Home Blog Page 789

Remote Employee Monitoring: Cara Membuat Work@Home Efektif dan Aman

0

© EkranSystem

Para spesialis keamanan siber berpandangan bahwa karyawan yang bekerja di luar kantor sebagai ancaman (threat), dan mereka wajar-wajar saya berpandangan demikian. Namun, bekerja di luar kantor bukanlah tren sementara – dan akan terus berlangsung. menurut Biro Statistik Tenaga Kerja AS, antara 2017 dan 2018, 36 juta (atau 25%) karyawan di Amerika Serikat terkadang bekerja di rumah. Bagi banyak spesialis, kemampuan untuk bekerja di luar kantor merupakan manfaat penting ketika memilih pekerjaan. Selain itu, akses jarak jauh diperlukan pada saat perjalanan dinas, untuk vendor pihak ketiga, dan selama keadaan darurat seperti pandemi, kegagalan transportasi, dan cuaca ekstrem. 

Dalam kasus seperti itu, spesialis TI harus siap untuk memastikan pemantauan karyawan yang bekerja di luar kantor secara efektif serta akses jarak jauh yang aman dan nyaman ke dalam sistem perusahaan. Penting juga untuk mengawasi produktivitas karyawan, oleh karena beberapa karyawan dapat teralihkan pekerjaannya karena pekerjaan rumah tangga. Dalam artikel ini, kita melihat mitos umum tentang pekerja jarak jauh (teleworker), masalah keamanan siber terkait dengan pekerjaan jarak jauh, dan alat dan praktik terbaik (best practice) untuk mengelola karyawan yang bekerja di luar kantor.

5 mitos teratas tentang pekerja jarak jauh

Ada banyak kesalahpahaman di sekitar karyawan jarak jauh. Banyak manajer atau pemilik perushaan ragu-ragu untuk mengizinkan karyawannya untuk bekerja dari rumah karena mereka percaya itu tidak efektif, mahal, dan tidak aman. Tetapi statistik membuktikan kepercayaan ini sebagian besar salah. Mari kita lihat fakta nyata tentang pekerja jarak jauh dan sanggah mitos ini.  (1)

Mitos # 1 – Karyawan bekerja lebih sedikit ketika mereka berada di luar kantor. 

Beberapa manajer percaya bahwa karyawan berhenti bekerja ketika mereka tidak di bawah pengawasan konstan. Ada beberapa alasan terhadap pendapat seperti itu, diantaranya: lebih mudah terganggu oleh media sosial atau pekerjaan rumah tangga ketika Anda di rumah. 

Universitas Stanford melakukan penelitian dua tahun untuk mencari tahu apakah mereka yang bekerja di luar kantor memang bekerja lebih sedikit. Apa yang mereka temukan adalah bahwa sebagian besar karyawan kantor yang mulai bekerja dari jarak jauh selama percobaan menunjukkan peningkatan produktivitas yang signifikan. Selain itu, menurut laporan State of Remote Work tahun 2019 oleh Buffer, 22% karyawan jarak jauh mengatakan mereka mengalami kesulitan lepas dari pekerjaan setelah jam kerja. 

Namun demikian, masih banyak pula karyawan yang tidak bisa fokus pada pekerjaan mereka di rumah. Itu sebabnya, menjadi hall umrah untuk menggunakan perangkat lunak pelacakan waktu kerja (timetracking) dan pemantauan karyawan jarak jauh untuk menganalisis dan meningkatkan kinerja karyawan tersebut.

Mitos # 2 – Pekerjaan jarak jauh adalah tentang bepergian. 

Anda mungkin pernah melihat ratusan gambar dan posting Instagram yang menggambarkan pekerjaan jarak jauh sebagai berbaring di pantai atau bepergian ke berbagai kota dan negara. Sulit membayangkan bahwa dengan gaya hidup seperti itu, ada waktu untuk menjadi produktif. 

Tapi gambar ini juga agak dibuat-buat. Menurut Buffer, 84% karyawan jarak jauh biasanya bekerja dari rumah, kadang-kadang mengubah lingkungan kerja mereka menjadi kafe lokal. Hanya 3% yang sering bekerja di luar kota asal mereka. 

Mitos # 3 – Pekerjaan jarak jauh adalah untuk perusahaan kecil dan pemula. 

Mitos ini sebagian benar: memang lebih terjangkau bagi usaha kecil dan pemula untuk mempekerjakan pekerja jarak jauh dan menghemat uang untuk sewa kantor. Namun, banyak organisasi skala besar menawarkan pekerjaan jarak jauh (atau malahan sebagian di tempat terpencil) sebagai penghargaan bagi karyawan. Juga, wabah koronavirus telah menunjukkan bahwa organisasi seperti Oracle, Amazon, Microsoft, Google, Twitter, dan bahkan NASA dapat beralih ke pekerjaan remote dalam beberapa hari ini. 

Mitos # 4 – Pekerja jarak jauh merasa kesepian dan tidak terlibat dalam berbagai perbincangan. (2) ,(3).

Bagi banyak orang yang terbiasa mengobrol di kantor, mengunci diri mereka dari tempat kerja mungkin tampak seperti isolasi sosial. Namun nyatanya, komunikasi terkait pekerjaan tidak berhenti di luar kantor. Menurut survei TINYpulse, 52% dari telekomuter berkomunikasi dengan manajer mereka setiap hari. Survei lain oleh TalentLMS menunjukkan bahwa ketika pekerja jarak jauh merasa kesepian, 43% menggunakan aplikasi komunikasi untuk berbicara dengan tim mereka dan 37% mengunjungi kantor. 

Mitos # 5 – Membuat akses jarak jauh mahal dan tidak aman. 

Membangun akses jarak jauh yang aman dan cepat memang membutuhkan pembelian solusi keamanan siber khusus (VPN, firewall, perangkat lunak pemantauan jarak jauh, pelacak waktu (timetracking), dll.). Namun, alat ini harganya jauh lebih murah daripada menyewa kantor dan menciptakan ruang kerja yang nyaman. Perusahaan yang berpartisipasi dalam studi Stanford yang disebutkan di atas melaporkan penghematan hingga $ 2.000 per tahun per karyawan untuk biaya kantor. 

Bekerja dari jarak jauh juga bermanfaat bagi karyawan, karena mereka tidak perlu menghabiskan waktu untuk pergi ke kantor, menghemat hingga $ 7.000 per tahun untuk pengeluaran harian.

Jadi, secara infografik bisa kita gambarkan sebagai berikut:

Kesulitan berhenti kerja setelah jam kerjaSudah biasa kerja dari rumahBiasa kerja dari luar kotaBerkomunikasi dengan manajer setiap hari

Namun demikian, masalah keamanan siber sebagai akibat dari akses jarak jauh bukanlah mitos. Mari kita tinjau bahaya utama yang berasal dari karyawan jarak jauh dan cara-cara yang mungkin untuk mengurangi mereka.

Pertimbangan tentang bekerja dari luar kantor

Koneksi jarak jauh adalah ancaman keamanan siber yang diketahui. Di antara para pemimpin TI, 73% memperlakukan pekerja jarak jauh sebagai lebih berbahaya daripada karyawan yang bekerja di kantor, menurut sebuah survei OpenVPN.  (4),(5),(6),(7),(8)

Alasan utama untuk sikap ini adalah kenyataan bahwa karyawan jarak jauh dapat mengakses data sensitif dari luar perimeter keamanan siber tradisional. Kurangnya pengetahuan dan tindakan perlindungan membuat telekomuter (dan karenanya data yang mereka akses) lebih rentan terhadap serangan peretasan dan pelanggaran data. 

