Home Blog Page 945

Alienware Concept Store Hadir di Mangga Dua Mall

0

DELL Indonesia secara resmi membuka Alienware Concept Store pertamanya di Indonesia sebagai upaya dan komitmennya untuk lebih mendekatkan produk Alienware kepada pelanggannya di tanah air.

Mengambil lokasi di pusat bisnis teknologi informasi (TI) terbesar, Mangga Dua Mall Jakarta, keberadaan store ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan akan berbagi produk Alienware dan aksesoris pendukungnya, hingga beragam original gaming.

Menurut Country Manager & Director-Consumer, Dell Indonesia, Primawan Badri, Concept Store Alienware dirancang untuk memberikan kemudahan bagi konsumen bertinteraksi langsung dengan jajaran produk Alienware. Tidak hanya itu, di tempat ini konsumen juga akan mendapatkan penawaran terbaik dari produk yang ada.

“Keberadaan store ini merupakan jawaban dari kami untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang menginginkan pilihan yang lebih banyak, dan mendapatkan pengalaman serta pelayanan yang lebih baik ketika berbelanja perangkat game terbaru,” ujar Primawan, di Jakarta hari ini (1/10).

Lebih lanjut, Primawan menunjukkan rangkaian koleksi Alienware yang bisa didapatkan dengan mudah oleh konsumen di store ini. Mulai dari produk terdahulu hingga notebook terbaru Alienware 14, yang diciptakan untuk para gamer dengan rutinitas mobile sesuai kebutuhannya untuk mendukung berbagai pekerjaan. Selain itu ada  Alienware 17, yang dirancang bagi mereka yang menginginkan perangkat gaming dengan grafis yang luar biasa dan teknologi terkini yang setara kinerjanya dengan PC desktop.

Selain itu, untuk mendukung berbagai kegiatan gamer di tanah air, Alienware akan mendukung  beragam kegiatan kompetisi games di tanah air. Kegiatan yang akan berlangsung dalam waktu dekat ini adalah GAT Festival di Universitas Nusantara (2-6 Oktober 2013) dan Lyto Games Festival 2013 di Hotel Ciputra Jakarta (12-13 Oktober 2013). •

TAITRA Adakan Taiwan Trade Misson To Indonesia Ke 5

0

TUJUAN kampanye Taiwan Excellence yang digelar Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) makin berkembang. Awalnya, organisasi pemerintah Taiwan dan swasta ini hanya ingin menggugah kesadaran masyarakat Indonesia bahwa produk yang mereka gunakan adalah buatan Taiwan. Namun kini, Taiwan berupaya untuk lebih meningkatkan hubungan bisnis yang saling menguntungkan dengan Indonesia.

Itulah sebabnya, TAITRA menggelar  acara tahunan, Taiwan Trade Mission To Indonesia. Acara yang telah 5 kali diadakan di tanah air ini diikuti oleh sekitar 80 perusahaan dari Taiwan.

Cindy Huang, Project Manager ISC for Mechanical & Chemical Industries Section Market Development Department mengatakan, market Indonesia sangat berpotensi dan berkembang cukup baik. Dengan pemahaman tersebut, TAITRA mengundang sejumlah perusahaan yang ada di Taiwan untuk melakukan kerjasama dengan perusahaan di Indonesia.

Perusahaan-perusahaan Taiwan yang berpartisipasi dalam acara ini menyajikan produk terbaik untuk masyarakat Indonesia. Selain produk teknologi informasi (TI) juga dikenalkan berbagai produk logam dan perangkat keras, mesin, produk pertanian dan makanan, produk biotek, peralatan medis dan produk kesehatan, komponen elektronik, produk perawatan kulit, stasioner, aksesoris tekstil, peralatan rumah tangga, peralatan olah raga, dan banyak lagi.

“Delegasi-delegasi Taiwan mencari sejumlah waralaba atau kemitraan dengan perusahaan Indonesia, baik dalam pelayanan makanan gaya Barat, minuman Taiwan, beras, produk perawatan kulit bahkan makanan ringan Taiwan. Sebelumnya, Taiwan sangat sukses mengembangkan bisnis, perdagangan dan pengembangan inovasi di bidang TI dengan sejumlah mitra di Indonesia,” papar Cindy di Hotel Borobudur Jakarta, hari ini (30/9).

Selain di Indonesia, Taiwan Trade Mission 2013 juga dilangsungkan di lima negara Asia Tenggara lainnya secara bergantian, yakni di Brunei, Thailand, Vietnam dan Singapura dari 22 September sampai 5 Oktober 2013. •ARIE

Kasajima Masami: Epson Akan Perkuat Market Share

3

Exceed Your Vision. Inilah tagline yang dibawa Epson untuk menjadi pemimpin dunia di bidang digital dan solusi pencetakan. Untuk mewujudkan hal itu, Epson berusaha menghadirkan inovasi-inovasi yang dibutuhkan melebihi apa yang diharapkan konsumennya.

RANGKAIAN produk Epson, baik itu printer maupun projektor telah berhasil mendominasi pasar secara global. Hal ini terbukti dengan keberhasilannya memecahkan rekor sebagai merek projektor No. 1 di dunia selama 12 tahun berturut-turut berdasarkan survei yang dilakukan lembaga penelitian pasar projektor, Futuresource Consulting.

