Home Blog Page 1043

Hitachi Memberikan Award pada Mitra Bisnis dan Media

0

Hitachi  Data Center, melalui HDS Channel Summit Award 2007 memberikan apresiasi kepada para mitranya di Indonesia atas pencapaian mereka mendukung pemanfaatan terknologi storage bagi bisnis di Indonesia.

Penyedia teknologi dan solusi storage ini membagi dalam empat kategori penghargaan, yaitu Partner of the Year Award, Storage Champion of the Year, Business Solution of the Year dan Outstanding Achievment Award.

Sedangkan peraih penghargaan tersebut berdasarkan kategori Outstanding Achievement Award 2007 dengan klasifikasi Enterprise Product Sales dan Software Sales diraih Pansystem Sistem Informasindo, untuk Modular Product Sales diraih Berca Hardaya Perkasa. Sementara itu untuk Storage Champion of The Year 2007 berdasarkan Product Management diraih Widya Ronadi dari Berca Hardayaperkasa, Sales Management diraih Hanna Vinensia dari Berca Hardayperkasa, Service Sales Leadership diraih Rijanto Ibrahim dari Pansystem Sistem Informasindo, dan System Engineer diraih Budiman dari Pansystem Sistem Informasindo. Untuk Partner of the Year 2007 diraih Pansystem Sistem Informasindo.

“Ini merupakan komitmen HDS untuk bersama-sama dengan mitra memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.dan sepenuhnya membuka jalan bagi para penyedia solusi untuk mengembangkan bisnis,” ucap Edwin Lim, Country Manager Hitachi, di Jakarta (14/8).

Selain itu, Hitachi juga memberikan penghargaan kepada kalangan media karena perannya selama ini ikut membantu memberikan informasi dan pengetahuan storage kepada masyarakat maupun oraganisasi bisnis. Apresiasi itu diberikan kepada, okezone, Bisnis Indonesia, InfoKomputer dan Sulistyawan’s blog.

Menurut Edwin, di Indonesia selama tahun fiskal 2007 pertumbuhan pendapatan Hitachi mencapai 32%, untuk piranti lunak 74%, sedangkan pertumbuhan layanan 25%. Berdasarkan basis pelanggan, Hitachi di Indonesia tumbuh 200% dari tahun fiskal 2005.

Kedepannya, Hitachi sudah menetapkan tiga fokus bisnis, yaitu konsolidasi storage dan virtualisasi, kesinambungan bisnis termasuk pemulihan bencana, replikasi dan integritas data, serta layanan konten dan dokumen. Juga, strategi bisnisnya, akan terus mengedukasi pasar tentang manfaat storage dalam jaringan, fokus pada pasar-pasar terkait seperti piranti dan layanan, terus berinvestasi pada mitra dan memastikan keahlian mereka mampu memberikan pelayanan terbaik pada pelanggan dan fokus untuk mengantisipasi kebutuhan pelanggan yang selalu berubah.

i-Mate 6150, Tampil Sederhana Tanpa Keyboard

0

Ponsel ini diperkenalkan tanpa keypad ataupun keyboard, dan tampil begitu sederhana. Mungkin bisa menjadi pilihan bagi pengguna yang menginginkan desain yang tidak neko-neko. Tanpa keyboard, semua aplikasi bisa dioperasikan dengan virtual keyboard dengan bantuan pena stylus.

Karena semua dioperasikan pada layarnya, tak heran jika layar ponsel ini cukup lebar, yaitu 4 x 5,4 cm atau 2.8 inch, dengan ketajaman 262.000 warna. Image dan video akan dapat terlihat dengan baik. Sistem operasi Microsoft Office Mobile membawa beberapa aplikasi bawaan seperti Excel Mobile, PowerPoint Mobile, Word Mobile dan Media Player Mobile.

i-Mate 6150 mengusung fasilitas-fasilitas hiburan seperti Windows Media Player Mobile 10, yang mendukung beberapa format audio seperti MIDI, MP3, AAC, WMA dan AMR, serta memiliki single speaker untuk output audio yang terletak di belakang, atau di samping lampu flash kamera. Untuk wireless headset bisa menggunakan perangkat Bluetooth A2DP.

