Home Blog Page 788

PANTUM MENJADI SOLUSI SAAT WORK FROM HOME AKIBAT PANDEMIC COVID-19

0

Mengapa PANTUM? Karena Pantum adalah Printer Laser Jet yang efektif dan efisien dalam menjadi asisten pekerjaan kantor, tugas sekolah,tugas kuliah serta menjadi asisten bisnis kalian. Karena 
keunggulannya, Pantum dapat menempati posisi Primadona dalam Era Baru Printer Laser Jet.

Printer Laser Jet satu ini dapat melakukan Cetak, Salin, Pindai dan Fax Dokumen semua dalam satu unit Pantum. Selain keunggulan 4 fungsi dalam 1 Unit, keunggulan lain dari Pantum untuk dimiliki secara pribadi yang sangat menjadi pertimbangan adalah kemudahannya dalam refill toner. Anda tidak perlu lagi merasa repot, kewalahan, berantakan dan menunggu waktu yang lama hanya untuk refill toner printer Pantum anda.

Unit drum Pantum sengaja di rancang terpisah agar ramah lingkungan, dengan kartrid toner serta toner Pantum yang telah terjamin keasliannya dan bergaransi sangat ideal untuk mengurangi biaya pengeluaran Anda secara maksimal. Selama anda me-refill toner Pantum, anda juga dapat melakukan pekerjaan rumah lainnya. Jadi selain hemat biaya, menggunakan Pantum menjadi asissten pekerjaan anda juga memberikan efisien waktu sehingga waktu anda tidak banyak terbuang.


Dalam pengembagannya, kini Pantum juga sudah meningkatkan kemampuan Firmware agar dapat digunakan dengan Mac 10.13 System, untuk Printer Seri Single Function P2500W dan P2200W serta Seri Multi Function M6500, M6550 dan M6600.

Sorotan keunggulan lainnya dari Pantum adalah; Hanya satu klik untuk menghubungkan printer Anda dengan PC atau perangkat seluler Anda secara nirkabel, Pantum mobile application (Pantum App) dengan versi terbaru Android APP Pantum, Anda dapat mencetak dokumen word, excel, power point langsung dari ponsel Anda, adanya juga fitur NFC yang memberikan Pengalaman pencetakan ponsel yang nyaman dan cepat. Sentuhan sederhana menghubungkan perangkat seluler dan printer, smart officing.

Solusi yang tepat untuk work from home akibat Pandemic Covid-19 ini bukan? Sekarang, hardcopy file anda dapat di pindai, di salin, dan di fax hanya dengan satu unit Pantum. Tidak perlu menghabiskan banyak kertas, sangat hemat biaya dan tepat sasaran dalam mendukung gerakan Go Green.

Sudahkah anda berubah pikiran untuk memilih dan memiliki Pantum? Jika ya, lakukan pembelian lewat e-commerce saja ya, mari kita lakukan segala pekerjaan dengan Pantum dan dirumah saja untuk sama-sama dapat mengatasi Pandemic Covid-19 ini.

PP Pembatasan Sosial Berskala Besar Perlu Memperhatikan Kaidah Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan

0
Pengamat Hukum Tata Negara UKSW, Dr. Umbu Rauta SH, M.Hum.

Jakarta, BISKOM – Presiden Jokowi telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Virus Corona, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar, dan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat pada Selasa (31/3/2020).

“Karena yang kita hadapi saat ini situasi yang memaksa, maka saya baru saja menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan,” ungkap Jokowi.

Jokowi mengklaim Perppu baru tersebut memberikan pondasi bagi pemerintah, otoritas perbankan dan otoritas keuangan untuk melakukan langkah-langkah yang luar biasa dalam upaya menjamin kesehatan masyarakat, menyelamatkan perekonomian nasional serta stabilitas sistem keuangan.

Kemudian, dengan terbitnya PP dan Keppres, Jokowi meminta semua pimpinan daerah mengikuti pemerintah pusat. “Para kepala daerah saya minta tidak membuat kebijakan sendiri-sendiri. semua kebijakan di daerah harus sesuai dengan peraturan, berada dalam koridor Undang-undang, PP, serta Keppres tersebut,” tegas Jokowi.

Pemilihan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB berarti pemerintah memutuskan tidak ada kebijakan lockdown atau isolasi penuh. Menurut Jokowi, Indonesia sudah belajar dari pengalaman negara lain dan memiliki ciri khas berbeda.

Menanggapi upaya pemerintah untuk mengatasi pandemik virus corona dengan menerbitkan 3 aturan tersebut mendapat apresiasi dan tanggapan positif dari pengamat hukum tata negara Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Dr. Umbu Rauta, SH., M.Hum.

“Secara pribadi saya menghargai upaya yang dilakukan Pemerintah melalui penerbitan PP 21/2020. Semangat dari PP aquo yaitu memberikan kejelasan atas kegamangan Pemda selama kurang lebih dua minggu dalam penanganan Covid 19. Artinya, dengan PP itu Pemda punya kejelasan langkah yang akan ditempuh,”kata Umbu.