Di Indonesia, dalam upaya memenuhi kebutuhan pasar, diperlihatkan Epson  dengan memperkenalkan produk printer L Series yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2010. Printer tersebut kemudian menjadikan Epson sebagai produsen printer pertama dan satu-satunya di dunia yang menawarkan sistem Ink Tank original. Produk ini dibuat melihat kebutuhan pasar Indonesia yang menginginkan biaya cetak yang lebih murah tetapi bisa memberikan jumlah cetak yang lebih banyak.

Kasajima Masami, yang baru saja menjabat Presiden Direktur PT Epson Indonesia mengatakan, apa yang dilakukan Epson Indonesia dalam memberikan masukan untuk pengembangan L Series membuat printer ini menjadi bagian yang dibutuhkan Epson secara Global dalam mengapresiasikan Exceed Your Vision.

“Apa yang diperlukan Epson secara global tidak hanya dari revenue tetapi juga input seperti yang telah dilakukan Epson Indonesia,” ujar ayah dari dua anak ini.

Kasajima memimpin Epson Indonesia sejak April lalu. Pria lulusan Waseda University, Jepang ini memuji tim Epson Indonesia yang berhasil membangun brand Epson dan selalu berfikir kedepan.

“Apa yang dilakukan Epson Indonesia saat ini sudah pada jalur yang tepat. Hampir rata-rata produk Epson mencapai No.1 di market share. Ini yang hendak kami tingkatkan lagi secara persentase. Konsistensi ini akan terus dipertahankan dan kami berupaya mencapai level yang lebih tinggi lagi,” tegas penggemar masakan Indonesia ini.

Sebelumnya, Kasajima sempat menjabat sebagai General Manager Product Marketing Epson di Regional Headquarter di Singapura untuk Asia Tenggara sejak 2009. Ia mengungkapkan, kepercayaan yang diberikan kantor pusat untuk memimpin pasar Indonesia ini adalah untuk lebih meningkatkan sales dan profit di Epson Indonesia. Untuk mencapai target tersebut, ia akan membuat policy guna memaksimalkan karyawan yang ada.

Sementara ini, berdasarkan pengalamannya selama 24 tahun berkecimpung di Epson, pria kelahiran Jepang, 16 Juli 1965 ini ingin terlebih dahulu menyoroti masalah komunikasi yang ada, baik itu internal maupun eksternal. Seperti, banyak memberikan komunikasi kepada end-user tentang benefit dari produk Epson dan menjalin komunikasi yang baik sesama karyawan di internal.

“Sebenarnya saya masih mencari sesuatu yang spesial, tetapi sebagai langkah awal diharapkan komunikasi mampu lebih meningkatkan performa Epson Indonesia itu sendiri,” paparnya.

Berikut petikan wawancara BISKOM dengan Kasajima Masami yang hobi jogging dan mulai tertarik mempelajari bahasa Indonesia ini, di tempat kerjanya.

Produk dan teknologi apa saja yang menjadi unggulan di tahun 2012 dan 2013 ini?
Seperti yang diketahui, Epson adalah pemimpin dalam teknologi yang didesain berdasarkan pada harapan pelanggan. Kalau dari teknologinya tetap memakai dua teknologi unggulan kami yaitu, Epson Micro Piezo Printhead untuk printer Epson dan 3LCD (Liquid Cristal Display) untuk projektor. Keduanya sampai saat ini masih merupakan teknologi yang unggul di masing-masing produk kategori ini.

Sudah sejauhmana perkembangannya dari teknologi Micro Piezo itu sendiri?
Perkembangnnya sudah cukup panjang tetapi mungkin yang paling terasa perkembangannya adalah dari sisi kecepatannya. Micro Piezo itukan teknologi dasarnya menggunakan elektrik, jadi kelebihannya bisa dikembangkan terus. Sekarang ini, tidak hanya mencetak di kertas saja tetapi juga bisa mencetak di bahan plastik seperti jam ataupun di kain. Seperti salah satu perusahaan fashion brand terkenal di Itali misalnya, membuat motif dasinya itu langsung diprint menggunakan Micro Piezo Printhead.

Apakah teknologi Micro Piezo maupun 3LCD juga digunakan oleh brand lain?
Kedua teknologi kami sebetulnya sudah ada yang mengadopsinya. Tetapi kalau bicara skupnya, printer dari brand-brand besar lainnya seperti HP dan Canon lebih menggunakan thermal yang sistemnya memanfaatkan pemanasan. Berbeda dengan Micro Piezo yang basisnya elektrik. Keunggulan elektrik pada printhead lebih presisi karena bisa diatur drop ink-nya sesuai yang dikehendaki.

Sedangkan terkait 3LCD, meskipun juga ada yang menggunakan tetapi pencapaian kami secara market share paling besar, sekitar 25%. Ini menjadikan projektor Epson menjadi yang No.1 berturut-turut selama 12 tahun.