Untuk Anda yang harus selalu mengecek email, i-Mate 6150 telah tertanam Internet Explorer browser dari Microsoft dan tersinkronisasi dengan ActiveSync. Selain itu perangkat ini bisa dijadikan modem internet HSDPA berkecepatan tinggi, dan memiliki setting Wizard untuk membuat account email yang mendukung POP/IMAP. Atau bahkan email webmail seperti Yahoo Mail atau Gmail.

Ponsel Musik Murah Dari Motorola

1

Tampilan Motorola W230 terbilang sederhana. Ukuran 111 x 45 x 15 mm dengan berat 82 gram sebenarnya cukup ideal, namun seperti ponsel kelas bawah kebanyakan, ponsel berdesain candybar ini tampil biasa saja dengan layar 1,6 inci, CSTN, 128 x 128 pixel dan memancarkan 65 ribu warna.

Melihat tombol-tombol yang mengarahkan pengguna untuk langsung masuk ke layanan musik, memperkuat

kesan bahwa Motorola W230 adalah ponsel seri musik. Jika memencet tombol di yang ada di bagian kiri layar, maka Anda akan langsung membuka Music Library. Sementara radio adalah fasilitas lain untuk mendengarkan musik dan juga informasi penting lainnya. Kehadiran Recorder untuk merekam siaran radio dan dukungan Radio Data System (RDS) yang memperlihatkan nama stasiun radio, akan jadi nilai tambah tersendiri.

Tersedianya jack headset 2,5 mm memungkinkan kita dapat memakai headset buatan pabrikan lain, jika diperlukan. Motorola juga menanam WebAccess yang memungkinkan Anda browsing dari ponsel. Google services yang tersedia akan turut memperkaya fungsi internet. Sayangnya, Motorola tidak melengkapi ponsel ini dengan kamera, sehingga bagi Anda yang membutuhkan alat komunikasi dan tidak mementingkan sebuah kamera terintegrasi, cocok membawa seri ini. Meski demikian, Motorola memudahkan pengguna untuk ber-SMS dengan menyediakan tombol khusus yang langsung membuat Anda masuk ke menu Message. Bandingkan, jika kebanyakan ponsel low-end tak memungkinkan untuk memindahkan SMS dari memori ponsel ke memori SIM card, maka yang satu ini sudah bisa. Buka saja menu opsi dan pilih Move to SIM.

Anda pun bisa menggunakan Chat, bahkan Lock untuk memproteksi pesan. Fitur andalan Motorola, CrystalTalk, juga sudah dimiliki W230. Kemampuannya adalah mereduksi gangguan suara latar belakang, sehingga suara kita terdengar lebih jelas. Kelebihan lainnya adalah sudah terdapat slot MicroSD dan port USB mini untuk melakukan isi ulang baterai. Dan bicara baterai, Motorola menjanjikan waktu siaga sampai 450 jam atau talktime sampai 9 jam. Semua kemampuannya ini boleh Anda dapatkan, hanya dengan menukarkan uang Rp. 590.000. Murah kan?

Yan A. Harahap: Ceria Games, Permainan Edukatif

6

Bosan dengan permainan yang monoton, kini kebanyakan gamer Indonesia menginginkan suatu alternatif permainan (games) yang memiliki  nilai tambah atau manfaat lain. Hal tersebut dikatakan Yan  A. Harahap, Vice President Director PT Ceria Indonesia.  Karenanya, PT Ceria Indonesia yang terdiri dari beberapa orang dengan latar belakang pendidikan dan profesi yang berbeda-beda tersebut sepakat membuat games yang  sederhana tetapi ada hadiahnya, yakni Ceria Games.