Berikut adalah ancaman paling umum yang ditimbulkan oleh karyawan jarak jauh: 

  1. Menggunakan jaringan Wi-Fi publik. Tidak diperlukan otorisasi untuk terhubung ke Wi-Fi publik, dan peretas dapat membajak data yang dikirimkan pengguna melalui koneksi yang tidak aman ini. Data tersebut dapat mencakup apa saja dari email yang terkait dengan pekerjaan hingga informasi perusahaan yang sensitif dan kredensial pengguna. 
  2. Menggunakan perangkat pribadi untuk bekerja. Workstation kantor biasanya diamankan dengan perangkat lunak antivirus dan firewall khusus, algoritma enkripsi, dll. Untuk karyawan jarak jauh, yang terbaik adalah minta untuk menggunakan laptop perusahaan atau menggunakan perangkat lunak khusus pada perangkat pribadi. Namun, karyawan sering tergoda untuk menggunakan laptop perusahaan untuk keperluan pribadi, membaginya dengan anggota keluarga, atau menggunakan perangkat yang berbeda untuk melakukan pekerjaan mereka.
  3. Kurangnya kesadaran cybersecurity. Dalam hal penggunaan perangkat lunak cybersecurity, karyawan jarak jauh membutuhkan pengetahuan tentang cara menggunakan perangkat lunak ini dan mengapa ini penting. Tanpa pengetahuan tersebut, mereka cenderung mengabaikan langkah-langkah keamanan untuk membuat pekerjaan mereka lebih cepat dan lebih nyaman. Misalnya, perusahaan biasanya menggunakan VPN dengan jumlah koneksi terbatas. Ini memperlambat pekerjaan, dan karyawan mematikan VPN jika memungkinkan. 
  4. Kerentanan terhadap serangan rekayasa sosial. Phishing, smishing, pretexting, peretasan jaringan sosial, dan serangan lainnya merupakan ancaman bagi karyawan mana pun. Selama keadaan darurat, ketika banyak perusahaan memungkinkan karyawan mereka untuk bekerja dari rumah, biasanya ada peningkatan serangan rekayasa sosial yang ditargetkan pada telekomuter. Penipuan yang dibuat selama wabah coronavirus adalah contoh yang bagus. Karena kurangnya pengetahuan dan alat keamanan siber, serangan hacker memiliki peluang keberhasilan yang lebih tinggi. 
  5. Kurangnya otorisasi dan alat kontrol akses. Mencuri kredensial dari karyawan jarak jauh lebih mudah daripada dari karyawan di kantor karena alasan yang tercantum di atas. Meskipun demikian, banyak perusahaan gagal untuk memastikan adanya otentikasi tambahan untuk karyawan jarak jauh.
  6. Menggunakan perangkat lunak yang ketinggalan jaman. Tidak ada yang suka untuk sering-sering memperbarui perangkat lunak mereka. Ini menyebabkan gangguan, membutuhkan waktu untuk menginstal update-an, dan membiasakan dengan versi baru. Namun demikian, salah satu alasan utama pembaruan adalah untuk memperbaiki masalah keamanan. Administrator TI dapat memberlakukan pembaruan wajib pada End Point perusahaan. Tetapi karyawan jarak jauh biasanya lebih ragu untuk memperbarui perangkat lunak mereka. Dengan menyalahgunakan kerentanan perangkat lunak lama yang diketahui, peretas dapat berhasil melakukan serangan. (9)
  7. Tindakan berbahaya dengan data. Sementara karyawan jarak jauh memiliki tingkat akses yang sama dengan rekan-rekan mereka di kantor, mereka biasanya kurang dikendalikan oleh tim keamanan TI. Oleh karena itu, lebih mudah bagi pekerja jarak jauh untuk melakukan pencurian data tanpa disadari, penyalahgunaan, penyalahgunaan, dan jenis serangan yang biasa dilakukan orang dalam lainnya (insider threat). 
  8. Beristirahat bukannya bekerja. Sementara sebagian besar karyawan produktif di rumah dan di kantor, beberapa orang mungkin merasa sulit untuk fokus tanpa didampingi manajer mereka. Karyawan seperti itu dapat dengan mudah terganggu oleh kegiatan bersih-bersih rumah, nge-browsing berita, bermain game, dll. Tanpa perangkat lunak pemantauan karyawan jarak jauh yang khusus, sulit untuk mengevaluasi jika seseorang benar-benar tidak bekerja.

Dimungkinkan untuk mengelola masalah-masalah dengan menerapkan cybersecurity dan memantau pekerja jarak jauh dengan mengikuti best practice. Mari kita tinjau metode utama yang telah terbukti untuk mengamankan koneksi jarak jauh dan karyawan.

Praktek terbaik untuk memantai karyawan yang bekerja di luar kantor

Kami telah menyiapkan daftar praktik terbaik untuk membantu Anda memantau dan mengamankan aktivitas jarak jauh. Beberapa praktek hanyalah membutuhkan pendekatan murni organisasi, sementara beberapa praktek lain memerlukan perangkat lunak pemantauan karyawan jarak jauh khusus seperti yang dimiliki EkranSystem.

1. Buat kebijakan tertulis tentang akses jarak jauh. Kebijakan ini harus mencakup:

a. daftar perangkat lunak dan langkah-langkah akses kontrol

b. petunjuk tentang cara menghubungkan ke jaringan kantor dari jarak jauh 

c. langkah-langkah untuk melindungi kredensial (user dan password)

d. ketentuan untuk menyediakan akses jarak jauh ke karyawan (jika perusahaan Anda biasanya tidak mengizinkan pekerjaan jarak jauh)

e. Pastikan karyawan Anda dapat membaca kebijakan ini kapan saja dan Anda menjawab pertanyaan yang mungkin mereka miliki tentang hal itu.

2. Menginformasikan kepada karyawan tentang serangan rekayasa sosial. Serangan seperti itu biasanya berhasil karena kurangnya perhatian karyawan, tergesa-gesa, atau karena peretas punya trik baru. Cara terbaik untuk memitigasi serangan ini adalah dengan mendidik karyawan tentang upaya rekayasa sosial baru-baru ini dan mengingatkan mereka akan ancaman tersebut. Misalnya, Anda dapat membagikan kuis ini tentang phishing dari.(10),(11),(12)

3. Amankan koneksi jarak jauh dengan VPN. Teknologi ini menciptakan koneksi point-to-point yang aman antara komputer karyawan dan jaringan perusahaan menggunakan algoritma enkripsi dan otentikasi. Oleh karena itu, VPN adalah alat yang efektif untuk melindungi koneksi melalui jaringan yang tidak terpercaya seperti Wi-Fi publik.

4. Menerapkan otentikasi multi-faktor. Dengan memeriksa beberapa faktor, Anda dapat mengotentikasi secara positif seseorang yang mencoba terhubung ke jaringan Anda. EkranSystem dapat memeriksa kredensial (faktor pengetahuan) dan mengirimkan kata sandi SMS satu kali ke ponsel pengguna (faktor kepemilikan).

5. Batasi akun bersama atau gunakan otentikasi sekunder. Profil bersama seperti untuk administrator jarak jauh menyederhanakan akses terhadap karyawan tetapi membuatnya sangat sulit untuk menautkan terhadap pelanggaran keamanan ke pengguna tertentu. Beberapa spesialis IT lebih suka untuk melarang model akun Bersama tersebut. Jika Anda tidak dapat melakukannya, terapkan otentikasi sekunder untuk mengidentifikasi pengguna di balik profil tanpa wajah.