Produk apa yang tengah dipersiapkan Epson untuk diperkenalkan pada tahun mendatang?
Sebagai kebijakan inti Epson adalah menyediakan produk untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Jadi kami tidak membuat produk berdasarkan teknologi yang kita pikirkan tetapi berdasarkan dari kebutuhan masyarakat. Apa saja kebutuhan dari masyarakat akan terus kami pelajari. Contohnya, L Series yang merupakan pemikiran dari kebutuhan yang ada di masyarakat. Ini akan kami push dan akan terus dikembangkan karena L Series merupakan inovasi yang paling bagus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan printing. Tetapi tidak sampai disitu, kami akan terus mencari tahu kebutuhan masyarakat seperti apa.

Jika ada kebutuhan baru, tidak menutup kemungkinan untuk mendevelop dua produk atau teknologi baru untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Apakah strategi yang dilakukan Epson Indonesia dengan L Series juga dilakukan secara global?
“Exceed Your Vision” mungkin sudah jadi filosofi  Epson secara global yang artinya Epson selalu memberikan produk atau solusi melebihi ekpektasi yang diharapkan dari customer itu sendiri. Jadi itu sudah menjadi suatu hal yang baku untuk Epson secara global.
Khusus untuk Epson Indonesia, kami akan lebih dalam lagi menggali kebutuhan-kebutuhan masyarakat dan kebutuhan pasar. Jadi kami ingin memberikan sesuatu yang benar-benar sesuai. Hal yang sama juga dilakukan oleh negara lain sehingga akhirnya kalau bicara strategi mungkin bisa sama, namun juga bisa berbeda tergantung dengan kondisi market masing-masing. Yang terpenting adalah filosofinya bisa tercapai.

Bisakah Anda jelaskan alasan mengapa orang harus menggunakan produk Epson?
Karena Epson adalah yang terbaik. Produk Epson selalu memberikan best value bagi pelanggan. Itu terbukti dengan kualitas, keandalan, dan daya tahan produk-produk kami.

Apa saja yang Anda lakukan agar Epson lebih dikenal lagi di masyarakat?
Kami akan terus mengedukasi pelanggan kami tentang keunggulan Epson secara berkelanjutan dengan berbagai cara, baik itu melalui iklan, pameran, roadshow, sponsorship maupun media online.

Pasar atau konsumen manakah yang paling disasar Epson?
Semua pasar adalah target kami dan kami memiliki semua produk untuk semua segmen tersebut. Namun target pasar terbesar adalah perusahaan, pendidikan, SOHO, dan SME serta sebagian pengguna rumahan.

Bagaimanakah dukungan service yang diberikan Epson kepada konsumen?
After sales sangat penting untuk memberikan pelayanan kepada pelanggan. Makanya, Epson Indonesia secara nasional telah mempunyai 10 service center di kota-kota besar. Selain itu kami juga mempunyai konsep baru yang sedang dikembangkan, yaitu Epson Sales and Service yang saat ini sudah ada 2 di Jakarta; Wisma Keiai Sudirman & Mangga Dua Mal,  Serpong-Tangerang Selatan, Semarang dan Surabaya. Disini tidak hanya melayani service tetapi juga ada salesnya. Sehingga pelanggan bisa lihat jajaran produk Epson, mengetesnya ataupun melakukan pembelian.

Bagaimana penjualan Epson saat ini, baik pada penjualan printer maupun projektor?
Penjualan dari tahun ke tahun selalu tumbuh dengan baik. Hampir seluruh jajaran line up Epson dapat menjadi yang terbaik di segmennya masing-masing. Hal ini dapat dilihat dari market share Epson, No.1 pada printer Dotmatrix, No.1 pada printer TM , mendekati posisi No.1 secara value pada printer Inkjet, pemimpin pasar pada Large Format Printer (LFP), dan No.1 pada Projektor.

Diantara line up produk Epson, mana yang berkontribusi besar terhadap pendapatan Epson?  
Kalau secara persentase, antara inkjet dan dotmatrix itu kontribusinya 80% sedangkan projektor dan LFP itu sekitar 18-19%. Selain yang empat ini kontribusinya kecil sekali.

Apakah turunnya pasar PC Desktop mempengaruhi bisnis Epson?  
Dengan turunnya pasar PC Desktop kami melihat peningkatan terjadi pada penggunaan gadget dan tablet. Kami sebagai produsen printer tetap mencoba untuk menyamakan teknologi tersebut, salah satunya kita punya printer yang bisa ngeprint lewat WiFi.
Ada juga beberapa teknologi baru kami yang mendukung penggunaan gadget dan tablet yang berbasiskan iOs ataupun Android, seperti iPrint untuk printernya dan iProjection untuk projektor.

Apa yang mendasari Epson untuk fokus pada penjualan printer dan cartridge asli dengan harga terjangkau?  
Kepuasan pelanggan, dan pastinya juga untuk menjaga kualitas yang diterima oleh masyarakat sesuai ekspektasi mereka. Kebutuhan pelanggan untuk mendapatkan kualitas cetak terbaik tentunya hanya bisa dilakukan oleh tinta yang original. Namun permasalahannya, selama ini dianggapnya penggunaan tinta asli terlalu mahal sehingga masyarakat mengambil jalan keluar dengan menggunakan yang non original. Oleh sebab itu, Epson Indonesia mengeluarkan L Series yang memberikan biaya cetak sangat rendah. Kalau untuk hitam putih saja hanya mengeluarkan biaya Rp. 20 per lembar dan untuk warna Rp. 35 per lembarnya.