Namun demikian, perlu juga dipikirkan agar dalam membentuk PP aquo memperhatikan kaidah pembentukan peraturan perundang-undangan sebagaimana diatur dalam UU Nomor 12 tahun 2011. Oleh karena fungsi utama PP adalah melaksanakan UU, sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (2) UUD NRI 1945, maka seharusnya pada bagian Menimbang disebutkan ketentuan dalam UU No 6/2018 sebagai sumber delegasi.

“Selain itu, baik judul maupun materi PP tersebut terlalu bersifat spesifik dan konkrit yaitu mana kurang sejalan dengan sifat PP yang seharusnya mengatur hal-hal yang bersifat umum dan abstrak. Mestinya judul dan materinya hanya menyebut Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Penanganan Penyakit Menular,” ujar Direktur Pusat Studi Hukum dan Teori Konstitusi UKSW ini.

Umbu berpendapat, selanjutnya untuk penanganan khusus terkait materi yang bersifat konkrit dan spesifik yaitu Covid 19, bisa saja didelegasikan kepada Menteri atau Pejabat setingkat Menteri.

Mengenai Perppu 1/2020, Umbu menjelaskan bahwa ini adalah instrumen legislasi yang dimungkinkan oleh konstitusi, sejauh Presiden dapat memberikan kausa halal bahwa telah terjadi “hal ihwal kegentingan yang memaksa”. Tahap selanjutnya yaitu meminta persetujuan dari DPR terkait kebenaran dan ketepatan alasan yang digunakan Presiden dalam menerbitkan Perppu tersebut. Manakala DPR bersetuju maka akan menjadi UU, sebaliknya jika tidak disetujui maka Perppu itu dicabut.

“Jika dicermati, Perppu 1/2020 menggunakan metode omnibus law karena mengatur beragam materi yang  sebelumnya menyebar di beberapa UU, seperti UU APBN, UU Perpajakan, UU Bank Indonesia, UU Pemda, dan lain-lain,” pungkasnya. (red)

Orbi, WiFi Mesh System Terbaik untuk Solusi untuk Kebutuhan WiFi di Rumah Anda

0

WiFi, kini menjadi salah satu perangkat esensial yang dibutuhkan banyak orang. Bagaimana tidak? Hampir semua orang pasti membutuhkan jaringan internet via WiFi untuk memanfaatkan perangkatnya, mulai dari smartphone, tablet, laptop, komputer, hingga perangkat Smart Home.

Namun, tidak semua router WiFI yang ada di pasaran saat ini hadir dengan jaringan internet stabil untuk bisa menjangkau posisi perangkat.
Alhasil, perangkat kita malah sering kehilangan sinyal dan mengalami WiFi Dead Zone alias zona mati WiFi.

Perusahaan Home Networking Nomor 1 di Amerika, telah meluncurkan perangkat router WiFi terbaru mereka, Orbi RBK50 dan Orbi RBK20, yang berbeda dari router biasa pada umumnya karena router ini berbentuk WiFi Mesh System. 

Lantas, seperti apa fitur-fitur unggulan pada WiFi Mesh System dari Orbi ini?

Apabila paket router Mesh WiFi merek lainnya hadir dengan tiga perangkat dalam satu paket penjualan, Netgear Orbi cukup mengandalkan dua perangkat saja untuk bisa menyediakan WiFi dengan jangkauan 350 meter persegi dengan performa yang jauh lebih tinggi.

Orbi RBK50 merupakan Tri-Band Mesh WiFi System kelas AC3000 yang mampu mentransfer data up to 3 Gbps. Tri-bandnya itu meliputi frekuensi 2.4GHz + 5GHz untuk menghubungkan perangkat WiFi ke Internet dan 5GHz yang didedikasikan khusus untuk koneksi data yang lebih cepat antara router Orbi dan Orbi Satellite. Ditambah teknologi Beamforming untuk memperkuat fokus transmisi ke perangkat WiFi yang terhubung. Oleh karena itu, WiFi yang dihasilkan oleh Orbi lebih cepat dan stabil sehingga sangat cocok untuk Anda yang suka streaming video 4K HD, game, download, dan video chat.

Selain itu, Orbi dilengkapi dengan teknologi MU-MIMO sehingga mampu melakukan streaming data secara berbarengan ke beberapa perangkat sekaligus tanpa takut WiFi menjadi lambat. 


Dari segi bentuknya, design produk Orbi sendiri, menambah nilai estetika ruangan Anda ketika digunakan. Tidak seperti router biasa pada umumnya yang memiliki banyak antenna.

Jika Anda menginginkan Orbi dengan harga yang lebih terjangkau, Netgear juga menyediakan paket RBK20 yang mampu menjangkau area rumah seluas 350 meter persegi. Untuk menjangkau area yang lebih luas lagi, Anda bisa membeli satelit tambahan lagi selain memakai satelit yang sudah ada. Ada juga satelit yang bisa ditaruh di outdoor dengan kodenya RBS50Y. 

Untuk memudahkan pengaturan menggunakan perangkat ini, pengguna hanya perlu mengunduh aplikasinya yang tersedia di iOS dan Android yang bernama Orbi Apps. Setelah diatur, Anda dapat menggunakannya untuk menjeda Internet pada perangkat Anda yang terhubung, menjalankan tes kecepatan Internet, mengatur Smart Parental Controls, dan banyak lagi.