6. Monitor dan catat aktivitas pengguna. Pemantauan terus menerus dari komputer jarak jauh memberi Anda visibilitas penuh ke tindakan karyawan yang diambil dengan data sensitif dan kinerja keseluruhannya. Perangkat lunak pemantauan aktivitas seperti Ekran System mencatat: 

a. aktivitas di layar 

b. input dan output audio 

c. pengetikan tombol keyboard

d. folder dan file yang dibuka 

e. perintah yang dieksekusi 

f. dan lainnya 

Dengan Ekran, pemantauan dan perekaman dapat dilakukan terus bahkan tanpa koneksi internet terus-menerus. Dengan data yang dicatat seperti di atas, Anda akan dapat dengan jelas menetapkan konteks tindakan apa pun dan membuktikan banyak hal kalua sampai perlu dialukan investigasi.

7. Kontrol produktivitas karyawan. Pelacak waktu (timetracker) sederhana seringkali tidak cukup untuk memperkirakan efisiensi pekerja. Dengan data dari pemantauan aktivitas pengguna, Anda dapat mengevaluasi efektivitas dan dedikasi karyawan selama jam kerja. Analisis catatan layar, file yang dibuka, folder, aplikasi, dan situs web membantu Anda mendeteksi pekerja yang lebih suka menelusuri berita dan jejaring sosial alih-alih mengerjakan dokumen yang ditugaskan pada mereka. Ini juga merupakan praktik yang baik untuk melacak produktivitas dengan melakukan pertemuan berkala dan meminta karyawan jarak jauh untuk menulis laporan status harian atau mingguan.

8. Dapatkan peringatan tentang peristiwa yang mencurigakan. Peringatan yang tepat waktu tentang kemungkinan pelanggaran keamanan dengan tautan ke sesi mencurigakan tersebut membantu petugas keamanan menghentikan aktivitas mencurigakan. Selalu lebih baik untuk menghentikan ancaman daripada berurusan dengan konsekuensinya. (13),(14). Selain memberikan peringatan, Ekran System dapat: 

a. memberi tahu pengguna pelanggaran aturan 

b. memblokir suatu kegiatan 

c. blokir pengguna

9. Kelola kredensial dan informasi rahasia. Seperti yang kami sampaikan di atas, kredensial karyawan jarak jauh sangat mudah untuk dicuri. Anda dapat melindunginya dengan menggunakan solusi manajemen kata sandi. Pengelola kata sandi memungkinkan Anda membuat, menyimpan, mengirim, dan memutar info masuk dan kata sandi secara aman tanpa keterlibatan pengguna. Selain mengamankan kredensial, Ekran System juga mengelola informasi rahasia terkait Windows Active Directory, kunci SSH / Telnet untuk lingkungan Unix, dan banyak lagi. 

Mari kita lihat bagaimana Anda dapat mengurangi ancaman terkait karyawan jarak jauh dengan praktik dan alat yang telah kita diskusikan.

AncamanMitigasi
Penggunaan Wifi PublikMenggunakan VPN
Menggunakan perangkat pribadi untuk pekerjaan kantor di rumahBuat kebijakan terkait ituMonitor dan catat aktivitas user
Kesadaran rendah terhadap cybersecurityBuat kebijakan terkait ituMonitor dan catat aktivitas user
Rentan terhadap serangan social engineeringBangun kesadaran terhadap social engineering attackMonitor dan catat aktivitas user
Kurangnya otorisasi dan kontrol terhadap aksesTerapkan multifactor authenticationBatasi akun Bersama atau gunakan secondary authentication
Menggunakan software lawasBuat kebijakan terkait kewajiban untuk updateKelola user, password dan informasi rahasia lainnya
Akses terhadap data yang mencurigakanTerapkan multifactor authenticationBatasi akun Bersama atau gunakan secondary authenticationMonitor dan catat aktivitas user
Bukannya kerja malah istirahat terusMonitor dan catat aktivitas userKendalikan produktivitas karyawan

Kesimpulan

Teleworker membantu perusahaan menghemat uang untuk sewa kantor, dan memperlakukannya sama seperti karyawan di kantor, dan tetap berkomunikasi dengan manajer mereka. Terkadang mereka bahkan lebih produktif daripada rekan kerja mereka di kantor. Di sisi lain, ancaman keamanan siber dari akses jarak jauh membutuhkan langkah-langkah perlindungan yang cukup. Bahkan jika perusahaan Anda biasanya mempekerjakan karyawan di kantor, ada situasi ketika Anda perlu menyediakan akses jarak jauh dan memantau pekerja jarak jauh Anda – dan yang terbaik adalah bersiap di depan. 

Dalam artikel ini, kami meninjau risiko keamanan siber besar yang memungkinkan karyawan Anda bekerja dari rumah. Beberapa dari mereka dapat dihilangkan dengan langkah-langkah organisasi seperti membuat kebijakan dan mendidik pekerja Anda. Tetapi untuk memastikan keamanan dan transparansi maksimum, yang terbaik adalah menggunakan perangkat lunak pemantauan karyawan jarak jauh khusus seperti Ekran System. 

Dengan Ekran, Anda dapat memverifikasi identitas pengguna, mengelola akses pengguna (termasuk akses pengguna istimewa), dan memantau aktivitas setiap pengguna di dalam dan di luar perimeter yang dilindungi. Ekran System adalah solusi universal yang bersifat lightweight yang dapat dengan mudah diimplementasikan dalam 20 menit pada 10 atau bahkan 10.000 endpoint.

Penulis: M. Rachmat Gunawan

Penulis adalah Direktur PT Infiniti Putera Omega, yang merupakan partner Ekran System untuk wilayah Indonesia.

Referensi :

  1. https://www.bls.gov/news.release/flex2.nr0.htm
  2. https://www.inc.com/scott-mautz/a-2-year-stanford-study-shows-astonishing-productivity-boost-of-working-from-home.html.
  3. https://buffer.com/state-of-remote-work-2019
  4. https://cdn2.hubspot.net/hubfs/443262/pdf/TINYpulse_What_Leaders_Need_to_Know_About_Remote_Workers.pdf
  5. https://www.talentlms.com/blog/remote-work-statistics-survey/
  6. https://www.washingtonpost.com/business/2019/10/07/nine-days-road-average-commute-time-reached-new-record-last-year/
  7. https://www.tecla.io/blog/2019-remote-it-workers-stats-companies-should-know/
  8. https://openvpn.net/remote-workforce-cybersecurity-quick-poll/
  9. https://www.forbes.com/sites/thomasbrewster/2020/03/12/coronavirus-scam-alert-watch-out-for-these-risky-covid-19-websites-and-emails/#295498521099
  10. https://www.ekransystem.com/en/blog/insider-threat-definition
  11. https://en.wikipedia.org/wiki/Remote_access_policy
  12. https://phishingquiz.withgoogle.com/?hl=en
  13. https://www.ekransystem.com/en/two-factor-authentication-tool
  14. https://www.ekransystem.com/en/product/identity-management

Solusi Bisnis Terkini, Gunakan Perangkat Kecil nan Praktis dengan Performa Maksimal

0
Lenovo ThinkCentre Nano.

Jakarta, BISKOM – Era disrupsi membuka sebuah babak baru di berbagai bidang, tak terkecuali dalam bisnis. Perkembangan teknologi yang begitu pesat pun memaksa para pelaku di dalamnya untuk menyesuaikan diri dan melakukan transformasi digital, mulai dari segi kinerja sumber daya manusia hingga tempat kerja dan peralatan yang digunakan untuk menunjang produktivitas.