Kalau ditanyakan kepada Yan kenapa membuat Ceria Games, maka ia akan menjawab karena di Indonesia belum ada games yang berhadiah. Karena permainan ini merupakan yang pertama, maka PT Ceria Indonesia menanamkan investasi yang tidak tanggung-tanggung yakni mencapai US$ 400 ribu. Jumlah itu terbagi atas beberapa hal seperti engine, storage, dan server. “Meski baru dua minggu di launching, peminat Ceria Games sudah mencapai  80 ribu hit,  dan member hampir 800 orang. Karena itu, kami optimis  pengguna Ceria Games akan mencapai 3000 orang per bulannya,” ungkap Yan.

Berikut petikan wawancara dengan  pria kelahiran Panyabungan-Mandailing 15 September 1968 kepada BISKOM.

Apa latar belakang dari  pembuatan Ceria Games?

Saya melihat bahwa games online sudah mewabah seiring dengan makin banyaknya provider internet. Harganya pun makin kompetitif, sehingga kami melihat ada opportunity yang sangat besar. Di sisi lain, ada keprihatinan yang ditandai dengan adanya time consuming yang sangat tinggi   di masyarakat, dimana orang bisa menghabiskan waktu berjam-jam di internet dan  menggunakan internet untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Mereka hanya mendapatkan kesenangan dan tidak ada nilai tambah atau manfaat lain. Karena itu, kami mencoba membuat games yang sederhana tetapi ada hadiahnya, yakni Ceria Games.

Bisa Anda jelaskan mengenai Ceria Games itu sendiri?

Games ini sebetulnya sangat familiar di Indonesia karena berbentuk puzzle yang membutuhkan daya pikir seperti melatih dan mengasah kemampuan.  Ceria Games ini bukan produk luar seperti dari Korea atau China,  tetapi produk lokal. Ceria ini pun akan meningkatkan sifat kompetitif untuk berprestasi kepada masyarakat khususnya generasi muda yang tentunya dibutuhkan untuk persiapan mereka menghadapi segala tantangan kehidupan yang ada. Nantinya Ceria Games adalah satu-satunya games online yang berhadiah dan pertama di Indonesia. Hadiahnya cukup besar yakni Rp  1 miliar. Kemudian jika ditanya kenapa Ceria? Karena cerdas dan  gembira.


Berapa investasi yang disediakan perusahaan untuk Ceria Games?

Kami bekerjasama dengan beberapa  sponsor seperti engine-nya dari Hewlett Packard (HP) dan lain sebagainya. Investasinya sekitar US$ 400 ribu.  Hadiah utama sebesar Rp 1 miliar  adalah hadiah yang disediakan oleh para sonsor Ceria Games yaitu Hewlett Packard, PS-Technology, dan Omba Indonesia. Dan nantinya tidak menutup kemungkinan akan adanya ponsor-sponsor lain yang akan memberikan dukungan kepada Ceria Games di waktu yang akan datang. Saat ini kami sedang membuat games yang menarik tetapi mendidik, hal ini dilakukan karena kami sangat concern dengan kemajuan games lokal di Indonesia, karena selama ini yang banyak adalah games buatan korea. Jadi, kedepan kami akan membuat yang namanya Ceria World.


Punya datakah,  berapa peminat Ceria Games saat ini?

Saat ini atau sejak dilaunching pada 11 Juni lalu, peminat Ceria Games mencapai  80 ribu hit  dan member hampir 800 orang  lebih.  Kalau di luar negeri saat ini belum ada, tetapi ada beberapa yang masuk ke website kami. Jadi, kami lebih fokus ke lokal dulu. Hadiah sebelumnya dalam bentuk beasiswa, namun akhirnya kami putuskan berupa uang cash.


Berapa target pengguna Ceria Games?