Menurut pengamatan Anda, bagaimana bisnis TI di Indonesia secara umum?
Bisnis TI terus tumbuh di Indonesia. Kalau dilihat dengan jumlah penduduk terbesar keempat dunia menjadikan market Indonesia itu masih sangat besar dan masih banyak hal yang bisa digarap karena Indonesia merupakan negara berkembang. Kami akan terus mendevelop teknologi dan solusi yang dapat membantu Indonesia berkembang.

Apa kendala dalam pemasaran di negara berkembang dengan kondisi geografis seperti Indonesia?
Distribusi merupakan salah satu tantangan terbesar di Indonesia . Oleh karena itu kami perlu dukungan dari distributor dan dealer sebagai perwakilan kami untuk terhubung, berkomunikasi, dan menjual produk kami kepada pelanggan di seluruh wilayah Indonesia.

Bagaimana dukungan Epson terhadap green technology?
Epson terus mendukung teknologi hijau misalnya printer kami memiliki konsumsi listrik yang rendah, dan untuk produk casing kami tidak lagi menggunakan cat tapi menggunakan molds plastik khusus untuk memberikan warna.

Apa yang membuat Anda bertahan hingga 24 tahun berkarir di Epson?
Saya merasa Epson itu merupakan perusahaan yang terus berkembang, baik itu secara teknologi, konsep maupun filosofi. Dan itu dilakukan untuk memberikan kontribusi kepada dunia. Selain itu, secara sosial para karyawan di Epson sangat baik. Maksudnya, hubungan sosial antara karyawan sangat menyenangkan sehingga bisa dibilang sudah seperti keluarga. Hal inilah yang membuat saya betah untuk berkarir di Epson. •ANDRI

LG Luncurkan G2, Ponsel Berkamera 13 Mp

0

OPTIMUS G Pro tampaknya menjadi smartphone terakhir LG yang mengusung nama Optimus. Sebab  LG belum lama ini meluncurkan LG G2 yang juga telah resmi hadir di Indonesia. Yang mengejutkan, ternyata smartphone ini dijual dengan harga yang ternyata cukup kompetitif.

LG G2 yang sebelumnya sempat menghebohkan pasar smartphone di Amerika Serikat ini dikemas dengan  spesifikasi yang handal.

“Kekuatan invoasi utama LG G2 merupakan cerminan upaya serius LG untuk belajar dari kebutuhan dan keinginan konsumen. Smartphone ini mewakili definisi kami tentang invoasi yang benar-benar menaruh empati pada penggunanya,” ujar Kim Weon Dae, Presiden Direktur PT. LG Electronics Indonesia di Jakarta (23/9).

Ada beberapa fitur unik G2 yang belum dapat ditemukan di smartphone casino online Android lain, salah satunya adalah Rear Key atau tombol di belakang. Jika dicermati, tidak ada tombol fisik satu pun yang ada di bagian depan LG G2. Sebagai gantinya, tombol ditaruh di belakang di dekat lensa.

Selain itu, fitur menarik lainnya seperti Dual Routing, GRAM (Graphic RAM), teknologi Optical Image Stabilizer (OIS), serta layar IPS 5,2 inci Full HD 1080p. Yang istimewa adalah fitur Guest Mode yang dapat membatasi akses pengguna lain, dan untuk melindungi pengaturan smartphone yang telah kita buat sebelumnya.

Smartphone yang didukung dengan sistem operasi Android 4.2.2 Jelly Bean ini menggunakan  prosesor Qualcomm Snapdragon  800 dengan RAM 2 Gb, dan juga memiliki bentang layar 5.2 inch Full HD dengan IPS Technology.

Selain itu, smartphone yang saat diluncurkan menggandeng Joe Taslim (bintang film Fast and Furious 6) sebagai duta LG G2 di Indonesia ini juga dilengkapi dengan kamera beresolusi 13 megapiksel  yang akan menghasilkan image dengan kualitas tinggi. Bukan hanya itu, kamera utama LG G2 ini juga dilengkapi dengan teknologi Optical Image Stabilizer (OIS). Teknologi ini akan membuat hasil gambar lebih baik dalam foto maupun video tanpa distorsi kabur (blur) meskipun pengambilan dilakukan dalam kondisi bergerak ataupun di kondisi minim cahaya (redup).

Smartphone ini dibanderol di pasaran Indonesia sekitar Rp.6.799.000. •

 

 

Tabulet Luncurkan TS 201 dan Octa Q4

0

PT. ERASA Mandiri selaku pemegang merek lokal Tabulet, kemarin (25/9) di Jakarta meluncurkan smartphone Tabulet TS 201 dan tablet Octa Q4.

Tabulet TS 201 memiliki desain simpel dengan dimensi 119 x 63 x 9.9 mm, dan berat sekitar 180 gram. Dibekali layar 4 inci, Tabulet TS 201 sekilas terlihat seperti iPhone 3G. Smartphone ini termasuk cukup berat, tapi TS 201 pas untuk disimpan dalam saku baju atau celana, sehingga soal tampilan, smartphone ini layak menjadi pertimbangan untuk dimiliki.