Semakin efisien, semakin baik. Prinsip inilah yang kini tengah dianut oleh berbagai perusahaan. Hal ini terlihat dari perubahan pola dan tempat kerja perusahaan. Misalnya alih-alih menyewa kantor, perusahaan tersebut lebih memilih untuk bekerja di co-working space atau bahkan di kedai kopi.

Tak hanya itu, peralatan kerja yang digunakan pun berubah. Para pekerja kini mengandalkan alat berukuran kecil agar menghemat tempat saat bekerja dan menyesuaikan diri dengan ruang yang terbatas. Penggunaan komputer dengan PC tradisional yang memakan tempat pun tidak lagi dinilai efisien dengan kondisi tersebut.

“Perusahaan di Indonesia memahami bahwa transformasi digital menjadi suatu keharusan untuk tetap menjadi yang terdepan di era digital ini. Namun, meningkatnya biaya energi, sewa ruang kerja, serta kebutuhan dari karyawan modern, membuat tuntutan semakin meningkat,” kata Presales Manager Lenovo Indonesia Azis Wonosari dalam keterangan tertulisnya.

Perangkat yang dapat diandalkan, memiliki performa yang optimal, serta aman menjadi kriteria ideal alat kerja yang dibutuhkan perusahaan. Efisiensinya pun tidak sebatas soal ruang, namun juga tentang penghematan biaya listrik.

Kabar baiknya, sejumlah kriteria ideal tersebut dapat ditemukan dalam ThinkCentre M90n Nano dari Lenovo.

ThinkCentre M90n Nano merupakan seri desktop komersial paling compact di dunia. Dirancang untuk menghadirkan kinerja hebat dalam ukuran ultra-portable, perangkat kecil ini memiliki performa yang tangguh.

Memiliki berat hanya 505 gram, perangkat ini menghadirkan kenyamanan bekerja dan menghemat ruang bagi pengguna. Dengan ditunjang beberapa aksesoris tambahan, seperti TIO module dan TIO monitor, tak perlu banyak kabel untuk menyambungkan perangkat desktop ini.

Perangkat ini bisa diletakkan di bawah meja dengan under-desk mount kit atau diletakkan di samping monitor, hingga diselipkan di belakang monitor menggunakan mounting kit.

Meski terlihat kecil, perangkat ini dibekali dengan prosesor Intel® Core ™ i7 generasi ke-8 yang mampu melakukan multi tasking dengan mulus dan menangani file berat. Dapur pacu desktop ini dapat ditingkatkan hingga 16 GB DDR4 dan tersedia dua slot SSD M.2 tambahan untuk menciptakan ruang penyimpanan yang lebih luas.

Soal ketahanannya, ThinkCentre M90n-1 Nano tak perlu diragukan lagi. Perangkat ini dirancang untuk tahan bekerja di suhu ekstrim dan telah diuji dengan tes berstandar militer.

Hasilnya, produk ini bisa digunakan untuk menggantikan PC tradisional di perusahaan yang mengandalkan produk hemat energi, perusahaan di bidang finansial yang memerlukan PC yang kecil, pengguna yang membutuhkan lebih dari satu monitor atau display, serta dapat digunakan di dunia pendidikan yang memerlukan PC hemat tempat seperti di laboratorium.

Sedangkan untuk manufaktur, ritel, kesehatan, dan industri lain yang mengandalkan internet of things (IoT), Thinkcentre M90n-1 Nano IoT dapat digunakan untuk dihubungan perangkat peripheral IoT secara real-time, responsif, dan stabil dalam kondisi apapun.

Menurut Azis, peluncuran seri ThinkCentre M90n-1 Nano menunjukkan komitmen Lenovo untuk mendukung perjalanan transformasi perusahaan dengan teknologi yang lebih maju dan pintar.

“Ini terjadi tidak lain karena kami menjadikan kebutuhan pelanggan sebagai fokus utama, sehingga kami terus menantang diri menghadirkan inovasi dengan terobosan baru, di mana kami bisa membantu perusahaan mengarahkan perjalanan mereka mewujudkan intelligent workplace,” imbuhnya.

Tak hanya itu, seri ThinkCentre M90n-1 Nano juga telah terintegrasi dengan solusi keamanan ThinkShield. Fitur Kensington Lock dan Trusted Platform Module (TPM2.0) yang dapat mengenkripsi data pun melindungi hardware, software, dan layanan yang digunakan. Hal ini dapat membantu pekerjaan tim IT dan mendukung transformasi digital perusahaan. (Redaksi)

Sistem Kasir IREAP POS, Program Berbagi Aplikasi Kasir Gratis untuk Pengusaha Mikro Indonesia

0

Andy Djojo Budiman
Co-founder PT. Sterling Tulus Cemerlang ( https://www.sterling-team.com) 

SAP Indonesia Gold Partner.

Sering kita mendengar peritel mikro kecil berkomentar, “rasanya saya jualannya banyak, tetapi kenapa tidak ada uangnya ya?”, atau malah menyimpan stok yang kurang diminati pelanggan sehingga modalnya menjadi tertahan dalam bentuk barang yang sulit laku terjual tanpa disadari sampai mereka kesulitan keuangan.

Kami melihat juga banyak pengusaha mikro yang masih menjalankan bisnisnya sendiri atau personal bisnis. Sehingga bisnisnya sulit untuk berkembang, keberadaanya merupakan suatu keharusan. Padahal perusahaan ritel menengah besar biasanya menggunakan teknologi sebagai percepatan pertumbuhan usahanya. Tentunya semuanya harus didukung oleh sumber daya manusia yang baik. 

Dengan pengalaman kami lebih dari 30 tahun di bidang teknologi informasi dan juga melayani industi ritel perusahaan menengah besar, PT. Sterling Tulus Cemerlang (https://www.sterling-team.com) terpanggil untuk bagaimana bisa membantu pengusaha mikro / perorangan dengan memanfaatkan teknologi informasi. Pengusaha mikro yang dimaksud disini adalah menurut undang-undang no 20 tahun 2008 tentang usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) adalah yang berpenghasilan max 300 juta pertahun.

Nov 2014, visi ini terealisasi dengan di luncurkannya aplikasi GRATIS IREAP LITE POS/KASIR khusus untuk platform Android, aplikasi ini bisa di download lewat google play. IREAP Adalah product kami yang merupakan singkatan dari integrated Retail Application. LITE karena versi ini adalah versi ringan dari aplikasi IREAP kami yang selama 14 tahun ini berjalan untuk perusahaan menengah besar dan juga terintegrasi dengan sistem SAP business One (https://www.sterling-team.com/sap-business-one/)

Kasir iReap Lite POS (Point of Sale) (https://www.ireappos.com) adalah sistem kasir untuk usaha Mikro Kecil GRATIS untuk smart phones android. Aplikasi ini memberikan kemampuan dan fleksibilitas untuk mengatur usaha ritel anda, dari pengaturan barang, harga barang sampai mengontrol persedian dan pencatatan transaksi kasir penjualan. Sangat ideal untuk usaha ritel semi-permanen dengan fasilitas minimal. 