Bagi yang memiliki putra-putri yang suka bermain gadget, Orbi dilengkapi dengan Circle dari Disney yang akan membantu Anda untuk mengontrol pemakaian internet anak Anda. Mulai dari melakukan filtering pada konten yang dapat diakses oleh anak Anda, menjeda internet di jam-jam tertentu sehingga anak bisa fokus membuat PR, mengatur jam dan hari tertentu dimana anak bisa mengakses internet, dan masih banyak lagi. Semuanya dapat Anda lakukan sendiri tanpa harus memanggil bantuan ahli IT.

Dengan seluruh keunggulan di atas, tidak ada salahnya Anda mulai mempertimbangkan untuk mengganti router lama Anda dengan WiFi Mesh System Orbi dengan teknologi yang lebih baru untuk kebutuhan WiFi rumah Anda. 
Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk ini, dapat dilihat pada link asli produk: klik disiniatau hubungi kami di: (+62 21) 569 43 644 / WA. +62 21 56943644 / support@igsolusi.com.

APTIKNAS DKI Jakarta Gelar Online Gathering “Strategi Bertahan di Tengah Krisis Covid-19”

0

Jakarta, BISKOM – Menyikapi wabah virus corona (Covid-19) yang sedikit banyak berdampak pada dunia bisnis menggerakan Asosiasi Pengusaha Teknologi, Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) DKI Jakarta untuk menyelenggarakan online gathering.

Online gathering dengan tema “Strategi Bertahan di Tengah Krisis Covid-19” akan diselenggarakan pada 03 April 2020 mulai pukul 14.00-16.00 WIB via aplikasi ZOOM. Online gathering ini akan mengahdirkan sejumlah narasumber yakni Ir. Soegiharto Santoso (Ketua Umum APTIKNAS) yang akan memberikan Sharing Melewati Krisis Ekonomi. Kemudian Teddy Tjan dari SANKEN yang akan membawakan topik “Menjaga Branding di tengah kemelut Covid-19” dan Virja Dharma Gita yang akan membicarakan tentang “Meninjau Ulang Business Model dan Strategy”. Online Gathering ini akan di moderatori oleh Ketua APTIKNAS DKI Jakarta, Fanky Christian.

Online gathering ini terbuka untuk umum dan bagi yang berminat mengikuti kegiatan ini dapat mendaftarkan diri melalui link . Kegiatan ini terbatas untuk maksimal 100 orang.

Berikut adalah panduan instalasi dan pengunaan zoom:

Untuk pengguna apple :

https://apps.apple.com/id/app/zoom-cloud-meetings/id546505307

Untuk pengguna android :

https://play.google.com/store/apps/details?id=us.zoom.videomeetings


Step by step install aplikasi zoom adalah sebagai berikut:

(1) Search zoom di appstore (ios) atau playstore (android), atau melalui link diatas,
(2) Install
(3) Buka zoom, sign up. Isi user name email address (gmail, yahoo, dst). Click ok
(4) Buka email dari zoom konfirmasi dengan click tombol confirm email.
(5) Window baru akan terbuka, kemudian masukkan password yang dikehendaki; Ok. Kosongkan yang lain click next;
(6) Buka apps nya, login dan password.
(7) Sudah masuk ke apps.
(8) Link undangan video conference akan dikirimkan oleh email dari EVENTCERDAS.COM.
(9) Tap link undangan video conference yang dikirim . Keluar Pop-up, pilih icon aplikasi Zoom.
(10) Aplikasi Zoom akan terbuka dan peserta langsung terhubung ke dalam meeting.
(11) Pastikan untuk memilih/tap Call via Device Audio dan pilih/tap start video untuk mengaktifkan fungsi microphone, speaker dan kamera. (red)

Solusi Bisnis Terkini, Gunakan Perangkat Kecil nan Praktis dengan Performa Maksimal

0

Era disrupsi membuka sebuah babak baru di berbagai bidang, tak terkecuali dalam bisnis. Perkembangan teknologi yangbegitu pesat pun memaksa para pelaku di dalamnya untuk menyesuaikan diri dan melakukan transformasi digital, mulai dari segi kinerja sumber daya manusia hingga tempat kerja dan peralatan yang digunakan untuk menunjang produktivitas.

Semakin efisien, semakin baik. Prinsip inilah yang kini tengah dianut oleh berbagai perusahaan. Hal ini terlihat dari perubahan pola dan tempat kerja perusahaan. Misalnya alih-alih menyewa kantor, perusahaan tersebut lebih memilih untuk bekerja di co-working space atau bahkan di kedai kopi.

Tak hanya itu, peralatan kerja yang digunakan pun berubah. Para pekerja kini mengandalkan alat berukuran kecil agar menghemat tempat saat bekerja dan menyesuaikan diri dengan ruang yang terbatas. Penggunaan komputer dengan PC tradisional yang memakan tempat pun tidak lagi dinilai efisien dengan kondisi tersebut.