Kami berharap  jika ada sekitar 3000 orang pengguna per bulan, kami sudah bersyukur sekali. Saat ini, kami bekerjasama dengan yayasan akan menyumbang sekolah-sekolah yang  terkena gempa. Kami ingin memotiviasi anak didik untuk tetap semangat belajar dan pastinya kami akan kerepotan jika melakukanya sendiri, makanya kami bekerjasama dengan yayasan Indonesia Pintar. Kami akan meyumbang untuk tahap awal adalah motor pintar dan  jika partisipasi masyarakat terhadap Ceria Games tinggi, kami juga tidak menutup kemungkinan  akan menyumbang mobil pintar.

NFC, Transaksi Via Ponsel

2

Konsep micro payment dinilai cocok digunakan sebagai  solusi transaksi m-banking di negara berkembang, termasuk di Indonesia. Kehadiran teknologi NFC mendukung kemudahan layanan ini.

Dengan penduduk lebih dari 250 juta jiwa, Indonesia adalah yang terbesar di Asia Tenggara. Bukan hanya jumlah penduduk, Indonesia juga memiliki luas wilyah terbesar dengan pengguna pengguna selular terbanyak. Sampai akhir tahun lalu, diperkirakan ada lebih dari 80 juta pengguna layanan selular. Sayangnya, dibanding negara-negara tetangga, ternyata Indonesia masih kalah dalam hal pengguna internet atau mobile banking.  Padahal m-banking sudah hadir di Tanah Air sejak tahun 2000an.

Dibanding Filipina misalnya, Negara ini hanya memiliki 88,7 juta penduduk dengan pelanggan seluler 47,5 juta. Pengguna m-bankingnya jangan ditanya. Diperkenalkan oleh dua operator utama, Globe Telecom dengan nama layanan G-Cash (hadir tahun 2004) dan Smart Communications dengan nama layanan Smart Money (hadir tahun 2000), masing-masing kini memiliki pelanggan 1,5 juta dan 5,5 juta pengguna. Sementara Indonesia, hingga kini baru sampai angka 40 juta nomer rekening di bank nasional, sunggu tidak sebanding dengan jumlah penduduknya.  Padahal, m-banking dipandang sebagai solusi tepat bagi negara berkembang dengan hambatan geografis.

Setiap pengguna dapat menikmati kemampuan m-banking seperti transaksi finansial, menabung, cek saldo, mengirim uang, membayar cicilan, membeli barang dan jasa. Konsep ini merupakan solusi tepat bagi penduduk di wilayah pedesaan atau kelompok masyarakat yang tidak dapat memiliki rekening bank karena berbagai kendala, seperti kondisi geografis, biaya, infrastruktur dan lainnya. G-Cash dan Smart Money cepat populer karena kemudahan penggunaan, yakni berjalan di basis teknologi standar SMS dengan STK (SIM Tool Kit) browser.

Pada dasarnya pengguna selular yang ingin memanfaatkan layanan ini tidak harus memiliki rekening di bank. Sebelum menggunakan layanan, terlebih dahulu harus mendaftar melalui ponsel. Setelah itu dapat mengisi uang elektronik dengan membelinya ke berbagai gerai yang telah ditunjuk. Bisa juga dengan memperoleh uang elektronik di bank dan outlet yang menjadi mitra G-Cash dan Smart Money. Sistem ini biasa disebut dengan micropayment. Banyak manfaat yang diperoleh, seperti keamanan dan hemat waktu bertransaksi. Operator pun dapat menekan terjadinya churn rate (kartu hangus). Di Indonesia, konsep ini mulai diterapkan oleh Telkomsel dengan nama layanan T Cash pada November 2007.

Berkaitan dengan hal ini,  Juniper Research mengatakan, terdapat peluang yang signifikan untuk perkembangan layanan mobile payment yang menggunakan teknologi Near Field Communication (NFC), chip, ponsel dan teknologi lainnya, pada kurun waktu 2011 hingga 2013.