Dengan menggunakan iReap Lite POS kita dapat menganalisa penjualan, stok barang, sampai kepada keuntungan setiap barang yang terjual. Juga pencatatan data pelanggan pada saat transaksi penjualan, membuat kita dapat mempelajari kebiasaan pelanggan kita untuk dapat melayani dengan lebih baik.

Aplikasi Kasir ini GRATIS tanpa batasan apapun, merupakan program berbagi / CSR (Corporate Social Responsibilty)  dari www.sterling-team.com untuk usaha Mikro Kecil, agar bisa lebih maju dengan menggunakan teknologi 

Ideal digunakan untuk bisnis
– Bisnis Mikro / Personal / Rumahan dan bisnis Kecil

– Konter / Rombong Kuliner

– Kios

– Beragam Bisnis Franchise
– Pameran

Diagram proses fungsi-fungsi dalam IREAP LITE POS

Ringkasan fitur Kasir iReap Lite POS yang tersedia:
– Tersedia dalam bahasa Indonesia, Inggris, Perancis, Jepang dan Rusia.
– Penjualan barang dan pengembalian barang
– Mendukung Hold (Simpan) dan Recall (Panggil) untuk Penjualan (point of sale)
– Pencatatan pelanggan and pelaporan transaksi berdasarkan pelanggan
– Scan Barcode menggunakan Kamera dan perangkat scanner
– Print struk penjualan, dengan printer Wifi atau Bluetooth
– Pengaturan persediaan barang: terima dan keluar barang
– Harga pokok persediaan menggunakan metode Standar atau metode rata-rata dan laporan keuntungan.
– Pengaturan data barang/item dan kategori juga import melalui CSV
– Laporan grafis transaksi penjualan (point of sale)
– Email laporan dengan attachment dalam format CSV
– Optimal layout untuk ukuran tablet di module penjualan (point of sale)
– Backup & Restore data ke & dari Google Drive, Backup & Restore data ke/dari ke Local Drive.

LAPORAN PENJUALAN PER CATEGORY LAYAR TABLET

LAPORAN KEUNTUNGAN / PROFIT PENJUALAN

Aplikasi iREAP Lite POS kami dapat didownload dari Google Play Store (https://play.google.com/store/apps/details?id=com.sterling.ireap)  

Mari bergabung dengan 200,000 lebih pengusaha yang sudah mengunduh aplikasi ini, untuk pengusaha Mikro Kecil indonesia lebih baik

Semua masukan dapat menghubungi kami di www.ireappos.com; support@ireappos.com; Telp +62-21-5806055; Whatsapp +62813-8758-0123

Sosialisasikan Hidup Sehat, Kemenkominfo Gelar Ajang Cipta Game

0
Ajang cipta game "Ayo Bikin Game di Rumah Aja" (Sumber: kominfo.go.id)

Jakarta, BISKOM – Di tengah wabah virus corona (covid-19), diperlukan kesadaran diri dari masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebersihan di lingkugan masing-masing. Hal ini membuat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terus mendukung Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat guna menghadapi Wabah Corona Virus Disease (Covid-19). Bekerja sama dengan Asosiasi Game Indonesia (AGI), Clevio Coder Camp dan Garena, Kemenkominfo menggelar ajang cipta game “Ayo Bikin Game di Rumah Aja”.

Mengusung tema “Mari Bersama Melawan Covid-19: Hidup Bersih, Sehat, dan Seru”, ajang itu ditujukan untuk  membantu sosialisasi melawan dan mencegah meminimalisir Wabah Covid-19 melalui media interaktif yang bisa diakses siapa saja, yaitu video game.

“Diharapkan video game hasil dari ajang cipta game ini bisa menjadi komplemen dari media konvensional untuk mensosialisasikan cara-cara pencegahan terhadap penyebaran virus Covid-19 ini,” tutur Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan di Jakarta, Sabtu (28/03/2020).

Menurut Dirjen Aptika, ajang kompetisi juga ditargetkan untuk membentuk komunitas games maker di Indonesia.  “Ini mengajak generasi muda untuk bersama-sama membuat game di rumah masing-masing sehingga waktu yang dimiliki menjadi terisi dengan penambahan karya dan pengetahuan. Kita harapkan akan terbentuk komunitas para games maker yang semakin besar dan secara bersamaan meningkatkan kesadaran akan hidup sehat, bersih dan juga seru dalam menghadapi Covid-19,” ungkapnya.

Pelaksanaan lomba dilakukan dari rumah, sesuai arahan Presiden  Joko Widodo atau Jokowi untuk membatasi aktivitas guna memutus rantai penyebaran virus ini dengan kampanye #dirumahaja.

“Kondisi perang melawan Covid-19 yang kita alami saat ini membuat masyarakat dihimbau untuk beraktivitas di rumah saja, menjaga jarak dengan orang lain. Hal ini sesuai arahan Presiden Bapak Jokowi, agar kita segera dapat menahan laju penyebaran yang terinfeksi virus Corona,” kata Semuel.

Menurut Wakil Ketua AGI, Adam Ardisasmita, hasil game akan dapat  membantu sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat guna meminimalisir penyebaran Covid-19. “Melalui acara ini, AGI dan developer game Indonesia ingin berkontribusi untuk membantu menjaga Indonesia dengan membuat game untuk mengedukasi masyarakat terkait pandemi Corona,” tuturnya.

Sementara itu, CEO Clevio Coder Camp, Fransiska Oetami menyatakan pihaknya menyiapkan coach yang mengajar coding game melalui webinar gratis untuk belajar membuat game. Sehingga calon peserta yang belum bisa membuat game tidak perlu khawatir.

“Jadi jangan khawatir kalau belum pernah coding atau bikin game sebelumnya. Meskipun harus #dirumahaja, tidak berarti harus sendiri-sendiri, karena anak juga akan belajar mengembangkan social skillnya dengan kerja bareng teman secara online, persis seperti bapak ibu yang meeting online karena #workfromhome,” jelasnya.

Informasi lebih lanjut dan pendaftaran mengenai Ajang Cipta Game “Ayo Bikin Game di Rumah Aja” bisa langsung mengunjungi laman web  https://agi.or.id/ayobikingame. (red)

Besar Harapan Pemerhati Hukum Kepada Ketua MA Yang Baru

0
Hatta Ali, Ketua MA saat Ini yang hampir berakhir masa jabatannya.

Jakarta, BISKOM – Benteng hukum dalam penegakan di tanah air dalam hal ini Mahkamah Agung masih sangat diharapkan masyarakat dalam memperoleh keadilan, namun kenyataannya tingkat kepuasan terhadap MA belum memuaskan.

Mahkamah Agung yang saat ini dipimpin Hatta Ali masih memiliki sejumlah perkara dalam penyelesaian kasus hukum, apalagi belum lama ini lembaga hukum tersebut tersandera kasus Sekretaris MA, Nurhadi.

Kendati disisi lain adapula yang mendapat apresiasi publik seperti ketika MA membatalkan kenaikan iuran BPJS. 

Di tengah mencari sosok pimpinan MA yang baru, sejumlah asosiasi hukum berharap pimpinan MA mendatang diisi oleh pendekar hukum yang dapat menjadikan hukum sebagai panglima. Demikian diharapkan Ketua Asosiasi Pengajar Hukum Adat (APHA), DR Laksanto Utomo di Jakarta Sabtu (28/3/2020). 