“Perusahaan di Indonesia memahami bahwa transformasi digital menjadi suatu keharusan untuk tetap menjadi yang terdepan di era digital ini. Namun, meningkatnya biaya energi, sewa ruang kerja, serta kebutuhan dari karyawan modern, membuat tuntutan semakin meningkat,” kata Presales Manager Lenovo Indonesia Azis Wonosari dalam keterangan tertulisnya.

Perangkat yang dapat diandalkan, memiliki performa yang optimal, serta aman menjadi kriteria ideal alat kerja yang dibutuhkan perusahaan. Efisiensinya pun tidak sebatas soal ruang, namun juga tentang penghematan biaya listrik.

Kabar baiknya, sejumlah kriteria ideal tersebut dapat ditemukan dalam ThinkCentre M90n Nano dari Lenovo.

ThinkCentre M90n Nano merupakan seri desktop komersial paling compact di dunia. Dirancang untuk menghadirkan kinerja hebat dalam ukuran ultra-portable, perangkat kecil ini memiliki performa yang tangguh.

Memiliki berat hanya 505 gram, perangkat ini menghadirkan kenyamanan bekerja dan menghemat ruang bagi pengguna. Dengan ditunjang beberapa aksesoris tambahan, seperti TIO module dan TIO monitor, tak perlu banyak kabel untuk menyambungkan perangkat desktop ini.

Perangkat ini bisa diletakkan di bawah meja dengan under-desk mount kit atau diletakkan di samping monitor, hingga diselipkan di belakang monitor menggunakan mounting kit.

Meski terlihat kecil, perangkat ini dibekali dengan prosesor Intel® Core ™ i7 generasi ke-8 yang mampu melakukan multi tasking dengan mulus dan menangani file berat. Dapur pacu desktop ini dapat ditingkatkan hingga 16 GB DDR4 dan tersedia dua slot SSD M.2 tambahan untuk menciptakan ruang penyimpanan yang lebih luas.

Soal ketahanannya, ThinkCentre M90n-1 Nano tak perlu diragukan lagi. Perangkat ini dirancang untuk tahan bekerja di suhu ekstrim dan telah diuji dengan tes berstandar militer.

Hasilnya, produk ini bisa digunakan untuk menggantikan PC tradisional di perusahaan yang mengandalkan produk hemat energi, perusahaan di bidang finansial yang memerlukan PC yang kecil, pengguna yang membutuhkan lebih dari satu monitor atau display, serta dapat digunakan di dunia pendidikan yang memerlukan PC hemat tempat seperti di laboratorium.

Sedangkan untuk manufaktur, ritel, kesehatan, dan industri lain yang mengandalkan internet of things (IoT), Thinkcentre M90n-1 Nano IoT dapat digunakan untuk dihubungan perangkat peripheral IoT secara real-time, responsif, dan stabil dalam kondisi apapun.

Menurut Azis, peluncuran seri ThinkCentre M90n-1 Nano menunjukkan komitmen Lenovo untuk mendukung perjalanan transformasi perusahaan dengan teknologi yang lebih maju dan pintar.

“Ini terjadi tidak lain karena kami menjadikan kebutuhan pelanggan sebagai fokus utama, sehingga kami terus menantang diri menghadirkan inovasi dengan terobosan baru, di mana kami bisa membantu perusahaan mengarahkan perjalanan mereka mewujudkan intelligent workplace,” imbuhnya.

Tak hanya itu, seri ThinkCentre M90n-1 Nano juga telah terintegrasi dengan solusi keamanan ThinkShield. Fitur Kensington Lock dan Trusted Platform Module (TPM2.0) yang dapat mengenkripsi data pun melindungi hardware, software, dan layanan yang digunakan. Hal ini dapat membantu pekerjaan tim IT dan mendukung transformasi digital perusahaan.

Integrasi ICT dan Biomedis Ciptakan Industri Healthcare Taiwan

0

Jakarta, Biskom- Saat ini adalah masa terbaik sekaligus juga terburuk dalam memasuki era Artificial Intelligence of Things (AIoT) dengan adanya epidemi. Dengan masih berlanjutnya wabah COVID-19 di seluruh dunia, perangkat medis inovatif yang didorong oleh Smart Healthcare memainkan peran yang lebih penting.

Mobile Big Data mampu melacak pergerakan masyarakat, sedangkan teknologi otomatisasi dapat digunakan untuk melakukan disinfeksi, mengantarkan makanan, dan bahkan menggantikan tenaga manusia dalam kapasitas produksi. Platform monitoring kesehatan menggunakan algoritma machine learning untuk melacak berbagai penyakit infeksi dan juga dapat memberikan peringatan dini terhadap perkembangan epidemi.

Menurut laporan BMI, industri perangkat medis di seluruh dunia akan meningkat dari US $ 389.900.000.000 pada tahun 2018 menjadi US $ 490.200.000.000 pada tahun 2022, atau dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 5,9%. Bergerak seiring dengan tren perkembangan teknologi inovatif seperti IOT, Big Data, AI, dan machine learning, prospek pengembangan pasar terlihat sangat menjanjikan. Selain peningkatan investasi oleh perusahaan perangkat medis, banyak perusahaan modal ventura dan perusahaan teknologi ikut terjun untuk berinvestasi.