NFC sendiri cocok digunakan oleh masyarakat di negara berkembang. Saat ini Jepang telah memimpin layanan micropayment dan mobile payment dengan meluncurkan ponsel-ponsel berkemampuan NFC. Langkah ini akan diikuti oleh negara-negara di Amerika Utara, Eropa Barat dan beberapa negara lainnya seperti Korea, Singapura dan Australia. Cara kerja NFC adalah dengan mendekatkan ponsel ke sebuah alat pembaca data (wireless reader) seperti di toko swalayan membaca barcode barang yang dibeli atau dengan mengetikkan nomor PIN di ponsel.

NFC digagas oleh Nokia bersama operator telekomunikasi raksasa asal Eropa dan Asia – meliputi KPN, Maxis Communications Bhd, O2, Orange, SingTel, SKT, dan Wind serta 14 operator mobile lainnya. Mendukung proyek ini juga terlibat MasterCard. Sedangkan pengembangan wireless chip untuk NFC pada ponsel melibatkan China Mobile, Vodafone, Cingular yang dimiliki AT&T Inc, BellSouth Corp, dan Telefonica bersama produsen chip NXP serta Sony yang jadi pionir contactless chip.

Secara teknis, teknologi ini sudah siap. Bahkan, vendor terbesar dunia asal Finlandia, Nokia, sudah memperkenalkan empat produk ponsel yang mengadopsi teknologi ini. Kendalanya adalah terbatasnya jumlah ponsel yang beredar di pasar dan tingginya biaya mengadopsi teknologi ini.

ABI Research memproyeksikan 6,5 juta ponsel NFC terjual tahun ini atau naik 10 kali lipat dari angka pada 2007. Sementara Strategy Analytics  mengatakan, meski 25% operator mendukung teknologi ini, NFC sepertinya masih sulit memasuki tahap uji coba tahun ini. Di Indonesia, dukungan pemerintah sebagai regulator sangat penting, terutama adanya aturan-aturan perlindungan konsumen dan mencegah terjadinya praktek pencucian uang.

Penuh Warna Dengan Toshiba Satellite dan Portege

9

Toshiba hari ini meluncurkan varian warna notebook baru yang mengesankan dari seri Satellite dan Portege. Satellite M300, salah satunya, merupakan notebook dengan layar berukuran 14.1 inch yang hadir dengan warna baru Crimson Red, sementara Portege M800 dengan layar berukuran 13.3 inch hadir dengan warna baru Candy Pink. Serupa dengan pendahulunya yang memiliki warna Glossy Mercury Sliver dan Cool Pearl White, kedua varian warna baru ini juga didukung oleh desain Toshiba Fusion Finish dan desain eksterior yang sangat mengkilat (super high-gloss).

“Jajaran produk Toshiba notebook PC yang menggunakan desain Fusion Finish telah secara luas diterima dengan baik oleh customer, maupun distributor dan dealer semenjak peluncurannya di bulan April tahun ini, jadi sudah lumrah jika kami memperluas jajaran notebook PC tersebut dengan varian warna baru yang mengesankan,” ujar Wong Wai Meng, Senior Product Marketing Manager untuk Toshiba’s Computer Systems Division.

Kedua varian warna Crimson Red pada Satellite M300 dan Candy Pink pada Portege M800, telah tersedia di pasar Indonesia sejak awal Agustus 2008 dengan harga mulai dari US$ 1,449.

Sarlito Wirawan: Atasi Masalah Lewat Konsultasi Online

2

Tegas dan bersahaja, itu kesan pertama yang tampak pada Prof.Dr. Sarlito Wirawan Sarwono. Guru Besar Psikologi yang mendalami bidang Psikologi Sosial ini juga aktif pada berbagai organisasi, antara lain APA, ICP, SPSSI, IPS, ASA, ASI. Kesibukan tersebut dilakukan Mas Ito, begitu ia biasa dipanggil, disamping tugas utamanya sebagai dosen dan pengajar. Mata kuliah yang diajarnya antara lain Logika, Psikologi Perilaku Seksual, Psikologi Sosial, Psikologi Lintas Budaya di Indonesia untuk Sarjana S1 dan mata kuliah Seminar Proposal Tesis, Teori–teori Psikologi Sosial, Aliran-aliran dan Teori-teori Psikologi untuk Sarjana S2. Sarlito juga kerap menjadi ketua Promotor untuk sidang Doktor Ilmu Kepolisian UI.