“Ini menjadi perhatian khusus bagi pemerhati hukum, masyarakat, dan pada khususnya pencari keadilan perlu mencari profil (ketua MA) bagaimana yang bisa memberikan rasa keadilan betul- betul kepada masyarakat,” kata Laksanto. 

Terkait kepemimpinan baru di tubuh MA, terdapat 5 nama yang digadang-gadang sebagai kandidat ketua MA yakni, Andi Samsan Nganro , Supandi, Sunarto, M Syarifuddin, dan Suhadi.

Pembina Asosiasi Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum Indonesia (APPTHI), Faisal Santiago menilai ke 5 kandidat calon ketua MA sama-sama memiliki peluang menjadi ketua MA. Faisal berharap ketua MA mendatang jauh lebih baik dari yang ada saat ini. 

Para Pemerhari hukum berharap pada pemilihan ketua MA yang akan datang, harus yang berintegritas, tidak mempunyai cacat secara hukum, dan dia mempunyai keinginan yang besar untuk menegakkan keadilan di Indonesia, karena banyak putusan- putusan yang di Mahkamah Agung masih ada yang tidak berpihak kepada masyarakat, jadi memang harus mencari orang yang berkualitas.*** Emil Simatupang.

Buku Pegangan Pencegahan dan Penatalaksanaan COVID-19 Dapat Diunduh Secara Gratis

0
Buku Pegangan Pencegahan dan Penatalaksanaan COVID-19

Jakarta, BISKOM – Konglomerat multinasional Tiongkok yang memiliki spesialisasi dalam e-commerce, ritel, Internet, kecerdasan buatan, dan teknologi. Serta telah dinobatkan sebagai salah satu perusahaan paling dikagumi di dunia oleh Majalah Fortune sangat peduli dengan permasalahan Pandemi Covid-19.

Selain telah memberikan donasi perlengkapan medis kepada empat negara di Asia Tenggara meliputi Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Filipina. Keempat negara tersebut akan menerima sejumlah perlengkapan medis dengan total 2 juta masker, 150.000 test kit, 20.000 baju pelindung, dan 20,000 pelindung wajah. Tahapan donasi berikutnya direncanakan untuk tiba di Jakarta dalam waktu dekat.

Selain dari itu melalui Dian Safitri, selaku Director of Corporate Affairs, Alibaba Group Indonesia menginformasikan tentang telah tersedianya Buku Pegangan Pegangan Pencegahan dan Penatalaksanaan COVID-19 bagi tenaga medis profesional yang dirilis Jack Ma Foundation dan Alibaba Foundation telah tersedia dalam Bahasa Indonesia.

Buku pegangan dalam format digital dan dapat diunduh secara gratis ini memuat pengalaman klinis dan praktik-praktik terbaik dari tim medis dan staff the First Affiliated Hospital, Zhejiang University School of Medicine (FAHZU) yang berada di garda terdepan penanganan COVID-19 di Tiongkok.

FAHZU telah menangani lebih dari 100 pasien positif COVID-19, termasuk 78 dalam kondisi kritis, tanpa catatan salah diagnosa, kematian pasien, dan staf terinfeksi.

Versi bahasa Mandarin dan Inggrisnya telah diunduh lebih dari 1,4 juta kali dan juga tersedia dalam bahasa Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Parsi, dan Spanyol, serta akan diterjemahkan dalam bahasa-bahasa lainnya agar bisa dimanfaatkan lebih banyak komunitas medis di seluruh dunia.

Cara mengunduhnya:

1. klik tautan https://covid-19.alibabacloud.com/#J_8102420620

2. pilih “Bahasa Indonesia” atau bahasa lain; lalu

3. klik “Read Now”

Bahwa untuk memperoleh Handbook of COVID-19 Prevention and Treatment (Standard)-Indonesian.pdf versi bahasa Indonesia bisa langsung klik ke .

“Kami akan sangat berterima kasih jika informasi kehadiran Buku Pegangan dalam Bahasa Indonesia ini bisa disampaikan ke pihak-pihak terkait, karena kami percaya, berbagi pengetahuan sangat penting untuk bersama-sama mengalahkan krisis kesehatan global COVID-19.” ungkap Dian Safitri. (Hoky)

Sudah Siapkah kantor anda untuk Work From Home, lihat disini solusinya

0

Semua perusahaan harus mempersiapkan segala sesuatu, termasuk dalam rangka tanggap darurat virus Corona yang terjadi saat ini. Oleh karena harus mempersiapkan beberapa hal, diantaranya

Rencana Bisnis Kontigensi atau Business Continuity Plan (BCP). Dokumen BCP seharusnya dimiliki oleh perusahaan agar siap untuk menghadapi berbagai kondisi. Dan memang kondisi akibat wabah penyakit jarang terdefinisi dengan baik dalam dokumen BCP, karena ini memang kasus yang sangat jarang. Dengan adanya manajamen kontigensi ini maka perusahaan bisa tetap berjalan dengan optimal pada masa disaster termasuk oleh wabah ini.

Infrastruktur Virtual Private Network (VPN). Selama ini banyak perusahaan mengembangkan infrastruktur server dan jaringannya di area kantor atau pabrik saja. Tapi dengan adanya kebijakan Bekerja dari Rumah (Work From Home), maka server yang ada harus dapat diakses dari luar kantor atau rumah. Salah satu cara untuk mengamankan koneksi ke server kantor adalah dengan menggunaakan virtual private network. Dan untuk itu, perangkat router yang tersedia harus memiliki kemampuan VPN yang baik.

Terminal Service. Banyak perangkat server diakses oleh pengguna dengan menggunakan desktop selama berada di kantor. Dengan kebijakan bekerja dari rumah maka server di kantor harus dapat diakses juga dari luar, dan salah satu layana yang bisa dipersiapkan adalah layanan terminal service. Layanan ini akan memudahkan mengakses aplikasi yang dipasang di kantor hanya dengan menggunakan browser. Ini memudahkan karena karyawan bisa mengakses dari smartphone, tablet, laptop hanya dengan menggunakan browser. Bahkan bisa kita set aplikasi tertentu yang bisa diakses secara langsung, seolah ada di desktop di kantor (Remote Application). Untuk solusi ini kami menggunakan TSPLUS (www.tsplus.net)

Remote ke Server. Kadang kita tetap perlu mengakses server yang ada di kantor, dan untuk itu kita memerlukan aplikasi remote komputer. Salah satu aplikasi yang bisa digunakan adalah aplikasi RemotePC (www.remotepc.com). RemotePC memiliki banyak keunggulan dibandingkan aplikasi pendahulunya seperti TeamViewer. Selain ringan dan cepat diakses, RemotePC juga memberikan harga terbaik. Untuk mendapatkan harga khusus bisa mengakses url ini.

Helpdesk Remote User. Setelah semua resource server dan aplikasi di kantor bisa diakses dari luar, maka seringkali user juga komplain. Untuk itu diperlukan helpdesk remote yang bisa mengakses ke laptop user. Maka perlu aplikasi RemotePC Helpdesk untuk membantu anda. Dapatkan harga khusus aplikasi itu di link ini 

Setelah siap semua, maka user dapat tetap nyaman mengakses server dan aplikasi yang ada di kantor. 


Online Meeting. Meskipun semua telah bekerja di rumah, tapi tetap ada kalanya kita harus bisa berkoordinasi satu dengan yang lain. Maka bisa menggunakan beberapa solusi online meeting, seperti ZOOM dan ZOHO MEETING. ZOOM memiliki kemampuan 1 host bisa digunakan hingga 100 user, jadi sangat cocok untuk meeting bersama, misal online meeting departemen atau divisi. ZOOM free bisa digunakan maksimal 40 menit. Apabila ingin berbayar, maka harus gunakan ZOOM Pro, Business atau Enterprise. 