Baterai TS 201 cukup tahan lama dengan kapasitas 1400 mAh. Dalam kondisi full, jika digunakan sebatas pada aplikasi social networking seperti facebook, twitter dan path dan bermain games pada pukul 8 pagi hingga menjelang sore pukul 4, maka masih akan bertahan sekitar 44%.

Tabulet TS 201 yang dibekali dengan dual kamera beresolusi 2 megapikel ini menggunakan prosessor dual-core 1.2 Ghz Qualcomm USA Snapdragon,  ditambah memori internal sebesar 145 Mb. Pengguna dapat menambahkan memori eksternal ke Micro SD (up-to 32Gb) apabila ingin mengunduh banyak aplikasi dan games pada TS 201.

Tabulet TS 201 memiliki fitur dual SIM card. Jadi hanya dengan TS 201, pengguna bisa memiliki satu ponsel GSM dan satu ponsel CDMA sekaligus.  Fasilitas multimedia  lainnya yang dimiliki  TS 2013 diantaranya pemutar MP3  dan radio FM yang cukup baik sistem audionya.

Selain TS 201, tabulet juga meluncurkan tablet Octa Q4, yang diklaim Tabulet sebagai tablet lokal pertama yang menggunakan Quadcore Qualcomm Snapdragon 1,5 GHz dengan menggunakan layar premium IPS (In Plane Switching) beresolusi 1024 x 768, ditambah RAM 1 Gb DDR3 dengan ruang penyimpanan internal 4 GB serta opsi penambahan microSD sebesar 32 Gb.

Tablet yang menjalankan sistem operasi Android Jelly Bean 4.1 ini dilengkapi kamera depan VGA dan kamera belakang 2 megapiksel.
Untuk sisi konektivitas, Octa Q4 telah mengakomodasi GSM/GRPS/EDGE/3G/Wi-Fi, built-in GPS, Bluetooth 3.0. Kapasitas baterai 3000 mAh diklaim mampu memasok daya hingga 4-7 jam penggunaan aktif.

Ponsel TS 201 dibanderol Rp.1,2 juta dan Octa Q4 senilai Rp.2,4 juta. Penawaran khusus berlaku 24 September-15 Oktober 2013. •

GRACE HENY: Contact Center Dongkrak Revenue

0

Tren perkembangan teknologi membuat makin maraknya bisnis berpindah dari mass-marketing ke micro-marketing. Contact center pun menjadi salah satu ujung tombak bagi terwujudnya komunikasi pemasaran terpadu.

ADA banyak hal yang melatari  kebutuhan suatu contact center untuk mempunyai strategi yang efektif dan efisien, serta menjadi satu kesatuan dalam strategi perusahaan. “Diantaranya adanya persaingan bisnis yang ditandai dengan tuntutan konsumen terhadap layanan yang semakin tinggi, sehingga diperlukan pengembangan  proses pelayanan yang dapat memenuhi dan melebihi harapan konsumen. Ini harus merupakan bagian yang sangat penting dalam strategi call center, serta proses pengembangan berkelanjutan,”  ungkap Grace Heny, Praktisi dan Konsultan contact center.

Menurut  Grace,  dalam era multimedia dan teknologi informasi (TI) yang berkembang pesat sekarang ini, aktivitas call center harus dapat diselaraskan dengan perkembangan tersebut. Termasuk didukung oleh alokasi, keahlian, dan tanggung jawab sumber daya manusia,” katanya.

Ditambahkan, untuk penilaian kinerja suatu contact center  terdiri dari beberapa faktor,  kualitas pelayanan yang diberikan oleh staf call center, aksebilitas, efisiensi, biaya dan kepuasaan pelanggan.

Berikut petikan wawancara BISKOM dengan pimpinan PT Satu Enam Delapan Solusi, perusahaan yang khusus menangani contact center serta penulis Call Center Handbook ini.

Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam membangun call center?
Terdapat   tiga aspek utama yang perlu diperhatikan dalam membangun call center, yaitu sistem, sumber daya manusia dan teknologi. Keefektifan sistem yang diaplikasikan harus dibuat sederhana dan mencakup keragaman kebutuhan serta keinginan pelanggan.

Sistem dan prosedur yang berbelit-belit akan melemahkan konsep  contact center yang menawarkan kepraktisan dan kecepatan. Sumber daya manusia call center merupakan para Corporate Social Responsibility (CSR) yang melayani dan berkomunikasi langsung dengan pelanggan. Kemampuan interpersonal dan intrapersonal para CSR sangat menentukan. Berkomunikasi melalui telepon memerlukan keterampilan yang lebih dibandingkan dengan komunikasi tatap muka. Sebab itu, perusahaan dituntut menempatkan para CSR yang terampil dalam melayani pelanggan.

Lantas, bagaimana dengan teknologinya?
Teknologi adalah komitmen perusahaan terhadap contact center Teknologi dan besarnya investasi yang dilakukan sangat bergantung kepada visi perusahaan dalam membangun contact center -nya. Apakah contact center hanya digunakan sebagai sarana pendukung atau sebagai delivery channel dan image center?  Perlu adanya regulasi contact center. Regulasi harus ada, karena bila tidak diatur takut kebablasan. Sebaiknya ada peraturan untuk contact center. Saat ini baru ada regulasi untuk para penyedia jasa borongan (out sourcing). Diluar out sourcing belum ada peraturan baku.