Kelahiran Purwokerto pada 2 Februari 1944 ini mengambil program Doktor di Universitas Indonesia dan University of Leiden. Disertasinya yang berjudul “Perbedaan Antara Pemimpin & Aktivis dalam Gerakan Protes Mahasiswa” mengantarkan Sarlito meraih gelar doktor pada tahun 1978.

Namun tak banyak yang tahu bahwa Sarlito adalah penggemar musik Jazz. Suaranya cukup merdu dan ia pun lihai dalam memainkan beberapa alat musik termasuk saxophone. Ternyata, Sarlito yang hobi berenang dan bersepeda juga menaruh perhatian lebih pada kinerja kepolisian dan bahkan pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Semua itu terlihat pada website pribadinya, http://www.sarlito.hyperphp.com.

Berikut petikan wawancara BISKOM dengan Sarlito di Balai Sidang UI, Depok.

Anda adalah seorang ilmuwan, bagaimana Anda mengamati perkembangan ilmu pengetahuan saat ini, terutama bidang teknologi?

Selama beberapa ratus tahun, ilmu fisika didominasi oleh teori Newton yang menyatakan bahwa setiap zat terdiri dari molekul dan atom serta inti atom yang masif. Tetapi dalam beberapa puluh tahun terakhir ini, terjadi revolusi dalam ilmu fisika, yaitu dengan ditemukannya fisika kwantum, yang menyatakan bahwa inti atom dapat diuraikan dan diuraikan lagi, sehingga akhirnya hanya terdiri dari kumpulan energi yang dinamis saja.

Salah satu dampak dari revolusi dalam ilmu fisika ini adalah berkembangnya teknologi Nano, yaitu suatu teknologi yang mampu memperkecil atom menjadi 1/50.000 dari yang asli. Maka benda-benda apa pun dapat dibuat sangat kecil, termasuk benda-benda padat, sehingga hari ini kita dapat membuat elemen-elemen teknologi canggih seperti micro-chips dalam ukuran yang sangat kecil dan alat-alat berteknologi sangat canggih pun bisa dibuat berukuran sangat kecil seperti ponsel, komputer, pesawat TV, radio dan alat-alat kedokteran.

Dan tentunya internet?

Betul. Dampak lain dari ditemukannya fisika kwantum adalah dimungkinkannya pengembangan teknologi transformasi dari rangsang-rangsang optik, menjadi impuls-impuls digital yang bisa dikirimkan melalui saluran telekomunikasi dan/atau gelombang-gelombang radio, sehingga gambar, dokumen dan sebagainya bisa dikirimkan ke seluruh dunia melalui satelit dalam hitungan detik dengan harga yang sangat murah, seperti yang kita kenal sekarang adalah fax atau internet. Ini adalah sebuah revolusi berikutnya dalam bidang teknologi informasi. Di masa yang akan datang, bukannya tidak mungkin yang dikirimkan adalah benda-benda paket, bahkan juga manusia.

Sebagai psikolog, tentunya Anda juga melihat dampak negatif dari teknologi. Apa saja yang menurut Anda berpotensi merusak ahlak bangsa?

Revolusi ilmu pengetahuan dan teknologi memang telah berpengaruh pada perilaku manusia dan norma-norma sosial budaya. Misalnya, fasilitas SMS pada ponsel telah mengurangi kunjungan atau tatap muka diantara masyarakat, sehingga komunikasi jadi sering kali salah. Teknologi informasi yang canggih juga memungkinkan anak-anak bisa mengakses pornografi melalui internet, atau massa yang buta politik membuka situs-situs yang berisi hasutan dan provokasi tanpa bisa disensor sama sekali. Tentunya banyak dampak negatif lain yang tidak bisa saya sebutkan.