Menurut sumber dari Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) dalam keterangan persnya, Rabu (1/4), Taiwan dengan pengalaman manufaktur yang kuat harus memanfaatkan kekuatannya di bidang ICT dan sistem medis kelas dunianya dengan baik untuk dapat mengembangkan AI, Big Data, mobile healthcare dan telemedicine, dan rumah sakit pintar lebih lanjut. “Menggunakan data yang telah dikumpulkan oleh asuransi kesehatan nasional dan menciptakan alat kesehatan yang presisi, personal, dan bernilai tinggi”, kata dia.

Dari semuanya, AI dan Big Data kini tengah diimplemantasikan untuk menganalisa dan mendiagnosa data visual seperti yang telah diaplikasikan oleh Camera Non-Mydriatic Auto Fundus oleh Crystalvue Medical Corporation, sebuah perusahaan pemenang Taiwan Excellence Award.
Kamera ini telah dijual ke lebih dari 40 negara di seluruh dunia dan berfungsi sebagai referensi untuk diagnosis klinis retinopati diabetik, yang berkaitan dengan usia degenerasi makula, glaukoma, dan lesi terkait oftalmologi lainnya.

Di sisi mobile healthcare dan telemedicine, aplikasi digital Rightest Precision Healthcare Ecosystem dari Bionime mengumpulkan dan menganalisis data kesehatan melalui stasiun layanan kesehatan digital, dan mengubahnya menjadi sebuah grafik yang dapat dipahami dengan mudah. Layanan perawatan jarak jauh ini dapat mengelola kesehatan secara efektif dan memberikan solusi yang tepat bagi profesional yang berada di rumah dan di luar rumah sakit untuk melakukan perawatan.

Di bidang smart healthcare, Newton’s Health Evaluation dan Exercise Enhancement System menjadi pionir di Taiwan dengan memanfaatkan AI untuk menciptakan mesin olahraga yang mengintegrasikan asesmen penurunan massa otot serta koordinasi otot dan keseimbangan dengan ukuran ringkas dan antarmuka sederhana. Barang tersebut berguna untuk membantu manula dalam mengelola kesehatan mereka dan mengurangi risiko cacat secara efektif. “Taiwan telah menjadi teladan sempurna bagi dunia dengan melakukan penanggulangan wabah virus corona saat ini”, pungkas sumber dari Taiwan External Trade Development Council (TAITRA).

Dalam rangka untuk menunjukkan keunggulan kompetitif dari industri kesehatan Taiwan kepada dunia, selain publisitas digital, Taiwan Excellence menyelenggarakan lebih dari 7 acara lokal dan internasional yang relevan sepanjang tahun.

Sebagai informasi, beberapa pameran yang akan digelar tahun ini antara lain, Medical Taiwan (11-13 Juni), IDEM Singapore (19-21 Juni), AACC (26-30 Juli), AGExpo (Agustus 20-23), Dan MEDICA Jerman (November 16-19). Taiwan Excellence dan para perusahaan pemenang penghargaan Taiwan Excellence Award bekerja sama untuk mempromosikan kesehatan Taiwan di pasar global. (red)

5 Poin Penting Presiden Soal Perpu Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan

0
Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan, Selasa (31/3), melalui konferensi video, dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat. (Foto: BPMI)

Jakarta, BISKOM – Saat ini sebanyak 202 negara, termasuk Indonesia, sedang menghadapi tantangan berat yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Pandemi Virus Korona (Covid-19) bukan hanya membawa masalah kesehatan masyarakat, tetapi juga membawa implikasi ekonomi yang sangat luas.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberi keterangan pers mengenai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan, Selasa (31/3), melalui konferensi video, dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat.

“Karena yang kita hadapi saat ini adalah situasi yang memaksa, maka saya baru saja menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan,” ujar Presiden Jokowi.

Perpu ini, menurut Presiden, memberikan fondasi bagi pemerintah, bagi otoritas perbankan, dan bagi otoritas keuangan untuk melakukan langkah-langkah luar biasa dalam menjamin kesehatan masyarakat, menyelamatkan perekonomian nasional, dan stabilitas sistem keuangan.

Hal-hal mendasar dalam Perpu yang ditandatangani oleh Presiden Jokowi, adalah sebagai berikut:

Pertama, Pemerintah memutuskan total tambahan belanja dan pembiayaan APBN Tahun 2020 untuk penanganan Covid-19 adalah sebesar Rp405,1 triliun.

“Total anggaran tersebut akan dialokasikan Rp75 triliun untuk belanja bidang kesehatan, Rp110 triliun untuk perlindungan sosial, Rp70,1 triliun untuk insentif perpajakan dan stimulus Kredit Usaha Rakyat, dan Rp150 triliun untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional, termasuk restrukturisasi kredit serta penjaminan dan pembiayaan dunia usaha, khususnya terutama usaha mikro, usaha kecil, dan usaha menengah,” tambah Presiden.