Selain ZOOM, beberapa perusahaan juga menggunakan ZOHO MEETING dan saat ini dapat digunakan secara free hingga 1 Juli 2020 dengan bergabung ke ZOHO REMOTELY. ZOHO REMOTELY dibuat untuk masa tanggap darurat Covid-19 dan digunakan berbagai perusahaan di seluruh dunia. Dengan mengakses Zoho Remotely maka berikut aplikasi yang bisa diakses:

Kita menyadari juga ternyata masa tanggap darurat wabah Covid-19 ini tidak hanya sebentar. Kasus China sendiri mereka melewati masa ini hingga minimal 3 bulan, maka banyak hal dalam bisnis kita harus dirubah agar bisa tetap bertahan.

Live Chat. Saat ini tidak ada yang siap mengangkat telepon di kantor, maka semua komunikasi umumnya akan menghubungi tim secara langsung, atau mereka akan mencoba mengakses website perusahaan kita. Pada saat mereka mengakses web, apakah kita menyediakan cara agar mereka bisa terkoneksi secara mudah ? Itulah gunanya ZOHO SalesIQ. Zoho SalesIQ bukan hanya merupakan live chat, tapi bisa digunakan tim sales untuk tetap berinteraksi dengan siapa pun yang mengakses website perusahaan. Untuk memaksimalkan potensi sales kita dengan Zoho SalesIQ dapat mengklik link berikut ini.

Manajemen Sosial Media. Selama masa tanggap darurat ini, maka cara kita berinteraksi adalah dengan menggunakan sosial media. Maka manajemen sosial media perusahaan menjadi penting. Dan solusinya menggunakan Zoho Social. Zoho Social akan membantu melakukan monitoring merek (brand) perusahaan, dan memastikan semua respon terjawab dengan tepat. Dapatkan solusi ini di link berikut ini.

Monitoring 24 Jam. Memastikan semua server , perangkat dan URL tetap hidup selama masa tanggap darurat adalah penting. Seringkali perusahaan memasang Network Monitoring System di dalam jaringan perusahaan, tapi lupa memasang alert untuk URL yang diakses dari luar , aplikasi yang diakses dari luar. Maka solusinya menggunakan Site24x7. Dengan Site24x7, maka beragam URL, perangkat server, perangkat jaringan hingga database bisa dimonitoring dari cloud, di luar jaringan perusahaan. Coba produk ini di link berikut ini.


Analisa Data dari Cloud. Karena sebagian besar kita menggunakan perangkat dari rumah, maka aplikasi dan database yang ada di kantor tidak dengan mudah bisa diakses. Untuk melakukan analisa data , kita perlu software dashboard , reporting yang berbasis cloud. Untuk itu bisa menggunakan Zoho Analytics. Segera coba produk itu disini

Pastikan anda hadir tiap hari meskipun tidak berada di kantor dengan menggunakan aplikasi absen online. Salah satu yang kami gunakan adalah HADIRR. Aplikasi ini simple digunakan dan dapat digunakan berbagai jenis perusahaan. Dengan aplikasi ini kami juga memastikan tim ada di rumah, tidak berkeliaran. Kalau pun mereka bepergian ke customer, kita bisa melihat lokasi mereka dimana saja. Semua ini untuk memastikan selama masa darurat , karyawan tetap aman.

Dapatkan semua solusi diatas dengan menghubungi tim sales kami, di email dcmsales@dayaciptamandiri.com

Smart Digital HR Solution

0

PT Trigatra Cipta Sinergi – Jakarta. Perusahaan yang bergerak dalam Bidang Solusi Human Resource Information System (HRIS) dan Payroll System, yang telah banyak digunakan dalam jangka waktu belasan tahun sehingga memberikan Solusi yang Reliable dan tanpa banyak Error saat digunakan. Diantaranya telah digunakan oleh perusahaan yang pengoperasian jam kerja nya 24 jam seperti : Manufactur (PT Mutu Gading Textile, PT Marimas, PT. Grand Best Indonesia, PT. Tuntex Garment Indonesia, Nike & Adidas Manufactures Tangerang & Cikupa Banten, Arkof, etc.), Hospitality Alila Hotels (Semua Property Alila), Accor Group (Mercure PIK, Swissôtel Jakarta PIK, Pullman Vimala Hill Ciawi, Pullman Bali Legian, MGallery Kuta Beach Heritage, Sofitel Nusa Dua), Royal Tulip (Gunung Geulis, Jineng Bali, Saranam Bedugul), Fourseasons Jimbaran, Fourseasons Sayan Ubud, etc, Retail (Potato Head Beach Club, Potato Family Group, Coco Group, JTB Tour & Travel, HIS Tour & Travel). 

Sistem HRD dan Payroll sarat dengan Local Content, sehingga diperlukan solusi Local dalam Negri yang dapat di Customizing sesuai kebutuhan Perusahaan dan mengikuti perkembangan peraturan Pemerintah. PrimataHR dan QDay merupakan HR System yang Fully Integrated, Mulai dari Perekrutan Karyawan, Pengelolaan Data Karyawan Tetap Kontrak Harian, Pengaturan Schedule, Pengawasan Kehadiran, Pengaturan Cuti, Pelatihan/module training, Kontrak Kerja Karyawan, Perhitungan Lembur, Tunjangan Transportasi, Makan Karyawan, Potongan, Pajak PPN, BPJS dan seterusnya, sampai kepada Penggajian.


Smart Digital HR Solution Family, Kami memiliki Alternatif Solusi yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan Perusahaan. 

Diantaranya : 
QDay : Sistem Sewa Pakai Bulanan berdasarkan jumlah Karyawan dan Pemakai (user) sehingga biaya oprasional yang minim sudah bias menggunakan solusi secara Optimal, Cocok untuk Perusahaan yang menginginkan Solusi diakses dari mana saja melalui Media Internet melalui (PC, Laptop, Table, SmartPhone), dilengkapi fitur Employee Self-Service sehingga Karyawan dapat mengambil sendiri Informasi terkait dirinya Sendiri melalui Smartphone (Schedule, Pengajuan Cuti, Update Data Pribadi, dan lainnya sesuai).
PrimataHR : Solusi yang Stabil, lengkap dan siap pakai tanpa dibatasi jumlah Karyawan dan Jumlah User. Dapat di Customizing disesuaikan dengan kebutuhan Perusahaan tanpa biaya tambahan, lengkap fitur Employee Self-Service. Promo dengan Harga yang Sangat Special dan lengkap. 

 Note : Promo Sistem PrimataHR Full Version Special Offer Diskon 50%+20% hinnga 31 Mei 2020

Untuk presentasi Produk Software Human Resource Information System & Payroll System, Hubungi :

Trigatra Cipta Sinergi, PTBiz Lofts Karawaci Lt. 27 No. 25, Jl. Boulevard Diponegoro, Tangerang, Banten 15810Phone : (021) 55688878, Mobile : +62 8111 248 878 (WhatsApp)

Tegal Local Lockdown, Pengamat: Kesehatan Warga Dijadikan Hukum Tertinggi

0
Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono saat melangsungkan konferensi pers di Pendopo Balai Kota Tegal (Sumber: tribunnews.com)

Tegal, BISKOM – Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengeluarkan kebijakan yang kontroversial. Pasalnya, Dedy menerapkan local lockdown. Untuk memaksimalkan kebijakan yang diambil tersebut, seluruh akses keluar masuk kota akan ditutup menggunakan beton. Dedy memerintahkan blokade 49 titik akses jalan protokol dalam kota dan penghubung jalan antarkampung. Hal tersebut ia sampaikan Kamis (26/3/2020) di Pendopo Balai Kota Tegal.