Anda menjadi ketua Promotor sidang promosi Doktor Program Ilmu Kepolisian UI. Apakah kini gelar Doktor menjadi semacam trend di kepolisian?

Bukan tren, karena program Ilmu Kepolisian sudah masuk ke tahun ke 12 sejak tahun 1996. Pengembangan program tersebut baru mencapai puncaknya dan sekarang ini adalah angkatan pertama yang lulus, baru sekitar 8 Doktor Ilmu Kepolisian UI. Jadi mereka bukan saling mengejar untuk meraih Doktor karena mereka telah memulainya sejak lama. Dibilang tren di kepolisian juga tidak, karena lulusan Ilmu Kepolisian tidak semua berasal dari polisi. Suatu saat jika lulusan Ilmu Kepolisian menjadi atasan, maka mereka adalah polisi yang berilmu pengetahuan. Sebaliknya jika mereka menjadi dosen, maka menjadi dosen yang paham betul akan bidangnya serta memiliki pengalaman lapangan dan ilmiah.

Dalam disertasinya, para Doktor UI banyak mengambil studi kasus dari bidang pekerjaannya. Padahal banyak kasus yang belum tersentuh. Tantangan apa yang harus diteliti dan diperbaiki dalam kepolisian RI?

Betul, kenyataannya banyak sekali temuan yang mereka hasilkan. Seperti misalnya temuan bahwa sistem yang dijalankan di polsek A ternyata banyak menghabiskan dana, sehingga perlu dirubah menjadi sistem B. Atau ada juga temuan, bahwa di sebuah daerah, ternyata hukum adat lebih dominan dan lebih dipakai dibanding hukum yang ditegakkan pemerintah, sehingga ini menghambat kerja polisi. Juga, salah satu Doktor UI menemukan fakta baru dalam penyelesaian kasus-kasus kejahatan dalam dunia internet, seperti cracker dan carding, misalnya.

Jika kita hubungkan antara polisi dan teknologi, apakah kepolisian kita sudah bisa menggunakan teknologi canggih seperti teknologi informasi?

Belum, sama sekali belum. Apalagi jika kita berbicara polisi di daerah. Namun ini lah gunanya penelitian, pelan-pelan kita akan tahu masalah yang sedang terjadi dan bagaimana mengatasinya. Apalagi teknologi adalah sebuah kebutuhan, sehingga kita, termasuk polisi, mutlak peduli pada teknologi.

Rupanya Anda juga concern terhadap TI. Bisa diceritakan tentang web pribadi Anda?

Website itu mungkin bukan yang terbaik yang pernah Anda kunjungi, tapi merupakan yang terbaik yang pernah saya punya. Teman saya yang bernama Juneman yang mendesain, dan saya yang merancang kontennya. Disitu saya banyak bercerita soal pengalaman saya, seperti yang saya katakan bahwa saya kerap disebut ilmuwan, one of the top psychologists in Indonesia, selebritis dan lainnya. Tapi saya merasa bahwa saya adalah orang biasa. Saya juga membagi kegemaran saya akan musik yang saya suka, yakni light jazz dan easy listening music yang dapat didengar oleh semua kalangan, baik tua maupun muda. Di web itu, saya juga banyak merangkum beberapa tulisan dan juga menyediakan ruang bagi para pengunjung web saya untuk bertanya dan melakukan diskusi. Semua gratis.

LifeBook U2010 Tahan Hingga 8 Jam

0

Bagi Anda penggemar Fujitsu, kehadiran Ultra Mobile PC (UMPC) U2010 pasti sudah dinanti-nanti. Seri terbaru yang diperuntukkan bagi kelas bisnis ini merupakan kelanjutan dari seri U1010, sehingga menjanjikan spesifikasi yang lebih baik.

Sebagai UMPC paling anyar, U2010 dilengkapi dengan layar LCD sentuh berukuran 5.6 inci (1280 x 800 piksel), 64 Gb SSD dan kamera 1,3 megapiksel untuk melengkapi keakraban saat ber-chatting ria.  Notebook ringan yang berprosesor Intel Centrino Atom ini berjalan dengan aplikasi Microsoft Origami Experience 2.0 dan baterai yang mampu bertahan hingga 8 jam.