Kedua, Anggaran bidang kesehatan akan diprioritaskan untuk perlindungan tenaga kesehatan terutama pembelian APD, pembelian alat-alat kesehatan seperti test kit, reagen, ventilator, dan lain-lainnya, dan juga untuk upgrade rumah sakit rujukan termasuk Wisma Atlet, serta untuk insentif dokter, perawat, dan tenaga rumah sakit, juga untuk santunan kematian tenaga medis, serta penanganan permasalahan kesehatan lainnya.

Ketiga, anggaran perlindungan sosial akan diprioritaskan untuk keluarga penerima manfaat PKH yang naik dari 9,2 juta keluarga menjadi 10 juta keluarga penerima manfaat dan juga akan dipakai untuk Kartu Sembako yang dinaikkan dari 15,2 juta orang menjadi 20 juta penerima.

“Anggaran perlindungan sosial juga akan dipakai untuk Kartu Prakerja yang dinaikkan anggarannya dari Rp10 triliun menjadi Rp20 triliun untuk bisa meng-cover sekitar 5,6 juta orang yang terkena PHK, pekerja informal, pelaku usaha mikro dan kecil,” terang Presiden.

Ia menambahkan bahwa anggaran tersebut juga akan dipakai untuk pembebasan biaya listrik 3 bulan untuk 24 juta pelanggan listrik 450 VA dan diskon 50 persen untuk 7 juta pelanggan 900 VA.

“Termasuk di dalamnya juga untuk dukungan logistik sembako dan kebutuhan pokok, yaitu Rp25 triliun,” jelas Presiden.

Keempat, Untuk stimulus ekonomi bagi UMKM dan pelaku usaha, akan diprioritaskan untuk penggratisan PPh 21 untuk para pekerja sektor industri pengolahan penghasil maksimal Rp200 juta, untuk pembebasan PPN impor untuk wajib pajak kemudian impor tujuan ekspor.

“Terutama ini untuk industri kecil dan menengah pada 19 sektor tertentu, dan juga akan dipakai untuk pengurangan tarif PPh sebesar 25 persen untuk wajib pajak kemudian impor tujuan ekspor, terutama industri kecil menengah pada sektor tertentu,” tandas Presiden.

Kepala Negara juga menyebutkan bahwa stimulus ekonomi juga diperuntukkan bagi percepatan restitusi PPN pada 19 sektor tertentu untuk menjaga likuiditas pelaku usaha.

“Untuk penurunan tarif PPh Badan sebesar 3 persen dari 25 persen menjadi 22 persen. Serta untuk penundaan pembayaran pokok dan bunga untuk semua skema KUR yang terdampak Covid-19 selama 6 bulan,” urainya.

Kelima, untuk bidang non-fiskal dalam menjamin ketersediaan barang yang saat ini dibutuhkan, termasuk bahan baku industri, pemerintah melakukan beberapa kebijakan, yaitu penyederhanaan larangan terbatas (lartas) ekspor, penyederhanaan larangan terbatas atau lartas impor, serta percepatan layanan proses ekspor-impor melalui national logistic ecosystem.

Peran BI dan OJK

Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa Pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas  OJK mengoptimalkan bauran kebijakan moneter dan sektor keuangan untuk memberi daya dukung dan menjaga stabilitas pada perekonomian nasional.

“Bank Indonesia telah mengeluarkan kebijakan stimulus moneter melalui kebijakan intensitas triple intervention, kemudian menurunkan rasio giro wajib minimum valuta asing bank umum konvensional,” imbuhnya.

Menurut Presiden, BI juga telah memperluas underlying transaksi bagi investor asing dan penggunaan bank kustodi global dan domestik untuk kegiatan investasi.

Mengenai Peran OJK, Presiden menyampaikan bahwa Otoritas Jasa Keuangan telah menerbitkan beberapa kebijakan, yaitu keringanan dan/atau penundaan pembayaran kredit atau leasing sampai dengan Rp10 miliar termasuk untuk UMKM dan pekerja informal maksimal 1 tahun.

“Serta memberikan keringanan dan/atau penundaan pembayaran kredit atau leasing tanpa batasan plafon sesuai dengan kemampuan bayar debitur dan disepakati dengan bank atau lembaga leasing,” Presiden menjelaskan.

Perpu ini, menurut Presiden, juga diterbitkan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya defisit APBN yang diperkirakan mencapai 5,07 persen sehingga dibutuhkan relaksasi kebijakan defisit APBN di atas 3 persen.

Relaksasi defisit ini, lanjut Presiden, hanya untuk 3 tahun, yaitu tahun 2020, tahun 2021, dan tahun 2022. “Setelah itu, kita akan kembali kedisiplinan fiskal maksimal defisit 3 persen mulai tahun 2023,” tambahnya.

Pada bagian akhir keterangannya, Presiden mengharapkan dukungan dari DPR RI agar Perpu yang baru saja ditandatangani ini akan segera diundangkan dan dilaksanakan.