Contact center telah berkembang secara global, bagaimana dengan  Indonesia?
Di belahan Eropa, contact center sudah ada sekitar tahun 1970an. Sementara itu,  contact center pertama di Indonesia berkembang sekitar tahun 1995. Ditanah air perkembangan CC memang agak lambat dibandingkan negara Eropa.

Saya memprediksikan dua tahun kedepan perkembangan contact center akan  mencapai titik puncak. Perkembangan contact center memang tidak terlepas dari dinamika masyarakat yang semakin tinggi tuntutannya. Masyarakat yang semakin mobile menuntut pelayanan yang tidak berbelit-belit dan dapat terlayani di mana pun mereka berada.Itulah sebabnya, contact center dibutuhkan sebagai sarana untuk menjembatani hubungan perusahaan dengan pelanggan yang memiliki mobilitas tinggi.

Apa saja manfaat dari contact center?  
Penggunaan  contact center sebagai media untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan Customer Relationship Management (CRM)  kini dirasa kian penting. Dalam perkembangannya, contact center sudah menjadi bagian dari strategi komunikasi pemasaran terpadu.

Saat ini semua pebisnis dan industri ingin berbicara dengan pelanggan. Mereka ingin mengetahui kebutuhan pelanggan, apakah keluhannya, bagaimana kepuasannya. Hampir semua industri memiliki contact center, bahkan departemen pemerintahan pun memiliki contact center seperti departemen kesehatan dan pajak. Semua hal bisa diinformasikan kepada pelanggan dan masyarakat. Contact center  kini sebagai pendongkrak revenue. Dengan kata lain, call center yang semula merupakan cost center kini diarahkan menjadi profit center. Bahkan, beberapa perusahaan yang fokus pada pemberian jasa yang sempurna bagi pelanggannya telah mentransformasi call center mereka. •DJUANDA

IPHONE 5S GOLD: Ponsel Seharga 33 Juta

0

APPLE menghadirkan kesan yang lebih glamor di ponsel terbarunya, iPhone 5, dengan memberikan satu pilihan warna baru, yaitu emas.

Untuk memproduksi iPhone 5S, Apple menggandeng  Gold Genie, perusahaan yang berpusat di London. Kedua perusahaan ini menawarkan iPhone 5S dalam balutan emas 24 karat. Dalam rilisnya kali ini, Gold Genie menawarkan 3 pilihan jenis lapisan, yaitu emas kuning, platinum, dan rose gold.

Mengutip GSM Arena, produk iPhone 5S mewah ini akan dijual secara unlocked (tidak terikat kontrak) dan bisa menggunakan semua jaringan di seluruh dunia.

Harga yang dibanderol untuk perangkat ini cukup tinggi. Untuk model yang berbasis emas kuning, Apple memasarkan dengan harga sekitar US$ 2.853 atau sekitar Rp 33 juta. Sebagai perbandingan, iPhone 5S standar dengan kapasitas 16 Gb dijual dengan harga US$ 649 atau sekitar Rp 7,5 juta.

Sementara, iPhone 5S 16 Gb versi platinum dipasarkan dengan harga US$ 2.988 atau Rp 34 juta. iPhone 5S versi rose gold hadir dengan label harga US$ 2.934 atau Rp 33,5 juta. Sedangkan versi kapasitas 32 dan 64 Gb juga tersedia. Tentu, dengan harga yang lebih tinggi.

Dalam paketnya, pelanggan akan mendapatkan sebuah perangkat iPhone 5S edisi emas, earphone Apple, konektor, charger, manual pemakaian, dan sertifikat keaslian. Kesan kemewahannya semakin bertambah karena keseluruhan paket tersebut dikemas ke dalam sebuah kotak mewah yang terbuat dari kayu pohon ek ceri.

Sebelum iPhone 5, Gold Genie diketahui pernah menghadirkan ponsel dalam balutan emas asli untuk Samsung Galaxy S4, BlackBerry Bold 9900, Porsche Design BlackBerry P9981, Apple New iPad dan HTC One. •

 

Taiwan Excellence Experience Zones Hadir Di Central Park

0

TAIWAN Excellence mengajak pengunjung Central Park Mall, Jakarta, untuk merasakan dan mencoba langsung beragam produk berkualitas dunia di Taiwan Excellence Experience Zones yang berlangsung selama tiga hari, mulai 20-22 September 2013.

Taiwan Excellence Experience Zones adalah pameran yang menjadi bagian dari kampanye Taiwan Excellence yang digelar oleh Biro Perdagangan Luar Negeri (BOFT) dan Taiwan External Trade Development Council (TAITRA). Taiwan Excellence memiliki tujuan untuk mengenalkan berbagai produk unggulan, mulai dari produk teknologi informasi (TI), peralatan rumah tangga, alat kesehatan, olah raga, hingga rekreasi. Produk-produk inilah yang ditampilkan dalam pameran kali ini.

Menurut Project Manager IMC Section, Strategic Marketing Departement TAITRA, April Lin, Taiwan Excellence Experience Zones akan menjadi pameran berkelanjutan yang juga akan berlangsung di kota-kota lainnya di Indonesia.

