 persen YoY menjadi Rp17,03 miliar. Kinerja positif tersebut mengerek laba bersih perseroan sebesar 13,2 persen YoY mencapai Rp12,80 miliar. Per 30 Juni 2026, total aset perseroan mencapai Rp8,69 triliun dengan ekuitas Rp8,02 triliun.

Fokus Pengembangan Destinasi Golf Tourism

Memasuki paruh kedua 2026, perseroan memperkuat strategi pengembangan kawasan terintegrasi berbasis wisata golf. Di Bali, GOLF melanjutkan pembangunan proyek The Links Golf Villa, Banyan Tree Pecatu Bali Hotel, area komersial, venue acara, hingga fasilitas golf-tainment centre. Langkah ini dilakukan untuk memperluas monetisasi kawasan sekaligus mengukuhkan posisi perseroan sebagai pengelola destinasi wisata golf terdepan di Indonesia.

Baca :  RUU ASN Dorong Aparatur Negara Fokus Kinerja dan Tingkatkan Kapasitas

Penulis: Lakalim Adalin 

Editor: Arianto 

#IDXGOLF #KinerjaGOLF1H26 #SahamGolf #LaporanKeuangan #NewKutaGolf #TheLinksGolfVilla #PropertiBali #GolfTourism #PasarModalIndonesia #InvestasiProperti