“Dan dalam waktu yang cepat-cepatnya kami akan menyampaikan kepada DPR RI untuk mendapatkan persetujuan menjadi undang-undang,” pungkas Presiden. (Redaksi)

Sumber: SEKRETARIAT KABINET REPUBLIK INDONESIA

Pilkada Serentak 2020 Ditunda, Pemerintah Disarankan Terbitkan Perppu

0
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020 (Sumber: koranindonesia.id)

Jakarta, BISKOM – Hasil rapat kerja Komisi II DPR RI bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), KPU, Bawaslu, dan DKPP pada Senin (30/3/2020) sepakat menunda tahapan Pilkada Serentak 2020. Hal ini berkaitan dengan semakin meluasnya wabah virus corona di Indonesia.

“Pertama, sepakat untuk menunda tahapan Pilkada Serentak 2020 yang belum selesai dan belum dapat dilaksanakan dikarenakan wabah COVID-19. Kami mendorong seluruh stakeholder agar fokus mendukung program pemerintah dalam menghadapi wabah pandemi COVID-19,” kata Wakil Ketua Komisi II Arwani Thomafi.

Selain menyepakati penundaan tahapan pilkada, mereka menyetujui 3 opsi jadwal penyelenggaraan Pilkada 2020. Menurut Arwani, ada tiga opsi yang ditawarkan KPU. Satu di antaranya adalah Pilkada 2020 digelar pada Maret 2021, atau diundur 6 bulan dari waktu yang telah ditentukan sebelumnya.

“Terkait penundaan pilkada tersebut, KPU mengusulkan 3 opsi: pertama (Pilkada 2020) ditunda 3 bulan, pemungutan suara 9 Desember 2020. Kedua ditunda 6 bulan, pemungutan suara 12 Maret 2021. Ketiga ditunda 12 bulan, pemungutan suara 29 September 2021,” ungkap Arwani.

Untuk menindaklanjuti hal itu, DPR meminta pemerintah menyiapkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu). “Kesepakatan penundaan ini kan harus ada payung hukum. Maka jalan terbaik dengan diterbitkan Perppu. Kami minta kepada pemerintah segera disusun draf perppu agar kita bisa putuskan segera,” kata Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

Menyikapi penundaan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020, Direktur Pusat Studi Hukum dan Teori Konstitusi Universitas Kristen Satya Wacana (PSHTK UKSW) Dr. Umbu Rauta, SH., M.Hum. menyatakan “penundaan” penyelenggaraan Pilkada 2020 yang disepakati bersama antara Komisi II DPR, Mendagri, KPU, Bawaslu dan DKPP patut diapresiasi sebagai wujud kepekaan terhadap bencana nasional akibat pandemi Covid 19.

Pengamat Hukum Tata Negara, Dr. Umbu Rauta, SH., M.Hum.

“Ini bentuk empati Wakil Rakyat, Pemerintah dan Penyelenggara Pemilu terhadap persoalan yang dihadapi bersama oleh seluruh anak bangsa,” ujar Umbu.

Umbu sepakat bahwa di tengah kondisi bangsa saat ini, penerbitan perppu menjadi solusi untuk memberikan payung hukum terhadap penundaan pilkada tersebut daripada perubahan UU Pilkada secara biasa. Terkait dengan materi perubahan, setidaknya meliputi pengaturan kembali tahapan penyelenggaraan Pilkada, pembiayaan, dan pengaturan kekosongan masa jabatan beberapa kepala daerah yang akan berakhir pada tahun 2020 dan 2021 agar pelayanan masyarakat tetap terjaga dengan baik.

Menurut Umbu, hal lain yang perlu dipertegas yaitu apakah “penundaan” ini dimaksudkan Pilkada lanjutan atau Pilkada susulan sebagaimana diatur dalam UU Pilkada yang berlaku saat ini.

“Kemungkinan besar, jika tahapan lain yang sudah berjalan diakui dan tidak diulangi, maka yang akan terjadi adalah Pilkada Lanjutan. Sebaliknya jika tahapan sebelumnya sebagian besar harus diulangi maka akan merupakan Pilkada Susulan,” kata dosen Fakultas Hukum UKSW ini.

“Atau boleh jadi dimunculkan konsep baru yaitu penundaan Pilkada dan diberikan pengertian yang jelas agar tidak jumbuh dengan Pilkada Lanjutan dan Pilkada Susulan,” imbuhnya.

Dalam proses untuk menyiapkan perppu ini, Umbu berpendapat sebaiknya KPU menyampaikan surat edaran ke seluruh daerah yang menyelenggarakan pilkada serentak 2020. “Sambil menunggu penerbitan Perppu, alangkah bijaknya KPU menyampaikan Surat Edaran ke seluruh daerah yang menyelenggarakan Pilkada 2020 agar sementara waktu tidak melakukan kegiatan yang berdampak strategis,” pungkas Umbu. (red)

D-Link Human Body Temperature Solution

0
D-Link Human Body Temperature Solution.

Jakarta, BISKOM – Covid-19 yang tentunya merupakan istilah yang sudah tak asing lagi di telinga kita semua. Seiring dengan wabah yang covid-19 yang menjadi pandemi di seluruh dunia, pengukuran suhu tubuh menjadi hal yang mendasar dalam dewasa ini. Rata-rata di setiap tempat, pengukuran suhu tubuh dilakukan bagi siapa saja terutama yang ingin memasuki sebuah area.