“Bukan hanya berfokus di Jakarta saja, kami juga akan mulai mengarah ke kota-kota besar lainnya untuk mengenalkan brand-brand Taiwan,” ujar April, di Jakarta (20/9)

Diharapkannya, produk-produk kebanggaan Taiwan ini bisa meningkatkan produktivitas masyarakat Indonesia dalam melakukan berbagai kegiatan sehari-hari. Ia juga meyakinkan, perangkat kebutuhan seperti tablet Acer, notebook Asus, kamera BenQ, sepeda Merida, sepeda motor SYM dan USB flash drive Transcend telah berhasil menempati posisi terdepan di seluruh dunia.

Sedangkan produk terbaru lainnya yang bisa dijajal pada Taiwan Excellence Experience Zones ini ada Acer S7 yang merupakan notebook tertipis di dunia dengan tampilan  layar Gorilla Glass 2 yang tahan terhadap tekanan seperti dilindas mobil, Asus PadFone dengan inovasi 2-in-1 yang berkemampuan menghubungkan port dengan stasiunnya sehingga dapat menciptakan koneksi instan ketablet. Dan ada pula notebook Gigabyte U2440 yang didesain khusus bagi pencinta game dan router plug in D-Link DIR-505, BenQ GH800 kamera beresolusi 18 megapiksel, serta perangkat jaringan Edimax WP-S1300, sebuah server yang dirancang untuk pengguna yang ingin berbagi satu proyektor dengan perangkat  jaringan wireless tanpa diperlukan kabel VGA.

Selain itu, ada juga lampu meja Just Power Intelligent LED, sebuah lampu all-in-one kombinasi dari lampu LED, lampu emergensi, dan senter yang dilengkapai dengan remote control, serta pemanas air elektrik instan Super Guider, pemanas air elektrik pertama di dunia yang mengadopsi Hall Effect Sensor IC sehingga menjadikannya mampu bertahan lebih lama dan menghasilkan aliran air sempurna.

Tak ketinggalan, Cashido’s 10 Second Machine yang secara efektif mampu membunuh lebih dari 99% bakteri berbahaya, menghilangkan lebih dari 75% pestisida, melenyapkan bau dan menjaga agar makanan tetap segar dan dingin hanya dalam 10 detik, juga ambil bagian dalam pameran ini.

Sementara konsumen yang menyukai olahraga dan rekreasi dapat menikmati pengalaman unik bersepeda dengan sepeda lipat Strida atau menggunakan Ucheer’s Kinetic Energy Dumbbells untuk menjaga agar tubuh mereka tetap sehat dan bugar, serta menjaga agar lingkungan tetap hijau. Untuk kesehatan juga ada kursi roda Ergo Nimbel dari Karma Medical.

Di kesempatan yang sama, Wayne Lee, Manager of Taitra Jakarta mengatakan, “Kami bangga dapat membawa produk-produk berkualitas tinggi ini bagi konsumen Indonesia. Harapan kami adalah agar konsumen dapat memaksimalkan produktivitas mereka dengan menggunakan berbagai merek Taiwan yang mampu mendukung kebutuhan individu maupun kelompok.”

Sementara Soegiharto Santoso, Presiden Direktur Masterdata selaku Mitra Strategis Taitra di Indonesia menyatakan akan terus membantu memperkenalkan inovasi dan teknologi terbaru dari produk-produk Taiwan kepada masyarakat Indonesia. “Suatu kehormatan bagi Masterdata dapat dipercaya menjalin kerjasama dengan Taitra. Tentunya kami akan terus mempererat dan memperluas jalinan kerjasama dengan berbagai pihak lainnya, termasuk dengan para distributor produk-produk Taiwan Excellence di Indonesia, agar dapat meningkatkan brand image dan penjualan produk Taiwan di Indonesia. Di sisi lain di masa mendatang, kami berharap dapat membuka kesempatan bagi Taiwan untuk  melakukan investasi membangun pabriknya di Indonesia, agar terjadi alih teknologi bagi putra-putri kita,” ujar Soegiharto.

Untuk memeriahkan acara, Taiwan Excellence Experience Zones, setiap malamnya juga diisi dengan pagelaran musik dari band lokal ternama, seperti Venus, Be5t, 2Top dan S9B.

Taiwan Excellence juga menghadirkan pertunjukkan saksofon dari saksofonis Indonesia, yang memainkan beragam lagu indah menggunakan Lien Cheng Saxophone. Alat musik ini diproduksi oleh Lien-Chang Saxophone yang didirikan pada 1945 di Taiwan yang merupakan produsen saksofon terkemuka di dunia.

Tidak ketinggalan berbagai doorprize diundi setiap harinya dengan berbagai macam hadiah, seperti Asus PadFone dan sepeda motor SYM.

Selain Jakarta dan Tangerang, Taiwan Excellence Experience Zones juga diselenggarakan di Bali dan Surabaya. Acara selanjutnya akan diadakan pada 4-6 Oktober di Grand City Mall, Surabaya. •

Pasar Smartphone Makin Kompetitif

0

NEGARA pembuat ponsel cerdas (smartphone) di dunia terhitung lumayan banyak. Sebut saja teknologi pemilik brand terkenal yang datang dari Finlandia (Nokia), Amerika Serikat (Apple, Hewlett Packard dan Motorola), Korea (Samsung, LG dan Pantech), Kanada (Blackberry), Taiwan (Asus, BenQ, HTC, Acer), Jepang (Sony, Fujitsu, Sharp, NEC, Panasonic) serta banyak lagi serbuan produksi ponsel dari China ( Lenovo, Xiaomi, Huawei, ZTE dan lain-lain.). Rata-rata produsen di pasar smartphone ini memiliki pangsa pasar dan penggemarnya sendiri.