Sebelumnya, salah seorang warga Tegal dinyatakn positif terjangkit virus corona. Dengan temuan tersebut, Kota Tegal sudah masuk zona merah darurat corona. Penutupan akses masuk dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona di Kota Tegal.

“Warga harus bisa memahami kebijakan yang saya ambil. Kalau saya bisa memilih, lebih baik saya dibenci warga daripada maut menjemput mereka,” ujar Dedy.

Dedy menyatakan pemasangan beton pembatas itu sebagai untuk mencegah akses warga keluar masuk, baik dari maupun menuju kota Tegal. Namun demikian, dirinya menjamin bahwa penutupan jalan itu tidak meliputi akses jalan provinsi dan jalan nasional.

Menanggapi kebijakan yang diambil oleh Walikota Tegal tersebut, pengamat hukum tata negara Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Dr. Umbu Rauta, SH., M.Hum., mengatakan kebijakan khusus berupa local lockdown yang ditempuh oleh Pemkot Tegal dapat disoroti dari beberapa optik.

Pengamat Hukum Tata Negara UKSW, Dr. Umbu Rauta SH., M.Hum

“Dari optik hukum hubungan pusat – daerah, Pemda diberi kewenangan oleh Pusat untuk menangani urusan kesehatan warganya. Pada saat yang sama perlu melakukan koordinasi dan sinkronisasi dengan kebijakan pemerintah pusat. Secara nasional pemerintah pusat lebih memilih physical distancing ketimbang lockdown, namun memberi peluang adanya kebijakan khusus di daerah sejauh mempertimbangkan secara mendalam dan menyeluruh dampak ikutan dari kebijakan khusus tersebut,” terang Umbu.

Umbu berpendapat, manakala Pemda telah lakukan cost and benefit analysis secara cermat, dan kebijakan khusus tersebut lebih besar manfaatnya bagi masyarakat di daerah dan masyarkat sekitarnya, maka boleh saja menempuh kebijakan tersebut sambil terus melakukan evaluasi secara periodik.

Menurut Umbu, kebijakan ini harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan pemerintah pusat. “Kemudian dari optik tanggung jawab dan kewajiban pemerintah untuk selalu dan cepat hadir bagi warganya, kebijakan khusus tersebut dapat ditempuh lebih dahulu, dan selanjutnya diinformasikan ke Pemerintah Pusat. Hal ini dikakukan manakala Pemda diperhadapkan pada situasi yang genting dan memaksa, sejauh pengutamaan kepentingan rakyat atau warganya. Di sinilah adagium salus populi suprema lex esto menjadi relevan. Kesehatan warga dijadikan hukum tertinggi,” kata Direktur Pusat Studi Hukum dan Teori Konstitusi ini.

“Namun demikian, kalau perhatikan pemberitahuan yang ada, kebijakan local lockdown di Kota Tegal tidak berlaku mutlak, karena beberapa akses atau jalur propinsi dan nasional tetap dibuka,” pungkas Umbu. (red)

BPPT Gunakan Artificial Intelligence/AI Tangani COVID-19

0

Jakarta, BISKOM- Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mendapat mandat dari Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek/BRIN) sebagai koordinator percepatan pengembangan produk dalam negeri, guna mengatasi wabah COVID-19 yang menjadi pandemik di Indonesia.

Kepala BPPT Hammam Riza, mengaku  pihaknya siap menghela Task Force Riset dan Inovasi Teknologi untuk Penanganan COVID-19 (TFRIC19), guna penguatan aspek lokal dalam mengatasi wabah COVID-19 yang terus merebak.

Saat ini, TFRIC19   telah melakukan akselerasi dalam pengembangan Rapid Diagnostic Test (RDT) Kit untuk mendeteksi COVID-19, dan memperkuat Laboratorium Uji dalam kapasitas melakukan analisis gold standard PCR berbasiskan data kondisi virus Indonesia saat ini.  Direncanakan Kegiatan TFRIC19 ini juga akan dilengkapi dengan Whole Genome Sequencing untuk keperluan pembuatan vaksin, deteksi dan epidemiologi COVID-19 Indonesia.

Non PCR Diagnostic Test yang akan dikembangkan yaitu Rapid Diagnostic Test berbasis antibodi IgG/IgM (late detection) dan Rapid Diagnostic Test berbasis antigen (early detection), keduanya dikembangkan menggunakan virus yang ada di Indonesia.

“RDT kit yang dikembangkan secara lokal ini sangat penting ya, karena menggunakan sampel-sampel penderita di dalam negeri. Kami kembangkan kit ini dalam bentuk Dip Stick dan Micro-chip,” papar Hammam.

Terkait penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk penanganan COVID-19  akan dilakukan TFRIC19 melalui Sub-tim Artificial Intelligence.

“Riset dan inovasi penanggulangan COVID-19 dengan mengembangkan sistem deteksi dini dan sistem pendukung pengambilan keputusan memanfaatkan teknologi yang dibangun dengan Artificial Intelligence (AI). Berdasarkan data X-Ray dan CT-Scan dari pasien yang positif dan negatif COVID-19, akan dibangun model AI yang selanjutnya dapat digunakan untuk membantu deteksi dini pasien,” terangnya.

Secara khusus tim ini akan mendayagunakan AI dengan model Machine Learning dan teknik terbaru Deep Learning untuk membangun model deteksinya, dengan validasi dari radiolog dan dokter yang terkait.  “Kami harap sistem yang dikembangkan ini akan melengkapi atau bersifat komplemen terhadap pengujian berbasis PCR, maupun whole genome sequencing COVID-19 Indonesia,” ujarnya.

Seperti diketahui, TFRIC19 terdiri dari berbagai pemangku kepentingan, sebagai koordinator  adalah BPPT, dan mendapatkan dukungan dari perwakilan Institusi Litbang (LIPI, Badan Litbang Kesehatan, Lembaga Biologi Molekular Eijkman), Perguruan Tinggi (ITB, UGM, UNAIR, YARSI, UNHAN, Unika Atma Jaya, UNPAD, UNESA, UNDIP, UNTAG Surabaya, UNISBA), Industri (PT.Biofarma, PT. Hepatika Mataram), Rumah Sakit (FKUI-RSCM, RSUD Tangerang, RSUD Koja) dan Asosiasi Profesi (PB IDI, PAPDI, IAIS, INAPR, APIC, Asosiasi Bioresiko, Asosiasi Biosafety Indonesia, World Bio Haztec, Healtech.id), dan juga start-up Nusantics, Neurabot Lab.

TFRIC19 juga melibatkan pendanaan dari berbagai pemangku kepentingan antara lain melalui East Venture, dan asosiasi seperti Indonesia AI Society, IA-ITB, Kagama, IABIE, IATI, KADIN serta masyarakat luas dalam penggalangan dana. Penggalangan dana ini dibutuhkan untuk kebutuhan scale up production melengkapi dana APBN pemerintah yang bersumber dari Kementerian Ristek/BRIN, Litbangkes, BPPT, Eijkman, dan lainnya. (red/ju)