D-Link sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi, menghadirkan solusi D-Link Human Body Temperature Solution. Dengan merebaknya covid-19, solusi ini dihadirkan D-Link untuk membantu tiap organisasi untuk melakukan pengukuran suhu terhadap seseorang dengan memanfaatkan teknologi camera CCTV.

Solusi ini terdiri dari 1 unit Thermal Camera yang memiliki teknologi AI (Artificial Intelegence)yang berfungsi untuk mendeteksi wajah serta mengukur suhu orang tersebut, lalu digabungkan dengan 1 unit blackbody yang membantu thermal camera dalam mengukur suhu. Solusi yang ditawarkan oleh D-Link mampu mengukur suhu 16 orang dalam waktu 50 milidetik.

Ingin tahu lebih lanjut? Hubungi penjualan produk D-Link di Indonesia. (Redaksi)

BELYST – Layar Cerdas Untuk Informasi Kota Cerdas

0

Kota Cerdas atau dikenal dengan sebutan Smart City mengintegrasikan berbagai komponen data, teknologi informasi dan komunikasi untuk mengelola aset kota. Semua penyajian data dan informasi memerlukan visualisasi. Kehadiran BELYST sebagai perangkat layar cerdas atau Smart Display Teknologi informasi memberikan nilai tambah pada kemampuan pada layar untuk tidak sekedar menampilkan gambar yang jernih tetapi juga data dan informasi karena memiliki dukungan beragam konektivitas.

PT. Mitsindo Visual Pratama menghadirkan Layar Cerdas atau Smart Display berteknologi baru dengan merek BELYST untuk melayani kebutuhan pemerintah maupun korporasi / enterprise. Layar Cerdas atau Smart Display BELYST hadir dengan teknologi baru dan harga yang lebih terjangkau. Kualitas gambar yang dihasilkan dari panel IPS sudah pasti memberikan warna yang tajam yang baik dengan sudut pandang yang lebar.

BELYST tampil dalam beberapa bentuk untuk menjawab kebutuhan:

1. Video Wall

Pusat Kendali atau lebih dikenal sebagai Command Center menjadi pusat pengolahan data statistik, pemantauan CCTV, data lalu lintas, dsb membutuhkan perangkat monitor yang dapat dipasang di dinding yang luas sehingga banyak data bisa tampil sekaligus dan dilihat bersama oleh tim yang beroperasi di Command Center tersebut. Perangkat Video Wall merupakan beberapa monitor yang sama ukuran dan tipe yang dirangkai menjadi satu kesatuan untuk bisa menampilkan banyak data sekaligus dalam sebuah tampilan.

BELYST menyediakan pilihan ukuran 49” dan 55” dengan bezel to bezel 18mm atau 35mm.

Bahkan untuk kantor pemerintah daerah yang belum memiliki Command Center karena keterbatasan ruangan dapat memanfaatkan ruang rapat yang ada. Video wall dengan ukuran 2.423mm x 1,364mm dapat menggantikan proyektor di ruang rapat dengan kualitas resolusi gambar hingga 4K.

2. Interactive Smart Board

Penggunaan Layar Cerdas di ruang rapat sudah semakin bertambah menggantikan  proyektor. BELYST menghadirkan teknologi yang menambah fungsi layar cerdas dengan kemampuan interaktif bagaikan papan tulis. Penyajian informasi dapat dilakukan lewat HDMI, USB, atau screen share. Dapat juga langsung menulis di BELYST Interactive Smart Board seperti halnya di papan tulis, bahkan hasil coretan atau komentar bisa disimpan dalam bentuk gambar untuk dibagikan ke peserta rapat atau bisa juga kirim melalui email.

BELYST Interactive Smart Board juga sangat bermanfaat untuk kegiatan belajar mengajar baik daring ataupun luring karena sebagai papan tulis digital yang cerdas dengan pilihan Android 8.0 atau Windows 10 sudah lengkap dengan fitur built-in speaker, wifi, sepasang pena digital, dsb. 


3. Kiosk

Area publik seperti bandar udara, mal, jalur transportasi, rumah sakit, hotel. Di area publik, berbagai informasi yang biasa ditampilkan dalam bentuk poster, billboard, banner dapat diubah menjadi poster digital, banner digital, billboard digital sehingga lebih atraktif dan dinamis.

Kiosk BELYST dapat dipergunakan untuk memberikan informasi iklan promosi,  penunjuk arah, kurs valuta asing, cuaca, informasi pemerintah, dsb.

Tersedia dalam beberapa ukuran layar dan juga pilihan layar standar atau layar sentuh.

Dengan adanya ragam pilihan jenis dan ukuran, maka PT. Mitsindo Visual Pratama yang telah berpengalaman 15 tahun di bidang Audio Visual dan IT siap melayani dan bekerja sama untuk memberikan konsultasi, pengadaan, pemasangan, hingga pemeliharaan Video Wall, LED Videotron, maupun Digital Signage di wilayah mana pun. Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.mitsindo.co.id atau kirimkan email ke sales@mitsindo.co.id.