Bukan cuma mungil dan berbobot ringan, UMPC yang tampilannya menarik ini juga bisa terkoneksi secara wireless ke stasiun FM radio dan audio output yang menggunakan sistem home entertainment atau FM stereo yang ada di mobil.

Fujitsu menawarkan fitur keamanan dengan adanya pengunci 2-level BIOS dan Anti-Theft Lock Slot. Selain itu, LifeBook U2010 memiliki Fingerprint Sensor untuk melindungi data penting dengan sistem enkripsi.

U2010 sudah dirilis pertengahan Agustus ini, namun pihak Fujistu masih belum mengumumkan ketersediaan berikut harganya di pasaran. Barangkali menunggu reaksi pasar dahulu. Jadi, bagaimana reaksi Anda terhadap produk ini?

XL Kembangkan Akses Channel Portal

0

PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) hari ini meluncurkan dua saluran portal  terbaru  On Device Portal (ODP) XL Smile dan XL Life Portal, yang dapat diakses pelanggan XL sekaligus didownload untuk membeli beragam konten XL. Layanan ini melengkapi layanan Value Added Service XL yang memberikan nilai tambah berupa hiburan kepada pelanggan.

I Made Harta Wijaya, VP VAS and New Services Development XL menyatakan, saat ini masyarakat Indonesia berada di era mobilitas tinggi. Kebutuhan akan sebuah alat komunikasi yang dapat mengikuti mobilitas menjadi sangat penting. Ponsel mampu menjawab tantangan kebutuhan itu. Di awal kemunculannya, ponsel terbatas hanya sebagai alat komunikasi berupa suara dan teks. Namun seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi telah membawa piranti ini menjadi sebuah piranti hiburan yang bahkan dikostumisasi sedemikian rupa sehingga dapat me-representasi-kan pemiliknya dengan ringtone, wallpaper, ring back tone dan banyak lagi. Salah satu kebutuhan penting dari manusia adalah hiburan. Tapi, hiburan yang ada saat ini mengharuskan kita berada di satu tempat untuk dapat menikmatinya. Saat menonton TV, kita harus berada di ruang TV. Ingin nonton film, kita harus ke bioskop. Dan seterusnya. “XL sebagai penyedia jasa telekomunikasi  yang ingin memberikan nilai tambah dalam berkomunikasi, melihat ini sebagai sebuah tantangan yang bisa diutilisasi menjadi sebuah peluang. Hal inilah yang melatarbelakangi diluncurkannya XL Smile dan XL Life Portal,” katanya.

Made menambahkan, XL Smile adalah saluran portal baru XL yang berjenis on device portal (ODP) dan XL Life Portal adalah portal berbasis website. Sebelumnya XL telah memiliki portal yang menyediakan beragam konten untuk diunduh dan dijual. Portal yang ada tersebut berbasis WAP (wap.xl.co.id) dan USSD Menu Browser (*111#, *118# dan lain lain). Dengan diluncurkanya XL Smile dan XL Life Portal ini  maka saat ini XL memiliki empat portal yang berfungsi sebagai  “toko” konten XL.

Lenovo Sambut Olimpiade Beijing 2008

2

Sebagai ajang menyambut Olimpiade Beijing, Lenovo yang dikenal dengan perangkat PC dan notebook ini membuka pameran di Mall Taman Anggrek, Jakarta sejak tanggal 6-10 Agustus. Bertemakan Great Saving For Great Value PCs, nuansa pameran  dirancang layaknya pesta Olimpiade Beijing. Ini terlihat dari 5 tokoh yang menjadi maskot Olimpiade Beijing seperti Beibei, Jingjing, Huanhuan, Yingying, dan Nini. Stand-stand yang meramaikan acara ini pun didesain  menyerupai maskot Olimpiade Beijing.