Meski begitu, dalam minggu-minggu terakhir ini tersiar berita bahwa sejumlah produsen smartphone akan gulung tikar. Alasan manajemen, penjualan yang semakin lesu dan pembaharuan teknologi seringkali disebut-sebut.

Belum lama ini,  Nokia telah diakuisisi raja software Microsoft. Menyusul, kini Blackberry sedang memperhitungkan untuk jual perusahaannya disebabkan penjualan smartphone yang menurun. Sebagaimana diketahui, posisi Blackberry selama ini telah tergeser oleh rival terkuatnya, iPhone dari Apple serta samsung.

Menyadur Phys, panjang atau pendeknya usia satu produk tidak bisa ditentukan. Karenanya, amat mutlak melakukan inovasi di dalam berteknologi. Bukan hanya perangkat keras dan piranti lunak yang terpasang, namun juga mesti selalu bergerak cepat manfaatkan dan mencukupi keinginan pasar.

Pasar smartphone memang sangat kompetitif. Di Indonesia sendiri, masuknya smartphone dari negara lain akan sedikit diperketat, menyusul adanya laporan maraknya smartphone yang masuk secara ilegal.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah melakukan uji publik tahap II terhadap revisi Rancangan Peraturan Menteri (RPM) tentang Sertifikasi Alat dan Perangkat Telekomunikasi.

Kepala Humas Kominfo, Gatos S. Dewa Broto mengatakan, revisi aturan ini terkait dengan masalah International Mobile Equipment Identity (IMEI). Sebab, terdapat ketentuan baru pada RPM ini yang menyebutkan, khusus untuk pesawat telepon seluler, komputer genggam (handheld), dan komputer tablet wajib melampirkan salinan surat keterangan resmi dari lembaga yang berwenang, berupa daftar International Mobile Equipment Identity (IMEI) untuk GSM dan daftar Electronic Serial Number (ESN) atau Mobile Equipment Identifier (MEID) untuk CDMA atau sejenisnya.

Tentunya, dengan peraturan ini, akan menjadi pertimbangan tesendiri bagi produsen smartphone untuk membanjiri pasar Indonesia dengan produk-produk mereka. Karena pemerintah berkeinginan dapat mengerem masuknya produk-produk impor, dan bisa memperbaiki kondisi neraca perdagangan di dalam negeri. •

ADVAN VANDROID T 1 E, Tablet Fashionable

0

PERSAINGAN dunia tablet android semakin hari kian ketat. Karenanya, Advan pun mencoba melakukan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, teknologi yang canggih serta memiliki klasifikasi produk yang tepat sasaran. Dengan lebih memprioritaskan kepada aspek fungsional. Seperti seri pendahulunya, Advan kembali mengusung OS Jelly Bean, untuk produk keluaran terbarunya yaitu Advan Vandroid T 1E.

Advan Vandroid T 1E yang mengadopsi OS Android Jelly Bean 4.1 ini memilih  processor Cortex  A9 Dual Core dengan Clock Speed 1 Ghz. Dual core merupakan engine yang mampu menghasilkan accelaracy dengan kualitas double power. Ini akan mempermudah dalam menjalankan multi aplikasi dengan baik. Selain dual-function dalam sistem engine, T 1E memiliki dual-function lainnya yaitu Dual SIM  GSM dan dual camera. Fasilitas lainnya berupa memori internal 4 Gb dan RAM 512 Mb.

Sementara fisiknya dirancang berbeda dengan seri sebelumnya.  Penampilan tampak lebih mewah. Layar yang lapang menjadi salah satu daya tarik utama dari tablet ini. Advan Vandroid T 1E  membenamkan layar TFT berukuran 7 inchi dengan resolusi 1024 x 600p kualitas HD. Terasa cukup nyaman saat digunakan untuk menyajikan beragam fitur video dan multimedia termasuk adanya fasilitas TV Analog, yang memunginkan pengguna bisa menikmati tayangan televisi secara gratis. Fungsi Capacitive 5 points touch yang dimilikinya membuat terasa nyaman saat digunakan user baik dalam menyajikan beragam fitur video atapun multimedia.

Layarnya sangat responsif sehingga pengguna dapat dengan leluasa membuka beragam aplikasi dan menu di dalam ponsel ini dengan mudah.  Selain itu dilengkapi pula dengan system G-Sensor dimana user bisa merubah tampilan gambar atau aplikasi kedalam bentuk portrait ataupun landscape.

Advan Vandroid T 1E disempurnakan dengan kualitas jaringan berupa 3 G (network WCDMA, GSM) dan Wi-Fi 802.11/b/g/. Selain itu, juga hadir dengan fitur-fitur yang menarik, fungsional dan dengan harga yang sangat kompetitif, Rp. 1.400.000-an. •